Ruang posesif...
Velycia amora daneswara adalah seorang mahasiswi cantik di universitas rayaksha yang pindah karena akan menikah dengan seorang mahasiswa bernama kevin Arya alexsa dari universitas ganesha yang terkenal dengan price ice, dia termasuk ketua BEM di universitasnya dan seorang kapten basket. Karena pernikahan mereka disembunyikan banyak dari mahasiswa universitas Ganesha yang menyukai istrinya hal itu membuat kevin frustasi.
episode 32 CSKB
Saat sudah sampai di apartemen kevin dikejutkan dengan velycia berdiri dengan mata melotot dan rambut panjangnya yang tergerai.
"Astaga, Vel kebiasaan kali sih lo muncul kayak setan gitu,"
"Apaa" teriak velycia kevin terkejut.
"Eh en-enggak lo belum tidur dah malam ni besok lo kan ada kelas pagi"
"Bukan gue aja tapi lo juga" ucap velycia, kevin lupa mereka sekarang satu kelas.
"I-iya ya"
"Habis dari mana!, ngapain disana!, sama sapa aja! , kenapa pulang lama? " velycia memberuntuti banyak pertanyaan ke kevin.
Glek kevin menelan ludahnya kasar. Ternyata istri lebih seram jika marah dari pada mamanya.
"Gua habis dari cafe A gue disana nongkrong sama radit sama dio gue minta solusi bagaimana caranya luluhin hati istri cuman itu aja, lagian gue pergi juga gak lama gak sampe setengah jam juga, " ucap kevin menunjuk jam.
"Oh" sahut velycia langsung berbalik menuju kamar. Kevin yang melihat itu pun langsung mendekat.
"Jadi... Lo udah gak marah lagi nih? "
"Hemm marahnya gue panding dulu gue ngantuk banget"
"Oke kalau gitu gue tidur sama lo ya? "
"Terserah gue ngantuk plus capek "kevin pun langsung kegirangan Mereka pun masuk ke dalam kamar.
Pagi harinya mereka akan menjalani aktivitas biasanya apalagi kalau bukan kupu(kuliah pulang) tetapi berbeda dengan kevin akhir akhir ini dia disibukkan dengan tugasnya sebagai ketua BEM. Karena acara yang diadakan dikampus mereka juga sudah semakin dekat.
Beberapa jam lalu mereka baru keluar dari ruangan baik velycia maupun teman-temannya sudah melangkah keluar ingin kekantin kampus.
Saat mereka berjalan di lorong mereka melihat melody dan serly keluar dari kelasnya dan menuju ke arah yang sama dengan mereka.
" di nenek lampir ikut keluar pasti dia nyariin kevin tuh. "sewot nanda.
" iya padahal orang yang dia deketin juga gak suka sama dia" ucap salwa.
"Adek lo vel"becanda nanda.
" idih ko jadi gue, lagian gue juga ogah punya adik kayak dia bisa bisa gue bikin koit dia"ucap velycia sambil menggerakkan tangan ke arah leher.
"Oh gue punya ide gimana kita jual aja kan lumayan bisa liat para suami kita"ucap salwa mempunyai ide gila.
"Aaa bener juga"ucap velycia.
" gue tangannya, lo kepala dan lo kakinya. "Ucap salwa.
" idih gimana bagian sisa tubuhnya "nanda ikut berbicara.
"Ya kita buang aja"
"Ih sayang tuh dalamnya masih ada yg lebih berharga kaya ginjal dan sejenisnya"ucap velycia.
" bener juga ya, kalau gitu ambil aja tapi kan.. "Salwa menggantung ucapnya. Yang membuat mereka penasaran.
" gue juga takut "sambungnya lagi.
" sama gue juga "
"Ya jadi tidakk jadi nih?"
"tidak usah lah vel, gue panding aja dulu rencananya"
"Tapi disisi lain gue juga butuh duit besty!,, bokek nih, pengen liat konser"
"Nado (aku juga) "
"Udah lah jangan pikirin bisa stress gue "
Sepanjang perjalanan mereka berbincang ria sampai tiba-tiba mereka menghentikan langkah karena melihat pemandangan yang tak terduga.
Saat kevin jalan secara tiba-tiba serly memeluknya dari belakang, sontak Kevin langsung menghentikan langkahnya.
Tindakan serly menjadi pusat perhatian, kevin yang melihat velycia yang sudah memasang muka masam di kevin langsung melepaskan pelukan serly.
"Vin kenapa sih lo kasar banget sama aku"rajuk serly yang kembali ingin memeluk kevin.
Dia sama sekali tidak malu menjadi tontonan semua orang yang ada disana.
" lo ngapain sih peluk peluk gue, gue tidak suka, lo gak liat disini banyak orang?"ucap kevin.
