NovelToon NovelToon
Danu, Kejarlah Aku

Danu, Kejarlah Aku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Dokter / Diam-Diam Cinta
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Puji170

"Kamu yang menginginkan pernikahan ini. Jadi jangan salahkan aku setelah aku tidur denganmu. Besok aku akan menikah dengan wanita yang aku cintai!"

Kalimat itu bagaikan petir yang menyambar hatiku. Ijab kabul baru saja dilontarkan oleh lelaki yang kucintai sejak dulu, Danu Saliyo.

Aku tidak pernah menyangka, menjadi istrinya justru membuatku harus berbagi suami dengan wanita yang dicintainya.
Hingga akhirnya aku memilih berhenti mencintai Danu.

Namun, semua tak berjalan sesuai keinginanku, sekarang waktunya ia mengejarku.

Bagaimana cerita selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puji170, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Pagi harinya, sebelum berangkat ke posko relawan, aku memberanikan diri melakukan tes kehamilan menggunakan test pack. Bagi seorang dokter, mungkin hal seperti ini sudah biasa. Namun, ketika mengalaminya sendiri, rasanya benar-benar berbeda. Jantungku berdebar lebih cepat dari biasanya.

Berbagai kemungkinan berkecamuk di pikiranku. Bagaimana jika hasilnya positif? Bagaimana jika benar aku hamil? Lalu, apa yang harus kulakukan? Haruskah aku kembali pada Danu hanya karena ada calon anak kami di dalam rahimku?

Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar di kepalaku hingga tanpa sadar aku sudah menggenggam test pack yang sejak tadi kuperiksa. Perlahan, kugeser jari yang menutupi bagian hasilnya. Mataku yang semula menyipit mulai terbuka lebar ketika melihat dua garis merah di sana.

"Ya Tuhan, kenapa dia datang di saat seperti ini?" gumamku lirih.

Dua garis merah itu seolah membuat seluruh tubuhku kehilangan tenaga. Aku mendadak kaku. Kakiku terasa dingin, sementara tanganku sedikit gemetar menggenggam alat tersebut.

Aku menunduk, menatap perutku yang masih datar. Perlahan, kuletakkan telapak tangan di sana, seolah ingin memastikan bahwa ada kehidupan kecil yang sedang tumbuh di dalam tubuhku.

"Nak, apa yang harus Ibu lakukan sekarang?" bisikku dengan suara bergetar.

Air mataku mulai menggenang. Aku tidak tahu harus merasa bahagia atau justru takut menghadapi kenyataan ini. Di satu sisi, kehadiranmu seharusnya menjadi kabar yang membahagiakan. Namun, di sisi lain, aku belum siap membayangkan harus kembali berhadapan dengan Danu.

Apakah dia akan bahagia mengetahui kehadiranmu? Atau justru menganggapmu sebagai alasan untuk kembali mengikatnya dalam kehidupan yang selama ini berusaha kutinggalkan?

Aku memejamkan mata, lalu mengusap perutku sekali lagi. "Maafkan Ibu, Nak. Ibu hanya butuh waktu untuk memikirkan semuanya."

Saat ini, aku merasa masa depanku kembali berada di persimpangan jalan. Dan kali ini, bukan hanya hidupku yang harus kupikirkan. Ada kehidupan kecil yang juga harus kujaga.

Tiba-tiba, terdengar ketukan pintu dari luar. Aku segera meletakkan test pack, mengusap sisa air mata, lalu berjalan ke arah pintu. Awalnya, kukira Siska atau Tegar yang datang. Namun, begitu pintu terbuka, sosok Danu justru berdiri di hadapanku dengan sebuket mawar merah di tangannya.

"Selamat pagi, istriku, Dinda," ucap Danu dengan senyum merekah.

Sayangnya, panggilan istriku justru terasa menyakitkan di telingaku. Mungkin sebulan yang lalu, mendengar panggilan itu akan membuatku malu atau bahkan berbunga-bunga. Namun, sekarang rasanya benar-benar hambar.

