mengisahkan perjalanan Liu Wei, seorang pemuda yang kehilangan desa dan keluarga karena serangan kelompok jahat Pasukan Bayangan Hitam. Setelah bertemu Chen Mei dari Sekte Bintang Penyusun, ia mengetahui bahwa dirinya adalah salah satu dari enam Pendekar Bintang terpilih yang bertugas menjaga keseimbangan alam semesta.
Dengan membawa Pedang Angin Biru pusaka keluarga dan Kalung Panduan Bintang, Liu Wei harus mencari Pendekar lainnya sebelum Pasukan Bayangan Hitam yang dipimpin oleh Zhang Feng menangkap mereka semua dan mendapatkan Lima Batu Kekuatan yang bisa menghancurkan dunia. Perjalanan penuh bahaya menantinya, di mana ia harus menguasai kekuatan batinnya dan menyatukan kekuatan rekan-rekannya untuk menghadapi ancaman kegelapan yang semakin besar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reijii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 32
Setelah kemenangan atas Kekosongan Abadi, seluruh multiverse memasuki era baru yang penuh dengan harapan dan kemungkinan tak terbatas. Energi primordial yang telah dilepaskan menyebar ke setiap jagad raya, membawa perubahan positif yang luar biasa—planet-planet yang dulunya tandus menjadi subur, sumber daya menjadi melimpah, dan makhluk hidup merasakan hubungan yang lebih dalam dengan seluruh eksistensi.
Di alam semesta kita, Bumi mengalami perkembangan pesat yang luar biasa. Sistem energi bersih dari Federasi Alam Semesta memenuhi kebutuhan semua orang, kota-kota dibangun dengan arsitektur ramah lingkungan yang menggabungkan teknologi canggih dengan keindahan alam, dan penduduk Bumi hidup berdampingan dengan damai dengan makhluk hidup lainnya serta peradaban dari luar angkasa.
Kuil Bintang Penyusun, yang dulunya hanya tempat berkumpulnya para Pendekar, kini menjadi pusat komunikasi lintas multiverse. Liu Wei dan generasi tua Pendekar menghabiskan waktu mereka untuk mengajar dan membimbing generasi muda, berbagi pengetahuan yang telah mereka kumpulkan selama bertahun-tahun.
“Kita telah datang sejauh ini,” ucap Liu Wei saat sedang mengajar murid-murid baru di Kuil Bintang Penyusun. “Dari sekelompok orang yang berjuang untuk melindungi dunia mereka, kini kita menjadi bagian dari sesuatu yang jauh lebih besar. Ingatlah selalu bahwa kekuatan sejati bukanlah tentang kekerasan—melainkan tentang kemampuan untuk menyatukan orang-orang dan bekerja sama untuk kebaikan bersama.”
Di Akademi Keseimbangan Universal di Isolara, aktivitas belajar dan penelitian semakin berkembang pesat. Siswa dari seluruh multiverse datang untuk belajar tentang ilmu alam semesta, seni bela diri lintas dimensi, dan prinsip-prinsip perdamaian yang telah terbukti bisa mengatasi bahkan ancaman paling dahsyat. Xiao Ming dan teman-temannya kini menjadi guru utama di akademi, berbagi pengalaman mereka selama perjalanan yang panjang.
Lin Lin mengembangkan program khusus untuk mengajarkan komunikasi lintas alam semesta, mengajarkan siswa cara merasakan dan memahami makhluk hidup dari jagad raya yang berbeda. Banyak siswa yang lulus dari program ini kemudian menjadi perwakilan perdamaian antar alam semesta, membantu menyelesaikan konflik dan membangun hubungan yang kuat.
“Sekarang kita bisa berkomunikasi tidak hanya dengan kata-kata,” ucap Lin Lin saat menunjukkan teknik komunikasi pikiran lintas dimensi kepada siswa-siswanya. “Kita bisa merasakan perasaan dan kebutuhan satu sama lain, membuat kerja sama menjadi lebih dalam dan bermakna.”
Li Na mengelola pusat penyembuhan lintas multiverse, yang telah membantu jutaan makhluk hidup pulih dari dampak Kekosongan Abadi dan penyakit lain yang sulit diatasi. Bersama dengan penyembuh dari berbagai alam semesta, dia mengembangkan metode penyembuhan yang menggunakan energi kehidupan primordial, yang terbukti sangat efektif dalam menyembuhkan bahkan kondisi yang dianggap tidak bisa disembuhkan.
“Setiap makhluk hidup memiliki hak untuk hidup dengan sehat dan bahagia,” ucap Li Na saat memberikan pelatihan kepada penyembuh muda. “Tugas kita adalah untuk membantu mereka mencapai itu, tanpa memandang dari alam semesta mana mereka berasal.”
Zhang Tao memimpin proyek pembangunan koloni lintas alam semesta, yang bertujuan untuk membantu peradaban yang terkena dampak berat oleh Kekosongan Abadi. Koloni-koloni ini dibangun dengan prinsip-prinsip keberlanjutan dan harmoni dengan alam, menjadi contoh bagi peradaban lain tentang cara hidup yang sehat dan berkelanjutan.
