Sekuel Suamiku Tuan Cacat
Semua orang mendambakan pernikahan. Dimana dua insan menyatu dalam satu ikatan sakral yang sah untuk membentuk keluarga kecil yang bahagia.
Namun nyatanya hal itu tidak berlaku untuk Flora. Wanita berusia 25 tahun itu terpaksa menikah dengan Kevin Dirgantara, pria kaya yang terkenal arogan dan kejam hanya karena kesalahpahaman.
Mereka di pergoki keluarga Kevin saat berdua di dalam kamar. Dan sialnya kondisi Flora saat itu membuat mereka berfikir yang tidak-tidak hingga akhirnya mereka seenaknya memutuskan untuk menikah mereka tanpa mau mendengarkan penjelasan Flora.
Menikah dengan orang yang tidak kita cintai, apakah mereka akan bahagia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33 Kerjasama
Satria berada di satu mobil dengan Riana karena ia menawarkan diri untuk mengantar wanita itu. Namun sebenarnya dia mempunyai tujuan tertentu yaitu ingin mengetahui ada hubungan apa antara Riana, Kevin dan Flora sebenarnya?
Jujur, dia sangat penasaran. Sepertinya telah terjadi sesuatu antara mereka. Apalagi ia bisa melihat jika Kevin dan Flora tidak menyukai Riana. Padahal semua orang tahu siapa wanita itu? Dan tidak sedikit orang-orang yang menyukai wanita itu. Tapi kenapa Kevin justru terlihat membencinya?
"Em ... Bagaimana jika kita makan siang dulu? Aku tahu restoran yang enak," ajak Satria
"Baiklah," sahut Riana
Satria tersenyum dan mengendarai mobilnya menuju restoran favoritnya. Dia memesan ruang VIP karena tidak ingin terganggu oleh pengunjung yang lain. Bagaimanapun Riana adalah model terkenal. Pasti Riana akan langsung dikenali oleh pengunjung restoran. Lagipula dia ingin bertanya mengenai hubungan wanita itu dengan Kevin dan Flora. Jadi, ia tidak ingin orang lain mengganggu dan mendengar pembicaraan mereka.
Kini mereka telah sampai di restoran. Sambil menunggu hidangan datang, Satria memulai percakapan. "Maaf jika aku lancang Nona. Tapi dari tadi ada yang membuatku penasaran. Sebenarnya ada hubungan apa antara anda dengan Kevin dan Flora? Aku melihat sepertinya hubungan kalian kurang baik. Apakah terjadi sesuatu sebelumnya?" tanya Satria
Riana menautkan kedua tangannya erat, takut untuk mengatakan yang sebenarnya. Bagaimana jika Satria membatalkan kerjasamanya untuk menjadi model produknya setelah tahu masalahnya dengan Kevin dan Flora?
Tidak hanya itu, dia takut dari mulut ke mulut semua orang akan tahu masa lalunya. Dan hal itu tidak baik untuk kariernya. Bisa-bisa usaha selama ini akan sia-sia. Dan pasti banyak orang yang akan menghujatnya.
"Kenapa anda diam nona? Jika anda tidak berkenan memberitahu saya, saya juga tidak akan memaksa," ujar Satria.
"Ti-tidak tuan, bukan begitu. Hanya saja ... " Riana menjeda ucapannya. Dia mengumpulkan keberaniannya dan kembali berkata, "aku harap setelah tahu semuanya, kau tidak akan membatalkan kerjasama kita dan berjanjilah kau tidak akan mengatakannya pada siapapun."
"Baiklah." Satria menjawab tegas. Mendengar ucapan Riana, dia semakin penasaran dengan masa lalu mereka. Sepertinya terjadi hal besar antara mereka sampai-sampai Riana memintanya untuk merahasiakannya.
"Jadi sebenarnya, aku adalah mantan kekasih Kevin," ujar Riana
Deg
"A-apa? Mantan kekasih?" pekik Satria terkejut.
"Iya, tapi kami sudah lama berpisah karena kesalahpahaman. Tapi saat kami kembali dipertemukan, ternyata Kevin sudah menikah. Padahal aku ingin memperbaiki hubungan kami. Aku sudah meminta maaf dan menjelaskan semuanya. Tapi Kevin tidak mau mendengarkannya dan justru membenciku," terang Riana. Dia menunduk menunjukkan kesedihannya. Padahal apa yang dia katakan tidak benar. Tidak mungkin ia mengatakan pengkhianatan yang ia lakukan, Jadi, dengan sedikit mengarang cerita, ia berharap bisa menarik simpati Satria.
