NovelToon NovelToon
Hot CEO Dan Gadis Pelakor

Hot CEO Dan Gadis Pelakor

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Badboy / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: kisss

FOLLOW IG AUTHOR.

Balqis 7850

Kisah cinta Tari yang tiba tiba kandas di masa lalu dengan pria yang sudah beristri membuat dirinya mengalami trauma akan cinta, hatinya seakan mati terhadap makhluk yang bernama cinta, hingga ia bertemu dengan David James yang ternyata mengalami nasib yang sama seperti nya, David yang sudah tertarik pada pandangan pertama pada Tari pun dengan taktik cepat ia menjerat Tari dalam kehidupan nya, hingga benih benih cinta pun hadir di antara keduanya.

Namun cinta mereka juga tak semulus yang mereka bayangkan, banyak nya masalah yang hadir dari orang orang terdekat mereka.

Bagaimanakah nasib percintaan mereka?

Akankah mereka bisa bertahan saat badai datang menghantam hubungan mereka?

Akankah Tari mulai goyah dan hilang kepercayaan pada David, terlebih lagi hadirnya Nesya di antara mereka?

Begitu juga dengan David, apakah ia sanggup mempertahankan Tari di sisinya terlebih lagi hadir Alex sepupunya yang ternyata menaruh hati pada Tari juga?

Tidak akan ada konflik yang berat, karena cerita ini komedi🤣🤣🤣..

Dan tidak akan ada pelakor meski judul nya seperti itu yah kakak...ini adalah kisah mantan pelakor yang menyadari kesalahannya...akan banyak tingkah yang mengocok perut di setiap tokoh.

MOHON BERKOMENTAR LAH YANG BIJAK DAN TIDAK MENYAKITI HATI AUTHOR, KARENA SETIAP ORANG MEMPUNYAI KEKURANGAN DALAM HAL APAPUN🙏🙏🙏

INI MURNI KARYA AUTHOR YAH KAKAK, JADI YANG PLATGIAT PERGI MENJAUH..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kisss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perdebatan Pertama

Hari sudah malam, matahari berganti menjadi bulan, awan biru berubah menjadi hitam di temani oleh kelap-kelip bintang. Hujan gerimis semakin membuat suasana terasa dingin, membuat seorang wanita menggigil di bawah selimut.

David keluar dari kamar mandi menggunakan handuk yang dililitkan di pinggangnya, ia menatap bingung ke arah sofa yang sudah ada selimut tebal dan juga bantal tidur.

"Hey, Tara Utara apa maksud mu menaruh selimut dan bantal di sofa!" Tanya David seraya mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk kecil.

"Itu buat bapak 'kan bapak tidur di sofa mulai malam ini," jawab Tari santai memainkan ponselnya tanpa menoleh ke arah David.

"Apa kau bilang," sentak David melongo bahkan menjatuhkan handuk kecil di tangannya.

Oh, Tari apa kau tidak bisa melihat wajah merah David seperti sambal mercon yang siap meledak kapanpun. Bukankah ini terbalik, dimana-mana majikan yang akan tidur di kasur dan bawahan tidur di sofa, lalu kenapa harus David yang tidur di tempat sempit dan kecil bernama sofa itu.

David menggepalkan tangannya ia sangat kesal pada Tari yang terkesan tak menghormati dirinya. David berjalan cepat langsung merampas ponsel Tari, kemudian melemparkan ke arah di dinding hingga ponsel Tari hancur tak berbentuk.

Tari menutup mulutnya tak percaya melihat ponsel pemberian pak Lan dulu dihancurkan oleh David. Kebiasaan inilah yang sangat Tari benci dari orang kaya, mereka dengan mudah menghancurkan barang-barang berharga tanpa memikirkan uang yang pernah mereka keluarkan untuk membeli barang tersebut, orang-orang kaya benarlah serakah.

"Ponsel ku," lirih Tari dengan mata yang berkaca-kaca, kemudian ia langsung menatap tajam ke arah David yang juga menatap dingin ke arahnya.