“Kita tidak hanya membangun tempat tinggal,” ucap Zhang Tao saat memimpin pembangunan koloni baru di alam semesta Gamma. “Kita sedang membangun komunitas di mana setiap makhluk hidup bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan alamnya.”
Sementara kehidupan kembali normal dan berkembang di seluruh multiverse, tim eksplorasi yang dipimpin oleh Wei Tian dan Zorak menemukan adanya wilayah baru di multiverse yang belum pernah ditempuh sebelumnya. Wilayah ini terletak di perbatasan antara alam semesta yang dikenal dan area yang baru terbentuk setelah kemenangan atas Kekosongan Abadi—sebuah wilayah yang penuh dengan energi kehidupan murni dan planet-planet yang belum pernah dikenal.
“Wilayah ini seolah diciptakan ulang setelah Kekosongan Abadi hilang,” ucap Wei Tian dengan kagum saat memindai wilayah tersebut dari kapal ekspedisi. “Ini adalah kesempatan untuk menjelajahi bagian baru dari multiverse dan menemukan peradaban baru yang mungkin telah terbentuk di sini.”
Xiao Ming dan teman-temannya memutuskan untuk memimpin ekspedisi pertama ke wilayah baru tersebut. Mereka membawa dengan mereka siswa terbaik dari akademi dan perwakilan dari berbagai alam semesta, siap menjelajahi wilayah yang belum dikenal dan membangun hubungan dengan peradaban baru yang mungkin mereka temui.
Setelah beberapa hari perjalanan melalui jalur lintas dimensi yang baru dibuka, mereka mencapai sistem bintang pertama di wilayah tersebut. Planet-planet di sini memiliki warna dan bentuk yang unik, dengan tumbuhan dan makhluk hidup yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya. Ketika mereka mendarat di planet yang paling besar dan paling penuh kehidupan, mereka disambut oleh makhluk hidup yang memiliki bentuk cahaya dan mampu berubah bentuk sesuai dengan keinginan mereka.
“Kami adalah ‘Peradaban Cahaya Baru’,” ucap pemimpin mereka dengan suara yang terdengar seperti musik. “Kami terbentuk setelah Kekosongan Abadi hilang, dari energi kehidupan yang murni. Kami telah menunggu kedatanganmu untuk belajar tentang dunia yang lebih luas dan berbagi apa yang kami ketahui.”
Mereka belajar bahwa peradaban ini memiliki pemahaman yang mendalam tentang energi kehidupan dan bagaimana ia bekerja di seluruh multiverse. Mereka telah mengembangkan kemampuan untuk mengendalikan dan membimbing energi kehidupan, membantu planet-planet lain di wilayah baru tumbuh dan berkembang.
Selama beberapa minggu, ekspedisi tersebut belajar banyak hal dari Peradaban Cahaya Baru, sementara juga berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka tentang kehidupan di multiverse yang lebih luas. Mereka bekerja sama untuk membangun stasiun komunikasi dan transportasi di wilayah baru, membuatnya lebih mudah dijangkau oleh peradaban lain dari seluruh multiverse.
Kembali di Akademi Keseimbangan Universal, mereka mempresentasikan temuannya kepada Dewan Aliansi Multiverse. Para pemimpin dari berbagai alam semesta sangat antusias dan memutuskan untuk membangun pusat eksplorasi dan pendidikan di wilayah baru tersebut, dengan tujuan untuk menjelajahi lebih jauh dan membantu peradaban baru yang mungkin ada di sana.
Pada hari peresmian pusat baru tersebut, perwakilan dari seluruh multiverse berkumpul untuk merayakan momen bersejarah. Xiao Ming berdiri di atas panggung di depan ribuan orang, mengambil mikrofon untuk berbicara.
“Hari ini kita membuka lembaran baru dalam sejarah multiverse,” ucapnya dengan suara yang jelas dan penuh semangat. “Setelah mengatasi tantangan terbesar yang pernah kita hadapi, kita kini memiliki kesempatan untuk menjelajahi bagian baru dari eksistensi kita dan membangun hubungan dengan makhluk hidup yang belum pernah kita kenal. Mari kita maju dengan hati yang terbuka dan semangat kerja sama yang tak pernah padam!”
Semua orang bersorak dengan suara yang menggema di seluruh planet, sementara energi positif dari perayaan menyebar ke seluruh multiverse. Mereka tahu bahwa petualangan yang akan datang akan penuh dengan kejutan dan tantangan, tetapi dengan persatuan yang mereka miliki dan semangat kebaikan yang ada di hati setiap makhluk hidup, mereka siap menghadapi apa pun yang ada di depan.
Warisan Bintang Penyusun telah tumbuh menjadi sesuatu yang lebih besar dari yang pernah bisa dibayangkan oleh pendahulu mereka. Dari melindungi satu planet di alam semesta kita, kini telah menjadi gerakan yang menghubungkan seluruh multiverse—buktian bahwa kebaikan, kerja sama, dan harapan bisa menyebar lebih jauh dari batasan mana pun.