NovelToon NovelToon
A Story'Of Us

A Story'Of Us

Status: sedang berlangsung
Genre:Drama / Cintapertama
Popularitas:7
Nilai: 5
Nama Author: ilwa nuryansyah

menceritakan seorang siswi bernama Aria putri siswi dingin dan Sasha arka siswi berandalan, menceritakan keseharian mereka di sekolah dan teman baru di tahun terakhir sekolah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilwa nuryansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 33

Pagi yang cerah di pusat kota menjadi saksi bisu kesibukan dua siswi SMA Garuda bangsa **Sasha dan Aria** berjalan menyusuri trotoar yang ramai, membawa daftar panjang perlengkapan festival olahraga yang harus segera mereka lengkapi.

"Kenapa harus kita yang pergi? Memangnya para cowok itu tidak bisa berguna sedikit saja?" gerutu Sasha sambil memasukkan tangan ke saku jaketnya.

Aria menghela napas, matanya tetap fokus pada catatan di tangannya. "Sasha, kita sudah bagi tugas. Yudas dan Kael sedang mengurus perizinan lapangan atletik, sedangkan Raka sedang menghitung ulang anggaran dengan kepala sekolah. Jadi, sisa kita yang harus belanja."

"Lalu di mana Lily? Katanya dia berangkat duluan," tanya Sasha lagi.

Aria tiba-tiba menghentikan langkahnya. Ia menyipitkan mata, menatap ke arah sebuah kafe terbuka di seberang jalan. "Tunggu... bukannya itu Lily?"

Di sana, terlihat Lily sedang duduk santai sambil tertawa riang.

Ia tampak sangat akrab berbicara dengan seorang wanita dewasa yang modis. Wanita itu mengenakan kacamata hitam dan pakaian bermerek, memancarkan aura *chic* yang sangat kental.

Mereka terlihat seperti teman lama yang baru saja bertemu kembali.

Sasha menatap wanita itu. Matanya membelalak, otot wajahnya menegang karena terkejut. "Kau..." gumam Sasha lirih, namun sedetik kemudian wajahnya berubah menjadi merah padam karena amarah.

Tanpa aba-aba, Sasha berlari dengan kecepatan kilat membelah kerumunan. "SASHA! MAU KE MANA?!" teriak Aria panik.

Lily yang sedang asyik berbicara tidak menyadari bahaya yang mendekat. Tiba-tiba...

*BUAKKK!*

Sebuah pukulan telak menghantam pipi wanita dewasa tersebut hingga ia tersungkur dari kursinya ke lantai kafe.

Lily berteriak histeris, sementara pengunjung kafe lainnya mematung terkejut.

"APA YANG KAU LAKUKAN DI SINI, **KYOKO**?!" teriak Sasha dengan nada menggelegar, napasnya memburu.

Aria sampai di lokasi dengan wajah pucat. "Sasha! Kau gila?! Kenapa kau memukul orang asing?!"

Wanita yang dipanggil Kyoko itu perlahan bangkit sambil mengusap pipinya yang memerah.

Ia melepaskan kacamata hitamnya, menampakkan wajah cantik namun terlihat sedikit nakal. "Aduh... padahal sudah lama kita tidak bertemu, tapi sambutanmu masih tetap kasar seperti biasanya, ya?" ujarnya dengan santai.

Lily yang masih gemetar segera berdiri di antara mereka. "Sasha, hentikan! Kau kenal dengannya?"

Sasha mendengus malas, aura kemarahannya sedikit mereda berganti dengan tatapan jijik. "Dia adalah **Kyoko Ari**. Dia sepupuku dari Jepang, anak dari adik bungsu ayahku. Dia adalah parasit paling menyebalkan di keluarga besar kami."

Lily dan Aria terbelalak. "Sepupumu?!"

Suasana mulai tenang setelah mereka duduk di satu meja.

Aria dan Lily memperkenalkan diri secara formal, merasa sedikit tidak enak karena awalnya mengira Kyoko adalah orang asing yang mencurigakan.

Lily sendiri baru sadar kalau wanita yang tadi ia ajak bicara secara acak adalah kerabat dekat sahabatnya.

"Jadi, apa yang kau lakukan di sini? Jangan bilang kau mau membuat onar di rumahku lagi," tanya Sasha ketat.

Kyoko mengibaskan tangannya dengan gaya centil. "Aku hanya sedang liburan saja, Sasha-chan! Mencari udara segar di luar Jepang."

Sasha mendengus remeh. "Liburan? Palingan kau cuma malas kuliah saja dan kabur dari tugas-tugasmu."

Aria yang mencoba bersikap sopan kemudian bertanya, "Kak Kyoko, apakah Kakak masih kuliah di Jepang?"

Kyoko tersenyum bangga. "Iya, aku kuliah di **University of Tokyo (Todai)**. Aku mengambil jurusan IT, sekarang sudah tahun ketiga. Hebat, kan?"

Lily dan Aria tampak sangat kagum. "Wah, Todai? Itu universitas paling bergengsi di Jepang! Kak Kyoko pasti sangat jenius!" puji Lily dengan mata berbinar.

Namun, Sasha langsung menghancurkan momen itu dengan satu kalimat tajam. "Jangan tertipu olehnya. Sebenar nya dia itu harusnya sudah tahun keempat dan sudah lulus. Tapi karena dia terlalu malas, sering bolos, dan lebih suka main *game* daripada masuk kelas, dia tertinggal satu tahun. Dia itu mahasiswa abadi yang memalukan."

Wajah Kyoko langsung memerah padam karena malu. "SASHA! Tutup mulutmu! Kau tidak perlu menceritakan bagian itu di depan teman-temanmu yang manis!" teriak Kyoko sambil menutupi wajahnya dengan tas, sementara Aria dan Lily hanya bisa tertawa canggung melihat interaksi sepupu yang sangat kontras tersebut.

bersambung...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!