NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Dua Dunia : Baby Alexie

Takdir Cinta Dua Dunia : Baby Alexie

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Yatim Piatu / Romansa Fantasi / Ibu Pengganti / Mafia / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:19.7k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Malam itu, di balik rimbun ilalang takdir seorang gadis muda yang baru saja lulus sekolah menengah atas itu berubah selamanya. Seorang wanita sekarat menitipkan seorang bayi padanya, membawanya ke dalam pusaran dunia yang penuh bahaya.

Di sisi lain, Arkana Xavier Dimitri, pewaris dingin keluarga mafia, kembali ke Indonesia untuk membalas dendam atas kematian Kakaknya dan mencari sang keponakan yang hilang saat tragedi penyerangan itu.

Dan kedua orang tua Alexei yang di nyatakan sudah tiada dalam serangan brutal itu, ternyata reinkarnasi ke dalam tubuh kucing.

Dua dunia bertabrakan, mengungkap rahasia kelam yang mengancam nyawa Baby Alexei

Bisakah Cintya dan Arkana bersatu untuk melindungi Alexei, ataukah takdir akan memisahkan mereka selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Beberapa hari berlalu bagai siksaan, setiap detik terasa seperti jarum yang menusuk-nusuk hati Cintya. Rindu pada baby Al bagai candu, namun ia memilih mengurung diri dalam sangkar keteguhan demi menghindari Arkarna.

Saat bayangan Arkana muncul, ia menggeleng keras, berusaha memadamkan bara yang baru saja menyala.

Di sisi lain, bagai magnet, daya tarik Cintya semakin kuat mencengkeram Arkana. Ada sesuatu dalam diri gadis itu, kehangatan yang menenangkan, kesederhanaan yang memikat, jauh dari intrik dunia gelap yang selama ini mengelilinginya. Ketulusan Cintya pada Al adalah kompas yang menuntunnya, sebuah cermin yang memantulkan bayangan masa depannya.

Dunia gelap terus memanggil, namun kini, bayangan Cintya menari-nari di pelupuk matanya, mengalahkan gelap yang selama ini menjadi sahabatnya. Hingga akhirnya, ia menyerah pada kerinduan yang membakar. Ia harus melihatnya, memastikan bahwa gadis itu baik-baik saja.

Setelah mendapatkan informasi dari anak buahnya yang setia mengawasi Cintya dari kejauhan, Arkana melajukan mobilnya menuju cafe tempat gadis itu bekerja. Matanya langsung tertuju pada sosok yang ia rindukan. Namun, senyum di bibir Cintya bukan untuknya. Gadis itu tertawa bersama seorang pria.

Rico. Nama itu terlintas di benaknya. Rahangnya mengeras, cemburu mencengkeram hatinya. Ia tak suka melihat senyum itu dibagi dengan orang lain, jiwa posesifnya meronta-ronta. Tanpa ragu, ia melangkah mendekat, mengabaikan tatapan terkejut para pengunjung kafe.

"Kak, Arkana!?"

"Arkana!" seru Rico dan Cintya hampir bersamaan, keduanya sama-sama terkejut dengan kedatangan pria yang selama ini berusaha dihindari Cintya.

"Hmm," jawab Arkana singkat, tatapannya dingin dan menusuk.

"Kak Arkana? Ngapain ke sini?" tanya Cintya, jantungnya berdebar kencang. Kehadiran pria itu selalu berhasil membuatnya kehilangan kendali.

Arkana menarik kursi mendekat hingga Cintya dapat mencium aroma tubuhnya yang maskulin. "Menemui kekasih gue lah. Memangnya tidak boleh?" tukasnya datar menekan kata 'kekasih' dengan tatapan elangnya.

Rico dan Cintya bertukar pandang. Rico mengangkat alis, tampak penasaran. Sejak kapan manusia es ini memiliki kekasih? Pertanyaan itu terpancar jelas dari sorot matanya.

Rico mengangkat alis, menatap Arkana dengan pandangan menyelidik. "Oh ya? Mana kekasih lo?" tanyanya, tanpa gentar sedikit pun.

Tanpa ragu, Arkana merangkul bahu Cintya, menariknya mendekat. "Ini," ujarnya, matanya menatap Cintya dalam, seolah mengatakan 'akulah takdirmu'.

Rico menatap Cintya, mencari jawaban. Cintya hanya nyengir kikuk, lalu mendelik kesal pada Arkana. "Kapan kita jadianya?" bisiknya, berusaha menjaga suaranya tetap rendah.

Arkana tersenyum tipis, matanya memancarkan intensitas yang membuat Cintya salah tingkah. "Kau yakin nggak tahu!?" bisiknya balik, suaranya serak dan menggoda.

Belum sempat Arkana melanjutkan, Cintya sudah lebih dulu membungkam mulutnya dengan telapak tangan. "Kak Arkana, jangan ngaco deh! Main ngaku-ngaku seenaknya!" bisiknya kesal, menarik Arkana menjauh dari Rico.

"Sudah gue bilang, gue enggak butuh persetujuan dari lo," bisik Arkana balik, suaranya rendah dan serak.

"Tapi ...,"

"Lo milik gue!" potong Arkana tanpa ruang bantahan.

"Gue lapar. Ayo temani pacar tampanmu ini makan siang." Ia menggenggam tangan Cintya dan membawanya ke ruang privat, ia tidak suka kenyamanannya di ganggu.

Seolah terhipnotis, Cintya mengikuti langkah Arkana tanpa protes. Jantungnya berdebar tak karuan, pikirannya dipenuhi tanda tanya.

