NovelToon NovelToon
Ritual Gunung Kawi

Ritual Gunung Kawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Matabatin / Tumbal / Hantu / Iblis
Popularitas:165.1k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Rahman adalah pemuda biasa yatim piatu yang sejak kecil ikut dengan Pakde nya, hingga suatu hari dia di ajak menemani pakde pergi kegunung Kawi.

di gunung itu lah dia menyaksikan hal yang sangat tidak dia duga, bahkan menjadikan trauma panjang karena dari ritual itu dia harus sering berhadapan dengan sesuatu yang mengerikan.

Untung nya Rahman punya teman bernama Arya, sehingga pemuda itu bisa membantu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. Kecurigaan Kakung

"Nduk Bapak mau ngomong sama kamu." Kakung menatap Bu Narti.

"Ngomong apa, Pak?" Narti bertanya dengan suara lemas dan lesu karena masih berduka.

"Apa Arman sebelum nya ada cerita tentang Pak Kades?" tanya Kakung pelan dan hati hati.

"Enggak ada to, ngapain juga anak sekecil dia ngomongin orang dewasa." jawab Narti yang tidak paham.

"Oh Bapak kira dia sempat cerita." ujar Kakung dengan pikiran mulai mengambang.

"Tapi mana mungkin sempat mau cerita, kan bocah itu meninggal pas pulang dari rumah ku." gumam Kakung.

"Apa, Pak?" Narti tidak mendengar apa yang di katakan oleh Kakung barusan.

"Ah tidak, cuma heran saja karena Arman nekat begitu." dusta Kakung dengan senyum masam.

Narti menghelai nafas panjang karena dia juga sangat tidak menyangka kalau sang anak akan jadi begini, mana Arman adalah anak tunggal dan selama ini tidak pernah ada gelagat apa pun tapi malah mendadak saja gantung diri seperti itu sehingga membuat duka yang amat dalam.

Kakung diri merasa kaget luar biasa ketika mendengar kabar bahwa Arman meninggal karena gantung diri di kebun karet milik Pakde Parto, sebelumnya bocah itu datang untuk membicarakan tentang Pak di Parto yang di rasa memiliki sesuatu tentang hal gaib namun tidak di gubris oleh Kakung saat itu.

Yang membuat Kakung merasa janggal lagi adalah karena Arman meninggal di kebun karet milik Pakde Parto yang bertepatan saat itu dia sedang membicarakan Kades baru tersebut, seolah sangat aneh bila ingin di anggap kebetulan saja karena memang sebelumnya Arman sudah mendatangi rumah orang tua ini untuk membicarakan tentang Pak Kades yang di rasa aneh.

Arman juga sempat bercerita ketika dia sedang ada di dalam kamar mandi sekolah dan mendapat gangguan gaib seperti itu dari sosok berwarna merah, namun Kakung mengabaikan hal itu semua karena dia menganggap Arman hanya halusinasi saja dan tidak serius karena memang kebanyakan bocah zaman sekarang hanya berbohong saja.

Sungguh tidak dia sangka bila pulang dari rumah Mbah Kakung malah ternyata Arman ditemukan gantung diri oleh semua orang di desa ini, tentu saja itu menjadi pukulan yang sangat besar dan menjadi kecurigaan di dalam hati orang tua ini namun dia belum menemukan bukti yang kuat untuk mengarah Pak Kades itu.

Bila hanya berbicara saja maka jelas tidak akan ada orang yang percaya dan menganggap Mbah Kakung hanya membohongi mereka semua karena merasa tidak suka dengan Pak Kades, sedangkan seluruh warga di desa ini semua percaya dan memang memiliki hati yang tepat kepada Pak Kades karena menganggap Pak Kades adalah Kades yang baik.

"Kata Edo dia pulang dari sekolah saat dari kamar mandi." lirih Narti.

"Edo melihat dia di kamar mandi memang?" Kakung agak kaget ini.

"Iya, Edo sempat bilang kalau Arman keluar dari kamar mandi tapi dia tidak masuk kelas dan mungkin langsung pulang." jelas Narti kembali.

"Aku harus menyelidiki kematian Arman kalau begitu, pasti ada yang tidak beres." Kakung sudah sangat yakin sekarang.

Berarti apa yang di katakan oleh Arman tentang sosok berwarna merah itu benar ada nya, pasti ada sesuatu yang serius dan Kakung sendiri merasa dia pasti akan mampu untuk mengetahui apa yang telah terjadi pada Arman dan juga Pak Kades itu.

Sebab keanehan semakin terasa di sini karena sebelum kejadian Arman yang sudah datang untuk menemui Kakung dan kemudian ini Edo memang mengatakan kalau Arman pulang usai dari kamar mandi, bisa jadi tentang iblis merah itu memang Arman lihat dan dia begitu syok.

"Bapak mau kerumah Edo dulu untuk bertanya." pamit Kakung.

"Pak enggak usah di perpanjang lagi, sebab nanti malah warga sini semakin menghujat karena Arman sudah jadi arwah gentayangan." pinta Narti.

