Juara 🥈Event Merubah Takdir S2
HADESS, Seorang dewa perang yang diicelakai oleh saudara tirinya yang begitu serakah dan akhirnya malah diracuni dan dibuang di tebing lembah
kematian dan hilang ingatan.
Bisakah Hadess kembali mengingat semuanya dan membalaskan sang saudara tiri yang kini sudah menguasai kerajaannya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Disidang
Sore ini panglima Zhou mengkawal pangeran Toshie yang sedang ingin berjalan-jalan melihat danau Naga Merah yang masih berada di dekat istana. Sebenarnya pangeran Toshie hanya sedang merasa bosan dan ingin mencari udara segar saja.
Angin semilir berhembus dan terasa begitu menyejukkan. Karena saat ini adalah musim semi. Musim dimana bunga-bunga akan bermekaran dengan begitu indah menghiasi hampir di beberapa tempat.
Tiba-tiba saja seorang pelayan istana juga terlihat mulai datang untuk menghantarkan beberapa hidangan untuk pangeran Toshie dan panglima Zhou yang saat ini duduk bersama di paviliun pinggiran danau itu.
"Silakan, Pangeran Toshie dan panglima Zhou." ucap pelayan istana wanita itu sudah meletakkan semua hidangan kekaisaran yang sudah disajikan dengan begitu rapi dan berseni itu.
Pangeran Toshie yang masih duduk bersilang hanya mengangguk dengan wajah datarnya. Sementara sang pelayan istana itu mulai meninggalkan mereka kembali.
Pangeran Toshie mulai seraih sebuah sakura mochie dan bersiap untuk menyantapnya, karena kebetulan kue berwarna merah muda itu masih sangat hangat. Namun pangeran Toshie malah mengembalikannya lagi dan meraih teh hangatnya.
Namun tiba-tiba saja Zhou segera menahannya dan malah membuat seteko teh hangat itu tumpah begitu saja. Dan tentu saja hal ini membuat pangeran Toshie kebingungan dan tidak mengerti.
"Ada apa, Panglima Zhou? Mengapa kamu melakukan semua ini?" tanya pangeran Toshie.
Aku sangat tidak asing dengan aroma ini. Aroma ini seperti ... ahh tidak salah lagi ...
Batin Zhou menatap tajam semua hidangan di hadapannya itu dengan sangat waspada seakan ada sesuatu yang tidak beres.
"Panglima Zhou! Ada apa?" pangeran Toshie mengulang kembali pertanyaannya karena Zhou masih saja terdiam dan tidak menjawab ucapannya.
"Pangeran Toshie. Jangan menyentuh makanan ini!" ucap Zhou tiba-tiba dan tenti saja ucapa Zhou sukses membuat panglima Toshie tercengang.
Zhou segera melemparkan salah satu sakura mochie itu ke seberang, dan tiba-tiba seekor burung mulai datang dan mematuk-matuk kue berwarna merah muda itu.
Tak lama kemudian, tiba-tiba saja tubuh burung itu menjadi begitu tegang lalu mengeluarkan busa pada paruhnya. Setelah itu burung itu terjatuh begitu saja di atas tanah. Burung itu telah menjemput ajalnya!
Melihat semua itu tentu saja membuat pangeran Toshie merasa sangat syok bukan main. Andai saja Zhou tak menghentikannya, maka sudah bisa dipastikan, jika nasibnya akan sama seperti burung parkit itu.
"Semua makanan ini sudah dicampurkan dengan racun hemlock, Pangeran. Dan itu sangat berbahaya. Karena racun itu sungguh sangat mematikan! Hanya dengan 8 lembar saja, hemlock sudah bisa mengantarkan kita pada maut." ucap Zhou masih dengan memasang mimik wajah serius.
"Hemlock? Bukankah hemlock hanya dimiliki oleh kekaisaran Fumio? Dan siapa sebenarnya yang melakukan semua ini? Mengapa kamu bisa begitu memahami dan mengetahui hemlock, Panglima Zhou?" tanya pangeran Toshie dengan kening berkerut menatap Zhou.
Zhou terdiam selama beberapa saat dan mulai menjawab apa yang sudah dipertanyakan oleh pangeran Toshie.
"Aku pernah mendengarnya sebelumnya, Pangeran. Dan disaat aku mengawal putri Matzu memenuhi undangan pernikahan dari kaisar Zeus saat itu, aku melihat hemlock itu secara langsung. Maka dari itu aku masih mengingatnya demgan baik, Pangeran."
Ucap Zhou memutuskan untuk tidak berkata jujur kepada pangeran Toshie, jika sebenarnya Zhou juga pernah menjadi korban dari racun mematikan itu. Dan disaat itu, dia masih belum bisa menyadarinya dan kurang siaga jika rusa panggang itu sudah dicampurkan Zeus dengan racun hemlock.
