Serena adalah mantan bodyguard namun karena sebuah insiden Serena di pecat dan berakhir menjadi seorang pelayan di sebuah restoran untuk bertahan hidup.
Wanita berusia 28 tahun itu juga suka membaca novel yang bergenre SCI-FI dan juga novel-novel tentang hari kiamat.
Sebuah hal ajaib terjadi pada nya setelah dia membaca novel tentang hari kiamat yang dia temukan di atas meja salah satu pengunjung yang tertinggal. Serena malah menjadi salah satu tokoh yang tak penting dalam cerita.
Menjadi seorang tokoh yang di jual suami dan sahabat nya untuk menjadi salah satu bahan ekperimen bersama tokoh utama di dalam cerita itu.
Apa yang akan di lakukan Serena saat membuka mata dan menemukan dirinya terikat di atas meja laboratorium sebagai kelinci percobaan.
Apakah Serena berhasil melarikan diri atau bahkan menyerah dan mati di halaman pertama?.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma rain, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
DIA DALAM BAHAYA
"Archie!!! Kau berubah!! Hentikan itu!!".
Teriakan Estelle tidak di dengar oleh Archie yang sudah seperti orang kesetanan mencari keberadaan Serena sekarang. Perasaan takut akan terjadi sesuatu yang buruk pada Serena membuat jantung Archie berdetak dua kali lebih cepat.
Estelle sudah lelah menenangkan pria ini. Pria yang dulu sangat menurut pada nya dan pria yang dulu bahkan rela melakukan apa pun untuk nya sekarang malah berlari mencari wanita lain. Dan bahkan pria itu menangis. Seorang Archie menangis hanya demi perempuan yang bahkan baru di kenal nya.
Semua pemandangan ini membuat Estelle semakin geram dan marah namun dia tidak bisa meluap kan amarah nya karena takut Archie akan melihat wajah asli yang selama ini dia sembunyikan.
Estelle harus terus bersikap seperti seorang wanita yang lemah lembut dan juga mudah rapuh di hadapan Archie agar pria ini selalu melindungi dan semakin mencintai nya.
"Aku tidak bisa menghentikan nya Estelle. Aku hanya ingin Serena kembali kepada ku. Aku ingin Serena dan hanya diri nya. Jadi maaf kan aku yang sudah mengkhianati mu. Aku tidak bisa berbohong pada diri ku sendir tentang perasaan yang selama ini sudah menghantui ku!". Balas Archie yang memeriksa setiap jalan yang dia lalui untuk menemukan Serena.
"Hentikan itu Archie.. kau tidak mencintai nya.. kau hanya sedang keliru saat jauh dari ku. Yah... Perasaan itu hanya sebuah kekeliruan. Kau masih mencintaiku. Jadi mati kita bicara kan ini dengan baik-baik. Aku tidak akan marah jika kau menjelaskan semua nya dengan baik". Ucap Estelle yang berusaha untuk menghentikan Archie.
Estelle tau jika saat ini mungkin wanita bernama Serena itu pasti sudah di bawa oleh orang-orang yang bekerja di bawah pengawasan Marcus Colchester. Sama seperti nya yang juga bekerja di bawah kaki pria kejam itu.
Estelle yang tertarik dengan keuntungan yang dia peroleh dari pria itu membuat nya gelap mata dengan menjual Archie untuk keuntungan pribadi nya semata.
Archie tanpa sadar menepis tangan Estelle dan malah meninggalkan wanita itu dalam diam.
Archie memang merasa bersalah namun dia tidak akan meninggalkan Serena dan mengabaikan Serena. Yang Archie inginkan saat ini adalah Serena seorang.
Estelle yang melihat itu langsung menelepon beberapa orang yang bekerja untuk Marcus agar segera menangkap Serena dan menyingkirkan nya dari kota Bastone dengan segera. Jika Serena sudah di tangkap dan tubuh nya di jadikan induk semang virus-virus yang sudah di ciptakan oleh laboratorium milik Marcus.
Dengan begitu wanita bernama Serena itu akan selama nya berada di dalam laboratorium tanpa bisa keluar lagi.
Sedangkan Archie masih belum menyerah mencari satu tempat ke tempat lain nya di setiap sudut kota Bastone.
Dia akan menemukan Serena bagaimana pun cara nya.
Walaupun harus merelakan nyawa nya yang terpenting Serena harus selamat. Itu lah janji Archie pada diri nya sendiri sekarang. Entah kenapa dia begitu menggilai Serena hingga bisa berfikir untuk mengorbankan nyawa nya sendiri.
"Di mana kau Serena!!! Bagaimana bisa kau menghilang seperti ini!". Gumam Archie dengan langkah tergesa-gesa berjalan cepat untuk mencari tanda-tanda jejak dari Serena.
Hingga pria itu sampai di depan stasiun kereta api yang sangat besar di kota ini. Archie tidak berfikir Serena akan pergi begitu cepat dengan kereta api namun saat langkah nya hendak meninggalkan stasiun tersebut telinga tajam nya mendengar beberapa orang berbicara.
