NovelToon NovelToon
Hi Mommy!

Hi Mommy!

Status: tamat
Genre:Menikah Karena Anak / CEO / Cinta Seiring Waktu / Duda / Romansa / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: IAS

Keisha Anastasia Raharjo, dia tidak pernah mengira bahwa di tempat kerjanya yang baru harus terlibat dengan bocah kecil berusia 5 tahun dan ayahnya.

" Hi Mommy! Mommy tantik, jadi mommy Ale ja ya? talau jadi mommy Ale, Mommy nda halus dimalahin Daddy."

" Maaf sayang, Kakak nggak bisa jadi mommy nya Ale."

Bukan hanya sekali itu saja Aleika meminta Keisha untuk jadi ibunya. Bahkan Ale secara terang-terangan meminta kepada sang daddy untuk menjadikan Keisha ibunya.
Entah bagaimana Keisha bisa membuat hati Ale terpaut begitu.

" Kamu sengaja ya deketin anakku biar bisa menarik perhatianku," ucap daddy nya Ale.

" T-tidak Pak, saya tidak pernah punya tujuan demikian."

Keisha yang mencari kerja ditempat lain untuk bisa lepas dari hal-hal demikian, kali ini malah dia terlibat sesuatu yang lebih mengejutkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hi Mom! 20

" Apa enak hmm? Pelan-pelan aja makannya, ini semua buat Ale kok."

" Ena Mommy, telimatasih untuk bistuitnya,. Alee sutaaa."

Keisha tersenyum, ia sungguh senang karena anak itu menyukai biskuit yang ia buat. Karena sudah jam kerja, keisha pun meninggalkan Ale yang tengah asik memakan biskuit untuk bekerja. Ia mulai mengerjakan semua pekerjaan miliknya.

Sesekali Keisha melihat Ale, dan memperingati anak itu tidak memakan semua biskuitnya sekaligus. Meski dibuat dengan bahan yang baik dan juga rendah gula, tapi tetap saja tidak baik kalau memakannya dalam jumlah banyak sekaligus.

" Jangan dimakan semua sayang, kalau Ale mau lagi nanti Kakak buatkan lagi."

" Benelan? Ote deh Mommy, benel ya nanti dibuatin lagi. Ah iya Ale lupa, ahil petan nanti Ale mau maen te lumah Mommy. Daddy uda ngijinin."

" Ya?"

Keisha tekejut, tapi dia seketika itu juga mengubah ekspresi wajahnya. Keisha lalu tersenyum sambil menganggukkan kepala.

Mau tidak mau sepertinya dia harus setuju. Dalam pikiran Keisha, anak seusia Ale pasti akan cepat bosan jika tidak ada teman sebaya yang diajak bermain. Jadi nanti pasti tidak lama datang, Ale akan cepat pulang.

Ale sungguh tenang berada di ruangan Keisha. Dia juga tidak mengganggu sama sekali, dan memilih bermain sendiri.

" Ale bosen?"

" Nda kok Mommy. Mommy kelja aja, Ale uda biasa begini tok."

Rasanya kasihan melihat Ale begini, seharusnya anak seusia Ale itu bermain bersama teman-teman seusianya. Paling tidak dia sudah mulai masuk ke sekolah untuk sekedar bersosialisasi dengan orang lain.

Namun, Keisha tidak berani bertanya demikian. Bagaimana pun juga dia bukanlah siapa-siapa yang berhak ikut campur urusan anak orang lain.

Ia tidak perlu berbuat sejauh itu, karena memang benar dirinya bukanlah seseorang yang berhubungan dengan mereka.

Diwaktu yang sama tapi tempat yang berbeda, tepatnya di ruang CEO, Gael tengah serius mendengarkan laporan dari Dorry tentang mantan istrinya.

" Jadi dia masih sama pria itu ya? Ternyata memang benar mereka ada main. Terus status pernikahannya gimana?"

Dorry menggeleng, dia tidak menemukan apapun tentang pernikahan Ayu dan Bram. Bahkan dia sudah mendatangi catatan sipil baik di tempat asal Ayu maupun Bram, tapi tetap tidak menemukannya.

" Mungkin mereka menikah di luar negri, atau mungkin mereka emang nggak nikah? Aku sebenarnya nggak peduli sih. Cuma karena dia muncul lagi aja, mau nggak mau harus tau juga infonya. Terus awasi gerak-gerik mereka Dor, jangan sampai kecolongan."

