NovelToon NovelToon
Pembalasan Untuk Mereka Yang Menyakiti Saudara Kembar' Ku

Pembalasan Untuk Mereka Yang Menyakiti Saudara Kembar' Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: ririn dewi88

Dipisahkan dengan saudara kembar' selama 8 tahun begitu berat untukku, biasanya kami bersama tapi harus berpisah karena Ibu selingkuh, dia pergi dengan laki-laki kaya dan membawa Nadira saja, sedangkan aku ditinggalkan dengan Ayah begitu saja.

Namun saat kami akan bertemu aku malah mendapatkan sesuatu yang menyakitkan Nadira mati, dia sudah tak bernyawa, aku dituntun oleh sosok yang begitu menyerupai Nadira, awalnya aku kira dia adalah Nadira yang menemuiku tapi ternyata itu hanya arwah yang menunjukan dimana keberadaan Nadira.

Keadaannya begitu mengenaskan darah dimana-mana, aku hancur sangat hancur sekali, akan aku balas orang yang telah melakukan ini pada saudaraku, akan aku habisi orang itu, lihat saja aku tak akan main-main untuk menghabisi siapa saja yang telah melakukan ini pada saudaraku. Belahan jiwaku telah hilang untuk selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn dewi88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak mau lepas

Aldi melempar ponselnya dan tersenyum kecil saja melihat Siska seperti itu, sudah hal biasa untuk Aldi dan biarkan.

"Siska kayak nya butuh lo deh Di" ucap Alfi yang begitu khawatir.

"Lo kali yang lagi butuh Siska"

Alfi hanya bisa tersenyum dan menganggukkan kepalanya "Ya setidaknya kita lihat saja keadaanya, kalau bunuh diri bagaimana sayang juga kan"

"Ya udah ayo kita kesana" Aldi juga ingin ketemu seseorang yang makin sulit untuk dirinya temui, memang gadis nakal, awas saja Aldi tak akan membiarkannya lolos kembali.

"Ayo" Alfi dengan semangat mengambil kunci motornya, mereka semua beriringan pergi menaiki sepeda motor.

Alfi sudah tak sabar ingin memeluk Siska menenangkan Siska, siapa tahu Siska membutuhkannya, apalagi Siska sedang rapuh pasti dia butuh seseorang, Alfi juga tak mau jadi bayang-bayang Aldi untuk dekat dengan Siska, Alfi ingin memperjuangkan Siska, ya Alfi ingin Siska tahu, bahkan dirinya lah selama ini yang selalu menganti kan Aldi.

Mereka sampai dengan sangat cepat, terlihat Wulan sedang menangis dan mengetuk-ngetuk pintu kamar Siska.

"Ada apa ini Tante kenapa Tante nangis nangis kayak gini"

"Siska dari tadi terus berteriak pintu kamar tidurnya tak bisa dibuka Ibu begitu sangat khawatir, bagaimana ini tolong bicaralah pada Siska agar dia membuka pintu"

Aldi segera maju dan mengetuk pintu dengan sangat lembut "Siska, buka pintunya ini Kak Aldi"

"Ga aku ga mau, aku malu pasti Kakak udah tahu kan, pasti Kakak benci sama aku kan, aku ga mau"

"Engga kok, kita bicara dulu Siska, jangan mengurung diri seperti ini, kita bicara dulu baik-baik dan kita cari solusi bersama-sama"

Terdengar suara kunci yang dibuka dan perlahan pintu dibuka dengan lebar, Siska yang sudah sangat berantakan langsung memeluk Aldi, menangis di dada bidang Aldi dengan sangat kencang, bahkan pelukannya membuat Aldi sulit bernafas.

Dengan perlahan didorongnya bahu Siska "Sudah ya jangan takut jangan sedih lagi semuanya akan baik-baik saja, kamu jangan menyakiti dirimu sendiri"

"Aku malu, bagaimana dengan tanggapan orang-orang tentang aku, pasti ada orang yang sengaja melakukan ini padaku, aku jamin itu Kak, pasti ini ulah Nadira" Siska langsung saja pada intinya.

"Nadira tak akan bisa melakukan hal semacam ini, dia tak sepintar itu"

"Kalau bukan Nadira siapa lagi, tak ada yang lain hanya dia yang tak suka dengan aku"

"Yang tinggal dirumah ini banyak bukan, dan aku yakin bukan Nadira aku jamin itu dia tak akan bisa melakukan hal itu untuk apa coba" Aldi terus membela Nadira agar tak disalahkan terus.

"Dia benci padaku dia bisa melakukan apapun untuk menghancurkan aku, Kakak harus bicara padanya, dia akan mengaku bila Kakak yang bicara"

"Baiklah akan aku temui Nadira dan mencoba untuk bicara dengannya " Aldi segera bangkit namun tangannya ditahan oleh Siska.

"Jangan pergi dulu, sekarang aku hanya butuh Kakak, aku ingin Kakak ada disamping aku, sebentar saja Kak aku ingin tenang dan aku butuh Kakak" Siska kembali memeluk Aldi, meskipun Aldi terus mencoba melepaskan pelukan itu, namun Siska tak peduli yang terpenting sekarang ada Aldi ada disampingnya.

"Kalau kamu terus seperti ini, semuanya tak akan pernah beres"

"Hemm, benar tapi aku sekarang butuh Kakak, aku ingin dipeluk oleh Kakak, Kakak sayang aku kan" Siska mendongak kepalanya menunggu jawaban, namun hasilnya tak ada, Aldi hanya diam saja.

"Biar sama aku saja Siska, Aldi biarkan bicara dengan Nadira" Alfi mencoba untuk mengantikan Aldi. Siapa tahu kan Siska mau dan bisa menerimanya.

