NovelToon NovelToon
Level-Up Jadi Penguasa Dunia Monster!

Level-Up Jadi Penguasa Dunia Monster!

Status: sedang berlangsung
Genre:Kultivasi Modern / Hari Kiamat / Perperangan / Action / Pemain Terhebat / Sistem
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ganendra

"Saat langit robek dan dunia menjadi neraka, uang tak lagi berkuasa. Hanya satu angka yang berharga, yaitu.. Peringkatmu."

Hari itu dimulai dengan hawa panas yang luar biasa. Bumi Aksara, seorang pemuda 20 tahun yang bekerja sebagai kasir minimarket, hanya memikirkan bagaimana cara bertahan hidup di tengah himpitan ekonomi.

Namun, dunia punya rencana lain. Sebuah retakan hitam membelah langit, membawa ribuan monster haus darah ke permukaan bumi.

Seketika, sebuah layar sistem muncul di depan mata setiap manusia. Dunia berubah menjadi permainan maut yang kejam. Manusia diklasifikasikan ke dalam 5 Tingkatan, dan Bumi mendapati dirinya berada di kasta terendah: Tingkat 5, Posisi 5 (Neophyte).

Dengan insting tajam yang diasah oleh kerasnya hidup di jalanan, ia mulai mendaki tangga kekuatan.
Dari seorang kasir yang dihina, Bumi berubah menjadi predator yang ditakuti. Ia akan melintasi medan perang yang kejam, demi mencapai satu tujuan mutlak... Menjadi Nomor Satu!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ganendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyerbuan Katedral Logistik

Debu dari ledakan orbital masih menggantung tebal di udara, menciptakan kabut kelabu yang mencekam. Namun, di tengah kawah raksasa yang dulunya adalah Katedral Logistik, cahaya merah darah berdenyut dengan ritme yang semakin cepat. Itu adalah detak jantung dari District Core Sektor 7 yang telah terekspos. Dan di hadapannya, sosok yang merangkak keluar dari kedalaman lubang itu membuat nyali ribuan Pasukan Tanpa Nama menciut.

[Guardian of Sektor 7: The Weeping Seraph]

[Peringkat: Monarch (Minor)]

[Status: Divine Rage]

Makhluk itu tidak menyerupai monster buas. Ia adalah entitas humanoid setinggi tiga puluh meter dengan kulit putih porselen yang retak-retak. Alih-alih sayap bulu, punggungnya ditumbuhi oleh dua belas tentakel cahaya yang berpendar tajam seperti pedang laser. Wajahnya tidak memiliki mata, hanya dua lubang yang terus mengalirkan cairan emas kental—air mata dari sistem yang terluka.

"Penyakit... harus... dihapuskan..." Suara makhluk itu bergema bukan di udara, melainkan langsung di dalam saraf tulang belakang setiap orang di sana.

WUUUSH!

Satu tentakel cahaya menyapu area pelataran dengan kecepatan yang melampaui sensor mata. Dalam sekejap, barisan depan Pasukan Tanpa Nama—orang-orang yang baru saja merasakan harapan—lenyap menjadi abu. Tidak ada jeritan, hanya keheningan instan yang ditinggalkan oleh pemusnahan total materi.

"TETAP DI POSISI! JANGAN MUNDUR!" raung Bumi, suaranya membelah kepanikan.

Bumi melesat maju, kakinya menghancurkan beton saat ia melompat menuju wajah Sang Seraph. Di tengah udara, ia melakukan transmutasi pada gada Winter’s Wrath, mengubahnya menjadi kapak raksasa yang dilapisi es hitam dan api ungu parasit.

"MATI KAU, BUATAN SISTEM!"

Bumi menghantamkan kapaknya ke arah leher makhluk itu. Namun, Sang Seraph bahkan tidak menoleh. Salah satu tentakel cahayanya bergerak secara otomatis, menangkis serangan Bumi dengan dentuman yang menciptakan gelombang kejut sejauh dua kilometer. Bumi terpental, berguling-guling di aspal sebelum menancapkan cakarnya untuk berhenti.

[Peringatan: Kerusakan Struktural pada Senjata! Musuh memiliki Otoritas Materi lebih tinggi!]

"Kael! Beri aku analisis celah!" teriak Bumi lewat sambungan saraf.

"Bumi, makhluk itu adalah perwujudan dari protokol keamanan! Serangan fisik biasa tidak akan mempan selama Inti Distrik di bawahnya masih menyuplai energi!" suara Kael terdengar panik di tengah deru suara pengetikan cepat. "Kau harus memutus aliran energinya dari bawah, atau dia akan terus meregenerasi setiap selnya!"

"Genta! Sarah! Kalian dengar itu?!"

