Ella gabriela seorang wanita muda,cantik dan pekerja keras.yang baru saja dilamar oleh bosnya.Dia tidak menyangka bos yang diam diam dicintainya.Melamar dirinya didepan banyak orang.
Alex rahardian hasanata seorang ceo muda dan tampan.Dia mewarisi perusahaan hasanata group yang begitu besar.
Namun kebahagiannya tidak bertahan lama setelah bertemu dengan keluarga hasanata.
Harapannya kandas setelah tiba tiba seorang pria tidak dikenal menidurinya semalaman.
Dan hal itu dipergoki oleh calon suami dan ibunya.menanggung malu begitu dalam.Kini dia harus menikahi pria yang tidak pernah dia kenal yang ternyata adalah orang yang memiliki cacat otak..
diusahakan up jam 00.00
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fauji irawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32
Pada saat Ella keluar dari kantor Lily.Pandangan semua orang mengarah ke arahnya.Raut wajahnya yang begitu merah dan caranya menyeret Nanda.Menandakan tidak ada ampun lagi bagi Lelaki malang itu.
Ella terus menyeret Suaminya keluar gedung kantor.Sementara karyawan lain hanya bisa menyaksikan kejadian mengenaskan tersebut.
Lily juga keluar dari ruangan kantornya namun berbeda dari Ella.Lily nampak tersenyum lega.Hal ini juga menjadi perhatian pegawai lain.
"Lily Apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang Kamu Lakukan?" Tanya Arin cemas.
"Tidak ada apa apa.Kembalilah bekerja,Ini bukan urusan kalian.aku rasa kalian tidak maukan mencampuri rumah tangga orang lain." Lily melipatkan tangan didepan dada dan berkata pada karyawan yang lain.
"Ella terlihat sangat marah,Apa kamu tidak lihat bagaimana caranya menyeret Nanda.'' Ujar Faiz dengan tegas.
"Aku lebih mengetahui apapun mengenai Nanda daripada kalian semua.Jadi Diamlah dan jangan ikut campur urusanku." Ucap Lily pada Faiz lalu dia kembali ke ruang kantornya.
Di tempat lain Nanda dipaksa masuk ke dalam mobil dengan kasar oleh Ella.Selepasnya Ella juga masuk dan duduk dibalik kemudi.Tanpa sepatah katapun Dia langsung menancap pedal Gas dan pergi dari sana.
"Kenapa sih La? Kenapa kamu marah kaya gini.Lihat nih tanganku jadi sakit." Ucap Nanda terisak dia juga mengusap pergelangan tangannya yang memar akibat cengkraman Ella.
Ella Nampak tidak memperdulikan tangisan Nanda.Tanganya bergetar diatas setir menahan kemarahan.Dia terus berfikir seberapa burukkah dirinya.Bahkan orang cacat seperti Nanda menyelingkuhi dia.
"Ella jangan cepet cepet nyetir mobilnya.Bahaya La,Aku takut." Ucap Nanda.
"Diam.." Teriak Ella dengan keras.Dia menatap ke arah suaminya dengan mata merah mencolok.Aliran air mata juga terus menetes dari mata merahnya.
Nanda dibuat semakin Takut saat melihat wajah Ella.Dia sadar kali ini Ella sangat marah kepadanya.Entah apa lagi Yang akan dilakukan Ella.
Pada saat sampai di apartemen Ella memarkirkan mobilnya lalu keluar dari mobil.saat melihat Nanda juga ikut keluar dari mobil.Ella langsung menghampiri Nanda dan menggenggam tangan suaminya dengan sangat erat.
Ella kembali menarik Nanda untuk mengikutinya.Dia terus memegang tangan suaminya.Seolah dia berkata jangan tinggalkan Aku.
Bahkan ketika dia didalam lift genggaman tangannya terus menempel dengan erat.Perlahan Dia mulai merasakan kehangatan ditangannya.
Saat sampai di ruang apartemennya,Ella langsung membuka pintu dan masuk kedalam.Lalu dia mendorong Nanda hingga tersungkur ke sofa.
