Ini adalah novel kedua ku, novel ini terinspirasi dari banyaknya novel yang menceritakan tentang perpindahan dimensi atau Time travel. Jadi jika alurnya tidak jelas atau mungkin ada kesamaan cerita, tokoh maupun lainnya aku minta maaf, tapi ini benar-benar pemikiran ku sendiri.
Kiyara adalah seorang wanita berumur 23 tahun yang meninggal karena ulah sahabatnya sendiri, sahabat nya membunuhnya dengan alasan bahwa dia iri atas pencapaian Kiya. Bagaimana tidak iri, Kiya adalah seorang wanita pekerja keras yang sukses menjadi pengusaha terkaya ke 1 di dunia dan yang mengetahui itu hanya beberapa orang tapi ayahnya sendiri tidak mengetahui itu. Selain orang terkaya, Kiya juga merupakan seorang Queen mafia dan peracik obat juga racun dan dia memahami semua tentang pengobatan dari yang tradisional sampai modern.
Setelah kematian nya roh Kiya berpindah dimensi dan memasuki tubuh putri ke 4 Raja Tang yaitu putri Xie Su Zu yang dianggap sampah karena tidak bisa berkultivasi dan juga buruk rupa, putri Xie Su Zu meninggal karena persediaan airnya saat di pengasingan di racuni oleh suruhan dari selir agung.
jadwal up gak tentu, tapi jika satu hari terlewat akan digantikan dan jika hari ini banyak update berarti itu untuk beberapa hari kedepan karena mungkin ada kesibukan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuruHikmahOchl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kepulangan II
Pangeran mahkota turun pertama kemudian memberikan salam pada Raja Tang, ke-dua selir kemudian para putri (yang sudah kembali dari sekte) tapi tidak pada Su Zu justru dia memberikan tatapan yang sangat dingin. Su Zu tak memperdulikan itu, kemudian pangeran kedua turun dan melakukan hal yang sana seperti yang pangeran mahkota lakukan tapi setelah itu dia menghampiri Su Zu dan memeluknya dan Su Zu membalasnya
"Gege merindukanmu Zu'er, apa kau baik-baik saja selama di pengasingan" kata pangeran Lin kemudian melepaskan pelukannya
"Eummm aku baik Ge, apa Gege juga baik-baik saja saat di perbatasan" kata Su Zu
"Gege baik berkat doa adik kesayangan Gege ini" kata pangeran Lin
"Eummm Gege ini berlebihan, eummm kenapa Gege harus berdua membereskan mereka yang ada diperbatasan bukankah Gege bisa membereskan itu sendiri" kata Su Zu
"Eummm itu sebenarnya tugas Gege Jin tapi Gege ingin membantunya agar cepat selesai, karena mereka sudah berada disana lama dan mereka pasti sudah memahami daerah itu jadi akan sulit membereskan mereka hanya dengan anggota yang sedikit" kata pangeran Lin yang merasa sangat bahagia karena adik tersayang nya berbicara panjang dan tidak menunduk takut
"Kenapa tak mengirim banyak anggota saja" kata Su Zu
"Karena anggota yang lain mengurus diperbatasan yang lain bersama beberapa jendral" kata pangeran Lin
"Percuma kau menjelaskan itu padanya Lin, dia takan paham" kata pangeran Jin dingin
"Sudahlah sekarang kalian masuk pasti kalian lelah" kata Raja Tang
"Ayah bolehkah aku kediaman putri Su Zu dulu, aku sangat merindukan dia" kata pangeran Lin
"Kau lelah Lin" kata selir Ai Yo
"Tapi ibunda" kata pangeran Lin
"Lin ikuti perkataan ibunda" kata selir Ai Yo
"Gege istirahat dulu, nanti sore baru berkunjung ke kediaman ku" kata Su Zu
"Baiklah" kata pangeran Lin lemas
"Yasudah sekarang kembali ke kediaman masing-masing" kata Raja Tang
Su Zu kembali tanpa mengucap kan apapun, bahkan ketika mereka berteriak padanya Su Zu tak memperdulikan itu.
Setelah sampai dikediaman Su Zu dan Nu Nu memilih untuk diam di gazebo
"Eummm jiejie bagaimana kalau kita membuat masakan untuk nanti Gege Lin, aku ingin menyambut nya" kata Su Zu
"Nanti saja, lagipula itu tak terlalu banyak kan" kata Nu Nu
"Jiejie ayolah, aku ingin membuat sate ayam, rusa, dan membuat masakan lainnya. Jadi aku ingin membuatnya sekarang agar nanti aku bisa bersantai" kata Su Zu
"Baiklah, tapi kita membuat nya dihalaman belakang saja karena jika di dapur tak ada tempat untuk membakar" kata Nu Nu
"Bukankah ada kompor" kata Su Zu (karena memang kediaman Su Zu sudah banyak barang-barang modern karena di dapatkan dari mall yang dia salin)
"Tapi tetap saja disana akan kotor" kata Nu Nu
"Baiklah kita kerjakan dihalaman belakang sambil piknik" kata Su Zu
"Eummm baiklah aku siapkan dulu semua kebutuhan nya" kata Nu Nu kemudian pergi
"Baik" kata Su Zu kemudian mengeluarkan beberapa buah untuk menunggu Nu Nu menyiapkan semua kebutuhan nya
Setelah menunggu sekitar 30 menit, akhirnya Nu Nu kembali dan bilang bahwa semuanya sudah siap. Su Zu mengikuti Nu Nu kemudian mereka berdua mulai memotong daging rusa ayam dan beberapa ikan, kemudian mereka mulai memasak (membakar ayam dan rusa, dan beberapa masakan lainnya). Mereka menghabiskan waktu sekitar 4 jam untuk memasak itu, dan sekarang sudah jam 12 dan dia memilih untuk duduk di gazebo sambil menunggu pangeran kedua ke kediaman nya.
...***Jangan lupa like, komen juga vote yah. Aku cinta kalian🥰🥰...
...Terimakasih sudah menjadi penyemangat author buat nyari inspirasi agar cerita ini berjalan sesuai dengan alurnya (meskipun masih banyak alur yang kacau) tapi setidaknya author punya semangat dari dukungan kalian. Doakan semoga author sehat dan bisa up tiap hari dan nanti author usahain buat bikin crazy up beberapa episode***....