NovelToon NovelToon
The Baby'S Mafia

The Baby'S Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Gotcha ! Hati Boss Mafia / Tamat
Popularitas:9.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: DHEVIS JUWITA

Niatnya ingin kabur dari kejaran polisi tapi Juvel justru menerima benih dan harus mengandung anak dari Keiner si taipan sombong.

Mereka akhirnya memutuskan untuk menikah kontrak sampai bayi yang dikandung Juvel lahir.

Dan disinilah awal kisah Juvel dan Keiner dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TBM BAB 32 - Sama-sama Untung

Keiner jadi bingung sendiri, Juvel ingin jadi peternak sapi atau ingin bayinya?

Keiner menganggap Juvel saat ini labil karena hormon kehamilan, untuk itu Keiner tidak terlalu menganggap serius perkataan Juvel sebelumnya.

"Apa menu makan malam di sini, aku ingin yang terbaik untuk bayiku. Lebih baik kita menginap semalam saja karena vitamin dan susu hamil ada di mansion," ucap Keiner dengan mengusap rambut Juvel.

"Aku ingin membersihkan diri dulu!" Keiner berlalu masuk ke kamar mandi.

Juvel rasanya ingin berteriak sekeras mungkin, itulah Keiner yang tidak peka. Wanita mana yang tidak terbawa perasaaan saat diberi perhatian lebih apalagi Keiner akhir-akhir ini begitu intim saat belajar kontak fisik.

"Dia begitu hanya untuk bayinya, Juvel. Ingat itu!"

"Tunggu... tunggu... ini juga bayiku!"

Juvel bermonolog dengan dirinya sendiri. Sebenarnya Juvel juga bingung atas apa yang dia rasakan. Lebih baik dia menemui Jullian.

Juvel keluar dari kamarnya dan mencari Jullian yang berada di ruang latihan.

Di ruang latihan, Jullian tampak sedang memukuli samsak karena dia juga kesal dengan Irene yang tidak peka.

"Kau kenapa?" tegur Juvel yang membuat atensi Jullian teralihkan.

Jullian berhenti memukul samsak, dia segera mengambil handuk kecil untuk mengelap tubuhnya yang banjir keringat.

"Apa calon suamimu baik-baik saja?" tanya Jullian kemudian.

"Entahlah!" ketus Juvel yang membuat Jullian mengerutkan dahinya dalam.

"Ada apa lagi?" Jullian ikut duduk di samping Juvel kemudian gadis itu menyenderkan kepalanya di pundak kakaknya.

"Sepertinya aku menyukai Keiner!" ungkap Juvel.

Jullian tentu sangat kaget mendengarnya. "Apa aku tidak salah dengar? tuan sombong itu?"

"Dia tidak seburuk itu, mungkin kasih sayang yang dia tujukan pada bayinya membuatku salah mengartikan," sahut Juvel membela Keiner.

"Aku mulai terbawa perasaan dan aku jadi menginginkan bayi yang aku kandung!" lanjutnya.

Jullian tidak heran karena Juvel memang mempunyai sisi lembut itu.

"Aku sudah mencoba berbicara pada Keiner tapi dia justru menganggapku bercanda!" keluh Juvel.

"Sebelumnya kau begitu bersemangat jadi peternak sapi setelah itu kau menginginkan bayi, tentu saja dia menganggapmu bercanda!" Jullian mengungkapkan pendapatnya kemudian dia tergelak. "Jadi adikku sudah merasakan jatuh cinta?"

"Ish, bukankah kau juga sama? Kau jatuh cinta pada Irene, 'kan?" Juvel tidak mau kalah.

"Entahlah, tapi aku tidak bisa jauh dari gadis mungil itu. Aku ingin melindunginya dan aku sangat ingin menidurinya!" ungkap Jullian dengan gamblang.

"Tapi aku takut tubuhnya yang mungil itu tidak bisa menampung lobakku!"

Juvel langsung memukul Jullian karena berbicara mesum.

"Jangan mengajari Irene hal buruk!"

Juvel lalu berkata dengan serius. "Jullian, aku rasa hadirnya bayi dalam rahimku bukan suatu kesalahan tapi sebuah pertanda!"

"Pertanda apa?"

"Pertanda hilangnya kembar simpatik kita, ini teguran dan Tuhan memberikan titipan untuk kita!"

"Aku tidak mengerti!"

"Kita harus menjaga bayi ini, kita berbuat kebaikan yang bisa menghapus kejahatan yang telah kita perbuat selama ini. Aku rasa setelah melahirkan, simpatik itu akan hilang!"

Jullian langsung mendorong kepala Juvel. "Kau terlalu banyak berkhayal dan memikirkan teori-teorimu itu!"

"Selama ini hasil pengamatanku jarang melenceng, bukan? Jadi bantu aku untuk mendapatkan hati Keiner!" pinta Juvel dengan mengatupkan kedua tangannya.

"Aku juga akan membantumu mendapatkan hati Irene jadi kita sama-sama untung!" Juvel terus membujuk Jullian.

1
Gia Nasgia
Hahaha lucu juga klau punya istri seorang Mafia
Gia Nasgia
Semoga Jullian yakin klau Dozer msh di pihaknya
Gia Nasgia
Ya ampun Iren🤭
Gia Nasgia
Dasar pasangan somplak nggak bisa milih tempat🤭
Gia Nasgia
Suami ku mantan mamer🤣🤣🤭
Gia Nasgia
Waduh 🥺🤦‍♀️
Gia Nasgia
Oh ternyata Dozer terpaksa berkhianat
Gia Nasgia
Sangat yakin klau Dozer berkhianat apalagi istri dan anak nya tiba "menghilang
Gia Nasgia
Kasihan bumil karena berada di posisi yg sulit
Gia Nasgia
Juvel nggak sadar klau Jullian dapat musibah,pasti Dozer yg berkhianat
Gia Nasgia
Jangan kebanyakan Bawang ya kk Othor🤭
Gia Nasgia
Kematian Dad Harold jadi mencurigakan
Gia Nasgia
Kak Othor Aku punya anak Twins yg beranjak dewasa😍 tapi untungnya nggak seperti Jullian and Juvel🤭 namanya Mas Bagas and Bagus😍😍
Gia Nasgia
Next
Gia Nasgia
Jangan salah paham dulu Iren karena Jullian lagi menjalankan misi
Gia Nasgia
Jullian 😍😍
Gia Nasgia
Bukan dgn cara ensiminasi buatan lagi nih🤔🤭
Gia Nasgia
Si rubah nggak sadar klau sdh di ajak terbang melayang dgn Jullian trus setelahnya🤣🤣😜
Gia Nasgia
Wow jiwa hilang nya ku meronta🤭🤭
Gia Nasgia
Hahaha pasangan sengklek😂🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!