Kisah putri Prince Richard Carrington dan Princess Alisha Léopold
Zayn selalu percaya cerita Putri dan Kacang Polong untuk mencari putri yang tulus tapi tidak percaya gadis-gadis jaman sekarang. Akhirnya dia memakai sayembara mencari pasangannya. Naasnya saat dia sudah mengadakan sayembara, Zayn kecelakaan. Di hari H nya, semua princess yang diundang langsung menatap sinis ke Zayn. Kecuali Anette Carrington. Princess Inggris dan Belgia itu pun menerima lamaran Zayn.
Dari merasa iba, Anette dan Zayn jatuh cinta. Namun hubungan mereka terancam saat rahasia besar Zayn mulai terungkap. Bagaimana sikap Anette ke suaminya?
Generasi 8 klan Pratomo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malarindu Tropikarma
Sebuah Cafe Vegetarian
"Jadi kalian berpacaran?" tanya Anette ke Kaylee dan Athrun.
"Ya," jawab keduanya.
"Kalian ketemu dimana?" Anette menatap wajah Athrun yang mirip dengan iparnya yang berdarah Asia.
"Di Beijing. Aku kan sedang ikut fashion show disana dan Athrun adalah penggemar berat Morr. Kami ketemu dan entah bagaimana, kami saling bertukar nomor ponsel dan ya ... setelahnya sejarah." Kaylee menatap Athrun dengan penuh cinta.
Athrun menggenggam tangan Kaylee. "Meskipun kita harus long distance relationship. Aku di Beijing, Kay di Milan."
Anette tersenyum. "Semoga kalian berjodoh ya."
"Aamiin."
Kaylee ( bukan Kayleen ) dan Athrun akan hadir tahun depan ( insyaallah ).
***
Manama Bahrain
Maximilian mengajak Zayn jalan-jalan bersama Hayden dan Mahreen. Para pengawal mereka pun ikut serta di mobil kedua. Mereka menuju ke sebuah restauran high end yang sudah dipesan oleh Maxi. Meskipun Manama banyak clubbing dan tempat hiburan, Malik tetap melarang anak-anaknya dan keponakannya kesana, hidup Hedon.
Maxi dan Hayden tahu resikonya yang besar jika mereka main-main ke clubbing karena sudah pasti akan diincar para wanita gold digger. Mahreen sendiri tidak tertarik karena dia lebih suka menyaksikan konser musik penyanyi favoritnya baik dari Amerika, Eropa maupun Asia.
"Kita makan apa ini?" tanya Hayden yang duduk di belakang bersama Zayn di mobil Range Rover Maximilian.
"Daging! Pokoknya daging!" seru Mahreen sambil membuat tugas kuliah di iPadnya.
"Kamu tuh malah buat tugas," cebik Hayden.
"Lha? Emang kamu? Kuliah duluan! Sekarang ambil S2 pulak!" balas Mahreen.
"Makanya, belajar Mazinger!" ejek Hayden.
"Tidak semua orang punya otak macam kamu!" hardik Mahreen.
Keduanya saling berpandangan lalu sama-sama membuang muka. Maximilian hanya menggelengkan kepalanya. Mini Malik itu sudah lelah dengan kedua adiknya yang sering ribut tidak jelas. Meskipun mereka suka ribut, tapi ketiga anggota keluarga Al Khalifa itu tetap akur. Mereka juga punya adik sepupu dari Laila, adik bungsu Malik dan Hisyam. Adik mereka sekarang tinggal di Singapura setelah Laila menikah dengan seorang dokter berkebangsaan Singapura.
"Andaikan aku dan kak Zafar bisa kembali seperti ini," gumam Zayn.
"Kakak kamu itu butuh waktu, kak Zayn. Boleh dibilang dia cukup terpukul dengan semua faktanya. Bahkan mbak Anette sampai pergi pun juga butuh waktu untuk menata hati. Tidak mudah lho!" celetuk Mahreen.
"Itu memang salahku," ucap Zayn. "Apakah ... Aku masih ada kans kembali bersama Anette?"
"Jika kamu bersungguh-sungguh dan berusaha membuktikan apa janji kamu ke Anette, aku yakin kalian bisa bersama. Toh, kamu sendiri yang bilang kalau sudah end lama dengan Aisyah." Maximilian menoleh ke arah Zayn lewat kaca spionnya.
Zayn mengangguk.