"Kereta yang menuju kota Zeshland kata nya sebagian besar penumpang di batalkan. Dan mereka mempercepat jadwal nya". Ucap salah satu wanita yang sedang berbicara dengan beberapa teman-teman nya.
"Huh.. bagaimana bisa padahal aku sudah memesan tiket semalam dan mereka begitu saja membatalkan".
"Tidak perlu terlalu marah bukan kah tiket mu yang di batal kan sudah di ganti rugi dengan jumlah uang yang sangat banyak. Mereka sungguh tidak main-main hanya karena seorang buronan!".
"Buronan?? Apa maksud mu?? Jadi kereta yang menuju kota Zeshland yang saat ini sudah bertolak hanya untuk menangkap seorang buronan??".
Mata Archie semakin membesar saat mendengar hal tersebut. Dia sungguh penasaran dengan apa yang sebenarnya sudah terjadi. Prianitu kembali menguping pembicaraan orang-orang tersebut.
"Iya buronan yang sangat di cari. Kata nya dia akan pergi ke kota Grizel dan mengambil rute cepat di kota Zeshland. Dan para penjaga kota Bastone akan mengalihkan jalur yang lain nya".
"Dari yang ku dengar buronan itu adalah seorang wanita".
Mendengar kalimat terakhir dari gerombolan orang itu Archie langsung bergegas masuk ke dalam stasiun dan mencari tau apakah Serena benar-benar berada di dalam kereta yang menuju kota Zeshland tersebut.
Archie tidak masuk ke dalam tempat pembelian tiket melainkan ke dalam cctv kontrol yang ada di kota Bastone ini.
Archie pernah tinggal cukup lama di kota ini dan dia tau bagaimana seluk-beluk kota ini. Archie masuk tanpa memperdulikan robot penjaga yang meneriaki nya sebagai ancaman.
Archie masuk dengan marah dan melihat cctv hologram di dalam ruangan besar tersebut setelah mengalahkan beberapa robot penjaga.
Dengan Tidka sabaran dia melihat seluruh rekaman yang ada di dalam cctv tersebut. Dan benar saja dia melihat rekaman Serena ayang masuk ke dalam stasiun dan di ikuti beberapa orang tanpa sepengetahuan wanita itu.
"Sial!!! Dia dalam bahaya!!".
Archie segera keluar dari ruangan tersebut setelah membuat keributan dan memancing beberapa orang untuk menangkap nya. Tapi Archie adalah tokoh yang penuh dengan keberuntungan jadi lolos dari kejaran para penjaga adalah hal yang cukup mudah bagi nya.
"Aku harus segera menyusul nya. Jika tidak maka aku akan menyesal seumur hidup ku!!".
Sementara itu Serena sekarang sudah berada di atas gerbong kereta yang sedang berjalan cukup cepat. Wanita itu berhasil melarikan diri dari orang-orang yang tadi berusaha menangkap nya.
Namun Serena belum sepenuhnya lepas di pergelangan tangan nya masih melingkar borgol otomatis yang akan memutuskan saraf dan nadi nya jika dia berjauhan dari si pemilik kunci.
"Hais!!! Benar-benar hari yang buruk!! Mereka tidak menyerah ternyata!!". Geram Serena yang melihat beberapa orang yang berusaha untuk mengejar nya kembali. Padahal tadi dia sudah mengalahkan setidaknya lebih dari sepuluh orang untuk mencapai titik ini.
"Adegan ini benar-benar sangat menegangkan dan juga seru jika aku seorang pembaca namun sekarang aku bukan lah pembaca melainkan seorang tokoh sampingan!!. Aku harus keluar dari sini apapun cara nya!!".
Serena terus berlari menuju ujung dari kereta super cepat ini dengan cara yang tidak mudah. Angin yang cukup cepat dan juga dingin semakin mempersulit gerak Serena. Dan dia tidak menyerah begitu saja. Di depan sana ada terowongan dan kereta api ini akan melewati nya.
Hal itu akan di gunakan Serena untuk melarikan diri dari orang-orang gila yang mengejar nya sekarang. Dalam beberapa detik kereta api tersebut sekarang sudah memasuki terowongan yang gelap dan juga panjang.
Serena merangkak ke bagian samping kereta tanpa sepengetahuan siapapun. Keadaan yang gelap memudah kan wanita itu untuk melarikan diri.
Tapi sekali lagi gelang yang dia pakai adalah alat pelacak dan juga senjata yang bisa membunuh Serena kapan saja. Jika dia melompat maka dia mungkin akan meledak.
Serena masuk kembali ke pembatas gerbong mengambil pistol nya dan dengan nekat mengarah kan pistol itu ke arah gelang di tangan nya.
Dor!!!
Dor!!
Dua tembakan berhasil merusak gelang tersebut hingga membuat Serena dengan sekuat tenaga menahan jeritan yang sangat sakit akibat sebagian tangan yang hancur.
"Setidaknya tangan ku masih bisa pulih!".
ditunggu updatenya
semoga Thor sehat sehat terus
semangat
semangat