Air matanya tidak terbendung lagi.Ella menangis keras didepan Nanda.
"Sialan Berani kau melakukan semua ini kepadaku.hah." Bentak Ella pada Nanda.
"Apa sih La,aku gak ngerti maksud kamu." Balas Nanda terisak.
"Jangan pura pura tidak tahu.Apa kamu tidak memikirkan perasaanku.Aku ada disana dan kamu malah mesra mesraan bersama wanita lain didepanku.Didepan istri kamu sendiri." Jelas Ella sambil menangis.Akhirnya Ella mengeluarkan semua rasa kesal yang ada didalam hatinya.
Beberapa kali ella sempat mengusap Air mata.Wajahnya semakin merekah berwarna merah padam.Sebenarnya Ella tidak bersalah semua wanita dilahirkan dengan kemampuan yang sama.Hanya saja Nanda belum mengerti apa apa dengan otaknya yang berusia 10 tahun.
"Tapi aku cuman main bareng sama Lily.Itupun cuman sebentar?" Balas Nanda menangis.
"Cuman main kamu bilang.Oh kamu mau bilang cuman Main cium ciuman sama Lily.Iya gituh,dasar kurang ajar." Balas Ella berteriak semakin keras.Ella semakin menjadi setiap Nanda membalas pernyataannya.
"Aku nggak ciuman sama Lily." Jawab Nanda lemas dia terlalu takut untuk melawan istrinya sendiri.
"Jelas jelas aku melihatnya didepan mataku sendiri." Bantah Ella keras.
"Lily tidak mencium aku,La.Dia cuman ngasih tau caranya sama aku.Terus kita praktek." Balas Nanda sedikit keras.
"Ya itu sama aja.Berarti Kamu ciuman kan sama Lily." Teriak Ella menuding Nanda.Dan akhirnya tangan Ella juga ikut berbicara Dia memukuli tubuh Nanda dengan keras.
"Bener La sumpah.Lily nggak cium aku.Bibirnya nggak nyentuh." Ujar Nanda membela dirinya.Nanda juga terus mengangkat tangan membentengi dirinya dari amukan Ella.
"Aduh sakit La.Kenapa sih kamu marah marah terus.Aku kan jadi bingung.Aku nggak ngerti kamu marah kenapa?" Nanda berusaha meraih tangan Ella dan mengajaknya duduk di sofa
Tapi justru Ella malah Memukul tangan Nanda.Ella lalu duduk disamping Nanda dan memukuli Nanda dengan begitu liarnya.Ucapan serapah juga tidak berhenti keluar dari mulutnya.
Merasa sudah cukup lelah,akhirnya dia berhenti.Hanya air mata dan suara tangisannya yang tidak berhenti.Nanda juga mengusap ngusap tubuhnya yang terasa sakit.
"Kamu jahat La.Aku mau pulang ke rumah paman." Teriak Nanda.Kemudian dia berlari ke arah pintu dan hendak keluar.
"Bagus pergi saja,pergi dari sini.Pulang ke rumah pamanmu,sekalian kau tidak usah kembali lagi kesini.Aku benci kepadamu,lebih baik kita sudahi saja kebohongan ini.Sebaiknya kita berpisah." Ucap Ella tegas.
Entah Angin apa yang menerpa Nanda.Dia kembali menutup pintu keluarnya dan terjatuh ke lantai.Dia duduk bersandar ke pintu Dan seperti tidak percaya setelah mendengar perkataan Ella.Nanda menatap lurus ke arah Istrinya dan dia mengatakan.
"Apa Ella tidak mencintai aku?" Tanya Nanda dengan Nada yang rendah.
"Apa? Mencintaimu? Tentu saja tidak.Aku tidak pernah dan tidak akan pernah mencintai laki laki sepertimu.Pergi!!!" Teriak Ella dengan sangat keras.Kemarahannya telah sangat memuncak kepada Nanda.
Sesaat setelah mendengar perkataan Ella.Nanda terdiam sejenak,matanya membulat penuh rasa terkejut.
"Lalu untuk apa kita menikah?" Tanya Nanda dengan Nada yang sangat rendah.