"Oh, mbak Anette sedang bersama mbak Kaylee di cafe desa. Ini ada foto mereka bertiga ... Eh bertiga?" seru Hayden.
"Sama siapa?" tanya Zayn.
"Pacarnya Mbak Kaylee ... Namanya Athrun Wang," jawab Hayden.
"Biar aku cari tahu!" Mahreen lalu membuka aplikasi milik Jang Corp untuk mencari data seseorang. "Whoah! Ini orang kaya banget!"
"Apa maksudmu?" tanya Maximilian sembari membelokkan mobilnya ke arah sebuah gedung mewah.
"Athrun Wang adalah cicit pemilik perusahaan IT dan programmer terkenal di China. Dia old money dan kekayaannya ... tidak main-main," jawab Mahreen. "Gila nih mbak Kay!"
"Setidaknya wajar sih kalau Kaylee dapat orang kaya soalnya dia juga memegang Morr dan punya gelar Lady kan dari Oom Gavin," ucap Maximilian. "Oom Gavin kan Lord Ferguson di Skotlandia. Dia bangsawan, Tante Ashley juga keturunan bangsawan Italia ... "
Zayn tertegun karena pasangan anggota keluarga Anette memang bangsawan dan yang mendekati juga bukan orang sembarangan. Memang mereka memiliki kharisma tersendiri, termasuk Anette yang sudah cantik luar dalam.
Mereka pun turun dan Zayn dibantu Farouk serta Habas sementara Mahreen langsung dikawal Collin Lange, pengawalnya yang sepertinya sangat disukai gadis itu. Selama Collin mengawal Mahreen, Malik dan Milly tidak mendengar cerita dan berita putrinya berbuat ulah.
"Tugas anda sudah selesai, Princess?" tanya Collin dengan wajah dingin tapi perhatian.
"Sedikit lagi. Sekarang aku mau makan daging!" senyum Mahreen.
Coliin mengangguk. "Baik Princess."
"Kamu mengurus tugas kuliah Mahreen, Collin?" tanya Maximilian bingung.
"Hanya mengingatkan, Sheikh Maxi."
Setelah semua siap, mereka pun masuk dengan Mahreen menggandeng tangan Maximilian manja. Princess cantik itu tampak menarik perhatian para tamu tapi tidak hanya Mahreen saja, tapi juga Maximilian, Hayden dan ... Zayn.
Pria itu hanya memasang wajah dingin diatas kursi rodanya tanpa berniat melihat sekelilingnya. Mereka pun tiba di ruang VIP yang tidak bisa dilihat dari luar kaca ruangan itu.
"Welcome to the most delicious restaurant in Manama!" senyum Hayden.
Zayn hanya tersenyum mendengar ucapan Hayden.
"Aku harap makanannya sesuai dengan yang dipromosikan," ucap Zayn.
***
Dubai UAE
Zafar duduk di pinggir pantai dengan dikawal empat pengawal. Dirinya merasa butuh menarik diri dari yang namanya rutinitas istana dan negara demi mewaraskan pikirannya. Zafar benar-benar merasa dibodohi oleh adiknya, ibunya dan istrinya! Zafar memang tidak pernah melihat adiknya dekat dengan Aisyah berduaan dan Zayn selalu hormat pada mereka berdua.
Sungguh dia tidak tahu jika Zayn dulu bersama Aisyah! Bahkan mereka pernah melakukan .... Zafar menutup wajahnya. Zafar juga bukan pria suci karena dulu dia juga hidup bersama dengan kekasihnya masa kuliah. Tapi mengingat adiknya sudah pernah menikmati tubuh istrinya terlepas kejadiannya sudah lama sebelum dia dan Aisyah bertemu ... Tetap saja Zafar merasa dilangkahi!
"Sheikh Zafar ...."
"Ada apa Iman?" tanya Zafar ke pengawalnya.
"Ada kabar ... Mrs Aisyah, berada di pantai ini."
Zafar langsung celingukan mencari mantan istrinya. Matanya melihat Aisyah berdiri sekitar dua ratus meter dari tempatnya berada.
"Kita pergi Iman!" Zafar pun berdiri meninggalkan Aisyah dan tidak menoleh ke belakang lagi.
"Zafar! Zafar! Zafar! Maafkan aku ! Maafkan akuuuu!" teriak Aisyah. "Aku rindu anak-anak!"
Zafar hanya berjalan menjauhi tempat itu. Dia sudah cukup muak dengan drama mantan istrinya.
***
Yuhuuuu up Siang Yaaaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu