Yan Chen ,Penguasa dewa tertinggi merasa hidupnya sudah mencapai akhir, ia kemudian memberikan kekuasaannya kepada muridnya yang paling ia percaya ,Ling Yan ,setelah itu ia berwasiat kepada muridnya untuk tidak membuka segel iblis di gunung Immortal.
Sang murid yang sudah mendapatkan amanat itu mematuhinya dan mengantarkan sang master untuk terakhir kalinya ,sebelum kematiannya ,Yan Chen memberi nasihat untuk muridnya agar ia tidak si makamkan melainkan di baringkan di atas ujung dunia dewa.
Sang murid juga mematuhinya dan setelah kematiannya, secara tidak terduga segel iblis di gunung Immortal terbuka ,hal itu karena desakan dari beberapa murid Junior lain di bawahnya dan akhirnya karena segel telah terbuka ,alam Dewa menjadi kacau dan Ling Yan orang pertama yang menjadi korban dari kekacauan itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erik riswana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 24 perjalanan pertama yang penuh tantangan
Yan Chen merasa keberuntungannya sudah habis ,ia tahu dengan mendapatkan ular tujuh warna betina ,yaitu harus mengeluarkan banyak harta dan juga energi Qi Spiritual, hal itu karena atribut pertama dari ular tujuh warna betina adalah Heaven Devouring Snake, ular penelan surga .
" sudahlah, mendapatkan ular hidup juga merupakan keberuntungan " ucapnya berjalan mengintari seisi Goa ,ia tidak menemukan apapun kecuali ular tujuh warna itu ,dan ia hanya bisa menghela nafas pelan.
Setelah tidak menemukan apapun di dalam Goa ,Yan Chen berencana untuk melanjutkan perjalanannya, dan terus mengikuti kemana tanda di dalam peta itu berakhir.
Karena Setelah berakhir tanda itu ,wilayah lembah Qubashan sudah bisa dimasuki ,namun ia sedikit ragu ,karena belum ada penjelasan wilayah lembah Qubashan di manapun bahkan di dalam perpustakaan sekte sekalipun.
Ia sekarang berjalan bersama bayi ular tujuh warna, dan terus menelusuri jalan yang hanya cukup untuk satu orang saja .
Satu hari telah berlalu, malam pun tiba ,Yan Chen menatap langit yang sudah mulai gelap ,suara binatang malam terdengar begitu keras di kejauhan, gongongan serigala terdengar seperti hanya berjarak beberapa meter saja ,tapi Yan Chen tahu bahwa itu adalah kelebihan serigala di mana ada satu pengintai yang mengetahui keberadaannya.
" ternyata malam ini adalah rezeki yang besar, Xiao Lin kita akan makan besar " kata Yan Chen dengan mata berbinar .
Ular kecil yang ada di pundak Yan Chen hanya mengangguk ,dan mengeluarkan suara desisan yang khas.
Snip
Snip..
Karena ada serigala pengintai di dekatnya, ia segera naik ke atas pohon ,dan untuk menghindari penciuman tajam serigala , ia menyelimuti seluruh tubuhnya dengan Qi Spiritual.
Matanya mengamati dengan cermat ,dan melihat ada sekitar tiga belas serigala putih dan satu serigala hitam dengan kepala berwarna emas.
" ini ,bahaya ,serigala emas surgawi tahap raja ," gumamnya dengan nafas cepat. Segera ia melarikan diri dari tempat itu dan menjauh sejauh mungkin untuk menghindari kelompok serigala emas surgawi.
Ia tahu konsekuensi melawan raja serigala emas surgawi itu ,akan ada korban jiwa entah dirinya atau serigala itu ,tidak bisa di prediksi, karena hal itu ia mencari jalan aman ,yaitu melarikan diri secepat mungkin.
Huhuhu...
Yan Chen berkeringat dingin, ia menoleh ke belakang dan hanya kegelapan malam yang ada di sekelilingnya, " sudah tidak ada lagi aura serigala emas surgawi, huh ,akhirnya aku bisa bernafas lega "
Ia berjalan menuju bukit yang terlihat samar oleh mata telanjangnya dan untungnya saat naik ke atas bukit tidak ada hal yang membahayakan atau mencurigakan ,dan diatas bukit hanya ada satu pohon .
Ia kemudian duduk untuk memulihkan diri dan mencoba menerobos alam yang sudah mulai longgar dan terbuka .
" teknik kultivasi Sutra hati dewa kuno tertinggi...!"
Di dalam jiwanya ,lima elemen terbentuk dengan perlahan ,air api ,udara ,tanah dan petir, saling berputar satu sama lain di dalam jiwanya. Ia menyentuh elemen petir dan kekuatan seribu jarum kilatan petir terasa sampai ke dalam jiwanya yang terdalam .
