NovelToon NovelToon
Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:16.7M
Nilai: 4.5
Nama Author: Kuswara

" Aku akan memberikanmu uang Rp. 250.000.000,00 asalkan kau bersedia tidur denganku ".
- Jason Gilbert -

" Baiklah aku menyetujuinya "
- Ayu Puspita -

Ayu Puspita gadis muda (18 Tahun ) yang baru saja lulus dari bangku SMK dengan mengambil jurusan SK (Sekertaris).Berbekal ilmu yang diperolehnya selama sekolah. Ayu mencoba peruntungan dengan ikut Bibinya yang sudah lama bekerja pada salah satu keluarga paling kaya di Kota Jakarta. Yang akhirnya mempertemukannya dengan CEO ganteng ( Jason Gilbert, 28 Tahun ) dengan paras yang sangat rupawan dan memiliki tubuh atletis, kaya raya, playboy, pintar dan sangat arogan. Tapi cinta bisa menemukan jalannya.

Ini karya saya yang ke dua, mohon dukungannya. dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.

Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kuswara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

James baru saja selesai dengan pekerjaannya saat Daddy Leo dan Momny Irena datang berkunjung ke kantornya.

" Dad, Mom ada apa kalian kemari? kita kan bisa bertemu di rumah?" Tanya James berdiri dari singgasana dan menyambut kedatangan kedua orang tuanya dengan peluk dan cium.

" Mommy tidak melihat ada Celia, bukannya Celia ikut bersama mu, kemana? "Tanya balik Mommy Irena yang tidak melihat keberadaan Celia di ruangan James.

" Itu Mom, Celia bertemu dengan teman-temaannya. Ada hal yang mau Daddy dan Mommy sampaikan kah ke aku? Tanya James lagi setelah duduk bersama kedua orang tuanya.

" Iya James "Jawab Daddy Leo singkat.

" Mommy dan Daddy datang kesini langsung apa dari kantor Daddy?"

" Itu pertanyaan tidak penting Mommy jawab James".

" Mom... "

Ucap Daddy Leo dan James bersamaan.

" Mommy datang ke kantor Daddy, meminta kita bicara pada mu dan Celia. tapi karena Celia tidak ada. ya tidak masalah sama kamu juga mungkin akan lebih nyaman dan leluasa kita untuk mengobralnya".

James terlihat hanya menganggukkan kepalanya.

Mommy Irena meletakkan tas kesayangannya disabelah Daddy Leo.

" James, diantara kamu dan Celia apa memiliki perjanjian pra nikah tentang masalah anak? Tanya Mommy Irena penuh selidik, dan Daddy Leo menatap nya penuh dengan intens.

James menegakkan tubuh sebelum menjawabnya.

" Iya Mom, Dad kami memiliki perjanjian pra nikah itu? makanya sampai sekarang Celia belum ingin mempunyai anak".

" Kami sudah menduganya. berapa lama? kamu yang melakukan vasek tomi atau Celia yang meminum pil penunda kehamilan? "Tanya Mommy Irena mulai terbawa emosi, jika benar dalam pikiran Mommy Irena James yang melakukan operasi.

" Tidak Mom, Celia yang meminum pil"Jawab James.

Mommy Irena bisa bernafas lega dan sedikit tidak terlalu khawatir pada putra sulungnya.dan agak sedikit mereda emosinya.

" Berapa lama sampai Celia mau memiliki anak? Tanya Mommy Irena lagi.

" Sesiapnya Celia Mom".

" What! "Ucap Mommy Irena memekik.

Karean tidak habis pikir terhadap putra yang sudah dilahirkannya. jika Celia tidak akan pernah siap maka selamanya James tidak memiliki keturunan, pewaris jika masih bersama Celia.

Daddy Leo mengusap lembut panggung Momny Irena yang sedikit bergetar seperti sedang menahan kekecewaannya.

