NovelToon NovelToon
Zylvanca

Zylvanca

Status: tamat
Genre:Mafia / Teen Angst / Romansa / Roman-Angst Mafia / Chicklit / Tamat
Popularitas:36k
Nilai: 5
Nama Author: RR

Ketika seorang gadis yang hidupnya hanya untuk membalaskan dendam kematian keluarganya, tapi hati gadis itu ditakdirkan untuk mencintai pembunuh keluarganya. Akankah gadis itu memilih memaafkan pembunuh keluarganya atau terus pada tujuan utamanya yaitu balas dendam? Ikuti keseruannya yuk!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Zylva mengangkat satu alisnya menanggapi pertanyaan Raka yang sekaligus mengajaknya itu. "Gue nggak salah dengar?" tanya Zylva.

"Nggak. Temani gue." jawab Raka.

"Nggak takut gue bunuh?" tanya Zylva.

Raka terkekeh mendengar pertanyaan Zylva. Baginya pertanyaan itu sedikit konyol. "Kalau mau bunuh gue silahkan. Sekarang juga boleh." jawab Raka tanpa ragu. Bibir cowok itu tersenyum miris. Menyedihkan.

Tiba-tiba dada Zylva terasa sesak melihat Raka yang seperti itu. Gadis itu teringat perkataan Varrel. Benar, jika Raka mengingat semuanya cowok itu tidak akan ragu menyerahkan nyawanya kepadanya.

 

Mereka ke taman air bersama. Taman air yang dimaksud bukan kolam renang ya guys. Taman ini berupa taman dengan banyak air mancur yang bentuknya bermacam-macam. Kolam ikan koi yang di sekelilingnya ditanami bunga mengelilingi setiap gazebo yang ada di taman itu. Sangat indah.

Zylva tertegun melihat pemandangan di depannya. Gadis itu tidak pernah ke tempat seperti ini sebelumnya. Tempat yang dikunjunginya hanya markas, dan tempat yang berbau mafia. Gadis itu hanya jalan-jalan ketika tepat ulang tahunnya, hari valentine, atau hari spesial lainnya. Itupun di ajak Matthew. Dan tentunya bukan ke taman yang seperti ini.

"Mau foto bareng nggak?" tanya Raka.

Zylva mengerutkan keningnya. "Lo waras?"

"Yaudah kalau nggak mau." jawab Raka. Kemudian melengos pergi dari sana melihat salah satu gazebo.

Zylva menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Raka. Gadis itu mengikuti kemana Raka pergi. Tetapi tidak naik ke gazebo. Zylva tetap di pinggir bermain dengan ikan koi. Jari lentiknya menari-nari di atas air menarik perhatian ikan koi untuk mendekat. Sesekali gadis itu melirik Raka yang memotret pemandangan disekitarnya.

"Senyum itu pasti akan pudar setelah nanti malam." batin Zylva yang melihat Raka.

Sadar jika diperhatikan, Raka menoleh ke arah Zylva. Gadis itu buru-buru mengalihkan pandangannya kembali ke ikan koi yang berkumpul di dekatnya.

"Hm, kayaknya Lo benar. Gue udah jatuh cinta sama monster."gumam Raka. "Cute monster." imbuhnya sambil melihat Zylva yang bermain dengan ikan koi. Sangat berbeda dengan Zylva yang membunuh sepupunya beberapa hari yang lalu, Zylva yang sekarang terlihat cute, seperti anak kecil. Cowok itu mengarahkan kamera handphonenya ke Zylva dan memotret gadis itu.

Raka memandangi foto di handphonenya. "Maaf, hati gue lemah Ley. Gue suka sama pembunuh sepupu gue sendiri. " ucap Raka dalam hatinya. "Dan mungkin akan dia juga yang akan membunuh mama, papa, dan gue sendiri." sambungnya kemudian. Matanya menatap sendu Zylva. Terbesit rasa benci dihatinya kepada gadis itu, tetapi dia kalah dengan perasaannya yang mencintai Zylva.

"Jangan lama-lama lihatnya. Naksir tahu rasa Lo." celetuk Zylva. Kemudian beranjak menghampiri Raka.

"Lo tahu?"

Zylva menatap Raka, kemudian beralih ke handphonenya. Gadis itu merebut handphone Raka dan berfoto selfi menggunakannya. Setelah selfi Zylva mengembalikan handphone Raka.

"Kenapa Lo selfi pakai hp gue?"

"Gak baik nyolong foto orang." jawab Zylva kemudian pergi dari gazebo.

Raka melihat foto yang baru saja Zylva ambil. Kemudian tersenyum tipis dan berjalan mengikuti Zylva.

Terlalu nyaman berada di taman tersebut, tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul empat sore. Sebelum pulang mereka mampir ke sebuah kedai es krim.

"Lo mau rasa apa?" tanya Raka.

"Vanilla Strawberry."

"Lo suka rasa itu?" tanya Raka sedikit heran. Dia pikir Zylva lebih menyukai coklat atau karamel karena kepribadian Zylva yang seperti itu.

"Emangnya kenapa?" tanya Zylva balik.

"Nggak, cuma gue pikir Vanilla dan Strawberry rasa yang disukai cewek cute." jawab Raka.

"Peraturan darimana itu?" tanya Zylva sambil mengerutkan keningnya.

Raka menggeleng dan segera pergi memesan es krim. Tak lama kemudian es krim pesanan mereka datang.

Kling. Sebuah notifikasi masuk ke handphone Zylva. Zylva langsung mengecek handphonenya karena nada yang berbunyi berbeda. Gadis itu mengaktifkan notifikasi yang berbeda untuk setiap saudara nya.

"Sudah puas ngedate? Jangan lupa tugasmu baby." isi pesan tersebut.