" Siap Bos!"

Gael bergerak cepat untuk memantau pergerakan mantan istrinya. Apakah Gael masah memiliki rasa itu, jawabannya adalah tidak sama sekali. Seperti yang sudah dia katakan, rasa cintanya sudah hilang seiring Ayu pergi meninggalkannya dan Ale.

Pria itu hanya tidak ingin Ayu kembali untuk mengganggu Ale. Terlebih jika itu sampai membuat Ale sedih.

Tok tok tok

" Masuk! Oh Mel, kenapa?"

" Anu Pak ... ."

Tidak biasanya Melani gugup seperti itu. Dia adalah wanita yang memiliki kepribadian kuat dan tegas. Jadi jika dia bersikap demikian pasti ada sebuah sebab yang membuatnya demikian.

" Mel, katakan saja. Nggak usah ragu."

" Itu Pak Bos, Nyo maksud saya Bu Ayu. Tadi pagi-pagi sekali dia menghubungi saya Pak. Dia bertanya tentang Pak Bos. Dia bertanya apakah Pak Bos sudah menikah atau belum, dan apakah Nona Ale benar-benar sudah mendapatkan ibu baru?"

Mata Gael menyipit, keningnya berkerut ketika mendengar semua perkataan dari sekretarisnya itu. Yang pasti dia tidak menyangka bahwa Ayu berani menghubungi Melani untuk mengonfirmasi pernyataan Angel.

" Terus, kamu jawab apa?"

" Ehmmm, saya tidak menjawab apapun tentang Pak Bos dan Nona Ale. Saya juga bilang kalau semua itu bukanlah wewenang saya untuk menjawab. Saya tidak memiliki kuasa untuk ikut campur dalam urusan pribadi Pak Bos."

" Good!"

Gael mengangkat ibu jari tangannya ke arah Melanie. Dia sungguh salut Melanie benar-benar orang yang loyal dan mampu melihat situasi.

" Kalau begitu saya pamit dulu Pak."

" Ya, makasih ya Mel. Lain kali kalau tuh orang tanya lagi katakan hal yang serupa."

" Baik Pak."

Setelah Melani peri, Gael menghembuskan nafasnya kasar. Dia lalu menyandarkan punggungnya di kursi yang ia duduki.

Rupanya Ayu benar-benar telah nekat, bahkan dia sampai berani bertanya kepada Melani. Mungkin karena hanya Melani adalah orang yang ia kenal.

" Jika begini, berarti dia pasti berani buat datang kesini. Sialan, wanita itu sebenernya mau apa. Dulu dia memohon-mohon buat bisa pergi, tapi sekarang berlagak seperti mau balik lagi."

" Daddy!"

Panggilan dari sang putri membuat semua pemikiran Gael berhenti. Dia lalu fokus dengan putri semata wayangnya. Namun sejenak Gael berpikir, bagaimana kalau tiba-tiba Ale bertemu dengan Ayu.

" Sayang, Daddy mau tanya boleh?"

" Ehemm, apa Daddy? Ah iya sebelum tanya, atu mau tasih lihat. Nih, Ale dapat bistuit dali Mommy Sha. Enak tau, Daddy mau?"

Gael menggeleng, ia melihat ke arah anaknya. Wajah cerah Ale, wajah bahagia putrinya itu, dia tidak ingin melihatnya sedih barang sebentar pun.

" Talau nda mau ya sudah. Ah iya Daddy mau tanya apa?"

" Nggak sayang, nggak jadi. Apa Biskuitnya seenak itu."

" Iyaaaa, bangeeet."

Pada akhirnya Gael tidak jadi bertanya. Sebenarnya ia ingin bertanya kepada Ale, bagaimana jika tiba-tiba ibunya datang, bagaimana jika tiba-tiba Ayu mencarinya. Gael ingin menanyakan itu semua. Gael ingin mengetahui apa jawaban Ale.

Tapi ketika melihat tawa di bibir anaknya itu, Gael urung melakukannya. Dia merasa kalau saat ini membahas Ayu, ekspresi Ale pasti tidak akan baik.

Drtzzz

Ponsel Gael tiba-tiba berdering di saat dia tengah bicara santai dengan putrinya. Melihat nomor yang tidak dikenal, Gael enggan untuk menjawab panggilan itu.

