(🌶️🌶️🌶️🌶️🌶️)
"Aku tidak mau menceraikan Alexa Ma!" pekik Stevan, suaranya menggelegar memenuhi ruang tamu.
"Mama tidak meminta kamu untuk menceraikan Alexa! Tapi kamu harus bertanggung jawab atas apa yang sudah kamu lakukan, Stevan! Karena saat ini, Emily tengah mengandung anak kamu!"
Duar!
Perkataan Nyonya Eta Raven, ibu kandung Stevan sekaligus ibu mertua Alexa bagaikan petir yang menyambar Alexa di pagi hari. Alexa mematung di tempat menatap pertengkaran mereka tanpa mengeluarkan suara. Jantungnya terus berdetak kencang tanpa henti, membuat Alexa tiba-tiba merasakan sesak nafas. Pandangannya pun perlahan kabur dan...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon medusa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab~32.
...🔥🔥🔥🔥...
...(Di hotel)...
...Aletta yang sedang tertidur pulas bermimpi menjadi istri Tristan. Sambil tertawa lepas, Aletta berbaring diatas tumpukan uang dan keping emas, berguling kesana-kemari....
"Milikku, semuanya milikku, hehehehe," gumam Aletta tersenyum mengusap dada bidang Stevan.
"Iya Alexa, aku tetap menjadi milikmu," balas Stevan setengah sadar berpikir yang berbaring di sampingnya adalah Alexa.
"Suara ini...? Dan Alexa?" Aletta membuka kedua matanya dengan lebar kemudian menoleh ke arah samping."Kau!" pekik Aletta menjauh.
Stevan pun membuka mata."Kau! Apa yang kau lakukan disini? Dan dimana Alexa?" Stevan menoleh kesana kemari mencari keberadaan Alexa.
"Aku yang seharusnya bertanya, dimana Tristan? Kenapa malah kamu yang ada disini bukannya Tristan," bentak Aletta kesal.
"Hey, semalam aku bersama Alexa, kenapa jadi kamu?" kekeuh Stevan.
...Keduanya terlibat pertengkaran hebat dan saling menuduh, hingga pada akhirnya mereka teringat sesuatu....
"Tunggu, jangan-jangan-"
Brak!
...Stevan belum menyelesaikan ucapannya, pintu kamar didobrak begitu saja hingga terbuka lebar. Keduanya pun menoleh ke arah pintu kamar. Disana ada Emily yang berdiri menatap keduanya penuh amarah, dan dikelilingi para wartawan yang siap menangkap momen indah....
"Dasar wanita jalang!" teriak Emily berlari ke arah mereka dan melompat naik keatas kasur.
...Keduanya terlibat baku hantam dan saling menjambak rambut dengan sengit di dalam kamar hotel, membuat para wartawan semakin heboh memotret keduanya....
"Hentikan!" pekik Stevan mencoba melerai.
...Keduanya tidak menghiraukan perkataan Stevan, dan terus saling menarik satu sama lain hingga terjatuh dari atas kasur....
*
*
...(Di mansion Wade)...
...Alexa tengah sibuk menyiapkan sarapan di dalam dapur sambil mendengar berita yang sedang tayang secara live....
"Kau pikir aku takut, Hah?!"
"Sini kau, wanita jalang!"
"Kok suaranya sepertinya sangat familiar?" batin Alexa berjalan pergi meninggalkan dapur menuju ruang tamu.
...Saat tiba disana dan melihat siapa pemilik suara itu, kedua mata Alexa membulat sempurna. Ternyata pemilik suara itu milik Aletta dan Emily yang tengah berkelahi dan di tayang secara live oleh para wartawan, pantas saja terasa familiar....
"Kenapa mereka bertengkar?" tanya Alexa pada diri sendiri sambil terus menyaksikan berita itu.
...Tak lama tayangan live pun berhenti, dan presenter pun mengatakan, akibat live streaming yang dilakukan oleh Aletta semalam di tik tok, dan pagi ini, videonya meledak di aplikasi X, dan sang presenter pun menambahkan kalau sepanjang live streaming itu berlangsung, Aletta terus mendesah nikmat sambil mengucapkan nama Tristan....
Deg.
...Jantung Alexa serasa mau copot, ia dengan cepat ia merogoh sakunya dan mengeluarkan ponsel miliknya lalu membuka akun X, dan ia mendapatkan banyak notifikasi akibat nama akunnya di tag dimana-mana. Dengan tangan gemetar, Alexa memberanikan diri membuka salah satu notifikasi....
"Yes Tristan, aahhh... milikmu sangat besar, aku suka," desah Aletta dalam video.
bruk!
...Ponsel yang ada di dalam genggaman Alexa tiba-tiba terjatuh begitu saja menghantam lantai....
"Sayang, kamu kenapa?" Tristan berjalan menuruni anak tangga berjalan ke arah Alexa yang berdiri membelakanginya dengan bingung.
"Aahhh yes Tristan, lebih cepat!" teriak Aletta dalam video.
"Sial, aku lupa untuk memberitahunya," umpat Tristan dalam hati setelah setelah mendengar dan melihat video milik Aletta yang sedang viral.
"Sayang, itu-"
"Dimana kamu semalam?" potong Alexa berbalik menatap Tristan dengan mata berkaca-kaca.
"Sayang maafkan aku. Semalam aku pergi ke klub malam setelah kamu tidur pulas, ada pertemuan penting yang harus aku lakukan," jelas Tristan berbohong.
"Pertemuan penting seperti apa yang harus dilakukan di klub malam? Bukannya di restoran atau hotel, Tristan?" tanya Alexa menyudutkan Tristan.
"Aaa, i-itu-"
"Itu apa?"
"Permisi Tuan dan Nyonya," celetuk Elian muncul dari samping."Maaf kalau saya lancang mencampuri urusan Tuan dan Nyonya. Tapi semalam Tuan diajak oleh klien penting untuk minum bersama, setelah perusahaan baru yang di bangun oleh Tuan berhasil menarik perhatian banyak investor," jelas Elian sebisa mungkin mengikuti alur cerita karangannya.
"Perusahaan?" Alexa dibuat semakin bingung.
"Iya Nyonya. Seharusnya ini menjadi kejutan kedua untuk Nyonya, tetapi melihat situasi saat ini, terpaksa saya harus membongkarnya," jawab Elian memasang wajah serius dan menyakinkan, walaupun dalam hatinya terus berdoa agar Alexa mempercayai setiap perkataannya.
"Lalu, bagaimana dengan Aletta?" tanya Alexa lagi.
"Semalam Nona Aletta tidak sengaja berpapasan dengan Tuan di klub malam itu. Mungkin saja setelah mabuk berat, ia berpikir Tuan Stevan adalah Tuan Tristan, makanya ia terus memanggil nama Tuan," jawab Elian.
Akhirnya Alexa bernafas lega."Ternyata seperti itu..." lirih Alexa merasa bersalah."Maafkan aku suamiku," ucap Alexa menitikkan air mata menatap Tristan.
...Dengan cepat, Tristan menarik Alexa ke arahnya dan memeluknya dengan erat....
"Kamu tidak perlu meminta maaf sayang, karena kamu berhak tau apa saja yang aku lakukan diluar sana," bujuk Tristan sambil memberi jempol kepada Elian yang berhasil meyakinkan Alexa.
...Melihat situasi mulai tenang, Elian pun memilih pergi dari sana tanpa menganggu mereka....
"Bonus tahun ini pasti akan bertambah," batin Elian penuh semangat.
...(Bersambung)...