Glek. Zylva menelan ludahnya dengan susah membaca pesan tersebut. Ya itu adalah pesan dari Matthew. Kalimat pertama yang ditulis kakaknya itu sudah menunjukkan bahwa Matthew marah padanya.

"Iya. Gue nggak lupa." balas Zylva.

"Siapa?" tanya Raka.

"Matthew." jawab Zylva singkat.

Kling. Handphone Zylva berbunyi lagi, gadis itu cekatan membaca pesan yang baru masuk.

"Beritahu dia!" isi pesan balasan dari kakaknya.

Zylva diam sejenak. Dia tahu betul apa maksud kakaknya. Matthew ingin dirinya memberitahu Raka bahwa dia akan menghabisi mamanya malam ini. Tetapi ada rasa tidak tega dihatinya untuk mengatakan itu.

"Gue udah beritahu dia." balas Zylva berbohong.

Baru saja terkirim Matthew langsung membalas pesannya. "Jangan coba-coba berbohong baby!" isi pesan tersebut.

Zylva menghela napasnya. Dia sudah menebak pasti kakaknya mengirim orang atau sebuah drone untuk mengawasinya.

"Kenapa?" tanya Raka.

"Mama Lo selanjutnya." ucap Zylva tiba-tiba.

Tubuh Raka seketika kaku. Jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. Keringat dingin mulai keluar dari tubuhnya. "Gue mohon jangan." pinta Raka dengan suara serak.

Zylva hanya diam. "Lo tahu gue pasti bunuh semua keluarga Lo." jawab Zylva dengan tenang.

"Gue suka Lo." ucap Raka terang-terangan.

Zylva langsung menatap mata Raka mendengarnya, detak jantung gadis itu mendadak cepat dan tidak teratur. Dia bisa merasakan pipinya yang memanas.

"Jangan bunuh mama gue." pinta Raka lagi.

Zylva menatap ke arah lain. "Lindungi dia kalau Lo nggak mau dia di bunuh." ucap Zylva tanpa menatap Raka. "Tapi gue pastiin dia mati malam ini juga." sambung Zylva lagi. Gadis itu masih tidak menatap Raka. Dia takut hatinya melunak jika menatap mata Raka.

"Gue yang bunuh orang tua dan adik Lo. Jangan bunuh orang tua gue."

"Mereka otak dari pembunuhan itu. Dan Lo alatnya." jawab Zylva

"Nggak bisakah cukup Cainsley dan gue?" tanya Raka.

"Nggak! Empat nyawa di bayar empat nyawa." jawab Zylva dengan tatapan mata yang mulai menyorotkan amarah.

"Gue mohon.." pinta Raka lagi.

"Sayangnya gue nggak terima permohonan Lo." jawab Zylva sambil meletakkan sejumlah uang untuk membayar es krimnya kemudian beranjak dari duduknya dan berjalan ke arah pintu keluar.

Sesaat sebelum sampai di pintu keluar, Zylva berbalik dan menatap Raka yang masih diam di tempat menatap dirinya. "Satu lagi. Jangan suka sama gue. Karena gue ibarat ular berbisa yang jinak. Suatu saat Lo pasti mati terkena bisa ular itu jika dia kembali liar." ucap Zylva. Kemudian pergi dari kedai tersebut.

"Dan gue nggak peduli hal itu." jawab Raka lirih.

Raka meninggalkan sejumlah uang untuk membayar es krim miliknya. Kemudian segera pergi dari kedai itu menuju kantor mamanya. Dia akan berusaha untuk melindungi mamanya, dia tidak ingin kehilangan untuk kedua kalinya.

...***...

...Bersambung......

1
Vvirgo☆
extra part thorr
prist dapet reygan ya thor 😁✌
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: sok ambil😌
total 1 replies
jatuh cinta sama novel ini😩, crazy up thor 😁☝🏻
hohoh, 😌
Memang pengecut,,,, heh, setidaknya tunggu sampai bawahan lo dateng, malah di tinggalin itu mayat orang kesayangan lo.... kgak punya otak memang di Raka ini🤦‍♀️
hohoh, 😌
Lanjutkan kerjs kerasmu thor!!!
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: siappp
total 1 replies
hohoh, 😌
tidk up kah hari ini??
hohoh, 😌: gak sabar nunggu kelanjutannya 😋
total 2 replies
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎
bagus
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱ѕυϲнιє αℓєѕγα❀シ︎
SELIR!!
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: Terserah mo oleng ke siapa aja, asal jangan ke list suami aku😊👍 cukup a'a Sunghoon:)
total 3 replies
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱ѕυϲнιє αℓєѕγα❀シ︎
PUNYA SAYA TITIK!! NO DEBAT
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: Ga nyampe gaplokannya 🤣✌️
total 3 replies
hohoh, 😌
bukanya Matthew ya yng memutuskan telepon nya
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: oh iya salah😭
total 1 replies
hohoh, 😌
gitu amat sih 😆
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱ѕυϲнιє αℓєѕγα❀シ︎
Gilang punya saya 😌
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱ѕυϲнιє αℓєѕγα❀シ︎: ahh iya tau 😗
total 4 replies
hohoh, 😌
telinganya aja yang tajam, tapi bukan otaknya😆😆
hohoh, 😌
lanjut kak !...
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎
yang di sensor itu "jalang"
hohoh, 😌
bukan cewek lagi itu mah 😆
hohoh, 😌
marah ko bilang bilang🤣
hohoh, 😌
nge-JJ?
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: tanya aja gapapa, uthor malah seneng kok kalau ada pembaca yang aktif berkomentar nanya ini itu😌
total 4 replies
hohoh, 😌
beuh😖
hohoh, 😌
Wah.... benar benar tak pandang Umur😌😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!