Perkenalkan Nama ku BUMI, aku penulis pemula. Kebanyakan orang menulis itu membosankan tapi bagiku menulis adalah teman yang bijak, teman paling setia.
Tempat berbagi cerita setiap kisah yang di rasa oleh hati, yang bisa kita baca kemudian hari. Aku selalu memotivasi diriku sendiri dengan setiap tulisan yang ku buat. Menulis adalah terapi terbaik saat kita mulai lelah berbicara. Tulisan ku adalah nasehat terbaik untuk diriku sendiri, semoga tuhan menggerakan hati seseorang untuk mampir kenovel pertama yang ku tulis.
Ini pengalaman pertama aku menulis novel.
Cerita ini mengisahkan kisah cinta mafia cantik untuk Ceo tampan.
Novel ini juga menceritakan pembunuhan percintaan dan misteri.
Banyak misteri di masa lalu antara Mila Louise dan Patir Angkara.
Aku hanya bisa membuat cinderamata untuk semua orang dan menulis puisi untuk orang yang senantiasa mendukung aku untuk tetap menulis. Meski jauh dari kata bagus dan sempurna. Setidaknya aku berusaha membuat karya untuk ku ceritakan pada dunia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putih gelap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cerita Malam Dan Siang
Setelah adegan pasangan kekasih pada umumnya. Patir pun mengajak Mila masuk kemansion karena di luar cuaca semakin malam semakin dingin tidak baik untuk keadaan Mila Louise, akhirnya Mila pun kembali masuk bersama Patir kemansion.
Mila pun berkata Pada Patir “Sayang terimakasih untuk malam ini, aku akan pergi kekamarku untuk istirahat.”
Jawab Patir “Sama-sama sayang.”
“Baiklah kau pergi kekamarmu sayang untuk istirahat, maaf aku tak bisa mengantarmu, ada urusan yang harus aku selesaikan,” ucap Patir
“Tidak apa-apa sayang, kau selesaikan urusanmu dulu,” ucap Mila.
“Mila pun menghampiri Patir dan mengecup pipi Patir dan berkata selamat tidur sayang.”
Balas Patir “Selamat tidur juga sayang.”
***************************
Tiga bulan kemudian hari-hari Patir begitu penuh warna dengan adanya Mila Louise di hidup Patir, Mila pun mulai mengingat sedikit demi sedikit sesuatu.
Akhirnya Patir sudah tau seluk beluk tentang “Geng Gagak Hitam” dan mulai menyusun rencana untuk membalaskan dendam kematian kedua orang tuanya kepada
“Geng Gagak Hitam” yang di ketuai oleh Alexander di dunia bawah para perkumpulan mafia-mafia.
Salah satunya “Geng Gagak Hitam”
Alexander di kenal sangat kejam kepada musuh-musuhnya dan sangat di kenal di Kalangan para mafia, Sebisa mungkin para mafia di dunia bawah selalu menghindari komplik dengan Alexander ketua Mafia yang paling di takuti dan di segani di kalangan para mafia.
Alexander ketua “Gagak Hitam” yang di takuti para kalangan mafia dunia bawah. Yang bisa di sebut DUNIA HITAM.
Tiga bulan Patir belum bertindak, karena Patir harus berhati-hati dalam menyelidiki “Geng Gagak Hitam.”
Untuk menghancurkan dan membumi hanguskan “Geng Gagak Hitam” bukan perkara mudah, Satu kali saja salah melangkah. Perang bisa terjadi.
Karena memang Alexander sangat kejam kepada musuh-musuh yang mengusik keuteunangannya, Alexander selalu membumi hanguskan siapa saja yang mengusiknya sampai keakar-akarnya.
Alexander tidak tau kalau Patir selamat dari pembunuhan yang ia lakukan dulu kepada keluarga Angkara, yang di lakukan di vila keluarga Angkara yang ada di puncak.
Karena Alexander tidak selalu turun tangan untuk menghancurkan musuh-musuhnya, karena Alexander punya orang kepercayaan yang setia kepadanya dan bisa bilang dia adalah tangan kanan Alexander.
Yang selalu patuh kepada perintah Alexander, karena perintah Alexander adalah mutlak yang harus lakukan.
Bisa di bilang Alexander adalah musuh terkuat untuk Patir yang harus Patir hancurkan untuk membalaskan dendam kedua orang tuanya.
Di dalam hati Patir berkata.
Tunggu saja Alexander jika waktunya tiba kematian akan menghampirimu, karena kau telah berani membunuh kedua orang tuaku dan adik ku pun entah di mana, entah dia masih hidup atau sudah mati.
Nyawa harus di bayar dengan nyawa.
Selama bertahun-tahun aku mencari pembunuh orang tua ku dan kinih aku sudah tau pembunuh kedua orang tuaku, akan ku pastikan kau akan mendapatkan balasan atas semua yang kau lakukan Alexander.
Apa yang kau tanam itulah yang akan kau tuai.
Di perusahaan tempat Patir bekerja, terus saja Patir memikirkan rencana menghancurkan Alexander bersama sahabat-sahabatnya. Waktu pun menunjukan, sudah waktunya aku pulang kerja. Aku rindu dengan kekasihku yang sangat cantik dan selalu membuat ku rindu bila tak ada di sisiku, baiklah besok kita bahas lagi kepada Dika dan Raka sahabatnya.