"Kenapa bapak hancurkan ponsel saya hah!" Hardik Tari dengan suara yang amat tinggi membuat David terkejut, untuk pertama kalinya Tari meninggikan suaranya hanya karena sebuah ponsel yang hancur.

"Itu semua karena kamu tidak pernah menghargai ku Tara, kau bersikap seolah-olah aku laki-laki gampangan yang bisa menerima kelakuan kurang ajar mu tanpa melawan," sarkas David mencengkram erat pipi Tari.

"Lalu katakan sikap saya yang mana kurang ajar hah! Bukankah selama ini bapak yang bersikap kurang ajar pada saya! Menyentuh tubuh saya sesuka hati lalu memperlakukan saya seperti pembantu bapak! Seharusnya bapak bercermin terlebih dahulu barulah bapak menghardik saya." Nafas Tari naik turun dengan mata yang memerah, sekuat tenaga ia menahan air matanya agar tak luruh ke pipinya. Tari tak ingin terlihat lemah di depan David, harga dirinya terasa di injak-injak di kala mengingat perkataan David kepadanya tadi.

Flashback.

Di saat sampai ke mension, Tari langsung ceria karena sebentar lagi dia akan segera memenuhi perutnya dengan makanan lezat, ia segera berlari seperti anak kecil ke dapur. Maklum saja selama tinggal di mension, Tari baru merasakan beragam makanan enak yang tak pernah dirasakannya.

David yang melihat tingkah Tari hanya bisa tersenyum kecil menggeleng kepalanya, lalu ponsel David bergetar sehingga ia mengambil ponselnya.

"Halo."

"Dav," jantung David langsung bergetar mendengar suara merdu yang telah lama tak di dengarnya.

"Sayang, kamu kah itu," ujar David dengan senyum yang mengembang.

"Ini aku Lucy mu," balas seorang wanita di seberang sana.

"Sayang kamu dimana, aku sangat merindukanmu," tanya David dengan mata yang berbinar bahagia, namun ia menaikkan alisnya dikala mendengar suara Ella dan Tari yang seperti sedang berkelahi.

Prangg.

Suara benda jatuh membuat David kaget, ia segera melengos ke samping, karena penasaran David langsung mencari suara tersebut, hingga ia sampai ke dapur dan terkejut ketika melihat tangan Ella yang memerah.

"Ella," pekik David segera mematikan ponselnya lalu berlari mendekati Ella yang menangis sesenggukan.

"Segera panggil dokter," teriak David pada para pelayan, kemudian ia segera menatap tajam ke arah Tari yang berdiri mematung menatap tangan Ella.

"Hiks ... tangan Ella sakit kak," tangis Ella dalam pelukan David.

"Kau sudah kelewatan Tari!" cecar David untuk pertama kalinya ia memanggil Tari dengan benar.

"I-ni ti-tidak seperti yang kamu lihat," balas Tari dengan suara yang terbata-bata karena shock dengan apa yang terjadi.

.

.

Tadinya ia berlari kecil menuju dapur, namun Ella memberhentikannya dan membisikkan sesuatu padanya.

"Dasar wanita murahan."

"Kau lebih murahan dari ku, karena kau berniat menggoda suami ku," balas Tari santai membuat Ella mengepalkan tangannya, namun seringai kecil hadir di wajahnya ketika melihat pantulan David di kaca lemari.

"Kau ingin bertaruh dengan ku," tawar Ella tersenyum manis membuat Tari bingung.

"Maksud mu."

"Menurut mu apakah kak David lebih memilih mu atau memilih ku," ujar Ella tersenyum penuh arti mengambil teko yang berisikan air panas.

"Dan aku bertaruh kak David lebih memilih ku," lanjut Ella langsung menumpahkan air panas ke tangannya.

"Kau gila!" Hardik Tari menutup mulutnya tak percaya melihat tingkah gila Ella.

.

.

Kembali ke David yang begitu panik dengan luka di tangan Ella.

