NovelToon NovelToon
My Perfect Husband II

My Perfect Husband II

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:960.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: dasp.98

ketika semua sudah membaik dan di penuhi cinta, orang dari masa lalu datang.

akankah bara bisa mempertahankan cintanya?

atau perlahan masa lalu bara menggeser kedudukan clara dalam hati bara?

atau malah clara yang mengalah untuk masa lalu suaminya yang datang kembali?

temukan jawabannya di sini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dasp.98, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ch 32

Pagi menjelang, Bob masih berbaring terkapar di samping Robi dengan lemas dan sakit di bagian belakangnya. Banyak sekali bercak kemerahan di sekujur leher, dada, perut, punggung dan dadanya. Begitu pula dengan Robi.

"Pagi Fatah," sapa Robi dengan lembut saat melihat Bob mulai bangun.

"Nama gue Bob!" omel Bob yang tak suka dipanggil dengan nama aslinya.

"Mau sarapan apa?" tanya Robi lalu mengecup keningnya dan merapikan rambut Bob yang berantakan.

"Nasi uduk aja Bang, eh em apa aja deh yang penting banyak," jawab Bob yang masih melingkarkan satu tangannya di pinggang Robi dan yang satunya lagi untuk bantalan kepalanya.

"Oke, tunggu ya," ucap Robi menuruti permintaan Bob lalu bangun dengan kondisi yang masih telanjang bulat.

Bob yang melihat tubuh indah Robi sedikit membelalakkan mata terutama pada kejantanan Robi. Sadar Bob memperhatikannya Robi hanya tersenyum manis dan sengaja memperlambat gerakannya saat memakai baju.

"Suka?" tanya Robi pada Bob yang tanpa sadar terus memperhatikannya.

"Biasa aja!" ketus Bob sambil memalingkan wajahnya dan memunggungi Robi.

"Masih sakit?" tanya Robi setelah selesai memakai bajunya lalu duduk mengelus pantat Bob.

"Gue jadi ngerti gimana rasanya jadi cewek Bang, mana punya lu gede amat lagi," jawab Bob yang masih memunggungi Robi.

"Maaf ya, mungkin kita perlu banyak pelicin," ucap Robi lalu mengecup pantat Bob yang masih tertutup selimut.

"Sana lu Bang cari makan! Laper gue!" usir Bob karena salah tingkah dengan perlakuan lembut dan penuh kasih sayang dari Robi.

***

Sofia masih saja sengit dengan Bara. Bahkan meskipun Bara sudah memaafkan Sofia.

"Mau buah?" tawar Clara pada Bara dan Sofia.

"Aku mau," jawab Bara. Sementara Sofia memilih untuk membuat roti isi.

"Sayang, nanti aku mau ambil cuti. Gapapa kan?" tanya Clara sambil duduk di samping Bara.

"Boleh dong, si adek juga dah makin besar gini," ucap Bara sambil mengelus perut Clara.

"Nanti aku mau banyak jalan sama kak Hana, bunda Anna, orang tuaku. Ah, pasti seru," ucap Clara yang sudah menyiapkan jadwal liburannya.

"Aku gak masuk jadwalmu?" tanya Bara.

"Masuk dong. Oh iya aku juga mau belajar menjahit," ucap Clara semangat.

"Ngapain belajar jahit? Kan bisa panggil penjahitnya bunda aja," ucap Bara heran.

"Aku mau bikin boneka buat adekku," ucap Clara lalu menunjukkan gambar boneka yang akan di buatnya.

"Kapan kamu punya adek?" tanya Bara heran.

"Ini," jawab Clara menunjuk perutnya lalu tertawa bersama suaminya.

"Sofia nginep lagi?" tanya Bara pada Sofia.

"Nanti anterin pulang ya Cla," ucap Sofia yang mengabaikan Bara.

"Iya," jawab Clara singkat.

Suasana kembali dingin ketika Sofia buka suara. Bara juga langsung diam dan melanjutkan makannya.

"Aku kerja dulu ya sayang," pamit Bara setelah makannya habis.

"Apa gak kepagian Kak?" tanya Clara lalu menyalimi Bara dan mencium tangannya.

"Gak kok," jawab Bara lalu bangun dan berjalan ke kamar untuk mengambil ponselnya yang di charger.

"Kak, sayang," panggil Clara yang mengikuti Bara.

"Ada apa?" tanya Bara.

"Jangan gini, aku gak suka suasana musuhan kayak gini. Gak baik juga buat anak kita," ucap Clara pada Bara.

"Aku dah baik, Sofia yang mulai. Kamu bilangin aja dia, biar tau sopan santun," ucap Bara ketus.

Clara hanya bisa diam dan menundukkan kepalanya bingung harus bagaimana.

"Ayah kerja dulu ya Nak, jangan nakal ya di perut bunda," pamit Bara sambil mengelus perut Clara lembut dan mengecupnya.

"Aku mau bikin bento, kakak mau coba kan?" tanya Clara.

"Mau dong, nanti kita ketemuan ya di hotelku?" ucap Bara yang diangguki Clara. "Jangan kecapekan ya," pesan Bara lalu mengecup kening Clara.

"Iya kak, oh iya Kak nanti kakak jangan deket-deket sama kak Robi ya. Aku masih menyelidiki dia sama Bob," ucap Clara pada suaminya.

"Ya Allah masih aja curiga istriku ini," ucap Bara heran dan merasa senang bila Clara mencurigai Robi bukan yang lain.