" Orang lain perjanjian pra nikah itu tentang harta james, lah ini kamu malah tentang Anak. Anak itu Anugerah James. semua orang yang sudah menikah ingin cepat segara memiliki anak. Dan Mommy harap, kamu tidak akan pernah menyesalinya. kalau masih bisa diperbaiki dan dibicarakan, selesaikan lah dan segara ambil keputusan untuk rumah tangga kalian masalah anak".

" Dadd, Ayo kita pulang sebelum Mommy tidak bisa berjalan".

" Iya Mommy sayang, sabar ya. pasti mereka akan menemukan solusinya".

Mommy Irena sudah tidak ingin berbicara lagi, ia hanya menganggukkan kepalanya saja.

.

.

.

.

Di dalam kamar Apartemen, Ayu sedang memilih salah satu pakaian yang ada didalam Walk-in closet untuk dirinya.

Semua pakaian yang bermerk, dengan nilai yang tidak sedikit. membuat Ayu mengurungkan niatnya untuk mengambil salah satu pakaiannya.

Sejujurnya Ayu sangat menyukai semua warna dan model pakaiannya, yang akan pas dikenakan oleh tubuh mungilnya.

" Ay, kenapa lama sekali mengambil pakaiannya?"Tanya Jason yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi dengan hanya memakai handuk yang sangat minim. karena hanya mampu menutup area pribadinya saja.

Ayu membakikkan tubuhnya melihat kearah Jason. dan seketika Ayu menelan saliva nya dengan kasar, mendadak kerongkongannya terasa kering melihat pahatan maha karya yang sangat sempurna.

Ayu menatap intens mulai dari rambut yang masih basah, leher yang dilewati setetes air dari rambut yang membuatnya tambah sexy, dada bidang yang sangat memberinya rasa nyaman, perut dengan cetakan kotak-kotaknya dan yang terakhir pada sesuatu yang menonjol yang berada didalam yang terutup handuk. sehingga inti tubuhnya terasa berkedut efek alami yang ditimbulkan gairah yang mulai terpancing.

Ayu langsung memutus pandangannya, saat menyadari itu. tadi Jason yang bilang jika Jason takut tidak bisa mengontrol dirinya, buktinya Ayu juga merasakan hal yang sama saat seperti sekarang ini dengan cepat memantik percikan api giarah dalam dirinya. apalagi sejauh ini Jason sudah sangat berhasil setiap memberikan sentuhan dan belaiannya.

Walau bukan hal tabu baginya, tapi tetap saja Ayu baru pertama kali melihat penampakan sosok pria dengan tampilan seperti Jason. Ayu dapat merasakan sensasi yang berbeda saat melihat langsung dengan sangat jelas. gelenyar aneh mulai menyerang dirinya.

" Baik Tuan, saya akan ke kemar mandi!"Ayu setengah berlari menuju kamar mandi, langsung menutup dan mengunci pintunya.

Jason tersenyum penuh seringai melihat Ayu.

" Ay, kamu ceroboh sekali. tidak membawa handuk mu, dan didalam sana juga tidak ada handuk. aku akan melihat apa yang akan kamu lakukan?"Gumam Jason dengan senyum yang terus saja mengembang.

Ayu yang kini berada didalam kamar pun, melihat dirinya sendiri dari pantulan cermin. Ayu meraba setiap inci tubuhnya, seakan sentuhan dan belaian yang pernah Jason lalukan pada tubuhnya masih terasa sampai sekarang.

Ayu berdiri dibawah shower,memutarnya sehingga air dingin mulai menyirami tubuh polosnya, supaya bisa menghilangkan apa yang sudah ada dalam otaknya.

Tidak berselang lama, Ayu sudah selesai dengan ritual mandinya.

" Ya ampun, handuk"Ucapnya setelah menyadari tidak ada handuk yang tergantung satu pun disana.

" Bagaimana ini? ".