"Biarin emang kenapa kalo mereka liat, biar aja mereka liat, kalau aku ini tunangan kamu"
"Yang mau tunangan sama lo itu siapa? " tegas kevin.
"Sebentar lagi kan ortu kita bakal menjodohkan kita "
"Gue udah bilang sama lo berkali-kali jangan mimpi sampai kapan pun gue gak bakal mau sama dan gue juga udah punya istri ngerti lo" teriak kevin langsung pergi begitu saja. Hal itu membuat serly terkejut
"V? teriak serly, lalu menghentak kakinya.
"Wih gila si serly gak malu apa udah ditolak mentah mentah sama kevin masih aja pengen digandoli eh bukannya tadi kevin bilang udah punya istri ya kira kira benar atau tidak? "ucap nanda salwa menaikan bahunya mereka tidak tidak tahu istri kevin berada disebelah mereka.
" udah gak udah diurusin, gila emang dia"ucap salwa langsung menarik velycia menjauh dari tempat itu.
Saat mereka tidak dikantin velycia bertemu dengan raja secara kebetulan.
"Vel ko muka kamu ditekuk kayak gitu, ada masalah? " tanya raja kepada velycia, salwa dan nanda yang tidak menyadarinya pun langsung melihat kearah velycia.
"Vel are you oke! Perasaan tadi biasa biasa aja." giliran salwa yang bertanya.
"Gue gak papa ko "
"Beneran? "
"Iya"
"Oh ya kak, kakak ngapain disini? "Tanya nanda
"Pertanyaan konyol macam apa itu, lo gak liat kita ngapain"sewot boy
"Sapa ya gue gak kenal? "Sahut nanda memutar bola matanya
"Lo! Lo bisa gak sih gak ngajak ribut duluan"
"He udah sssttt dari pada ribut bagusan makan kenyang"seru kenzo
"Lo bisa gak sih gak mikirin perut dulu"sahut boy
"Hei bro kita hidup itu untuk mengisi perut kalo gak diisi kita gak hidup"timpal kenzo
"Nah bener tuh gue setuju sama lo kak ken"ucap velycia dan dapat jempol dari kenzo.
"Eh, gue di notis sama adek cantik"sahut kenzo
Plak
raja menggeplak kepala kenzo.
"Apa sih ja orang bukan punya lo juga"
"Gue juga jarang jarang dinotis sama adek kelas apalagi kayak vely begini" sahut kenzo.
"Jangan dengerin dia vel kadang-kadang dia suka rusak"sahut Wiliam.
"Enak aja lo ngomong, lo pikir gue ni robot yang butuh diservis"tidak terima kenzo
"Tapi gak papa ko gue juga jadi salting dibilang cantik"velycia jadi malu malu
"Aduh senyumnya bikin abang meleleh dek"ucap Wiliam diangguki kenzo dan boy
" memang cocok sih dibilang primadona kampus"seru Wiliam.
Plak...plak..plak..Mereka dapat geplakan dari raja.
"Is iya iya gak gombalin lagi dah? "sesungut kenzo.
Sedang kan yang lainnya tertawa.
"Ya udah sini duduk bareng kita, kalian pesan apa biar kita yang bayarin"sahut wiliam
"Asek dapet gratisan tau aja kak wil ni kalo kami pada bokek semua"ucap nanda
"Dih..gratisan aja bangga"sewot boy
"Sewot lo"sahut nanda
"Lo... "Tunjuk boy menatap kearah nanda dan nanda malah mengejek
"Sssttt nanti jatuh cinta"timpal kenzo
Disisi lain kevin dan temen temennya berada disana merasa sedikit kepanasan karena melihat velycia beserta teman-temannya bercanda dengan kakak kelasnya.
Apalagi Kevin yang melihat velycia tertawa bersama laki-laki lain pun merasa kepanasan, seolah-olah ada yang menghidupkan api diantara mereka.
"Ko gue ngerasa kesel liat mereka bersama kak raja dan yang lainnya. "Seru dio
"Gue juga padahal kita sama mereka juga tidak dekat dekat kali, tapi kok gue ngerasa pengen bantai yang ada disini, kalo lo vin gimana? "sahut radit
Kevin tidak menjawab dia hanya melihat kearah velycia dengan tatap yang sulit diartikan lalu mereka pergi begitu saja.
" deh kumat lagi tuh orang "seru radit.
" kayaknya mereka memang ada hubungan sih lo liat deh dari pertama vely datang kemari sama kak raja dia tuh muka kayak jeruk nipis asem bingit "seru dio.
" emm.. Entah lah tapi semenjak gue deket sama nanda kok gue cemburu padahal kita gak ada apa-apa"seru radit melihat kearah nanda dan entah jawab kemana.
"Hah? " heran dio.
"Lo juga aneh dit gue bilang apa lo sahut apa" dio geleng geleng kepala.