SEBAGIAN PART DIHAPUS
Callista gadis cantik dan keras kepala lahir dari keluarga kaya raya, tidak membuatnya manja dengan apa yang dia miliki, callista memilih profesinya sebagai dokter bedah dan memiliki bisnis restaurant.
kesibukannya membuat callista tidak pernah jatuh dekat dengan pria manapun.
Daniel pria tampan dengan tubuh yang atletis dan lahir dari keluarga kaya, jatuh cinta dengan gadis tangguh yang ditemui pertama kali.
akankah cinta mereka berlanjut?
Follow ig author : abigail_kusuma95
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rana Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 32 - Menghabiskan Waktu Bersama
Kini Daniel masih berada di apartement milik Callista. Dia ingin terus menghabiskan waktu bersama kekasihnya.
Daniel bersantai dudyk di sofa apartement milik Callista. Lalu Callista berjalan mendekat ke arah Daniel.
"Daniel, aku ingin ke restaurant. Aku ingin mengecek keadaan di sana" Ucap Callista.
"Sayang, sudahlah restaurant mu baik-baik saja. Aku ingin menghabiskan waktu bersama mu hari ini" Jawab Daniel.
"Besok kau sudah meminta ku kembali ke Los Angeles tapi malah kau tidak mengijinkan ku keluar hari ini" Gerutu Callista yang kesal karena Daniel tidak mengijinkannya keluar.
"Duduk lah di sebelah ku.Kita habiskan waktu bersama sebelum besok kita kembali ke Los Angeles" Ujar Daniel sambil menepuk sofa tepat di sampingnya.
Callista duduk tepat di samping Daniel, lalu menyenderkan kepalanya di dada Daniel.
"Sayang, apakah orang tua mu membenci ku?" Tanya Callista
"Sweetheart, tidak ada alasan orang tua ku membenci mu" Jawab Daniel sambil mengelus rambut Callista.
"Lalu bagaimana dengan tunangan mu yang cantik dan sexy itu?" Tanya Callista dengan wajah yang kesal.
"Menurut mu apa dia cantik?" Tanya Daniel ke arah Callista.
"Ya, dia sangat cantik. Baju yang dia kenakan sangat lah sexy. Pria mana pun pasti jatuh cinta padanya" Jawab Callista dengan wajah yang kesal.
"Benarkah itu? Tapi menurut ku pakaiannya sangat kekurangan bahan" Balas Daniel sambil mengeritkan alisnya.
"Kau ini bagaimana! apa kau itu tidak tahu fashion?" Gerutu Callista.
Daniel tersenyum mendengar ucapan Callista.
"Callista Hutomo, jika menurut mu Debora sangat cantik tapi tidak untuk ku. Aku jatuh cinta pada gadis yang sangat cantik yang aku temui di Marien Caffe. dan gadis itu juga memiliki bentuk tubuh yang sangat memikat kaum pria serta terlebih gadis itu bisa dengan mudahnya membuat pengawal ayahnya masuk ke rumah sakit" Ujar Daniel yang membuat Callista tersenyum malu.
"Kau meledek ku ?" Seru Callista.
"Tidak sayang, aku hanya berbicara fakta. Aku jatuh cinta dengan ketangguhan mu. Dengan cara mu yang selalu menyembunyikan identitas mu. Biasanya gadis dari keluarga kaya dia tidak perlu repot untuk bekerja. Tapi kamu sangat hebat. Kamu mempunyai bisnis dengan usaha mu sendiri. Itulah yang membuat ku bangga dengan mu" Ucap Daniel sambil mengelus pipi Callista.
"Pintar sekali kau menyusun kata-kata yang membuat ku malu" Gumam Callista pelan.
Melihat pipi Callista merona, Daniel langsung mengecup bibir Callista. lalu memeluk tubuh Callista dengan erat.
"Setelah ini, kita akan selalu bersama. Jangan khawatirkan Debora. Aku tidak pernah menyukainya" Ucap Daniel kembali.
Callista pun mengangguk dalam pelukan Daniel dan membalas pelukan Daniel dengan erat.
"Semoga tidak ada masalah lagi setelah ini" Gumam Callista pelan tapi masih terdengar oleh Daniel.
"Berjanjilah untuk selalu menceritakan setiap masalah yang kau miliki" Ucap Callista.
"Aku berjanji, setiap masalah yang datang. kita akan menghadapinya bersama" Balas Daniel.
Callista dan Daniel memutuskan untuk pulang ke Los Angeles besok pagi. Mereka ingin menuntaskan permasalahan keluarga mereka. Mereka ingin keluarga mereka bersatu tanpa adanya dendam di antara keluarga mereka.
Daniel memutuskan untuk bermalam di apartement Callista. Meskipun dia sudah membeli apartement tepat di samping apartement milik kekasihnya, menurutnya jika tinggal dengan kekasihnya jauh lebih membuatnya nyaman.
**********
Maaf up lama yaa
yang belom vote, ayo vote yang banyak.
kalau kalian vote sedikit, author jadi engga semangat buat up nya.
Jangan lupa like dan coment juga.
Terimakasih atas dukungannya.