NovelToon NovelToon
Suamiku Kejam

Suamiku Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Diam-Diam Cinta
Popularitas:14.1k
Nilai: 5
Nama Author: upilBTS

hai ini karya baruku guys. aku pemula

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon upilBTS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 32

...Tolong kerja samanya untuk meramaikan...

......saya akui novel ini banyak kurangnya, ......

...dan saya juga baru terjun sebagai penulis....

......saya juga berusaha memperbaiki penulisanya. ......

"Selamat pagi perempuan pemarah".lontar maximilian blak-blakan, bahkan ia tak perduli pada tatapan Ahzel yang seakan ingin membunuhnya itu.

Ahzel mengangkat sebelah alisnya" Jangan menemuiku hanya sekedar basa-basi, jangan membuatku marah".todong ahzel to the point.

Maximilian mulai melangkah lebar mendekati Ahzel, selagi itu masih dalam kuasa wilayahnya, ahzel tak ada hak untuk melarangnya, ia pemilih bangunan megah dan mewah ini sekaligus wanita pembangkang itu.

Tiba-tiba max merengkuh pinggang ahzel tepat di tempat yang meliuk, ahzel melototi max, melingkari pinggang ahzel posesif, seperti sang pejantan yang menandai betinanya.

"Aku tak marah, jika kau mencuri artefakku"setelahnya ia mencium pangkal hidung sampai bibir ahzel.

Tidak ada yang salah dari maximilian, ia membawa kembali wanita itu kembali ke hidupnya, dan membuat ahzel kehilangan kebebasanya dan itu salah.

Setidaknya hanya di mata ahzel. karena bagi maximilian ahzel adalah istrinya miliknya,maximilian memperlihatkan bahwa ia siap berumah tangga sementara ahzel terlihat keberatan.

"Turun dan makanlah, atau kau mau ku bawakan".lontar max dengan intonasi suara yang rendah.

" terima kasih, aku tak lapar".

"Apa yang kau lakukan di New york"lontar max.

" Tidak perlu tau itu urusanku".lontar ahzel sarkas.

"Kenap kau terlalu cepat pergi, sedangkan di kontrak tertera kau bisa pergi jika kau berhasil memberiku keturunan.

" Kau gila max, aku bukan alat pembuat anak"teriak ahzel.

"Tapi kau sudah menyetujuinya".lontar max.

Ahzel hanya menyeringai sembari menatap max datar ekspresinya terlihat tidak ramah.

"Keluar, aku ingin tidur".ahzel membuka satu tangan mempersilahkan si pemilik rumah pergi dari situ.

Sebelum membalas maximilian menengok melihat ranjang lebar besar dan empuk yang ahzel tempati, pandanganya kembali ke pada ahzel"Aku tak sibuk, jika kau ingin ditemani, atau hal lain mungkin".

"Tidurlah dengan anjing-anjing penjagamu di belakang".lontar ahzel melalui max. wanita itu lantas membaringkan diri di ranjang, menarik selimut pada sampai leher, lalu memejam mangabaikan si tuan rumah.

Max terkekeh, tidak butuh waktu lama bagi max untuk menanggalkan jas serta kemejanya menyisikan celana dan ikat pinggangnya sesudahnya maxpun melepaskan sepatunya menyisakan kaos kaki.

Pria itu pun menyusul ahzel tapi dengan cara masuk dari bawah selimut, merangkak menaiki badan ahzel yang membuat ahzel menahan geram. pria itu menyeramkan matanya seolah menggelap, beraut amat datar tanpa ekspresi, rahangmengencang surai terjatuh di wajah tampannya yang mulai di tumbuhi bulu kecil.

Ototnya menjadi amat keras, bahunya menjadi kokoh, itu mengerikan, otomatis tangan ahzel terangkat menahan dada max yang ingin menghimpitnya, wajah mereka hanya berjarak beberapa inci saja.

Max menjaukan selimut yang menutupi tubuh mereka"Tidak ada yang perlu di tutup tutupi"lontarnya sembari menatap mata ahzel dalam.

Ahzel seketika menegang dengan nafas tertahan di hidung.

Pria itu sangat besar, sangat keras,sangat panas, dan sangat agresif dan bahkan dia sangat dominan.

"Pelayan akan datang" lontar ahzel mencari pengalihan.

"biarkan mereka datang, mereka harus melihat bahwa nyonya mereka memerah di bawahku" lontar max sembari menarik lekukan di sudut bibirnya.

"Bukan waktunya untuk sex, aku lelah kau tahu perjalanan dari New York dan london lumayan".lontar ahzel.

" Cium aku"ucap max terang terangan.

Ahzel tak bersuara ia hanya diam dan linglung.

"um.tidak mau, cium aku".lontar max sekali lagi sudah ia berikan pipinya di depan bibir ahzel.

" Sepelit itu? ".lontar max kini ia kembali menilik wajah ahzel, lalu menggigit pelan pipi bagian dalamnya agar tidak tersenyum.

Halo gyus, jangan lupa mampir di novel ke duaku " A place of sin".thank you bay bay see you, semoga harinya lancar, thank you God. 💋

1
Erma Marita
kok cepat.bangat habisnya .thor .enak.jln ceritanya.
jesvx: Nanti dilanjutin kok.
total 1 replies
Titah😍
baru nyimak
kasanoki💐
Baguss bagett
jesvx: Thank you💖
total 1 replies
Ari Friwitha
gemes banget
jesvx: Makasih💅
total 1 replies
Badpeople﹎Ψ
Gak disadari sampai pagi cuma baca cerita ini, wkwkwk.
jesvx: gak mungkin ih babnya aja dikit.
total 1 replies
Donny Chandra
Kapan update lagi?
jesvx: di usahain deh🙏🏿
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!