NovelToon NovelToon
Marwa (Istri Tangguh Tuan Rayyan)

Marwa (Istri Tangguh Tuan Rayyan)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:96.4k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Annisa Marwa harus pergi dari kehidupan keluarganya setelah dia tahu bahwa dua orang yang dia sayangi dan dia percaya menjalin hubungan dibelakangnya.

Disakiti oleh kedua orangtuanya, Dikecewakan oleh Kakak dan Tunangannya tak membuat Marwa mundur atas kepergian itu. Tak ada air mata tangisan yang mengiringi langkahnya dalam meninggalkan kota itu.

Hingga pertemuannya dengan Rayyan Al Ghafa Pangestu merubah hidupnya. Marwa menjadi wanita yang lebih tangguh dan kuat dalam menghadapi apapun.
••••••••
"Aku Marwa, Sesuai dengan namaku.. Aku akan jadi wanita tangguh dan kuat tanpa takut pada siapapun.. " Annisa Marwa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Janji Rayyan

Resepsi hari ini sungguh sangat melelahkan. Termasuk Marwa yang sebelah kakinya kurang normal mengharuskan gadis itu duduk cukup lebih lama sebelum berdiri menyambut ucapan dari para tamu. Rayyan bahkan tak membiarkan Marwa untuk pergi seorang diri kemanapun.

Hendak pergi ke kamar mandi pun, Rayyan dengan sigap mengantar Marwa yang telah menjadi istrinya itu kekamar mandi bersamaan dengan keduanya ganti kostum.

Kekurangan Marwa jangan sampai diketahui oleh orang-orang. Bukannya Rayyan malu atau apa, Pria itu hanya menjaga mental sang istri agar selalu baik-baik saja.

Marwa memang wanita yang sangat kuat sekali. Kalau dia tidak kuat, Mana mungkin bisa bertahan sejauh ini. Tinggal dan hidup bersama orang yang seolah ingin merebut semuanya dari gadis itu.

Mendengarkan hinaan dan cacian tiap hari hingga bosan. Tapi tidak dengan sekarang, Setelah pernikahan ini. Rayyan akan langsung membawa Marwa ke tempat pengobatan akupuntur yang dia kenal. Kali ini istrinya harus sembuh dulu, Setelah itu Rayyan harus menyusun rencana lagi.

Semua hak milik Marwa harus kembali ke tangan istrinya itu. Rayyan bukan orang pendendam, Dia hanya ingin mengambil apa yang seharusnya ia ambil.

Sekarang Marwa telah menjadi istrinya. Dan itu artinya, Rayyan berhak tahu dan berhak membantu apa yang membuat istrinya itu sulit.

"Mas, I.. Ini sudah sampai dikamar.. Tolong turunkan aku.." Rayyan dengan senang hati menurunkan Marwa. Karena saat resepsi telah selesai, Putra bungsu Papa Damian dan Mama Adiba itu langsung mengajak Marwa untuk istirahat.

Rayyan tak membiarkan Marwa untuk berjalan, Pria itu raih tubuh ramping sang istri kedalam gendongannya. Lalu kemudian membawa masuk kedalam kamar yang telah dihias ala pengantin baru pada umumnya.

Marwa duduk ditepi ranjang kamar hotel itu. Sejak tadi kepalanya menunduk, Entah apa yang dirasakannya. Yang jelas Marwa merasa semua ini masih mimpi. Niatnya datang ke ibu kota mencari kerja eh, Malah dijadikan istri. Mana yang jadi suaminya adalah pria idaman semua wanita pula.

"Gaunnya gak dibuka?" Tanya Rayyan, Marwa mengangkat kepalanya menatap wajah sang suami.

Dibuka katanya? Bagaimana caranya Marwa membuka gaun pengantin ini? Bukan tidak bisa, Tapi dia tidak mungkin membukanya dengan seorang diri.

"Eum.. Mas bisa bantu aku?" Marwa mengatupkan bibirnya, Astagaa...

Saking deg-degan nya, Marwa sampai tanpa sengaja meminta bantuan pria itu. Padahal jarak sedekah ini saja jantungnya sudah tidak aman, Apalagi kalau sampai pria itu yang membantunya membuka gaun besar ini.

"Eum.. Mas, Bukan itu maksudku.. Tadi aku hanya tidak sengaja Mas.. Aku.."

"Gapapa.. Aku tahu kalau kamu belum siap.. Biar aku panggil pelayan wanita dihotel ini ya? Supaya bisa bantu kamu buka gaunnya.." Rayyan meraih benda pipihnya hendak menghubungi manager hotel agar meminta salah satu karyawannya masuk ke kamar nya. Akan tetapi Marwa mencegahnya.