''Kamu membuatku kehilangan semua yang seharusnya menjadi miliku.Apa kamu ingat seseorang yang kamu tabrak saat lari dari kamarku dulu.Tadinya dia adalah calon suamiku,Alex.Seharusnya aku menikah dengan Alex dan mestinya sekarang aku tengah bulan madu bersamanya.Tapi justru aku malah terjebak di sini bersamamu." Teriak Ella terisak keras.
"Dan kamu juga harus tahu sebenarnya aku hanya menikahimu untuk membalas dendam.Lalu setelah aku puas,aku akan membuangmu." Lanjut Ella berteriak dengan keras.Tanpa sadar Ella mengatakan tujuannya kepada Nanda secara terang terangan.
"Tapi waktu itu aku tidak sengaja." Lawan Nanda polos.
"Sengaja ataupun tidak.Aku akan tetap meninggalkanmu!" Ujar Ella.Nanda menangis semakin keras saat menerima statement pedas dari istrinya.
"Aku kira Ella berbeda.Aku kira kamu berbeda dari yang lain.Tapi.. aku salah,Kamu sama seperti mereka.Kamu sama seperti yang lainnya...!" Bentak Nanda tegas.Nanda terlihat sangat marah dan Dadanya terasa begitu sesak.Ketika dia meluapkan segala kemarahannya.
Hal ini mendapat reaksi yang tidak kalah keras dari Ella.Tentu saja,ini adalah kali pertama Nanda membebtak Ella sepanjang pernikahan mereka.
"Aku tidak punya ayah,Aku tidak punya ibu.Dan kalian semua selalu meninggalkan aku sendirian.Paman,Bibi,Rima,Lily.Apa tidak ada yang tahu,Apa tidak ada yang mengerti kalau aku juga memiliki hati.Aku ingin ditemani oleh kalian tapi tidak satupun dari kalian yang mengerti.Aku hanya bermain dengan kalian 1 kali dan kalian meninggalkan aku untuk waktu yang lama sekali.Apa bagi kalian aku hanya Orang cacat,Pengganggu dan pembawa sial? Hah!" Jelas Nanda panjang lebar.Emosi Nanda membludak mengeluarkan kesedihan hati yang selama ini dia pendam sendiri.
"Apa yang kau bicarakan?" Balas Ella dengan Membentak.
"Arrrrgghhhhh.." Nanda berteriak keras lalu dia berdiri dan mengambil handycamnya.
"Kalian semua sialan! Kalian tidak pernah peduli kepadaku.Aku tidak ingin semua benda ini.Aku tidak menginginkan semuanya." Nanda lalu membantingkan Handycamnya dengan keras kelantai.
"Aku tidak butuh semua itu.Ambil lagi semuanya kamu mau kameranyakan ambil saja.Ponselku juga ambil semua yang kamu mau.Aku tidak menginginkan semua itu.Satu satunya hal yang aku inginkan adalah kalian tinggal bersamaku.Tapi kalian tidak mengerti aku.Tidak ada gunanya aku hidup,tidak ada yang menginginkan aku.Lebih baik aku mati saja." Lanjut Nanda,emosinya keluar seiring derasnya air mata yang mengalir.
Setelah meluapkan segala kekesalannya Nanda kemudian berlari dan keluar dari apartemen Ella.Dia juga membanting pintunya dengan sangat keras.Breekk..
Kepergian Nanda segera menyudahi pertengkaran pasutri muda tersebut.Ella yang merasa diremehkan kembali mengeluarkan kalimat sarkasnya.
"Pergi sana,jangan kembali lagi." Teriakan Ella menyertai kepergian suaminya.
Selepasnya Ella masuk kekemar dan membaringkan tubuhnya yang lelah.
'Dia kira dia itu siapa? Berani sekali membentakku seperti itu.Sial!' Batin Ella.
.
.
.
.Like comment Vote
Fanny ..masih aja keukeuh provokasi Ella biar jauhin Nanda.
Apa maksudnya Nanda sih, koq dia minta dicariin wanita untuk dirinya? penasaran...