NovelToon NovelToon
Miss Magang Menyebalkan

Miss Magang Menyebalkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Idola sekolah / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Nadiya Nafras

Mahasiswa magang dari universitas A, dan mereka semua kembar berjumlah 6 orang. Tentunya hal itu sering membuat siswa dan guru salah mengenali mereka. saksikan kisah mereka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadiya Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kau Satria

" Bukan hanya bapak dan juga Ibu kosmu saja yang mengenaliku, tetapi seluruh anggota kosnya ini sudah sangat mengenaliku Satria karena kejadian tersebut."

" Bagaimana mereka tidak mengenalmu Sultan, kejadian itu sumber dari cepat dan besar. Tapi dengan kejadian itu kau bisa dengan bebas menginap di kosku, karena semua orang di sini sudah kenal denganmu."

" Tapi sayang aku pokoknya kos itu adalah seorang cewek yang sudah cukup berumur, tapi kenapa tadi aku mendengar suaranya seperti anak-anak?"

" Kau lupa ya Sultan kalau kost itu sudah lama kosong karena penghuni sebelumnya telah keluar, dan sekarang ada sepasang anak kembar yang tinggal di kamar kos itu."

" Sepasang anak kembar Satria?"

" Iya sama-sama kembar, kalau kata bapak kos namanya Grace dan juga Gina."

" Tadi kau mengatakan kata bapak kos, itu tandanya kau belum ada berkenalan dengan tetangga kosmu itu?"

" Aku memang belum sempat berkenalan dengan mereka Sultan, apalagi mereka berdua itu sangat sibuk oleh karena itu tadi ketika melihat kos itu terbuka jendelanya dan juga ada motor mereka di bawah Aku berusaha memberanikan diri."

" Berarti tadi kau berusaha memberanikan diri ya, karena kau belum pernah berkenalan sama sekali dengan mereka. Tapi memangnya apa yang mereka lakukan sehingga Mereka tampak sangat sibuk?"

" Kedua anak kembar itu adalah mahasiswa magang, di pagi hari mereka akan berangkat magang dan kemudian di siang hingga sore hari Mereka akan melanjutkan proses belajarnya di kampus."

" Ternyata mereka sangat sibuk ya satria, kira-kira kita bisa bertemu dengan mereka secara langsung lagi atau tidak ya?"

" Kalau untuk hal tersebut aku juga tidak mengetahuinya Sultan, tetapi kita masih memiliki kemungkinan untuk bertemu dengan mereka lagi. Apalagi Kita mending tinggal di daerah kos yang sama, jadi kita pasti memiliki kemungkinan untuk bertemu."

Keduanya terus aja berbincang di waktu istirahatnya itu, karena sahabat maghrib nantinya mereka harus melaksanakan kegiatan lagi. Mereka hanya berbincang sambil bermain ponsel, tanpa mereka sadari hari sudah semakin sore. Dan kini waktu sudah menunjukkan pukul 05.00 sore, dan tiba-tiba terdengar suara derap langkah kaki yang naik ke lantai 2.

Keduanya pun menjadi penasaran dengan siapa yang pulang di jam seperti itu, karena di jam seperti itu biasanya tidak pernah ada yang pulang. Sultan yang memang sangat penasaran akhirnya memutuskan untuk berdiri di depan pintu, dan ia pun akhirnya melihat seorang gadis melangkah di tangga. Gadis itu pun tersenyum dan kemudian melewati mereka berdua, dan akhirnya ia menutup pintu kos yang sebelumnya diketuk oleh Satria.

" Assalamualaikum kak Grace, Gina pulang." ucapnya dan Sultan masih memperhatikan hal tersebut.

" Waalaikumsalam, bentar dek." ucap Grace dan tidak lama setelah itu pintu kasih itu pun terbuka.

Gina langsung masuk ke dalam kamarnya itu, walaupun ia masih bisa melihat keberadaan Sultan di depan pintu kamarnya. Sesudah Gina masuk ke dalam kamar kosnya, Sultan pun menghadap ke arah Satria.

" Cantik juga, Ternyata cewek bernama Gina itu cantik."

" Kakaknya juga cantik."

" Lalu kau kapan menyadari kalau mereka berdua cantik?"

" Aku baru menyadarinya siang tadi."

" Selama itu kau baru menyadarinya Satria, selama ini kau ke mana aja?"

" Kan sudah aku katakan sebelumnya Sultan."