"Gak perlu mas.. Lagipula kan udah ada Mas disini. Mas aja yang bantu bukain gaunnya.. Kita kan udah sah jadi suami dan istri.. Mas punya hak sepenuhnya terhadap aku Mas.." Ucap Marwa yang mulai pasrah.

Meski dia belum mengenal Rayyan sepenuhnya. Baik itu luar dan dalam, Sikap pria itu yang sebenarnya seperti apa. Tapi jika melihat seluk beluk keluarganya, Rayyan adalah pria yang baik.

Kejadian beberapa waktu yang lalu bersama Raski sebenarnya membuat Marwa ada rasa sedikit trauma pada cinta terutama pada seorang pria. Ia takut kalau kembali merasa sakit yang amat mendalam hanya perkara cinta.

Namun setelah dipikir-pikir lagi, Tidak semua laki-laki seperti Raski kan?

"Kamu gugup?" Marwa menatap wajah sang suami lalu mengangguk.

"Ya.. Aku gugup. Namanya juga awal-awal.." Ucap Marwa dengan jujur. Dia memang gugup sekali karena baru pertama kalinya sedekat ini dengan pria apalagi baru saja kenal.

"Jangan gugup, Pernikahan kita ini memang terlalu mendadak.. Tapi dengan beginilah kita punya kesempatan untuk saling mengenal satu sama lain.. Sekarang aku adalah suamimu, Dan kamu adalah istriku.. Belajar untuk tidak canggung atau gugup ya.." Marwa tersenyum tipis. Benar apa kata Rayyan, Yang harus mereka lalukan sekarang ialah mengawali semuanya dengan cara saling kenal mengenal dulu. Untuk cinta? Tenang, Cinta akan datang dengan adanya terbiasa.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Malam ini, Rayyan benar-benar membantu Marwa membuka gaun yang gadis itu kenakan. Meski gugup Marwa mencoba menahan agar dia mulai terbiasa.

Begitupun dengan Rayyan yang tak kalah gugupnya. Ini adalah pertama kalinya dia berduaan dengan seorang wanita dan menyentuh wanita itu secara intens.

Pengenalan yang akan mereka awali tak hanya sekedar pengenalan biasa. Usai membantu membuka Gaun Marwa dengan beraninya Rayyan mengajak Marwa untuk mandi bersama.

Ucapan Rayyan yang mengatakan menginginkan keturunan itu jelas membuat Marwa mau. Keduanya masuk kedalam kamar mandi dan mulai mandi bersama.

" Ganti baju dulu. Setelah itu tidurlah.. Kamu pasti sangat lelah.." Ucap pria itu setelah baru saja keluar dari kamar mandi. Jangan tanya seperti apa perasaan Rayyan saat ini. Dia adalah pria yang sangat normal, Tentu saja ada rasa yang tak biasa saat berdua dikamar mandi dengan lawan jenis.

"Mas..

"Kenapa?

"Bukankah malam ini adalah malam pertama kita?" Tanya Marwa, Rayyan tersenyum.

"Kamu mau sekarang?

"E.. Itu Mas, Bukan itu.. Mas bilang kan waktu diapartemen kalau Mas itu mau keturunan.. Maka dari itu aku siap kok.." Rayyan menggenggam tangan Wanita yang sekarang telah menjadi istrinya itu.

"Aku bukan pria yang pemaksa. Kalau kamu belum siap juga gapapa kok.." Rayyan cukup mengerti dengan perasaan Marwa. Tidak mungkin kan Rayyan memaksa istrinya itu disaat wanita itu belum siap sepenuhnya.

"Mas gak ilfeel ke aku kan?" Pertanyaan Marwa mulai kemana-mana. Entah kenapa hati kecil wanita itu mengatakan kalau Rayyan tidak mau menyentuhnya karena pria itu memang tidak berselera. Mungkin saja karena dia hanya wanita biasa yang tak setara.

Rayyan menggenggam tangan Marwa dengan lembut. Ditataplah wajah cantik nanti ayu itu.

"Jangan salah paham.. Mas cuma takut kamu belum siap aja?

"Tapi katanya Mas mau keturunan dariku?

"Iya.. Mas mau keturunan dari kamu. Tapi untuk saat ini, Kita tunda dulu punya momongannya ya.. Ucapan Mas waktu itu gak beneran kok. Sekarang, Yang paling penting kita obati dulu kaki kamu ya.. Kamu harus sembuh dulu.." Mata Marwa langsung berkaca-kaca. Serius kah pria ini?

"Mas.. Kamu ngomong gini beneran kan? Gak bohong kan?" Rayyan menggelengkan kepalanya.

"Mas tidak pernah berbohong.. " Masih dengan sama-sama memakai handuk, Marwa memeluk sang suami.