"Astaga, nona Riana. Aku benar-benar tidak tahu jika kau adalah mantan kekasih tuan Kevin. Selama ini tidak ada berita tentang hubungan asmara tuan Kevin dengan seorang wanita. Pernikahan mereka saja di sembunyikan. Hanya beberapa orang saja yang hadir dalam pernikahan mereka," ujar Satria
Riana mengerutkan keningnya heran. "Kenapa begitu?" tanyanya. Ini aneh, Kevin adalah keluarga terpandang. Tapi kenapa pernikahannya di sembunyikan. Harusnya, pria itu menggelar pernikahan mewah dan mengundang awak media untuk mengabadikan momen sakral tersebut. Tapi kenapa justru sebaliknya?
"Aku juga tidak tahu nona. Saat aku bertemu kembali dengan Flora, aku baru tahu jika dia sudah menikah. Sebenarnya, Flora adalah mantan kekasihku. Kami putus karena orang tuaku menjodohkanku dengan wanita lain. Tapi setelah bertemu Flora lagi, aku bertekad untuk memperbaiki hubungan kami. Tapi ternyata ... " Satria hanya bisa menghela nafas lesu. Melihat kemesraan Kevin dan sang mantan kekasih, membuatnya kehilangan harapan untuk bisa merebut kembali cintanya.
Sedangkan Riana masih mematung tidak percaya jika pria di depannya mempunyai nasib yang sama dengannya. Tapi bukankah ini kabar baik untuknya?
"Aku tidak menyangka kita bernasib sama. Tapi, apakah kau masih mencintai Flora? Maksudku, apa kau mempunyai keinginan untuk merebut kembali Flora dari Kevin?" tanya Riana
"Tentu saja aku masih sangat mencintai Flora. Aku ingin memilikinya kembali. Tapi setiap aku bertemu mereka, yang aku rasakan hanyalah sakit hati melihat kemesraan mereka." Satria mengepalkan tangannya mengingat saat ia melihat tanda bibir di leher Flora. Dia tidak bisa membayangkan apa yang sudah mereka lakukan. Rasanya ia ingin memukul Kevin saat itu juga. Tapi dia hanya bisa menahan diri karena bagaimanapun Kevin adalah suami Flora.
"Kalau begitu, bagaimana jika kita bekerjasama?" ajak Riana
"Bekerjasama?"
"Ya, aku menginginkan Kevin dan kau pun juga menginginkan Flora. Kita bisa bekerjasama menghancurkan hubungan mereka dan kembali pada pasangan kita masing-masing. Aku dengan Kevin dan kau dengan Flora. Bagaimana?" Ini adalah kesempatan bagus untuk menjadikan Satria partnernya menghancurkan hubungan Kevin dan Flora. Dengan begitu, ia bisa kembali ke pelukan Kevin dan menjadi nyonya muda Dirgantara.
Satria nampak menimang-nimang tawaran Riana. Memang ini adalah usulan yang bagus. Mereka mempunyai nasib yang sama dan tujuan yang sama juga. Dengan mereka bersatu, bukankah tujuan untuk mendapatkan Flora akan berpeluang besar berhasil. Tapi dia masih harus memikirkan cara menyingkirkan tunangannya yang saat ini berada di Luar Negeri. Jika tunangannya ataupun orang tuanya tahu ia kembali pada Flora, maka itu tidak akan baik untuk kariernya.
"Bagaimana tuan? Kau mau, kan?" tanya Riana
Satria memejamkan matanya sejenak dan meyakinkan dirinya. "Baiklah, aku setuju," ujarnya. Biarlah nanti ia pikirkan tentang orang tuanya dan tunangannya itu. Yang terpenting sekarang adalah memiliki kembali pujaan hatinya.
"Good. Kalau begitu, sekarang kita tidak hanya partner kerja dalam perusahaan tapi kita juga partner untuk mendapatkan kembali cinta kita." Riana mengulurkan tangannya dan di terima oleh Satria. "Senang bisa bekerjasama dengan anda, tuan Satria," ucap Riana
"Begitu juga dengan ku, nona Riana," sahut Satria.
Riana tersenyum senang. Dengan begini akan lebih mudah dia merencanakan sesuatu untuk merusak hubungan Kevin dan Flora. Apalagi tidak banyak yang tahu tentang pernikahan mereka yang artinya ada sesuatu yang membuat mereka melakukan hal itu. Dia akan mencari tahu dan mencari celah untuk menjadikan hal itu senjata yang akan ia gunakan untuk menyerang hubungan mereka.
Tapi sebelum itu, sepertinya dia harus menggunakan cara ekstrim untuk menjadikan Kevin miliknya.
"Tunggu aku, sayang. Sebentar lagi, kau akan menjadi milikku," seringai Riana dalam hati