"Ini benaran Kak Arkan? Sejak kapan dia jadi narsis begini?" gumam Cintya dalam hati, menggelengkan kepalanya tak percaya.

Rico hanya bisa menatap kepergian mereka dengan tatapan bingung sekaligus penasaran. Ia merasa ada sesuatu yang terjadi di antara Cintya dan Arkana, sesuatu yang belum ia ketahui. Tiba-tiba, ponselnya berbunyi nyaring, membuyarkan lamunannya. Setelah melihat nama penelepon, ia segera menjawabnya dengan tergesa-gesa.

Setelah menutup telepon, Rico langsung bergegas pergi dari cafe.

Di dalam ruang privat. Arkana memesan makanan tanpa bertanya pada Cintya. Ia sudah tahu apa yang gadis itu suka, sebuah perhatian kecil yang tak luput dari pengamatannya.

"Ini benaran kamu, Kak?" tanya Cintya curiga, menatap Arkana dengan tatapan menyelidik. "Jangan-jangan ini alien yang menyamar jadi pangeran."

Arkana tersenyum tipis. "Terus kalau bukan gue siapa, hmm?" jawab Arkana lembut, mengacak rambut Cintya gemas. Sentuhan itu membuat jantung Cintya berdebar semakin kencang.

Sesaat Cintya membeku, merasakan sentuhan hangat Arkana di kepalanya. "Kenapa Kak Arkana selalu seenaknya, hah?" protesnya, berusaha menyembunyikan gejolak aneh yang bergejolak di dalam hatinya.

Arkana menatap Cintya lekat, matanya memancarkan ketulusan. "Karena gue cinta sama lo, Cintya," ujarnya, mengelus lembut pipi mulus Cintya dengan punggung tangannya.

Kalimat itu sederhana, namun entah mengapa, berhasil membuat Cintya terdiam. Ada kelembutan yang tersirat di balik kata-kata Arkana, sesuatu yang membuatnya merasa nyaman dan aman.

Sentuhan lembut Arkana di pipinya membangkitkan sensasi aneh yang menjalar ke seluruh tubuh Cintya. Ia menatap mata Arkana, mencari kebohongan, tapi yang ia temukan hanyalah ketulusan yang terpancar dari pupil matanya.

"Kak Arkana …" bisiknya lirih. Debar jantungnya kian menggila, seolah tengah berlomba dengan waktu.

Arkana mendekatkan wajahnya, embusan napasnya menerpa kulit wajah Cintya, membuatnya kian gugup dan salah tingkah. Aroma maskulin yang khas dari tubuh Arkana, perpaduan antara parfum mewah dan aroma alamiah tubuhnya, membuatnya hilang kendali.

"Kenapa? Apa ada yang ingin lo tanyakan?" bisik Arkana, suaranya rendah dan serak, bagai bisikan angin malam yang menenangkan.

Otak Cintya langsung bekerja keras, memproses setiap kata yang keluar dari mulut Arkana. "Ini Kak Arkana, ketua mafia yang dinginnya kayak kulkas 100 pintu, bilang suka sama gue? Ini pasti mimpi!" batinnya, mencubit lengannya sendiri.

"Aduh! Sakit lagi!" ringisnya pelan. "Berarti ini bukan mimpi. Tapi, kenapa Kak Arkana suka sama gue? Padahal gue gak pernah lho, ke Mbah dukun untuk pasang susuk! Tapi kok bisa?"

Ia menatap Arkana dengan tatapan menyelidik. "Kak, lo pagi ini sarapan apa?"

Arkana mengerutkan keningnya, meski bingung ia tetap menjawabnya. "Roti panggang, kenapa?"

"Makannya normal! Tapi kok sikapnya beda ya?" gumamnya dalam hati.

"Kakak pasti salah minum obat nih! Makanya sikapnya aneh gini!" celetuknya curiga, membuat seorang Arkana frustasi tingkat dewa.

"Untung sayang!" gumam Arkana dalam hati. Ia bertekad "Sepertinya gue harus berguru pada Devano nih! Ilmu menaklukkan wanita."

Bersambung ….

1
Ica Arkan
keren sangat menghibur dengan alur yang tak berbelit-belit.
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
aku mampir lagi kak🤗
azela
lanjut Thor seru/Applaud//Applaud//Applaud/
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
halo kak👋
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak aku mampir lagi 🤗
azela
lanjut kakak ceritanya sangat keren
azela
kerennnn bangat lanjut thor/Applaud//Applaud//Applaud/
azela
wah semakin seru kak lanjut/Chuckle//Chuckle//Chuckle/
azela
sangat menghibur Thor tetap semangat ya aku suka dengan alur dan karakter tokohnya/Kiss/
azela
sangat keren dan menghibur/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Rose//Rose//Rose/
azela
Selamat kak, atas peluncuran karya barunya. aku baca awalnya sudah menarik, dan seru abis tak sabar pengen baca kelanjutannya. semangat kak.
mami syila
semangat kakak lanjutkan ditunggu up selanjutnya
riniandara: Siap kakak/Rose//Rose/
total 1 replies
mami syila
semakin menarik dan penasaran /CoolGuy//CoolGuy/
mami syila
lanjut Thor
mami syila
Deva kau cari mati hhhhh
mami syila
lanjut Thor
mami syila
kayaknya akan ada kejutan nih
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
aku mampir lagi kak 🤗
Iqlima Al Jazira
apakah cintya anak yang hilang?
mami syila
Cintya mau jawab apa ya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!