{vrmmorpg story}
Genre tambah : Sistem, Aksi, Distopia, Yuri, Moderen day, Fantasi, Sci-fi, MC wanita.
Vina Artamia atau yang lebih dikenal sebagai Dewi perburuan Artemis, mendapati dirinya telah kembali ke masa lalu. Masa sebelum dunia mendapat invasi oleh makhluk misterius. Berharap merubah takdirnya dan semua orang yang dia sayangi, mampukah sang 'Artemis' menjadi yang terkuat di game reastrem online?.
[Arc 1 Reastrem online 1-64 tamat]
[Arc 2 First World Event 65-153 tamat]
[Arc 3 Ancient Forest 154-226 tamat]
*peringatan tersedapat adegan kekerasan yang berlebih dan tipo bertebaran yang siap membuat pembaca menggila.
>gambar bukan milik author
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon orpmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
arc 1.33 raja gua 1
...JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA TERIMAKASIH...
__________________________________________
Kembali login aku mendapati desa pemula telah larut bahkan sudah mulai pagi. Saat aku melihat jam yang menunjukkan waktu dunia virtual, aku mendapati jika sudah menunjukkan pukul 4:30 pagi.
“Sial hanya tersisa 30 menit” Ucapku dengan panik.
Di game ini waktu malam akan berlangsung dari jam 5 sore hingga 5 pagi. Di jam malam para monster kuat akan bermunculan sehingga para pemain lebih banyak memilih logout ayu hanya sekedar berkumpul dengan para npc. Tapi akhir-akhir ini banyak pemain yang memilih berburu di malam hari karena monster-monster kuat itu memberi mereka banyak XP.
Aku langsung berlari keluar desa dan segera menuju ke tempat terakhir yang akan dilewati oleh setiap pemain untuk menuju dunia luar, gua dimana seekor monster mendiami sebagai bos. Niatku adalah memanfaatkan efek dari [black klyntar boots] dan [black klyntar jaket] dimana kedua equipment itu akan berefek besar saat digunakan di malam hari. Karena itu aku harus buru-buru sekarang.
Aku sudah menyelesaikan segalanya urusan di desa pemula sesuai yang aku ingat, beberapa hidden quest yang tidak berhubungan denganku seperti quest tentang job khusus misalnya, aku memberitahu itu pada Miki dengan tujuan untuk memperkuat guild yang baru dia buat.
“Ya, tidak lagi yang perlu aku lakukan di sini.”
Waktu terus berlalu dan aku kembali mempercepat langkahku, Efek dari [black klyntar boots] membuat langkahku semakin cepat.
Terletak 3 kilometer dari desa satunya jalan penghubung antara esa dan dunia luar dapat terlihat setelah aku berlari 10 menit dari gerbang desa.
Di kehidupanku sebelumnya, para pemain tidak akan mampu melawan raja gua hingga 7 hari setelah perilisan game. Hingga akhirnya para penduduk desa mulai khawatir saat jalan satu-satunya desa menjadi tertutup, di karenakan satu bulan sekali akan ada seorang penjual keliling yang datang ke desa untuk melakukan perdagangan.
Banyak penduduk desa yang menantikan kedatangan penjual keliling yang memperdagangkan barang-barang dari kota Itu, karena masalah ini akhirnya penduduk desa meminta yardin untuk membunuh raja gua. Setelah raja gua dikalahkan barulah para pemain bisa keluar dari desa awal dan menikmati Reastrem online yang sesungguhnya. Sementara itu raja gua akan kembali respawn Setelah 7 hari kematiannya, dan pemain yang mengalahkannya Adah party terbaik yang telah menaikkan level mereka setelah keluar dari desa pemula.
Langkahku berhenti saat di depanku para pemain yang berkemah di sekitar mulut gua. Aku yakin mereka hanya para pemain lain yang di tugaskan oleh Guild besar untuk mengusir pemain yang ingin mencoba melawan raja gua.
Tanpa memperdulikan mereka aku terus berjalan. Beberapa pemai yang melihatku terlihat ingin mendekat tapi temannya segera menghentikan, sementara banyak beberapa lagi terlihat sedang menghubungi seseorang sambil sesekali mencuri pandang padaku. Aku juga melihat ada pemain yang sudah bersiap untuk melakukan rekaman bahkan live streaming.
Dan aku juga akan melakukan yang terakhir.
***
Dari kolom komentar Miki menghubungiku, saat ini dia sedang logout dan menontonku lewat live streaming.
“Miki sudah aku katakan, jangan menyebutkan identitas ku di dunia nyata” ucapku dengan agak emosi.
Aku hanya bisa menghela nafas berat menghadapi kecerobohan temanku ini. Tapi beruntung saat ini hanya ada dia yang menonton saluran yang baru aku buat beberapa menit lalu.
Beberapa pemain yang menyadari jika di atas kepalaku ada sebuah berlian hijau yang melayang pertanda jika aku sedang melakukan live streaming, mereka mulai ricuh dan segera berusaha mencari tau tentang saluranku. Tapi maaf saja saluran ini hanya untuk teman-temanku saja. Mungkin akan aku hapus Setelah ini.
