Update hari Senin, Rabu & Jumat pukul 15.00 WIB.
Sebagai satu - satunya laki - laki keturunan keluarga White,Samuel akan di nobatkan sebagai Duke yang baru.Sebenarnya Samuel tidak menginginkan gelar itu ,tetapi keadaan memaksanya.
Claudia ,putri bangsawan desa ,memutuskan pergi ke sana untuk menemani Samuel dengan alasan untuk belajar tata krama.Ternyata keluarga White dan bangsawan lainnya meremehkan Claudia.
Dengan dalih demi kebaikan Samuel ,Dino memaksa Claudia untuk mengingkari janjinya untuk selalu mendampingi Samuel.
Bagaimana kisah mereka selanjutnya ? Ikuti saja di karya terbaru ku
Jangan lupa kalau kalian suka Like ,Favorit ,Rate dan Komentar positif ya so Vote.Makasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Violetta Slyterin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32.
Semua terpaku melihat Duke Berlioz Muda yang terkapar dengan berlumuran darah yang keluar dari dahinya yang berlubang itu akibat di tembak oleh Duke Samuel White yang menegakkan rasa keadilan terhadap Dino Baskoro yang juga tewas di tembak oleh anak buahnya Duke Berlioz Muda demi menyelamatkan Duke Samuel White.
" Duke White, Kau sungguh amat tegas sekali dan berwibawa dalam menegakkan prinsip keadilan dan kebenaran di dalam hukum yang berlaku di Kerajaan Lovenia untuk kebaikan bersama." Kata Raja Philip yang mengakui potensi besar dari diri Samuel yang dapat menggantikannya sebagai Raja di negeri Lovenia apabila suami dari Claudia itu ingin menguasai negerinya itu.
" Baginda, karena Aku adalah wakilmu sekarang ini sedang melangsungkan pernikahan ku dengan istriku di Kediaman ku ini.Aku meminta izin dari mu untuk cuti selama setahun Aku dapat liburan bulan madu bersama dengan Istriku sesudah kami resmi menjadi suami -istri di Bukit Pelangi kami setelah kami memakamkan Dino Baskoro di halaman belakang Kediaman ku ini secara layak sebagai penasehatku dan juga Paman dari Istriku ini." Kata Samuel yang tersenyum untuk Raja Philip yang tak bisa menolak permintaannya itu.
" Ah,ya suka -sukamu lah..Asalkan usai urusanmu selesai di Bukit Pelangi.Kamu dan Istrimu harus segera kembali ke Ibukota untuk bekerja sebagai Wakil ku dan Sektretaris ku di Istana ku." Jawab Raja Philip yang membalas senyuman Samuel.
Seperti yang sudah di rencanakannya itu Samuel menepati ucapannya untuk memakamkan Dino Baskoro secara layak di halaman belakang di Kediamannya itu.Lalu, Ia dan Claudia serta Ray dan Sonya bersama dengan Keluarga Duke White dan Keluarga Duke Fillan berbondong -bondong meninggalkan Ibukota.
Beberapa bulan kemudian, Claudia melahirkan seorang anak laki -laki pertama untuk Samuel di Kediaman Duke White di desa besar kenangan tak terbatas.
" Wah, hebat sekali Clau..Lihat mirip sekali putra kita ini dengan ku.." Seru Samuel menatap bayi laki -laki pertamanya yang berbaring lembut di sisi kanan Claudia di tempat tidur.
" Iya, Sam..Aku selalu berdoa pada Tuhan untuk anak yang ku lahirkan untuk pertama kali untuk mu adalah seorang anak laki -laki untuk penerus mu." Jawab Claudia dengan begitu letih dan lelah pasca melahirkan.
" Ya, terimakasih Clau kamu sudah memberikanku seorang putra pertama ku ini yang Aku berikan nama Renaldy White." Kata Samuel mengecup pipi bayinya.
Di Kediaman Duke Fillan.
Sonya mengumumkan kehamilan pertamanya itu kepada Ray dan juga keluarga Duke Fillan lainnya termasuk Duke Sean Fillan dan Istri yang amat bahagia sekali mendengar kabar bahagia itu.
"Wah ,selamat untuk mu Ray dan Istrimu yang cantik ini." Kata Duke Fillan yang mendaftarkan Ray sebagai putra adopsinya dengan gelar Duke Ray Fillan ke lembaga anak Kerajaan Lovenia.
" Terimakasih Ayah dan Ibu yang sudah sangat baik sekali menerima ku sebagai putra adopsi nya kalian berdua dan Aku sekarang adalah Kakaknya Claudia." Kata Ray berlinang air mata haru.