"Begitu rupanya. Lalu, apa kamu memiliki sebuah pandangan, Panglima Zhou? Siapa menurutmu yang berani melakukan semua ini? Apakah seseorang dari kekaisaran Fumio telah menyusupkan seseorang untuk melakukan semua ini?" tanya pangeran Toshie lagi.
"Kemungkinan adalah seperti itu, Pangeran. Namun aku tidak tau siapa yang melakukan semua ini." jawab Zhou seadanya.
"Baiklah. Kalau begitu sebaiknya kita segera kembali ke istana!! Karena itu artinya di dalam istana Nobuhide sedang tidak aman. Karena ada seorang penyusup yang berhasil masuki istana Nobuhide dan berusaha untuk meracuniku!! Aku khawatir jila dia juga berusaha untuk meracuni yang lainnya! tandas pangeran Toshie begitu murka namun juga berusaha untuk menahan amarahnya.
"Baik, Pangeran!"
Pangeran Toshie dan Zhou segera kembali ke istana dan memerintahkan beberapa orang prajurit untuk mengumpulkan semua pelayan dan semua juru masak istana. Mereka dikumpulkan di salah satu ruangan di dalam istana Nobuhide.
"Apa kalian tau mengapa aku mengumpulkan kalian di tempat ini?!" pangeran Toshie mulai bertanya dengan suaranya yang menggelegar memenuhi tempat ini. Dia masih duduk di singga sananya.
Tak ada yang berani menjawabnya, mereka semua menunduk dan sangat ketakutan. Karena jika sudah seperti ini, itu artinya sedang terjadi sebuah masalah besar dan serius. Dan itu artinya pangeran Toshie sedang begitu murka saat ini.
Pangeran Toshie menebarkan pandangannya menatap bergantian para pelayan dan koki istana itu denga tatapan nyalangnya.
"Siapa yang memasak sore ini?!!" tanya pangeran Toshie masih dengan suara menggelegar.
Tetap tidak ada yang menjawab, semua diam dan masih menunduk. Dan tentu saja hal ini semakin membuat sang pangeran semakin kesal bukan main.
"Aku sedang bertanya kepada kalian!! Apa kalian semua tuli?!! Aku akan bertanya sekali lagi kepada kalian!! Siapa yang memasak sore ini?!!" tandas pangeran Toshie lagi.
Akhirnya 3 orang koki wanita dan 2 orang koki pria yang kira-kira berusia masing-masing 30 tahun hingga 35 tahun mulai mengangkat tangannya ke atas dengan gemetaran saking ketakutan.
"Apa salah satu dari kalian telah memasukkan sesuatu ke dalam makanan istana??!" tanya pangeran Toshie lagi dengan tatapan penuh intimidasi menatap 5 koki istana yang bertugas hari ini.
"Tid-tidak ada, Pangeran. Ka-kami hanya mem-memasak dengan bahan-bahan yang sudah disediakan di lemari penyimpanan saja. Dd-dann bahan-bahan it-itu juga sudah diperiksa oleh prajurit khusus seperti biasanya, Pangeran." jawab salah satu koki pria itu memberanikan diri.
"Hhm? Apa kamu yakin jika kamu selalu memantau masakanmu selama kamu memasak??!" tanya pangeran Toshie memicingkan sepasang matanya menatap koki istana pria itu.
"Sa-saya yakin, Pangeran. Meskipun kami tidak selalu memantaunya, tapi kami para koki istana selalu bergantian menjaga masakan kami ... meskipun kami hanya pergi untuk ke kamar mandi saja." jawab koki pria itu lagi yang sepertinya dia adalah kepala komi istana yang bertanggung jawab penuh.
"Lalu apa kalian tidak melihat ada seseorang yang mencampurkan sesuatu di dalam masakan itu?!!"
"Ti-tidak, Pangeran ..." jawab koki wanita.
"Jika tidak ada yang berani mengakuinya!! Maka saat ini juga kalian pergilah dari istana Nobuhide dan jangan pernah kembali lagi kalian menginjakkan kaki kalian di istana maupun wilayah Nobuhide!! Kalian diasingkan dan tidak diijinkan untuk tetap tinggal di wilayah Nobuhide!!" tandas pangeran Toshie yang sudah begitu dipenuhi oleh amarah dan sangat murka.
"Aku melihat seseorang telah memasuki dapur istana, Pangeran!" ucap seorang pelayan wanita tiba-tiba.
Happy Ending utk kekuarga Zhouuu...
Dan kita akan bertemu kembali dgn helios or Fujin....
Makasih kk q sydah memverikan karya yg luar biasaa baguss dan sgt berbeda dari karya2mu sebelumnya,kereeen bingiitss,aku suka bingiittss😍😍😍
Sukses trus dgn karya2mu akaaa,love uuuu😘😘😘😘
jafi ada 2 pangeran🤣