Tanpa hambatan dari para pemain aku dengan leluasa memasuki gua. Setelah berjalan dalam kegelapan beberapa meter dari mulut gua aku mendapati ruangan gua cukup terang karena di atas langit-langit gua dipenuhi oleh bebatuan yang memancarkan cahaya terang. Aku terus berjalan hingga tiba di ruang bos, ruangan yang cukup luas dengan bos penjaga di tehnya.
Seekor tikus tanah setinggi 2 meter dengan kulit yang berwarna perak dan beberapa batu mineral yang terletak di punggungnya. Aku tersenyum kecil saat melihat batu-batu mineral dipunggung tikus itu. Batu-batu yang sangat dicari oleh para emain maupun npc, batu yang mengandung logam mulia paling kuat diantara yang lain.
Logam dewa, Orichalcum.
“Apapun yang terjadi aku harus mendapatkannya.” kataku dengan tegas sambil mempersiapkan diri untuk pertempuran.
Miki terus memberi semangat dari dunia nyata.
“Bagi nona cantik yang sedang menonton, karena aku akan membutuhkan konsentrasi tinggi, untuk sementara layar obrolan akan dimatikan” ucapku sambil mengatur live streaming menjadi mode hening. Setelah itu aku kembali memusatkan perhatian pada raja gua.
__________________________________________
[Cave king]
Ras : mamalia
Tipe : guardian
Level : 45
Hp : 69.990
MP : 55.777
__________________________________________
Dengan Aprisal aku mencoba melihat status dari raja gua untuk mengukur kekuatannya dan hasil aku hanya bisa mengerutkan dahi.
“pantas saja tidak ada pemain pemula yang sanggup melawan monster ini, hingga butuh waktu 1 bulan bagi pemain pertama untuk mengalah tikus ini untuk pertama kalinya.”
Jarak antara raja rawa dan raja gua begitu besar lebih dari 20×.
“Ini akan lama.” Gumamku.
Hanya tersisa 20 menit sampai waktu malam habis, mampukah aku menghabisi monster itu dengan waktu sesingkat itu?.
“Bisa…..aku pasti bisa. Aku yang terkuat”
Dengan penuh perhatian aku mulai melaksanakan rencana ku. Menggunakan [shadow step] aku menghilang dan memasuki bayangan untuk mendekati raja rawa, tidak lupa aku menggunakan skill [hidden] untuk menyamarkan hawa keberadaan.
Dengan trik yang aku gunakan saat melawan raja rawa, aku menyerang saat jarak kami tinggal beberapa meter, tapi tiba-tiba perasan bahaya terasa sangat kuat. Lalu-
“[Shadow warp]”
Wusssss
Cakar dari tikus itu hampir saja mengenai tubuhku, jika saja aku telat menggunakan [shadow warp] maka cakar yang dapat melukaiku dengan sangat parah itu akan mengancam ku.
“kreaaak” tikus tanah itu berteriak kearahku, dengan matanya yang masih terpejam hidungnya terus bergerak seakan mengendus sesuatu.
“Sial, aku lupa jika monster ini tidak membutuhkan penglihatan untuk mengetahui lokasi musuhnya. Getaran dia menggunakan getaran untuk mengetahui posisi lawannya, karena itu skill [hidde] tidak berfungsi padanya”
Aku terus berbicara agar Miki yang masih menonton mengetahui teknik menyerang raja gua.
“Strateginya cukup sederhana, di dalami party diharuskan memiliki lebih banyak pemain tipe serangan jarak jauh seperti mage dan archer, sementara yang lain adalah tipe speedster seperti assassin.”
Sambil terus menghindar aku terus berbicara.
“Buat agar para damage dealer tidak bergerak saat menyerang untuk meminimalkan getaran yang dihasilkan, sementara para umpan terus membuat suara berisik untuk mengacaukan konsentrasi raja gua”
Saat aku tidak bergerak raja gua menjadi kebingungan dan melihat sekeliling seakan telah kehilangan targetnya. Melihat kesempatan aku segera melakukan [shadow warp] untuk berpindah ke bayangan raja gua sendiri. Menyadari keberadaanku, raja rawa bersiap untuk menyerang namun itu sudah terlambat.
“[Thorny red rose]”
-513
-513
-513
-513
-479
-584 hit critical
-479
-551 hit critical
-479
[Skill pasif (Chain critical attack) telah aktif, cooldown (thorny red rose) telah di reset dan pengaktifan skill berikutnya tidak akan menggunakan mana]
Satu skill membuat kesehatan dari raja gua berkurang hingga 10%, dengan semua efek dari equipment aku tidak mengira akan sekuat ini.
Merasa memiliki kesempatan aku mulai kembali menyerang. tapi setelah beberapa serangga, raja gua mulai memberontak.
“Kieeeekkk” dia berteriak saat cakarnya dengan cepat mengenai tubuhku.
-501
“Guhaaaakkkkk”
Aku berteriak keras saat terlempar jauh hingga membentur tembok. hanya dalam 1 serangan kesehatanku terkuras hingga tersisa 10%.
...BERSAMBUNG...