"Apa yang kamu lakukan? Aku ini bukan istrimu," ucapku ketus.

Danu menyodorkan buket bunga itu, tetapi aku langsung mundur beberapa langkah. Aroma mawar yang tercium justru membuat perutku terasa mual.

"Menjauhlah! Aku tidak suka bunga itu," cetusku spontan dengan intonasi agak tinggi. Tanganku bahkan langsung menutupi hidung.

"Dinda, ini bunga kesukaanmu. Lagi pula, apa yang aku katakan memang benar. Kamu itu istriku. Pernikahan kita sudah sah, diakui oleh agama dan hukum."

Aku tertegun. Benar, dulu aku memang menyukai bunga mawar. Namun, kenapa sekarang rasanya justru begitu membencinya? Entah karena bunganya atau karena orang yang membawanya. Perasaanku benar-benar campur aduk.

Tunggu, dia bilang aku sudah sah menjadi istrinya, baik secara agama maupun hukum?

"Danu, apa kamu sedang membual? Bukankah tempo hari kamu sudah mengatakan ingin menceraikanku?" tanyaku.

"Ucapan itu hanya aku katakan untuk mengancammu. Secara agama, aku tidak menjatuhkan talak padamu karena saat itu aku sedang marah. Dan..."

Danu merogoh saku jasnya, lalu mengeluarkan sebuah buku nikah. Dia memperlihatkannya tepat di hadapanku.

"Aku sudah mendaftarkan pernikahan kita. Jadi, kamu memang sah menjadi istriku, Dinda."

1
Diana
Danu terlalu bodoh dan buta sih.
Diana
tinggalkan Danu, Dinda!
Diana
playing victim kamu Belinda.
Diana
jangan cengeng Dinda, Danu itu sudah ada pawangnya.
sutiasih kasih
pasti si paling maha benar...
mantan suami pecundang🙄🙄
sutiasih kasih
jgn" Dinda hamil nich....
sutiasih kasih
novel ini g di lanjut lgi kah??
𝐇⃟⃝ᵧꕥ📴𝓗𝓪𝔂𝓾𝓻𝓪𝓹𝓾𝓳𝓲: lanjut kak, hihihi bener2 nunggu autornya free, masih banyak drama di RL nya🙏
total 1 replies
Endang Anwar Rahmawati
😍
falea sezi
🤣🤣 enak g dan di khianati mamam tuh
falea sezi
mending cerai enak aja di jadiin danu ban serep saat Belinda g sebaik yg dian kira🤣
falea sezi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 mampusss
sutiasih kasih
lanjut up dunk thorrr
sutiasih kasih: ku kirim kopi... biar semangar thorr😘😘
total 2 replies
sutiasih kasih
sadarrrr woiiii bung....😂😂😂
sutiasih kasih
lupa ya klo km sdh mnjatuhkn talak ke Dinda.... perempuan yg sll mnjadi tumbal 🙄🙄
sutiasih kasih
mampusssss....
km selalu mnyudutkn dan mnyalahkn dinda.... atas smua yg trjadi... pdahal dinda gak melakukn ksalahan....
krna smuanya demi perempuan trcintamu....🙄🙄🙄
sutiasih kasih
harusnya km brsyukur blm mnyentuh belinda ..... bisa jdi belinda sdh trjangkit pnyakit krna seringnya di celup bnyk laki".....
Mariatul
baper aku Thor. mau nangis iya, mau meledak pun iya. 😁😁
sutiasih kasih
jalang sesungguhnya siapa danu???
sutiasih kasih
double up dunk thor😘😘
𝐇⃟⃝ᵧꕥ📴𝓗𝓪𝔂𝓾𝓻𝓪𝓹𝓾𝓳𝓲: siap kak, udah proses
total 1 replies
sutiasih kasih
10 th.... gmn klo dinda hamil ankmu danu.....
ap km g makin nyesel tuh.... sdh brp ratus kata mnyakitkn yg km tancapkn ke hati dinda...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!