NovelToon NovelToon
Anak Wanita Yang Kucerai

Anak Wanita Yang Kucerai

Status: tamat
Genre:Single Mom / Lari Saat Hamil / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat / Percintaan Konglomerat / Anak Genius / Tamat
Popularitas:5.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Atuusalimah

"Aku menikahimu dulu karena permintaan ibu ,Arin.Mulai sekarang kau tak berhak mencampuri urusanku begitupun aku terhadapmu .Aku ceraikan kau ,tetapi jangan khawatir .Semua kebutuhan mu dan mama tetap aku yang menanggung ,dengan begitu kau tak akan kekurangan sesuatu apapun !"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atuusalimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#25

Bian Rahangga

***

Tak ingin memberi kesempatan untuk larut dalam memikirkan nya ,pada akhirnya aku memilih turun setelah berpikir memejamkan mata juga akan menjadi hal sia-sia .

"Lagi ngapain kak!" Ucapku pada kak Sera begitu mata ini menangkap keberadaan nya di dapur.

"Manasin susu buat Mauren .Males turun nanti kalo misalkan dia bangun !" Aku hanya ber oh ria menanggapi jawaban nya .

Ku buka kulkas kemudian ku ambil satu minuman bersoda sebagai mana tujuanku ke sini. Satu lagi ,satu bungkus cemilan berbahan dasar coklat , demi menghilangkan rasa bosan .Ok ,ini memang tak baik,nyemil di tengah malam begini,tetapi jika cuman di lakukan satu dua kali saja ,mungkin tak akan membuat berat badanku bertambah.

"Kakak lihat, Arin sudah banyak berubah !" Kak Sera berbicara saat satu tanganku baru saja menutup kulkas . Aku mematung untuk sesaat,lupa kalo kak Sera juga melihat kedatangannya tadi.

"Ya ,kurang lebih !" Kataku berusaha tak peduli . Bukan tanpa alasan aku turun ke sini ,hanya demi menghindari semua pemikiran ku tentang nya ,jika sekarang di bahas lagi ya mana bisa lupa aku ,ah ralat ..Aku memang tak bisa melupakan nya .

Kak Sera baru saja mematikan kompor begitu aku meninggalkan ruang masak itu . Beberapa tahun ini ,keperibadian kak Sera memang jauh lebih dewasa .Pembawaan nya juga lebih tenang dan matang.Semenjak lahirnya Mauren tiga setengah tahun yang lalu ,aku tak tau perubahan bisa sedemikian besar mempengaruhi nya.

Dan satu lagi ,saat aku menceraikan Arin. Kak Sera waktu itu posisinya sedang di luar negeri bersama mantan suaminya .Begitu pulang ,dia menanyakan ketiadaan nya ,katanya kakak gak pernah nyangka aku bisa setega ini .

Ku tarik napas lagi demi mengusir ingatan itu sebelum ku dudukan diri ini di kursi belakang yang menghadap kolam .Suasana nampak sepi ,karena memang para pembantu di rumah kami sudah pada tidur mengingat memang ini waktu untuk mengistirahatkan seluruh organ tubuh.

"Dia terlihat sangat cantik ,ya "Kak Sera lagi, mengapa harus membahasnya sekarang sih di saat hati sedang galau-galau nya begini ! "Waktu itu kakak bertaruh hidup dia gak akan baik-baik saja ,dia terlihat begitu mencintaimu !" Tambahnya ,kemudian mendudukkan diri di kursi yang bersebrangan dengan ku.

Aku tersenyum masam mendengarnya . Sambil sesekali ku nyalakan handphone ,hanya berharap Arin mengirim nya sebuah pesan ,apapun itu asal tidak membuatku gelisah seperti ini .

Ku teguk minuman bersoda yang baru saja ku buka ,setelah baru saja kak Sera juga menyeruput teh hijau dalam cangkir yang di bawanya sejak tadi .