"Kamu diam saja di sini, Bapak pasti akan mencari tau dengan benar." Kakung sudah punya pikiran sendiri.

"Arman sudah jelas bunuh diri karena ingin motor, Pak." Kamil keluar dari arah dapur.

"Sebelum kejadian ini dia datang menemui aku dan dia tidak ada membahas motor, jadi Arman tidak mungkin mati karena iri." tegas Kakung.

"Astaga Bapak." Pak Kamil datang tidak suka karena dia tau mertua nya punya pegangan ghaib sehingga sering menggunakan hal itu.

Kakung tidak peduli lagi setelah melihat anak dan menantu nya sungguh percaya kalau Arman meninggal karena bunuh diri dan dia akan jadi arwah gentayangan sekarang, dalam hati Kakung juga ingin bertemu langsung dengan arwah Arman agar bisa bertanya secara gamblang pada arwah sang cucu itu.

"Mau kemana, Pak?" Laras menegur ramah pada orang tua ini.

"Mau cari rumah Edo, Nduk! Kamu dari mana?" Kakung tersenyum ramah.

"Biasa ini habis antar laundry." jawab Laras sangat ramah.

"Boleh tidak kalau Bapak mau ngomong sesuatu sama kamu." pinta Kakung karena dia tau Laras punya sedikit kemampuan.

"Ada apa ya, Pak?" Laras mulai serius dan sampai turun dari motor.

Kakung nampak memikirkan dulu apa yang akan dia katakan karena takut nanti justru akan menyinggung perasaan Laras, sebab kelihatan para warga di sini sangat peduli kepada Pak Kades dan begitu percaya bahwa Pakde Parto adalah Kades yang sangat baik sehingga tidak mungkin melakukan kejahatan.

"Bapak mau menyelidiki kematian Arman, karena di sini Bapak menemukan beberapa keanehan." jelas Kakung.

"Keanehan yang bagaimana ya, Pak?" Laras bertanya terlebih dahulu.

Kakung lalu menceritakan semua kejadian yang sudah di ceritakan oleh Arman itu, tidak ada yang ketinggalan dan tidak ada juga yang dia tambahi karena Kakung juga berharap nanti Laras akan bisa membantu bila dia merasa tidak sanggup untuk mengurus sendirian.

Sebab pasti nya Pak Kades punya sesuatu yang sangat kuat, jadi Kakung memang perlu mencari bantuan agar bisa membongkar semua yang telah terjadi dan kematian Arman akan segera terungkap kalau itu bukan karena bunuh diri.

"Oh jadi sebelum itu dia menemui Bapak." ujar Laras pelan.

"Benar, memang rumah ku melewati kebun itu! aku curiga kalau ada sesuatu saat dia pulang." jelas Kakung.

"Kata Edo juga dia melihat sesuatu di kamar mandi? apa yang Arman lihat." gumam Laras.

"Ini aku mau kerumah Edo dulu untuk bertanya, apa memang Arman sangat ketakutan saat keluar dari toilet." jelas Kakung.

Laras mengangguk paham apa yang sedang di katakan oleh orang tua ini karena dia juga sejak awal merasa agak aneh dengan kematian Arman, terlebih ketika tadi malam tentang tahlilan itu ketika Nanda mulai bekerja histeris dan mengatakan kalau Arman menjadi arwah gentayangan.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen kalian ya.

1
Bivendra
dasar maul🤣🤣🤣🤣
FiaNasa
hiiii...bau Pesing Lo azka😄😄
FiaNasa
ayo bahas babat aja semua nya
Mat Rachmadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
buseeeeet, sudah deg"n malahan di kagetin sama mb'Sri🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
Bagas gituuuu... mana mau dia mendengar puja'an di di ghibahin 🤭🤭
Raffaza Direzky87
nah rasain itu,punya mulut makanya di jaga, baru juga selesai ngomong,langsung nggelinding itu kepala
neni nuraeni
😀😀😀 kocak
MiilaaManurung
😂😂😂😂😂😂😂
moerni🍉🍉
si azka kok yo mbok kerjain t thorr😅😅
ALVERA NA USER FACEBOOK INDONESIA 07//09//19
ya Allah babang zidan sampe keseret gegara maul😂😂
Raffaza Direzky87
Rahman mungkin,dia menangis karena merasa kesakitan
Endang Sulis
Bagaskara ternyata dari dulu sudah keren pantas menjadi panglima ular
NoviTa jungkook: selalu di tuh
total 1 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah bagus tuh kaya Bagas langsung babet aja ...duh cinta mu Pur harus kandas untuk Bagas demi kedamaian hidup mu ...untung Bagas mengerti ya kalo tidak jadi iblis sejati kalian 🤭
Cindy
lanjut kak
Eli Rahma
keren gas..
Safitra
lanjut kak
nara
wih bagas langsung tebas kepala gendruwo tanpa ba bi bu 😄😄
NoviTa jungkook: crash aja🤣
total 1 replies
Nurr Tika
keren bagaskara
Itel A70 4/128
Sore thor
NoviTa jungkook: 🥰 🥰 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!