Di saat yang membahagiakan itulah datanglah seorang gadis remaja cantik yang berlarian kecil kepada Duchess Fillan yang memeluk gadis manis itu dengan kasih sayang.
" Ei, Rosalie sudah tumbuh besar dan cantik sekali sekarang.." Kata Ray memuji Adik perempuannya Claudia.
" Iya, di karenakan Rosalie sudah besar kami pun ingin Rosalie pergi bersosialita ke Ibukota usai Claudia menyelesaikan masa nifas nya dan juga usai Samuel menyelesaikan masalah pernikahan Putri Miya dengan Duke Giovano yang berasal dari kota besar Lukisan Pelangi di bagian utara dari Ibukota Kerajaan Lovenia." Jawab Duke Fillan yang kini di angkat sebagai Duke yang memimpin desa -desa di sekitar desa kenangan tak terbatas oleh Raja Philip setelah Raja mengunjungi Kediaman nya itu dan Raja tertarik dengan Rosalie.
" Aku tak bisa menikahi Claudia yang sudah hak resmi Samuel sejak dahulu kala..Tetapi,Aku pasti bisa menikahi Rosalie setelah gadis ini tumbuh besar dan berusia dua puluh tahun."Kata Raja Philip di Istana dengan wajah berseri -seri di depan Duke Berlioz Senior.
" Ahhh, ya Yang Mulia..Pihak lembaga pernikahan Kerajaan Lovenia sudah menyiapkan segala yang di perlukan oleh Anda untuk melamar dan juga memboyong Putri Rosalie Fillan ke Istana Anda di Ibukota Kerajaan Lovenia." Jawab Duke Berlioz Senior yang selalu menjaga dan menyayangi Sang Raja seperti putranya itu.
" Aha, sebagai rasa balas budi ku untuk mu yang sudah amat mendedikasikan hidup mu untuk ku dan Kerajaan Lovenia..Duke Berlioz Senior, Aku mempunyai calon Istri yang sangat hebat untuk mu loh agar kamu bisa memiliki keturunan yang baru lagi usai kamu kehilangan putramu yaitu Duke Berlioz Muda beberapa bulan yang lalu dan usai kamu pun harus kehilangan Istrimu yang meninggal dunia karena sakit kanker otak stadium akhir sekitar sebulan yang lalu." Kata Raja Philip yang mengejutkan Duke Berlioz Senior.
" Ah, Baginda tak perlu Anda repot-repot untuk memilihkan calon istri baru untuk ku karena Aku sudah lanjut usia dan Aku sudah cukup merasa bahagia dengan Aku merawat Anda dengan baik sebagai Ayah asuh Anda." Kata Duke Berlioz Senior yang merasa Raja Philip terlalu berlebihan mencemaskan masa depannya.
Raja Philip tidak menanggapi pendapatnya itu.Ia di kejutkan dengan kehadiran Nyonya Duchess White yang datang ke ruangan pribadi dari Raja Philip dengan surat resmi dari Samuel yang ingin menjauhkan Ibu tirinya dari Claudia dan putranya di Kediaman Duke White di desa besar kenangan tak terbatas.
"Nah,Nyonya Laurenza White yang Aku tentukan sebagai pasangan baru mu, Duke Berlioz Senior." Kata Raja Philip tersenyum menawan kepada Duke Berlioz Senior yang tercengang itu.
" Lalu siapakah yang menjadi Nyonya Duchess White Senior usai Nyonya Laurenza di haruskan untuk menikah dengan Duke Berlioz Senior?" Tanya para bangsawan yang membicarakan hal ini di Istana.
"Ibunda kandungnya Duke Samuel White yang berasal dari rakyat jelata di Kerajaan Romenia yang bernama Victoria Ginerva White." Jawab Putri Patricia Quenade yang melewati kerumunan para bangsawan itu yang sibuk berasumsi yang berbeda -beda di ruangan utama Istana.
" Putri Patricia Quenade sendiri dengan siapakah Anda bersanding di masa depan Anda usai Anda gagal menjadi Duchess White Junior yang telah di ambil oleh Putri Claudia Fillan yang kabarnya kini telah memberikan seorang putra pertama untuk Duke Samuel White yang di resmikan sebagai wakil pribadi Raja Philip?" Tanya salah satu dari bangsawan Ibukota yang menatap lekat -lekat Putri Patricia Quenade yang terlihat membeku di tempatnya berdiri yakni di sudut kanan ruangan utama Istana Raja Philip.
Bersambung..!!