Di dalam hati Patir berkata
Aku sudah rindu kepada kekasihku, aku ingin cepat-cepat pulang untuk menemuinya.
Karena memang Mila hari ini tidak masuk karena melakukan terapi agar ingatannya cepat kembali lagi, Patir pun mengantarkan Mila kerumah sakit terapi kepada dokter sepesialis lupa ingatan bersama Nisa. Karena Patir takut bila Mila berduaan dengan pria lain, hatinya akan berpaling kehati yang lain.
Nisa pun di tugaskan untuk menjaga Mila Louise dan melaporkan apa yang Mila lakukan.
Karena setelah mengantar Mila kerumah sakit tempat Mila terapi, Patir pun pergi keperusahaan tempat ia bekerja karena ada suatu urusan yang harus di tangani oleh Patir sendiri dan tidak bisa di hendeul oleh sahabatnya.
Akhirnya Patir pun pulang kemansion setelah seharian bekerja, sesampainya Patir di mansion Patir pun langsung menuju kamar kekasihnya untuk menemuinya dan menanyakan keadaannya.
Setelah Patir di depan pintu kamar Mila Louise Patir tidak mengetuk pintu karena memang pintunya tidak di kunci, Patir pun masuk kedalam kamarnya dan seperti biasa tidak menemukan kekasihnya.
karena Mila Louise sedang di balkon kamarnya untuk menikmati senja yang begitu indah, karena waktu itu menunjukan masih sore.
Patir pun mencari Mila kekasihnya, mungkin kau ada di balkon kamarmu sayang. Aku sudah tau kau sangat menyukai senja, akhirnya Patir pun menemui Mila Louise yang ada di balkonnya.
Patir pun diam-diam melangkah kakinya tanpa di sadari Mila Louise. Patir pun memeluk kekasihnya dari belakang, Sungguh pemandangan yang sangat romantis.
Patir pun bertanya kepada kekasihnya sambil memeluk Mila dari belakang, sayang aku rindu sehari tanpa dirimu di sisiku rasanya sangat lama. Hingga aku ingin cepat-cepat pulang untuk menemui kekasihku yang cantik ini.
Ujar Mila Louise “kau bisa saja sayang merayuku dan membuatku tersenyum-senyum.”
Balas Patir “Kan dulu kau pernah bilang sayang padaku, jika aku merasa lelah dengan semua yang ku lakukan, aku bisa memelukmu kapan saja, sekarang aku rindu dan lelah rasanya aku ingin setiap saat berada di pelukanmu.”
“Iya sayang aku lupa maaf,” ucap Mila Louise
“Sayang kau tidak perlu minta maaf aku becanda ko hehe, aku hanya menggoda kekasihku yang cantik ini.”
Patir pun bertanya lagi pada Mila Louise kekasihnya “Sayang bagaimana terapi yang kau lakukan apa baik-baik saja untuk keadaanmu dan kau tidak melakukan macam-macamkan selama kau terapi di rumah sakit.”
“Ya keadaan ku lumayan membaik, aku mulai mengingat sedikit demi sedikit walau pun itu terasa masih abu-abu sayang, sayang macam-macam apa aku tak mengerti,” ujar Mila Louise kepada Patir kekasihnya.
“Tidak sayang tidak terlalu penting ko, aku hanya takut aja kau tergoda pria lain dan hatimu berpaling dariku,” tutur Patir sambil menapilkan wajah bersedih.
“Tenang saja sayang kau tidak perlu sedih begitu, wajahmu sangat lucu ketika wajahmu di tekuk gitu hehe, Sayang di hatiku hanya ada namamu seorang dan tidak akan ada pria lain, karena kau adalah malaikat penolongku dan aku pun sangat-sangat mencintaimu seperti kau mencintaiku sayang,” ucap Mila sambil tersenyum kepada Patir kekasihnya.
“Baguslah kalau begitu karena aku pun tidak akan membiarkan pria lain mendekati kekasihku, karena kau hanya milik tuan Patir Angkara yang tampan seorang,” balas Patir sambil merayu Mila kekasihnya.
“Sayang wah penyakit kepedean mu kumat lagi kayanya, apa aku harus membawamu kerumah sakit agar kau sembuh sayang,” seru Mila sambil menggoda kekasihnya yang super narsis tingkat kepedeannya tingkat langit dan bumi.
Author jadi bingung apa ada tingkat langit dan bumi hehe, tingkat kepedean seseorang. Author ga tau ada atau tidak ini cerita terlintas di pikiran Author saja.
Bersambung
...Gimana temen-temen ceritanya, apa temen-temen suka??...
...Author tidak pandai buat cerita, Author hanya belajar menulis dan berusaha semoga Author bisa jadi penulis yang sukses dan bisa menghibur temen-temen semua....
Pasti dia syok
Semoga terlaksana dengan lancar
Ngga papa, yang penting berakhir dengan bahagia huwaaaa
Wah ada yang bantuin, ngga sia sia didik kalian.. Hehe