NovelToon NovelToon
Jangan Ambil Anakku

Jangan Ambil Anakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengganti / Cerai / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Penyesalan Suami
Popularitas:932
Nilai: 5
Nama Author: VISEL

Hana dan Aldo mempunyai seorang anak laki-laki bernama Kenzo. Mereka adalah sepasang suami istri yang telah menikah selama 6 tahun, Kenzo berusia 5 tahun lebih dan sangat pandai berbicara. Kehidupan Hana dan Aldo sangat terjamin secara materi, Aldo mempunyai perusahaan batu bara di kota kalimantan...kehidupan rumah tangga mereka sangat rukun dan harmonis, hingga suatu hari musibah itu menimpa dalam rumah tangga mereka...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon VISEL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

Sari tetap tidak ingin berpisah dengan Aldo, ia berusaha mempertahankan Aldo walaupun ia tahu jika Aldo masih mencintai Hana. Hati Sari sangat terpukul dengan keputusan Aldo yang tetap ingin berpisah dengannya. Diam-diam Sari merencanakan sesuatu untuk Aldo dan Hana, ia ingin membalas rasa sakit hatinya terhadap Aldo.

  Aldo: "Maafkan aku, Sari. Aku benar-benar tidak bisa mempertahankan hubungan kita." ucapnya pelan dengan perasaan tertekan. "Aku juga tidak ingin kamu hidup dalam bayang-bayang Hana di hatiku." ucapnya lagi.

  Sari: "Mengapa dulu kamu memilihku, mas? Mengapa kamu tidak memilih Hana saat itu?" tanyanya dengan suara yang keras.

  Aldo: "Aku terpaksa memilihmu, Sari. Saat itu kamu sedang mengandung." ucapnya. "Maafkan aku, Sari. Aku tidak bisa mencintaimu." ucapnya. "Jangan mempertahankan hubungan ini, Sari." ucapnya lagi. Hati Sari sangat hancur mendengar pernyataan Aldo.

  Sari: "Mengapa kamu tidak bisa mencintaiku, mas? Apa kekuranganku?" tanyanya dengan perasaan tertekan.

  Aldo: "Jika aku tetap berada di sisimu, maka aku sama seperti robot." ucapnya. "Kamu wanita yang sangat cantik, Sari. Kamu tidak punya kekurangan sedikitpun." ucapnya lagi. Aldo menghela nafas panjang, lalu menghembuskannya secara perlahan. "Aku akan mengurus surat perceraian kita secepatnya." ucapnya dengan tidak sabar.

  Sari: "Bagaimana dengan Anita, mas? Apakah kamu tidak memikirkan putri kita?" tanyanya sambil meneteskan air mata.

  Aldo: "Aku akan tetap membiayai keperluan Anita sampai ia dewasa nanti." ucapnya dengan penuh keyakinan.

  Sari: "Aku tetap tidak akan berpisah denganmu, mas. Aku akan mempertahankan hubungan ini." ucapnya dengan suara yang keras dan penuh ketegasan.

  Aldo: "Apakah kamu akan tahan hidup tanpa cinta, Sari?" tanyanya sambil menatap kedua mata Sari yang basah oleh air mata.

  Sari: "Jika kamu tetap ingin berpisah dariku, kamu akan tahu akibatnya." ucapnya dengan tegas.

  Aldo: "Apa maksud kamu, Sari? Apakah kamu mengancamku?" tanyanya sambil menatap wajah Sari dengan tatapan dalam.

  Sari: "Kita lihat saja nanti, mas. Kamu dan Hana akan merasakan akibatnya." ucapnya dengan penuh amarah.

 Sari beranjak dari duduknya, ia melangkah dengan terburu-buru masuk ke dalam kamar dan Aldo mengikuti Sari sampai masuk ke dalam kamar mereka.

  Aldo: "Apa yang ingin kamu lakukan, Sari?" tanyanya dengan rasa penasaran.

  Sari: "Sebaiknya kamu keluar sekarang, mas. Aku tidak ingin diganggu." bentaknya sambil menunjuk ke arah pintu kamar mereka.

  Aldo: "Jangan melakukan hal yang aneh-aneh, Sari." ucapnya dengan perasaan takut dan cemas.

  Sari: "Keluaaar sekarang, mas." bentaknya dengan kedua mata yang melotot. Aldo membalikkan badannya, ia melangkah pelan keluar dari kamar itu. Aldo kembali merebahkan tubuhnya di atas kursi panjang yang berada di ruang tengah, ia takut dan cemas jika Sari akan nekad melakukan perbuatan yang akan mencelakakan Hana dan dirinya. Aldo lebih dulu mengenal Sari daripada Hana, ia tahu sifat dan karakter Sari yang nekad melakukan hal apapun untuk meraih tujuannya. Aldo juga memikirkan Kenzo, ia takut jika Sari juga akan merencanakan sesuatu yang jahat terhadap putranya itu. Mbok Surti menghampiri Aldo sambil membawakan teh hangat untuk Aldo.

  Mbok Surti: "Minum teh hangat dulu, tuan." ucapnya sembari meletakkan gelas berisi teh hangat itu di atas meja. "Teh ini bisa menenangkan pikiran tuan." ucapnya lagi sambil tersenyum kecil pada Aldo.