Di sisi kiri reruntuhan, Genta muncul dari balik tumpukan kontainer, wajahnya penuh jelaga. "Kami sudah di jalur masuk basemen, Bumi! Tapi pintu masuknya dijaga oleh sisa-sisa elit The Cleaners! Mereka tidak akan membiarkan kami lewat!"

"Aku akan membuka jalan! Pasukan Tanpa Nama, berikan semua tembakan pengalih! SEKARANG!"

Mendengar perintah Sang Peringkat Satu, ribuan orang yang tersisa bangkit dari ketakutan mereka. Mereka melepaskan tembakan dari senapan transmutasi mereka secara serentak. Meski serangan mereka tidak melukai Sang Seraph, ribuan proyektil itu menciptakan gangguan visual dan sensorik bagi sang Guardian.

Sang Seraph meraung, suaranya memicu gempa kecil. Ia mengangkat kedua tangannya ke langit, dan ribuan bola cahaya emas muncul di udara, siap menghujani siapapun di bawahnya.

"Penghakiman... dimulai."

Bumi tahu jika bola-bola itu jatuh, revolusi ini berakhir di sini. Ia memejamkan matanya, membiarkan parasit di jantungnya berdenyut hingga titik maksimal. Tubuhnya mulai bersinar ungu gelap, sisik-sisik hitamnya menutupi seluruh wajahnya hingga hanya menyisakan mata merah yang menyala.

[Skill Final: Transmutation Overdrive - World of Scraps]

Bumi menghantamkan kedua tangannya ke tanah. Seluruh reruntuhan besi, baja, dan puing gedung di Distrik 7 mendadak melayang. Ribuan ton logam itu terbang ke langit, membentuk jaring raksasa yang sangat padat di atas Pasukan Tanpa Nama. Bumi mengubah struktur logam itu menjadi 'Sponge Energy'—materi yang dirancang khusus untuk menyerap radiasi sistem.

BOOOM! BOOOM! BOOOM!

Hujan cahaya emas menghantam jaring logam tersebut. Langit Sektor 7 menjadi putih menyilaukan. Panasnya begitu luar biasa hingga besi-besi itu mencair, namun Bumi terus menyalurkan energinya untuk menahan struktur tersebut agar tidak runtuh menimpa pasukannya.

"SEKARANG, GENTA! MASUK!"

Genta dan Sarah melesat melewati kekacauan itu, menembus barisan pertahanan terakhir Cleaners dengan bantuan tembakan penutup dari Kael. Mereka berhasil masuk ke jantung bawah tanah tempat District Core berada.

Sementara itu, Sang Seraph mulai menyadari bahwa Bumi adalah ancaman utama. Makhluk itu melayang rendah, semua tentakel cahayanya mengarah pada satu titik: jantung Bumi.

"Subjek... Terkontaminasi... Harus... Dihancurkan..."

Dua belas tentakel cahaya menusuk secara bersamaan. Bumi tidak menghindar. Ia justru menjatuhkan senjatanya dan merentangkan kedua tangannya. Di detik terakhir, ia menggunakan [Structural Decay] bukan pada musuh, tapi pada ruang di depan dadanya.

Ia menciptakan lubang hitam kecil dari distorsi materi. Tentakel-tentakel itu tersedot masuk, namun kekuatannya terlalu besar. Dua tentakel berhasil menembus bahu dan perut Bumi, memaku tubuhnya ke dinding katedral yang tersisa.

"BUMI!" jerit Sarah lewat radio.

"HANCURKAN... INTINYA... SEKARANG!" raung Bumi, darah hitam menyembur dari mulutnya.

Di bawah tanah, Genta dan Sarah berdiri di depan sebuah bola kristal raksasa yang berdenyut dengan energi merah yang menyakitkan mata. Itu adalah District Core. Genta mengangkat peledak transmutasi yang diberikan Bumi, sementara Sarah menyalurkan seluruh energi pendukungnya untuk menembus perisai Inti.

"Untuk Sektor Ash!" teriak Genta sambil menekan tombol pemicu.

KRAAAAAAKKKKK!

Di permukaan, Sang Seraph mendadak mematung. Cahaya di tentakelnya meredup, dan tubuh porselennya mulai retak lebih hebat. Cairan emas yang keluar dari matanya berubah menjadi api yang membakar dirinya sendiri.

Inti Distrik 7 telah hancur.

Ledakan energi dari bawah tanah melontarkan gelombang kejut yang menyapu seluruh distrik. Sang Seraph hancur menjadi butiran data putih yang beterbangan ditiup angin. Bumi terjatuh dari dinding, tubuhnya hancur, namun matanya tetap terbuka.

Dan kemudian, sesuatu yang luar biasa terjadi.

