menceritakan seorang gadis yang berprofesi sebagai dokter dan ilmuwan,meningal karena tertabrak mobil .namun ia malah terbangun ditubuh seorang putri lausiana,yang merupakan Putri dari seorang menteri kerajaan yang cantik.
tapi sebuah kesalahan yang ia lakukan mengakibatkan ia dianggap sampah.bahkan suami nya sendiri tak menganggapnya ada.
apakah ia akan kembali ke zamannya???
atau menetap dizaman kuno itu???
penasaran kelanjutan nya jangan lupa baca novel ku ya kak😁😅
SEASON 1 (PEMBALASAN PUTRI YANG TERBUANG(
SEASON 2 (Penjelajah waktu, Hidup dizaman Ajaib)
Ig: @Ara putri
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ara putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cemburu 2
Berada di satu tempat dengan Ronal, adalah hal yang paling dihindari oleh ana.sekarang mereka sedang menuju kekediaman ayahnya ana.
Dari mulai meninggalkan kekediaman pangeran Ardan,ana dan Ronal tidak pernah bicara lagi, mereka merasa canggung memulai obrolan. merasa bosan ana mulai berbicara terlebih dahulu.
"pangeran kenapa kau ingin ikut dengan ku?" ana bertanya,ia masih merasa aneh, biasanya Ronal paling benci berurusan dengan keluarga ana.
"kenapa?? kau tidak suka?, atau kau ingin William yang mengantarkan mu?" ucap Ronal dingin
"bukanya kau tidak suka berurusan dengan keluargaku? jadi aku lebih nyaman pergi bersama William" ucap ana santai
"apa kau memanggil William dengan nama?, dan Ardan dengan kakak?" tanya Ronal dengan kesal
"iya memangnya kenapa?" tanya ana bingung
"cihh,kau memanggil mereka begitu akrab, sedang kan kau memanggilku" ucap Ronal kesal
"pangeran" jawab ana polos,ia berpikir tidak ada yang salah dengan panggilan itu
"mulai hari ini panggil aku dengan nama saja" ucap Ronal dengan tegas
"tapi kita tidak sedekat itu pangeran" jawab ana santai
"apa aku mulai menyukainya,kenapa aku begitu tidak rela saat dia lebih dekat dengan pria lain?" Ronal bertanya sendiri dengan dirinya
"aku tidak menerima bantahan" ucap Ronal dingin
"kenapa kau bisa begitu dekat dengan mereka?" tanya Ronal lagi
"siapa,kak Ardan dan William?" tanya ana
"tentu saja mereka, siapa lagi" ucap Ronal kesal,ia begitu ingin tau tentang ana selam ia tinggalkan
"karena aku yang merawat pangeran Ardan, jadi kami menjadi dekat, bahkan aku sudah menganggapnya kakak" ucap ana santai" dan William,dia pria yang begitu baik,ceria,dan asik. siapapun yang berada didekatnya pasti nyaman,dan jangan lupa dia pria idaman setiap wanita" jelas ana lagi, sambil membayangkan wajah William,ia bahkan tidak sadar ada orang yang dari tadi menahan emosi
"kau memuji mereka dihadapan ku, dasar wanita bodoh" sekarang Ronal benar-benar emosi,ia langsung mencekam kuat tangan ana,ada yang merasa terkejut, langsung memekik menahan sakit.
"apa yang kau lakukan pangeran"tanya ana takut
"kau lupa aku menyuruhmu memangil ku apa?" tanya Ronal dengan marah mendengar panggilan ana
"Ron,, Ronal lepas kan tanganku" ucap ana menahan air mata, cengkraman tangan Ronal membuat tangan ana serasa remuk
Ronal yang menyadari kesalahannya langsung melepaskan tangan ana,ia melihat ana yang mulai mengeluarkan air mata, langsung menghapus air mata ana dengan tangannya.
"astaga,aku menyakitinya lagi" Ronal merasa bersalah, langsung mengambil tangan ana,dan mulai meniupnya
Ana yang mendapat perlakuan seperti itu,hanya bisa terdiam.
"ada apa dengan pria ini, kenapa dia memperlakukan aku seperti ini,jika begini aku bisa hilang pertahanan diri ku. ini tidak boleh terjadi" ucap ana,ia merasa heran dengan sikap Ronal yang perhatian
"maaf"ucap Ronal sambil memegang tangan ana lembut
"astaga apa dia sehat?,ini pertama kali aku mendengar ia bilang maaf,apa dunia ini mau kiamat?" ana bertambah bingung dengan sikap Ronal,ia langsung memegang dahi Ronal.
"tidak panas, berarti sehat" gumam ana,ia bahkan lupa dengan ucap maaf Ronal
Ronal yang melihat reaksi ana hanya bisa tersenyum,ia mengerjakan ana belum bisa menerima perubahan sikapnya yang tiba-tiba ini. mereka bahkan tidak sadar bahwa Ronal masih memegang tangan ana, mereka terlalu sibuk dengan pikirannya masing-masing.