  Aldo: "Terima kasih, mbok." ucapnya pelan sambil mengambil gelas berisi teh hangat itu dan meneguknya secara perlahan-lahan. "Apakah Anita masih tidur, mbok?" tanyanya dengan rasa ingin tahu.

  Mbok Surti: "Non Anita sedang minum susu, tuan. Aku melihat suster Siska menggendongnya." ucapnya dengan penuh keyakinan.

  Aldo: "Aku akan melihatnya, mbok." ucapnya pelan.

  Mbok Surti: "Silahkan, tuan." ucapnya sambil menatap wajah Aldo yang tampak lesu dan pucat. Aldo melangkah pelan menuju ke kamar Anita, ia melihat suster Siska sedang menggendong Anita.

  Aldo: "Biarkan aku menggendongnya sebentar, suster Siska." ucapnya pelan.

  Siska: "Silahkan, tuan." ucapnya. Siska menyerahkan Anita ke tangan Aldo dengan hati-hati. "Pelan-pelan, tuan." ucapnya dengan lembut.

  Aldo: "Aku sudah lama tidak menggendong seorang bayi." ucapnya sambil tersenyum tipis. Tiba-tiba Aldo menatap wajah Siska dalam-dalam sehingga membuat Siska terlihat malu-malu di hadapan Aldo. "Apakah kamu sudah punya anak, Siska?" tanyanya dengan rasa ingin tahu.

  Siska: "Tidak, pak." sahutnya sambil tersenyum kecil. "Aku pernah menikah, tapi tidak punya anak." ucapnya pelan.

  Aldo: "Apakah kamu dan suami berpisah?" tanyanya dengan rasa ingin tahu.

  Siska: "Suamiku meninggal beberapa tahun yang lalu, pak." sahutnya.

  Aldo: "Maaf, aku membuatmu sedih." ucapnya dengan rasa tidak nyaman.

  Siska: "Tidak apa-apa, pak. Semua sudah berlalu." ucapnya sambil tersenyum kecil. Aldo melirik ke arah jam tangannya, ia berencana akan kembali ke kantor setelah jam makan siang.

  Aldo: "Aku ingin ke kantor siang ini." ucapnya sambil kembali menyerahkan Anita ke tangan suster Siska dengan hati-hati, saat Siska mengambil Anita dari tangan Aldo tanpa sengaja tangan Aldo menyentuh dada suster Siska yang cukup besar, seketika Siska jadi malu dan langsung membelakangi Aldo. "Maafkan atas kelancanganku, Siska." ucapnya dengan gugup dan tidak nyaman.

  Siska: "Iya, pak. Aku tahu pak Aldo tidak sengaja." ucapnya dengan jantung yang berdetak kencang.

  Aldo: "Baiklah, aku harus pergi." ucapnya sambil menatap wajah Siska dengan rasa tidak nyaman.

  Siska: "Iya, pak." sahutnya. Setelah Aldo keluar meninggalkan ruangan putrinya, Siska meletakkan Anita kembali ke kasurnya dan memegang dadanya. "Pak Aldo menyentuh dadaku, jantungku berdetak kencang. Aku masih bisa merasakan sentuhan tangannya yang kuat tadi." ucapnya lirih. "Setelah bertahun-tahun aku tidak merasakan sentuhan suamiku, pak Aldo kembali membangkitkan gairahku." gumannya lagi sambil memegang dadanya bekas tangan Aldo. Diusianya yang masih terbilang muda, yaitu 29 tahun Siska masih membutuhkan sentuhan dan kehangatan seorang pria, apalagi suster Siska adalah seorang janda yang pernah merasakan kehangatan suaminya. Mbok Surti masuk ke kamar Anita dan menyadarkan Siska dari lamunannya tentang pak Aldo.

  Mbok Surti: "Keluarlah untuk makan, Siska. Jangan salahkan aku jika makananmu aku berikan pada kucing, ya." ucapnya dengan wajah yang cemberut.

  Siska: "Iya, mbok. Aku akan keluar." sahutnya pelan

  Mbok Surti: "Apa yang kamu pikirkan?" tanyanya sambil menatap wajah Siska. "Apa terjadi sesuatu antara kamu dan tuan?" tanyanya dengan rasa curiga. "Aku melihat tuan Aldo keluar dari kamar ini dengan terburu-buru." ucapnya lagi.

Siska: "Seperti biasa pak Aldo datang untuk melihat Anita, mbok. Tidak terjadi apa-apa antara aku dan pak Aldo." sahutnya pelan. "Jangan curiga padaku, ya, mbok." ucapnya lagi dengan membela diri.

************************************

1
Sunaryati
Aldo kok belum dapat karma, ya
tia
dunia nyata dunia novel sama istri pertama pasti ada ruang khusus 😁😁
tia
tambah lg updatenya thor
tia
karma di bayar lunas ,, kehilangan bayi kakiny lumpuh ,,, syukurin
tia
kasihan hana 😭😭,,moga kenzo cepat sembuh.
tia
lanjut Thor,,buktikan hana bahwa qmu hebat
tia
lanjut Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!