"Terima kasih ya Mas.. Aku boleh minta sesuatu gak?

"Minta apa?

"Tolong cintai aku dengan setulus hati ya, Mas.. Jangan sakiti aku atau khianati aku karena aku takut udah sanggup lagi.. " Rayyan mengangguk, Pria itu menangkup wajah sang istri lalu menatapnya.

"Iya.. Mas janji. Kamu akan bahagia hidup bersama Mas Marwa.. Mas janji..

"Eeeemmmhh..." Setelah mengatakan itu, Rayyan langsung membungkam bibir Marwa. Dimulai dari ciuman yang biasa hingga panas membara.

"Gapapa?

"Boleh Mas.." Dan pada malam inilah menjadi malam yang indah bagi keduanya. Sepertinya Rayyan sudah tidak dapat menahannya lagi. Sama seperti Marwa yang pasrah terhadap apapun yang akan suaminya itu ingin lalukan padanya malam ini.

TBC

1
Ayudya
ga ke bayang gimana malunya Tania
Evi alvian
duh senengnya marwa yg dapet hadiah jam tangan mahal tp lebih bahagianya lg setelah Rayyan dapet hadiah spesial dari Marwa🥰🥰
Nice1808
hahhhaa mampus kau tania, malu kan🤭hadiah dr rayyan jam tangan mahal, hadiah dr marwa testpack🤭🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
hahaha mampus kamu Tania, maksud hati mempermalukan marwa dan tetap meneruskan fitnah, kalau marwa mendorong kamu, malah kamu yang dibuat malu sama sepupu Rayyan 🤣🤣😂😂 dasar pelacur murahan kamu itu Tania. sudah terima saja kalau kamu itu sudah salah dan kelas kamu jauh dibawah kelasnya marwa
Yus Nita
waaoowww... kena mental gaktych..
Dina mana.. dina manaaa..
biar makin seru nechdrama ny 😃😃😃
Muft Smoker
nah melati udh beraksiii ,,
gmn tuuh ,, gmn tuuuh ,,
pgen jungkir balik rasa ny aq ,, 🤸🤸🤸🤸🤸🤸🤸
aq rasa udh ijooo mukany si tania ,,
Muft Smoker
masiih aj mimpii taniaaa ,, 😂😂😂
Maria Magdalena
alu senang dgn ucapan melsti rasain lu tania kebongkar deh rshadiamu 😁😁😁
Ayudya
lah kan malu sendiri kamu tania🤣🤣🤣🤣🤣
Lucy
Dulu KLO raski dgn marwa mungkin Rayyan dgn wanita lain🤣gak mungkin dgn kau Tania krna cinta Rayyan mentok di Wawa saat dia magang🤭🤣
Evi alvian
nah makan tuh omongan pedas melati biar tau rasa si Tania biar nyadar diri
Ariany Sudjana
Tania Tania kamu berharap jadi istrinya Rayyan? kan keinginan kamu sendiri dulu untuk merebut raski, yang sudah bertunangan dengan marwa, dan sekarang kamu rasakan sendiri gimana sikap raski dan kedua mertua kqmu. dan kamu ingin mempermalukan marwa, di hadapan semua keluarga besarnya? belum apa-apa kamu sudah dapat reaksi dingin dari keluarga besarnya Rayyan 🤣🤣😂😂 dasar pelacur murahan kamu itu Tania
Ri♡
Idih kagak sadar diri banget,orng jahat kek lu mana lh pantes dapat pasangan spek Rayyan😒😒😒,mimpi lu ketinggian Tania 🤣🤣🤣
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣 bagus Melati... kena mental gak tuh 🤣🤣🤣🤣🤣
mmh nengmuti
di bikin malu dia🤣🤣🤣🤣🤣
Muft Smoker
nah kan ,, baru tau belang ny yx keluarga perempuan yg dlu km bela sampe km nampar marwaa ,,
udh pulang aj ke Susan ,, dy juga istri km koq raskii ,,
Maria Magdalena
klo aku nunggu kpn nih si dartik dan haris diusir fr rmh milik marwa.
Nice1808
hahhaha Darti gak tau diri, dah susah mau ikut2an kayak marwa , sadar dir darti Raski bukan org kaya dan gampang kau stir🤣🤣🤣
Evi alvian
dartik gak nyadar hidup susah aja aja sok"an gayanya kek orang kaya
Ariany Sudjana
Skak mat darti, ga tahu terima kasih, sudah dibantu biaya admin, masih juga ingin dirawat. hallo ibu sadar? kalau mau bebas dari tugas rumah, ya nginap di hotel, tapi kan masalahnya kamu ga punya uang, jadi lebih baik pulang saja 🤣🤣😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!