Tapi dering ponsel Gael tak jua berhenti, karena merasa terganggu, dia pun akhirnya menjawabnya.

" Halo, siapa ya?"

" Halo Gael, lama nggak denger suara kamu. Gimana kamu punya kabar?"

Krik krik krik

TBC

1
bsjelfjbrndsabdvr
Recommended... harus dibaca ini😍
alur ceritanya ga puter", suka sama semua karakter dlm cerita ini. likeeeee banget Thor.
Selamat berkarya terus❤️
Ray
🤣🤣🤣🤣🤣 punya anak dulu pak Dor
Dandelion
si dor trnyata klo ngomong merepet jg y 😂
Widia Aldiev
mommy sha lagi nyidam itu 🤗🤗 moga anaknya cowok biar ganteng seperti Gael
Widia Aldiev
dah lah Keisha lekas nikah aja sama Gael biar ayu g sok sok an ngelabrak kamu lagi 🙄🙄
Widia Aldiev
tuh kan di sembunyikan modelan apapun anak kamu yg ngungkapin Gael 🤣🤣🤣 Keisha terima aja lamaran si Gael dari pada semua orang terkaget Denga kejadian yg tiba" boss mereka lakukan sama kamu 🤗🤗
Widia Aldiev
kak author tega ya ngebiarin duda lapuk berlama lama ngeduda 🤣🤣🤣 cus aja lamaran nikahan bulan maduan punya anakan 🤗🤗🤗
Widia Aldiev
udah lah Fiery di luaran banyak gadis kok ygv masih bisa deketin Keisha itu g ada rasa sama sekali ke kamu mbok yg tau diri jangan maksa
Widia Aldiev
g boss g asisten sama juga sama" mengejar cinta wanita impian masing" semoga lancar jaya ya kalean berdua 🤗🤗
Widia Aldiev
siapa yg g tertarik sih sha meski Gael duda anak satu tp pesonanya masih mampu membuat hati para wanita klepek klepek di buatnya 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
kalah start sama orang tua sendiri g apa" kali Gael itu semua karena ulah anak kamu si Ale yg nelpon ortu kamu bukannya nelpon kamu 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
Keisha kamu pasti kaget ya dengan perasaan kamu sendiri buat Gael makanya sampe sakit begini 🤣 duh anak perawan yg dapet kata kata manis dari si duren Mateng sampe keliyengan, semoga lekas sembuh keisha kasihan Ale
Widia Aldiev
sini yg baca ikut berdebar meski bukan Perawan lagi 🤣🤣🤣 aduh Gael cetepan lamar Keisha dan cepetan nikah biar makin seru manja manjanya 🤗🤗
Widia Aldiev
pasti si duren Mateng bakalan g bisa tidur ini gegara ngerasain tidur di peluk anak perawan dan merasakan ciuman pertama sang perawan 🤗🤣🤣🤣
Widia Aldiev
menang banyak si duren Mateng nih tidur di peluk anak perawan 🤣🤣🤣 dan buat kamu ayu dulu Gael kamu sia siakan sekarang kamu ingin merebutnya kembali tidur jangan kebanyakan miring nanti jatoh malah sakit sendiri melek yu melek 🙄🙄🙄
Widia Aldiev
ini baru bibir lho Gael kamu udah berasa ABG apalagi nanti kalo udah malam pertama buat Keisha sih bukan buat kamu pak duren Mateng 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
🤣🤣🤣 aduh duda yg masih tampan kenapa tongkat saktinya bangunnya setelah sekian lama bobo tenang tanpa ada yg mengusik 🤣🤣dah lah Gael lamar aja mommy sha biar tongkat saktimu yg karatan itu ada yg piara 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
ayo Gael segera utarakan isi hatimu biar Ake punya mommy sungguhan 🤗🤗
Widia Aldiev
ada rencana apa kamu dor kok pak bos dudamu senyum senyum g jelas gitu 🙄🤣🤣🤣
Widia Aldiev
duuuuh yg lagi berbunga bunga hatinya mau di panggil mas pula 🤣🤣 lihatlah Gael si bocah ingusan hamper terkena serangan jantung dengan penampilan kamu yg berbeda apalagi di suruh merubah panggilan 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!