Siska tanpa banyak bicara menggelengkan kepalanya dan main mempererat pelukannya pada Aldi, bahkan tubuhnya makin rapat saja, membuat Aldi makin tak nyaman saja, rasanya ingin mendorongnya tapi disini banyak orang.

...----------------...

Nadia tersenyum senang saat sudah mendapatkan vidio Gavin yang sedang melakukan sex dengan beberapa wanita yang memang Nadia sewa, kenapa tidak menghancurkan dua orang sekaligus bukan, itu akan lebih cepat.

Dengan cepat Nadia mengirim Vidio itu pada Merry, tak lupa dengan nomor asing agar tak ketahuan kalau itu ulahnya, Nadia tak mau meninggalkan jejak sedikitpun.

"Selesai, mari kita pulang" disimpannya kembali ponselnya dan Nadia pulang dengan bus, sesekali juga bersenandung.

Beberapa menit Nadia sudah sampai di halte dan tinggal beberapa meter lagi Nadia berjalan dan sampai dirumahnya. Sebenarnya tak pantas di bilang rumah tapi Nadia tinggal disana.

Baru saja membuka pintu semua mata langsung tertuju padanya, tentu saja Nadia tak peduli, terus melangkah melewati mereka semua yang Nadia anggap patung.

"Kita butuh bicara Nad"

Nadia tak peduli, terus berjalan tak mendengarkan apa yang Aldi ucapkan.

"Nad, kamu mulai tuli ya kita butuh bicara"

Nadia berhenti tanpa menatap Aldi "Apalagi, tak perlu ada yang dibicarakan, semuanya sudah selesai dan aku tak mau ada masalah, aku ingin istirahat terlalu lelah aku untuk menghadapi kalian semua" kembali Nadia berjalan dan sekarang sedikit berlari karena dari penglihatan ekor matanya Aldi sudah mulai bangkit dan pasti akan menariknya.

Ditutupnya pintu dengan kencang dan langsung dikunci, hal itu bertepatan dengan pintu yang mulai diketuk dan seperti akan didobrak saja oleh Aldi.

"Kenapa sih, aku cape tahu" teriak Nadia.

"Gue udah bilang kan, gue mau bicara" teriak Aldi yang sudah tersulut emosi dengan tingkah Nadia.

"Udah ah cape banget deh, ngomong apaan sih, ga ada yang perlu kita bicarakan lagi"

"Lo kan yang udah simpan CCTV dan sebarkan apa yang Siska lakuin"

"Mana buktinya ga usah nuduh tanpa bukit malu-maluin banget deh, sana urus tuh bayi besar lo yang lagi rapuh"

"Keluar dan kita bicara"

"Ga akan, jangan ganggu"

Nadia sudah sangat muak sekali kalau sudah dipaksa seperti ini.

"Lo ga akan pernah lepas dari gue Nadira, lihat aja apa yang akan gue lakukan lo akan menyesal karena udah buat gue marah dan acuhkan gue dengan sangat lama, lo ga akan menyangka apa yang akan gue lakukan sama lo"

"Gue tunggu permainan lo, gue bahkan bisa balas apa yang akan lo lakukan sama gue nanti, ingat gue bukan Nadira yang dulu, yang lemah dan mudah lo sakiti Aldi"

Brak, Aldi mengebrak pintu lalu pergi begitu saja, dia mengalah juga akhirnya. Namun entah kenapa saat Aldi akan berbelok ke kanan dan keruang tengah lagi melihat sekelebat Nadira lewat tapi begitu cepat, bukannya Nadira ada didalam kamarnya ya dan baru bicara dengannya, kenapa tiba-tiba ada Nadira lagi, Aldi yang penasaran pergi kearah Nadira tadi pergi.

1
Wega Luna
Aldi menyusul Gavin kah
Wega Luna
keren langsung tanpa adu bacot🤣🤣🤣🤣,
Wega Luna
dasar Aldi nya suka bikin baperan anak orang
sryharty
waduuuuuh ada yang mulai curiga,,awas nad hati2,,Aldi mulai menyelidiki kamu
Wega Luna
patahkan tangannya tadi nad,,,biar tau rasa. kalo perlu
Wega Luna
fiks berarti mereka pelakunya
sryharty
padahal seru loh cerita nya
Wega Luna
sudah mulai terurai satu satu 💪 semangat Nadia
Wega Luna
jangan 2 pacar Nadia yg bunuh kenapa dia tahu para pembunuh nya ,,,,
Wega Luna
suka banget nih novel MC utama nya gk lelet .
Wega Luna
💪💪💪ayo Nadia besok kita eksekusi
Nii
yaa
Rezqhi Amalia: permisi kak, siapa tahu kakak minat mampir dikaryaku yang berjudul 'Terjebak Pernikahan Kontrak Dengan Dosen Pembimbingku'

terimakasih sebelumnya 🤗💐
total 1 replies
Wega Luna
Hans kah pembunuh nya?
Wega Luna
egois sekali tuh Aldi/Drowsy/
Wega Luna
sadis nya oi😧😖😱😱😱😱😱😱😱
Wega Luna
jangan kasih kendor Thor , mulai hari ini buat mereka membayar perbuatan bejat mereka🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
Siska dan Aldi cocok .sama sama gilanya 🤭🤭🤭😂
Wega Luna
aku jadi Nadira langsung aku sindir walau didepan Aldi tentang kejadian semalam🤣🤣🤣🤣biar tambah darah tinggi tuh Siska 🤭🤭,
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣hancur hancur kalo tau nanti siapa yg menghamili🤣🤣🤣🤣.nunggu hancur hancur tuh keluarga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!