" aku harus mencari jurus dengan elemen petir, "
Ia melihat bahwa sutra hati dewa kuno memancarkan cahaya lembut berwarna putih dan selembar energi muncul dengan lima kalimat yang tersusun rapi.
( teknik tebasan pedang petir )
( teknik pedang petir hitam )
( teknik tombak lautan petir )
( teknik pukulan petir surgawi)
Yan Chen terkejut saat mendapatkan hal tersebut, ia kemudian menyentuh teknik pertama yaitu teknik tebasan pedang petir, dan secara otomatis muncul sembilan tingkatan dari teknik tebasan pedang petir itu.
" ini tingkat pertama penyatuan petir dengan pedang , tahap kedua pedang membentuk inti petir , tahap ketiga ayunan 1000 pedang , tusukan bayangan pedang ,dan masih banyak lagi ..!"
" sungguh aku tidak menyangka akan menemukan hal yang baru dari teknik kultivasi dewa kuno Surgawi Tertinggi, apakah ini berkah atau kutukan "
" baiklah karena misi ini tanpa batas ,aku akan berlatih terlebih dahulu dan mencoba menerobos ke alam soul Formation "
Di alam soul Formation ,ia bisa membentuk formasi lima elemen dan juga menyegel jiwanya dengan aman.
Malam itu diatas bukit, Yan Chen terus melakukan pelatihan dan juga ketekunan keterampilan teknik tebasan pedang petir.
Gerakan gerakan yang luwes dan terlatih di malam sunyi itu sangat menakjubkan terutama dengan cahaya cahaya yang keluar dari gerakan latihan tebasan yang dilakukan oleh Yan Chen itu.
Hingga tengah malam ,latihan akhirnya selesai dengan penyelesaian yang sangat sempurna, tidak ada kebocoran energi Qi Spiritual dari dalam tubuhnya dan semuanya berhasil dengan baik.
" aku akhirnya bisa membuka tahap kedua dari teknik tebasan pedang petir, aku besok akan melakukan latihan lagi ,sekarang aku akan segera beristirahat " gumamnya dengan wajah yang tenang.
Ia tidak merasakan lagi keberadan serigala serigala yang sempat mengejarnya " ,Xiao Lin kita segera tidur" katanya perlahan memejamkan matanya, tidak lupa ia melindungi dirinya dengan energi qi spiritual, agar bilamana ada bahaya akan mudah terjaga dan terdeteksi.
Keesokan harinya, matahari bersinar terang, angin sepoi sepoi menggerakan daun dan jatuh berkumpul diatas energi perlindungan qi spiritual yang dibentuk oleh Yan Chen.
Perlahan Yan Chen membuka kedua matanya ,ia merasa pemandangan dari atas bukit sangat indah dengan dibawahnya hutan hutan lebat yang memiliki pohon raksasa berukuran sebesar tiang tiang pilar surgawi.
" inilah keindahan alam semesta, tuhan telah mengatur semuanya, siklus surgawi terus berjalan.." gumamnya dengan suara tenang ,ia kemudian berdiri dan mulai melakukan pernapasan di pagi hari yang cerah itu.
Hufhh..
Nafas demi nafas terhirup dengan perlahan ,sirkulasi udara dengan serpihan cahaya Qi spiritual masuk ke dalam tubuhnya dan meningkatkan basis kultivasinya yang sudah mendekati alam soul Formation.
" aku harus mencari buah jiwa merah ,cairan madu lebah hutan dan darah segar laba laba hitam ,baiklah semoga saja aku menemukan yang aku butuhkan di perjalanan " gumamnya mulai menuruni bukit, ia berjalan seperti biasa ,tidak menggunakan pedang sebagai kendaraan, karena ia tidak mau mendapatkan masalah secepat mungkin, karena ia tahu banyak predator udara yang sangat menakutkan bahkan banyak elang pemakan daging yang memiliki kekuatan King Realm, dan itu sangat berbahaya baginya.
Ia ingin mencari jalan aman dengan berjalan kaki ,matanya terus memandang ke depan, dengan sesekali menyebarkan persepsi jiwanya ke sekeliling jalan satu arah itu.
Groahh..
Groahh .
" uhh babi hutan taring panjang " Yan Chen segera mengeluarkan pedangnya dan mencoba teknik yang baru saja semalam dia pelajari.
" teknik tebasan pedang petir tahap pertama, penyatuan pedang petir...!"
Qi spiritual menjadi satu dengan pedang dan seketika terjadi gesekan antara pedang dan energi Qi spiritual yang memiliki elemen petir ...
Jleereeett...
Cahaya pedang petir itu tepat menghancurkan babi hutan taring panjang hingga gosong seketika.
" Xiao Lin kita akhirnya bisa sarapan pagi !"