Dari reruntuhan Inti yang hancur, jutaan partikel cahaya merah melesat ke udara. Mereka tidak terbang ke Zone 1. Mereka meluncur dan masuk ke dalam tubuh setiap orang yang ada di Sektor 7.

[Pemberitahuan Sistem: District Core Sektor 7 Telah Hancur!]

[Poin Pengalaman Direstribusikan Kembali!]

[Anda Telah Naik Level!]

[Anda Telah Naik Level!]

Bumi melihat orang-orang biasa di sekitarnya mendadak diselimuti aura cahaya. Luka-luka mereka sembuh seketika. Peringkat mereka melompat dari Sipil ke Adept, bahkan beberapa menjadi Veteran. Pasukan Tanpa Nama kini benar-benar telah bangkit menjadi ancaman nyata.

Bumi sendiri merasakan kekuatannya kembali pulih, bahkan lebih kuat dari sebelumnya. Namun, di tengah sorak-sorai kemenangan pasukannya, Bumi melihat layar hologram raksasa di langit yang tadinya mati, mendadak menyala kembali dengan satu pesan singkat:

[The Great Reset: 0.01%...]

"Ini baru permulaan," gumam Bumi sambil menatap tangannya yang kini sepenuhnya berwarna hitam legam. "Masih ada lima Inti lagi."

Namun, di sela-sela debu, muncul seorang wanita dengan gaun putih bersih yang tampak tidak terpengaruh oleh ledakan tadi. Ia berjalan dengan tenang menuju arah Bumi. Wanita itu adalah Isabella, dan ia memegang sebuah jantung mekanis yang masih berdetak di tangannya.

"Selamat, Bumi," ucap Isabella dengan senyum yang membuat bulu kuduk merdiri. "Kau baru saja membunuh Guardian kami. Tapi tahukah kau? Inti yang kau hancurkan itu... adalah penjara bagi sesuatu yang jauh lebih buruk daripada sistem kami."

Tanah kembali bergetar, namun kali ini getarannya berasal dari seluruh dunia.

"Dengar itu?" Isabella menunjuk ke arah lubang Inti yang hancur. "Itu adalah suara dunia yang asli... yang selama ini kami lindungi dengan sistem ini. Sekarang, nikmatilah 'kebebasan'mu."

Dari lubang kegelapan yang ditinggalkan Inti, sebuah suara geraman yang tidak terdengar seperti mesin ataupun monster sistem bergema. Sesuatu yang purba sedang merayap keluar.

Apakah penghancuran District Core adalah kesalahan besar yang memicu bencana yang lebih parah? Dan apa sebenarnya "dunia asli" yang dimaksud oleh Isabella?

1
I'm Nao
bentar ini aku baru sadar apakah kalangan atas dan sejenisnya sebenarnya sudah tahu dari awal tentang peristiwa tersebut?
I'm Nao
hmmmmmm jadi apakah kemampuan mc seperti appraisal atau sejenisnya? yang bisa mengetahui susunan komponen suatu benda mati/barang begitu? kalau salah atau kurang pas tolong beritahu
Baba Aga
akhirnya setelah sekian lama, update lagi
Kholi Nudin
lanjut terooossssss
Kholi Nudin
cerita nya ringan tapi berbobot 💪
Baba Aga
sehari jangan cuma 2 bab dong thor. Tanggung bgt😄
Wisma Rizqi
ada beberapa kata yang typo ya thor?untung ceritanya bagus😄
Wisma Rizqi
Bagus nich kalau mereka nantinya jadi team💪
Wisma Rizqi
serasa main game baca nove ini
Wisma Rizqi
Bagus. Alur jelas, sat set!
Sri Yanti
Bagus! Bumi Aksara. Gagahh bet 😍
Kholi Nudin
buseeeettt tiap bab naik level
Kholi Nudin
sebenarnya bagus, tapi masih ada beberapa kata yang typo. Enggak banyak sih. cm ya kudu mandeg mikir dulu
Kholi Nudin
ini typo ya? sedang mengujiku mungkin maksudnya bukan sebuah🤣
Kholi Nudin
ada zombi kah ?? monster apa zombi ini?
Kholi Nudin
Bumi manusia lemah tapi udah bisa langsung menguasai sistem. hebat bgt gak tuh🤭
Baba Aga
jadi anjing pemerintah 😄 realita yang sudah ada ini sebenarnya.... tanggung banget tiap hari cuma 2 bab. 4 bab minimal lah baca tanggung banget nggantung
LC Ira
dari tadi aku bacanya crepesss 🤭
LC Ira
Baskoro udah sombong kalah lagi 🤣🤣🤣
LC Ira
Bagus. masalah tiap bab jelas loh, bukan yang kaya konflik loncat-loncat enggak jelas. Cuma susah ngapalin level tiap sistem.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!