"Kalian memang ada pertemuan seputar pekerjaan ? Kakak mau samperin juga tadinya ,tapi gak nyaman sama atasannya !"kak Sera berbicara lagi dengan nada yang bersungguh-sungguh .Ku tatap matanya sejenak ,sejak kapan kak Sera tertarik membahas Arin dengan ku .

"Ngapain sih kak bahasa-bahas Arin !"

"Ya elah ,santai aja kali Bi.Cuman masa lalu kok!" Komentarnya sengit ."Kamu emang se gak suka itu ya sama dia !" Tambahnya kemudian membuat rahangku mengeras.

Gak suka katanya , kak Sera gak tau aja setiap hari adiknya ini tersiksa karena memikirkan nya.

" Dari semenjak cerai sama Nereena kakak liat sepertinya kamu benar-benar nutup hati . Semembekas itu ya Nerenna di hidupmu !"

"Kak !" Kataku menghentikan .Nerenna ,cihh aku sudah membuang wanita itu entah kemana . Jangankan membekas ,mendengar namanya nya saja telingaku terasa jijik.

"Bener kan .Tapi ,Minggu lalu kalo gak salah kakak liat dia udah tampil lagi di layar kaca . Pamer pacar bulenya !" Cerocosnya ,nyaris seperti wanita pembawa gosip di infotainment .Ku masukan bola-bola coklat yang baru saja ku buka kemudian mengunyahnya dengan santai .

"Terus kakak langsung lari ke You tube dong ,cuman buat liat komentar netizen !" Tawanya yang ringan menjeda "Tau gak Bi ,netizen indo emang paling gak bisa lupain kesalahan.psikisnya bisa langsung kena tuh!" Lanjut nya dengan bola mata membesar .

Aku memang terlalu sibuk ,tak ada waktu untuk melihat hal-hal yang gak penting .Kalo misalkan ada waktu juga,

aku lebih suka menghabiskan waktu dengan keponakan ku yang cantik dan cerewet itu .

"Harusnya kan udah gak ada aib nya yang tersebar kak !" Responku santai . Aku memang menjejali media uang untuk tidak membahas masalah kandas nya rumah tanggaku dengan Nerenna. Silahkan saja cari di tv ,di You tube atau di manapun tak akan pernah di temukan .

"Jangan salah Bi .Netizen Indo bisa mendadak jadi detektif kalo urusan gosip .Lagian ,persidangan kalian kan pernah bocor waktu itu ,karena terlambat kamu tutup .Yang nonton juga kan bisa nyampe ratusan ribu .Ya, mereka penasaran lah .Meskipun banyak pendapat yang berseliweran, tetap saja dari mereka ada yang bisa nebak !"

Aku membenarkan penjelasan Kak Sera tetapi aku memilih diam . Semenjak bercerai denganku ,kabarnya semua job dibatalkan padahal waktu itu kami selalu tranding di mana-mana .Tak ada lagi salah satu program yang mengundang nya ke layar kaca ,karena semua program gosip aku tutup menggunakan pengaruhku .Akun Instagram nya di Unfollow ratusan ribu orang ,belum lagi semua akun medianya diserang .Dengan begitupun,aku tau penggemarnya sudah tak lagi respect dengan dia.

Ku teguk lagi minuman bersoda ini ,tak sedikitpun tertarik dengan apa yang sedang di bahas . Nereena adalah masalalu ,kesalahan yang sudah sejak lama ku lupakan"Kak ,Bian masih tampan kan?" Kataku meminta pendapat, berusaha mengalihkan pembicaraan .Ku tambah cengiran lebar ,agar dia tak begitu curiga dengan apa yang sedang mengganjal dalam hati.

Kak Sera tampak memperhatikan ku sejenak.

"Memang nya ,kenapa ?" Tanggapnya sambil memicing curiga.

"Kayanya Bian gak menarik lagi deh !" Aku tertawa hambar ,demi menutupi kegundahan hati . Arin nyaris serupa orang yang tak sudi melihat wajahku ,jadi aku berpikir memang nya tak ada lagi ya hal yang menarik di wajahku .