Ayu memakai kembali pakaian tanpa **********. karena tidak ingin memanggil Jason. nanti yang ada Jason malah berbuat yang enak-enak pada tubuhnya.

Cklek

Ayu membuka pintu, menarik handlenya kedalam. dengan menyembulkan kepalanya Ayu memantau aman keadaan didalam kamar tidak ada Jason disana. mungkin Jason sudah berada di luar.

Ayu keluar dengan menjitjitnya kaki, air menetes dari rambut panjangnya yang basah. sampai lah Ayu di Walk-in closet. tanpa berpikir panjang lagi Ayu mengambil asal salah satu pakaian bukan ditempat yang tadi pertama didatangi dan dilihatnya.

Ayu berlari lagi menuju kamar mandi.

Ayu menarik nafas dan menghembusnya perlahan. Ayu meletakkan pakaian kotornya dibawah yang ada genangan air.

Setelah terpasang sempurna penutup gunung kembar dan kain segitiga nya sudah menempel dengan sempurna. Ayu mengambil pakaian yang tadi diambilnya dengan asal.

" Pakaian apa ini?, kenapa ini yang aku ambil?"Ayu memperhatikan dengan seksama pakaian yang kini berada dikedua tangannya lalu direntangkan.

" Kenapa Tuan Jason memiliki pakaian se-sexy ini? Jangan-jangan ini punya Nona Lyra. terus sekarang aku harus pakai apa? pakaian ku sudah basah".

Ayu kembali menarik nafasnya dalam untuk menyesali kecerobohan yang sedang dilakukannya.

Jason yang sedari tadi masih berada didalam kamar pun, dengan bersembunyi disamping salah satu rak buku, melihat setiap tindak tanduk yang dilakukan Ayu.

Mendengar dengan seksama jika pintu kamar mandinya sekarang tidak dikunci. Jason yang masih bertelanjang dada jalan perlahan mendekati pintu kamar mandi.

Mendorong pintu dengan sangat lebar dan pelan tanpa suara , sehingga dari tempatnya berdiri bisa melihat dengan jelas Ayu yang berdiri dengan pakaian dalamnya saja dengan pakaian dinas yang sedang dibolak-baliknya.

1
Linda Liddia
Ayu bisa menjaga dirinya Jason gak kayak kamu tukang gelap celup sana sini
Linda Liddia
Tolol dasar cewek munafik
Diah Anggraini
keren banget kau jason.. masih setia sama ayu..
salut deh ama jason
Diah Anggraini
sedih terharu greget juga bacanya
Diah Anggraini
nyesek aku bacanya
Diah Anggraini
james bener bener licik
Dian Nurmalasari
betul kasihan ayu dan jason apakah mereka akan bersatu lagi
Vtree Bona
Luar biasa
Zerazat
thor lama lama bosan aq sama Jason dan Ayu
Zerazat
So Sweet anak anak Jason & Ayu suka banget sama ceritanya
Zerazat
Jhon sama Jack pinter jadi detektif👌
Zerazat
yang aneh itu juga Jason udah ketahuan Abah nya malah Ayunya di ajak bercinta aneh
Zerazat
mending katakan sejujurnya Jason dari pada nanti Ayu kecewa jadi biar bisa menata hatinya
Zerazat
DASAR ANAK KECIL MULUT NYA LEMES TAPI NDAK MASALAH KESAN NYA LUCU DENGAN KEPOLOSAN NYA BAGUS BANGET ALUR CERITA MU THOR PADAHAL AQ UDAH BACA TAPI SANGAT SUKA
Zerazat
cakep thor
Zerazat
makanya Ayu kamu jangan sok suka aja bilang ngak,Jason orang nya Gentle karena kamu bilang ngak suka makanya Jason langsung pilih Liyra,kamu suka jadi yang kedua ya Yu
Laode Zakaria
Luar biasa
Naywa
Biasa
Naywa
Buruk
ndie
sukaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!