###

Kling! Pesan masuk ke ponsel Bara yang sudah menunggu Clara dari tadi.

“Tina?” tanya Robi yang melihat Bara yang senyum-senyum sendiri.

"Bukan, istriku," jawab Bara yang masih melanjutkan chating dengan istrinya.

"Oh gitu," ucap Robi lalu duduk di depan Bara. "Gue keluar ya mau cari makan," pamit Robi.

"Iya nanti jam dua balik lagi ya," pesan Bara pada Robi.

Robi hanya mengangguk, meskipun Bara tak melihatnya lalu pergi keluar untuk makan siang. Tapi tak berselang lama setelah Bara pergi Tina datang dan langsung masuk ke ruangan Bara.

"Bara! Surprise!" pekik Tina mengejutkan Bara.

"Mau apa? Kita gak ada jadwal hari ini," ucap Bara yang terlihat tidak menyukai Tina sama sekali.

"Aku bawain sushi. Aku bikin sendiri loh," ucap Tina yang langsung duduk dan membuka bekal yang ia buat.

"Pergi jauh-jauh Clara mau kesini!" usir Bara tegas.

"Buka mulutnya," ucap Tina pada Bara sambil menyuapi Bara dengan sushi buatannya.

"No!" ucap Bara yang langsung menghindar.

"Satu suapan dan aku pergi," paksa Tina.

Dengan berat hati Bara akhirnya buka mulut, menerima suapan dari Tina.

Brak! Clara langsung menjatuhkan bento yang sudah ia buat sedemikian rupa saat melihat apa yang di lakukan suaminya dengan mantan kekasihnya itu.

"Kak engh kalian," Clara benar-benar kehabisan kata-kata saat melihat apa yang ia lihat.

"Sayang, ini gak kayak yang kamu lihat. Ini salah paham!" ucap Bara yang langsung berlari ke arah istrinya.

"No! Jangan mendekat!" tahan Clara yang menjaga jarak dengan Bara.

"Cla, ini gak kayak yang kamu liat. Ini cuma salah paham," ucap Bara yang kembali meyakinkan istrinya.

"Kayaknya aku salah, datang waktu kamu ke sini. Maaf aku permisi istri pertama," ucap Tina lalu pergi begitu saja dengan ucapannya yang ambigu.

Clara benar-benar syok dengan apa yang ia rasakan barusan. Clara juga langsung pergi begitu saja dan mengabaikan suaminya yang terus mengejarnya dan berusaha menahannya untuk menjelaskan semuanya.

Lain dari Clara yang terpukul. Tina terlihat sangat puas dan beruntung. Bahkan ia sama sekali tak menyesal atau marah karena gagal menghabiskan waktu makan siang dengan Bara.

"Gapapa gagal terus gini, asalkan diganjar setimpal aku mau!" gumam Tina dalam mobil.

Kling! Pesan masuk ke ponsel Tina.

1
gelombang cinta
padahal bambang nama mantan ku kok jadi kucing 😭😭😭😭
Vera Wilda
yah sad ending ya Thor....
untung blm saya baca seluruhnya, langsung k endingnya, ternyata sad ending, maaf Thor saya gak jd baca 😊🙏
Vera Wilda
jd lelaki yg tegas Bara , jangan kasih harapan jika kamu gak mampu....
Vera Wilda
waduh baru juga mulai, langsung ganas pelakor nya
Lina RA
knp clara mati, ada y bisa mnjlaskan?
Shilla Wati
judul nya my perfect husband, tpi karakter baranya bgtu, dri mna perfect nya tour,
critanya jga sadis binggo
Ashry Huda Huda
mending g bca novelmu thor kurang mnarik bkin kcwa
Ashry Huda Huda
maaf thor klau critax hnya bgni akhir2x ko meninggal aq hapus saja novelmu aq g suka g mnarik
Ashry Huda Huda
loh loh loh ko jdi gni thor knp si clara tba2 sudah meninggal...clara harus hidup dong thor ksihan si bayi
Ashry Huda Huda
ini bara yg mn siih ko namax sama dng yg di sebelah .yg di seblah ankx kembar dua bima bimo nmx ank.jdi pusing dehhhh
Hanip Hanipah
semoga celara masih hidup awas ajah bara bersatu lagih sama Tina ga setuju
Wiwin Winarsih
gak sesuai ma judul deh... perfecnya gimana...
Andi Tenriwaru Indal'hasdin
ceritax menjengkelkan banget,knp hrus Clara yg meninggal bkn Tina,judulx jg nggak sesuai Thor🙏🙏
pyaoliang
nama kucingnya si bambang?? 🤣🤣🤣
pyaoliang
ngeri ya klo ada yg kek gini. mana suami blum move on
Susy Suelestari Nababan
baguslah kalau kamu sudah mulai sadar mas bara
Ardina Dina
aduh thor ending nya nyesek banget,, masa ci tina pelakor yang menang sih😭😭
Ardina Dina
sumpah kesel bnget sma semuanya ,,,,kok ikut" juga nutupin kebejtan bara

nyesek banget tau😥😖
Ardina Dina
si bara kurang tegas sih,,,masa pelakor di kasih celh buat masuk kerumah tangganga


klw aku jdi clara sih mnding lepasin aja tu bara biar tau rasa gimana rasanya ngehancurin rumah tangga sendiri😭😭😢
Ismi
iya gapapa Thor... bikin cerita baru lagi ya Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!