"Kamu kebanyakan mikir ,jadi kelihatan lebih tua lima tahun dari dua ribu delapan belas !" Ku tatap kak Sera dengan bersungguh-sungguh ,dan dia hanya memberi cengiran lebar. Saat itu juga ,reflek aku melemparnya dengan bola-bola coklat .

"Eh kakak penasaran deh mau nanya .Cuman nanya aja ,jangan marah !" Alis ku berjinjit sebelah ,apa gerangan yang ingin kak Sera tanyakan .Di lihat dari ekspresinya ,aku tau kak Sera ingin berbicara serius dengan ku.

Aku hanya memberi anggukan pelan ,setelah sebelumnya ku teguk minuman soda yang sudah setengah lagi .

"Arin gak sedang hamil kan ,waktu kamu cerai ?" Tanya nya setengah berbisik .

***

Hayoh like ya ..komen .. vote ..sama rate ..

Bawel ya ,biarin aja .Biar nambah pembacanya .

1
Ida Aja
klw jd saya gk bakal mau balikan lg walaupun ada anak udah SDH merendakan harga diri
Suherni 123
dah keliatan Arin lebih berat ke bian,,, liren lah
Suherni 123
mencintai boleh tapi jangan terlalu bodoh,,,,, apa ga salah tuh ngomong gitu😬
Suherni 123
mantan nya arin
Suherni 123
Farhan : kenapa mom malah pergi...
Arin : ....
bian : ....
hayo kenapa gak di jawab 😄
Suherni 123
katanya jarang jarang nidurin Arin kok disini POV sering ditiduri,,, sekarang aja bilang cantik,manis dulu malah muak liat wajahnya Arin yg kusam,baju sederhana,bau bawang
Suherni 123
seharusnya Arin ngebahas Naren,, bukannya ahh ihh gak karuan 😬
Suherni 123
sekali kali si bian di tampar tuh biar bener sedikit otaknya
Suherni 123
emang menye menye si Arin, bisanya nangis,, coba Arin tahu alasan sesungguhnya bian gak mau ngajakin jalan jalan, ketemu temen temen nya ngenalin ke orang luar apakah masih mau ,,dan alasan menceraikan Arin karena dia terobsesi sama Naren karena cantiknya,body nya yg kalah jauh dari Arin
kalo aku jadi Arin ogah banget dah balikan lagi😬
Suherni 123
kebanyakan cerita di novel pasti balikan lagi setelah yg baru nya selingkuh, gak baik dan yang lamanya mau aja nerima lagi
Suherni 123
kita baik baik saja ... itu kan dari sisi mu bi,,, bukan dari sisi Arin dan lagi sekarang mulai nguber nguber
Suherni 123
bian padahal orang kaya hanya karena gak cinta sama istrinya ngebiarin penampilan istrinya burik, kusam,
sekarang cantik dikejer terus,,, emang cowok itu mahluk visual
Suherni 123
adaw,,, Arin masih ngarep si bian
Suherni 123
kok batinnya mengapa harus bertemu kembali,,la situ yg ga mau jujur sama ibunya jadi disuruh datang lah kirain masih jadi mantu nya 😬
Suherni 123
aku jadi Arin gak Sudi ngerangkak memohon ,, disuruh TTD hayu toh belum ada anak kan dan juga dapat gono gini 😁
Khusnul Khotimah
lah dirimu sendiri murahan,,,,kenapa merasa dilecehkan
Khusnul Khotimah
terlalu akay utk ukuran wanita yg pernah di rendahkan serendah rendahnya seperti sampah,,,,,cukup satu tamparan dan selesai
Khusnul Khotimah
za kasihkan bpknya aja kok repot,,,,,bukan tega bukan g punya hati,,,,tp hati akan sakit KLO trs dihadapkan situasi kek gini trs,,,,,pergi jauh dr sumber penyakit
Aditya hp/ bunda Lia
Ya kamu yang bodoh coba ajah pikir berulang2 saat rumah tangga lagi adem gak ada masalah gak apa tiba2 di cerai ... dasar mantan artos bego
Maya Ratnasari
will not well
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!