" Kalau begitu setelah ini aku harus sering main ke sini biar bisa bertemu dengan mereka lagi."

" Tiba-tiba aja aku ganti haluan ingin mendekati Grace dan juga Gina ya?"

" Daripada aku mendekati seorang gadis yang tidak menganggapku ada, dan dia hanya menganggapku ada sebagai mesin ATM nya."

" Itu semua soalmu sendiri yang memilih menetap bersama dengan Riska, Kau hanya memandang Riska memiliki kecantikan saja tetapi kau tidak pernah memikirkan hal yang lainnya. Sekarang kau baru menyesal ketika Riska telah memilih lelaki yang lebih mapan dari, dan kau ditinggal sendirian." ucap Satria yang tentunya diiringi dengan tawa.

" Sudahlah kau tidak usah membahas mengenai Riska lagi, lagian aku sudah tidak peduli dengan keberadaannya di mana pada saat ini."

" Oke kalau kau memang sudah tidak ingin membahas mengenai Riska ya Sultan, tetapi jangan sampai tiba-tiba saja nanti kau balikan sama Riska."

" Aku tidak akan mungkin balikan sama Riska ya Satria, aku saja baru mendapatkan undangan pernikahannya."

" Njir yang bener aja dia nikah, secepat itu Dia memutuskan untuk menikah."

" Aku juga nggak tahu kenapa dia secepat itu memutuskan untuk menikah, tapi ya sudahlah."

" Pantas aja tiba-tiba kau ingin membuka hati dan mencari tambatan hati, Ternyata kau sudah tidak ada kesempatan untuk bersanding dengan Riska lagi."

" Sudahlah kau tidak usah membahas mengenai Riska lagi, aku sudah tidak ingin mengingatnya lagi dan sekarang aku ingin membuka lembaran baru bersama dengan orang yang baru juga Satria."

" Baiklah kalau begitu aku akan mendoakan mu agar segera bertemu dengan seorang gadis yang baik, Dan semoga saja kau dengan gadis itu bisa lanjut ke tahap berikutnya dan tidak kandas di tengah jalan ya Sultan."

" Amin... menurutmu jadi tadi bagaimana?"

" kalau menurutku mereka berdua sama-sama cantik, tapi aku rasa Kau tidak cocok bersanding dengan salah satu di antara mereka."

" Mengapa kau mengatakan kalau aku tidak cocok bersanding dengan salah satu diantara mereka, apakah aku terlihat sudah sangat tua?"

" Kau tidak terlihat tua sama sekali, tetapi dari informasi yang aku dapatkan mereka masih belum genap berusia 20 tahun. Atau bisa dikatakan mereka itu masih usia belasan, jadi rasanya tidak mungkin kalau di usia sama mereka itu akan memilih untuk menjalin hubungan ke jenjang serius."

" Mereka masih semudah itu ya Satria, kalau begitu mereka adalah anak yang pintar sehingga di usia segitu mereka sudah masuk ke tahap magang."

" Kalau untuk itu aku juga tidak mengetahuinya Sultan, tetapi itulah informasi yang aku dapatkan dari bapak kos."

" Baiklah kalau begitu, tetapi tidak ada salahnya jika aku ingin mencoba membuka hati kepada salah satu diantara mereka kan. Siapa tahu salah satu diantara mereka memang bisa membuka hatinya untukku, dan aku berharapnya sih hubungan itu akan terus berlanjut hingga ketinggalan berikutnya."

" Kalau untuk itu aku serahkan kepadaMu saja Sultan, tetapi setidaknya aku sudah memberitahukan ini semua kepadamu. Jadi kau sudah bisa mengantisipasi jika nantinya mereka memang pergi meninggalkan, Dan aku harap kau tidak akan merasakan apa yang teramat dalam jika nantinya kalian akan berpisah."

" Insya Allah aku tidak akan terbuka jika nantinya salah satu diantara mereka yang menjadi kekasihku itu akan pergi meninggalkanku, tetaplah untuk saat ini aku akan berusaha untuk mendapatkan hati mereka. Dan aku berharapnya hubungan itu akan terus berlanjut ke tahap berikutnya, walaupun tentunya aku masih memiliki keraguan atas hal tersebut."

1
🦋💧꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎💧🦋
boleh kasih saran?
etto... sampulnya kurang menarik perhatian (sorry kalau menyinggung☹️)
Nadiya Nafras
oke kak, terimakasih
🦋💧꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎💧🦋: sama sama ^^
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!