"Masuk ke dalam kamar Tari," titah David tak terbantahkan.

"Dav, aku bisa jelaskan."

"Apa yang ingin kau jelaskan hah! Ternyata kemewahan yang aku berikan kepada mu membuat kau lupa diri sehingga kau begitu beraninya menyakiti Ella! Ternyata kau tak hanya miskin harta tetapi juga miskin hati." Hardik David menghina Tari.

Degg.

"Suatu saat kau akan menyesali perkataan mu itu," balas Tari menatap benci pada David dan Ella, kemudian ia berlari menuju kamarnya membawa luka yang digoreskan David pada hatinya.

Flashback off.

"Kenapa kau yang marah hah! Seharusnya aku yang marah karena kau telah melukai adik ku," balas David membenturkan tubuh Tari ke dinding kemudian ia menghimpit dan mengangkat tangan Tari ke atas sehingga membuat Tari tak bisa bergerak.

"Lalu apa bapak tidak sadar kalau perkataan bapak dapat menyakiti hati saya! Saya tahu kalau saya orang miskin, tapi bukan berarti hati saya juga miskin seperti yang bapak katakan tadi. Seharusnya bapak mencari dulu kebenarannya baru bapak mengambil keputusan siapa yang benar dan salah," ujar Tari dengan suara yang bergetar menatap sendu ke arah David.

Degg

"Mungkin benar kata pepatah bahwa darah lebih kental dari air sehingga membuat bapak lebih percaya pada adik bapak itu ... haha betapa lucu aku yang berharap bapak percaya pada ku, sedangkan dari awal aku tau posisi ku di mension ini yang tak lebih dari boneka mu yang suatu saat nanti akan di buang bila tak di perlukan," lanjut Tari tertawa getir membuat David perlahan mundur.

"Biar saya saja yang tidur di sofa, dan saya mau mengucapkan terima kasih karena bapak sudah mengingatkan tentang posisi saya di mension ini," lirih Tari berjalan tidur di atas sofa tanpa melihat ke arah David lagi.

Apa aku sudah keterlaluan batin David penuh sesal.

**Bersambung.

Hai kakak maaf baru hadir karena hari ini lumayan sibuk🙉..

Yang tanya Si Dito maka jawabannya author lagi menyiapkan MP mereka🤭 jadi di tunggu besok yahh🤣🤣

Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah..

Salam Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰❤️**

1
komalia komalia
diego besar nya jadi laki laki bastrad dan sekertaris nya,tapi kenapa engga punya agama ya bahkan anak nyanpun Si adam harus jadi mualaf dulu sebekum nikah sama pembantu nya,padahal diego terlahir dari nenek kake nya orang tua nya muslim,bahkan keluarga nya juga muslim
komalia komalia
ada Orang tua Kaya gitu
komalia komalia
🤣🤣🤣🤣🤣gagal masuk lorong
komalia komalia
emang ella sama alex muslim ya
komalia komalia
eh si davit bisa azan ya
komalia komalia
🤣🤣🤣🤣🤣
komalia komalia
bagus tari biar bangun suamj mu
komalia komalia
siapa yang udah nembak davit
komalia komalia
jadi okb
komalia komalia
lagian pak lanasih punya Istri masih mau janji janji,dasar kang jambu
komalia komalia
bule edan
komalia komalia
Yang jadi pertanyaan emang adek nya tari bisa bahasa ingris,atau davit bisa bahasa indonesia
komalia komalia
kerumah Orang tua nya tari
komalia komalia
kaya nya keluarga nana lebih seru apa lagi ada lele olaf dan kembaran nya
komalia komalia
apa ka ada kisah leo
komalia komalia
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣pucek
komalia komalia
dasar Kalau udah uud Langsung sembuh
komalia komalia
emang Engga ada cctv
komalia komalia
emang enak belum.lagi kalau udah kena goa nya si tari kamu balkal nagih
komalia komalia
davit tunggu pembalasan si tari
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!