NovelToon NovelToon
Married With Duda

Married With Duda

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Terlarang
Popularitas:43M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nidia

Sarah tidak menyangka jika ia akan di pertemukan dengan seorang duda yang memiliki 2 putra lucu, imut, dan tampan. Tentu saja ketampanan itu berasal dari ayahnya. Namun sayang Dia berjanji tidak ingin menjalin hubungan apalagi menikah setelah istrinya mengkhianatinya. Namun saat bertemu Sarah ia melanggar janjinya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 11: Meminta bantuan

Devano merasa bersalah karena sudah membentak kedua anaknya. Dia terbawa emosi saat Damien merengek padanya. Setelah menenangkan diri ia berpikir untuk menghubungi Sarah. Namun ia sedikit ragu melakukannya hingga mengurungkan niatnya.

"Tidak Dev, jangan menghubunginya. Pasti wanita itu sedang keluar bersama kekasihnya. Apalagi ini malam minggu, malam dimana para anak muda berkencan dengan kekasih mereka" ucap Devano monolog.

"Akh... kenapa aku jadi seperti ini, kemana diriku yang pemberani itu? kenapa susah sekali melakukannya. Ini bukan diri ku." gumam nya.

Setelah mengumpulkan keberaniannya, akhirnya Devano menghubungi Sarah.

Aku yang sedang serius membaca novel dikejutkan dengan dering ponselnya. Aku melihat Ada panggilan dari Pak Devano. Sebenarnya aku sedikit ragu untuk mengangkatnya apalagi aku belum bisa melupakan kejadian di kamar mandi.

"Selamat malam Miss Sarah, ini dengan ayah Damien" ucap Devano.

"Ya, selamat malam juga Pak Dev. Ada yang perlu saya bantu Pak".

"Maaf sebelumnya Miss Sarah sudah mengganggu waktunya. Mungkin saat ini Miss Sarah sedang di luar bersama kekasih. Saya ingin minta bantuan dari Miss Sarah. Tapi....." ucapan Devano terhenti.

"Tapi apa Pak? saya ada di rumah Pak, lagi pula saya tidak mempunyai pacar Pak. Silahkan saja, bapak ingin minta bantuan apa".

"Baguslah kalau kamu belum punya pacar" ucap Devano tanpa sadar.

"Bagus apanya Pak" tanya ku. " Apanya yang bagus, di umur ku yang sekarang belum punya pacar" batin ku.

"Eh maksud saya begini Miss Sarah, Saya ada urusan bisnis ke luar kota selama satu minggu, saya ingin Miss Sarah menjaga anak-anak saya. Sebenarnya tadi saya sudah menjelaskan pada anak-anak kalau Miss Sarah sibuk dan grandmanya yang akan menjaga mereka saat saya pergi. Tapi mereka tidak mau dan merengek agar Miss Sarah yang menjaga mereka, hingga saya hilang kendali dan membentak mereka tadi. Maaf jika saya merepotkan anda, tapi jika anda sibuk tidak usah dipaksakan, saya akan mencoba memberi pengertian kepada anak-anak nanti" ujar Devano panjang lebar.

"Baik lah, saya akan datang besok pagi ke rumah Bapak. Selamat malam Pak" ucap ku dan langsung mematikan ponsel ku. Aku sedikit kesal dengan nya karena membentak anak-anak. Harusnya ia memastikannya dulu bukan langsung mengambil kesimpulan sendiri.

"Ting..tong.." Bel rumah Sarah berbunyi.

"Cari siapa Pak" ucap ku pada seorang laki-laki yang jika di taksir kira-kira berumur 50-an.

"Apakah ini rumah nona Sarah, saya ditugaskan oleh Tuan Devano untuk menjemput nona Sarah".

"Ya, saya Sarah pak, tapi saya bisa datang sendiri pak. Bapak tidak perlu repot-repot menjemput saya" ucap ku pada supir tersebut.

"Ini sudah menjadi tugas saya nona, tolong jangan menolaknya. Tuan akan marah kepada saya". Aku mengiyakan permintaan supir tersebut dan menyusun beberapa pasang pakaian ku. Lalu membawanya ke dalam mobil. Kami pun langsung berangkat.

"Selamat pagi nona Sarah, mari saya antar ke kamar nona" ucap pelayan pada ku. Kami menaiki tangga dan sampai di salah satu kamar yang ada di lantai dua.

"Bik, kenapa kamar saya di sini. Bukan kah ini kamar Pak Devano?" tanya ku pada pelayan, aku ingat betul jika kamar ini milik Devano. Tiba-tiba terdengar suara bariton dari belakang keduanya.

1
matchariee??
kurang asik
matchariee??
.
Anonymous
Plis lahh baru baca kurang srek aja gitu.. maaf nihh, author nya pernah belajar b.indo kan ya? Trus pasti ada yg namanya sudut pandang nahh kalau dlm penulisan haruanya dikasih keterangan. Ini gw baca cuma sampe chapter 2 aja udh ga nyaman seolah” ini pov outhornya berdasarkan real life karna ada kata “aku”. Kalau mungkin memang bgi sebagian org ga masalah tpi bagi yg udh bnyk baca karya/cerita org pasti ga nyaman. Mohon di koreksi ya thor.
Eka Sari Agustina
👍👍👍👍
Alaric Zikri
Luar biasa
oma lina katarina
seneng baca nya dari susah hingga senang nya , bagus ceritanya Thor
oma lina katarina
keluarga harmonis 👍👍
Aries suratman Suratman
Author emang suka bikin yang baca ceritanya jadi jengkel dan Emosi, dikasih tahu tapi...tak direspon 🤦💆
Aries suratman Suratman
Kalo sampai episode:10 Masih pakai bahasa Seolah cerita kehidupan pribadi author(Berarti Author ngga butuh kritik dan saran)👏👏👏🤷
Aries suratman Suratman
Intinya kalo ceritanya masih kaya cerita kehidupan pribadinya Author
yang baca ceritanya jadi kurang nyaman dan terasa kurang pas
Aries suratman Suratman
Baca ceritanya kurang nyaman, Seolah-olah Sedang Menceritakan kisah pribadi Author, Harusnya Author itu belajar dari pengalaman yang udah ada (Novel itu ceritanya dunia hallu imajinasi, bukan cerita kehidupan pribadi)🙆💆💆💆👍✌️
chtiana 75
Luar biasa
Nisa Sugiarti
Lumayan
Muji Erawati
Luar biasa
Muji Erawati
q sukak ceritanya
M Yustina
tanda kasih syg seorang lbu ..... D nanti Damian/Smile/
Ryan Jacob
semangat Thor nulisnya
Dini Dadi
Luar biasa
faraakila
tiba-tiba pov devano
faraakila
katanya orang kaya tapi gak ada kamar tamu 😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!