NovelToon NovelToon
Dua Cinta Untuk Satu Hati

Dua Cinta Untuk Satu Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Tamat
Popularitas:193.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yuan Pratama

Jika berbicara tentang cinta itu sangat rumit. Terlebih lagi jika kita harus memilih satu di antara cinta yang ada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuan Pratama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31.

Deon dan Dira kini sedang berada di ruang tamu, sedangkan Gaby sudah tertidur di kamarnya. Deon pun memberitahu Dira apa yang terjadi di sana.

"Jadi maksud kamu Raw di culik?."Tanya Dira dan Deon pun mengangguk.

"Aduh, ini nggak masuk akal sayang.

Kamu tahu Raw kan, dia di culik itu tidak mungkin."Sambung Dira.

"Tidak ada yang tidak mungkin.

Semua ini sudah direncanakan dari lama.

Dira aku tahu Raw bukan orang yang lemah, tapi banyak orang yang jauh lebih kuat bahwa licik di dunia ini.

Ok anggap saja Raw kuat dan tidak terkalahkan.

Tapi jika lawan Raw itu licik dan cerdik segala sesuatunya bisa saja terjadi."Jelas Deon.

"Jadi?."Tanya Dira.

"Siapa musuh Raw yang kamu tahu?."Tanya Deon kembali.

"Tidak ada."Jawab Dira.

"Kamu yakin?."Tanya Deon mematikan dan Dira hanya mengangguk.

"Ardian."Ucap Deon.

"Ardian?

Jangan berpikir kalau Ardian yang melakukannya ya."Ucap Dira.

"Sayang bisa saja.

Kamu tahu sediri kalau Ardian mencintai Gaby, tapi Gaby menolak dan memilih Raw."Jelas Deon.

"Iya aku tahu itu, tapi aku sangat yakin bukan Ardian pelakunya."Ucap Dira dengan penuh keyakinan.

Kemudian Dira pun meninggalkan Raw sendirian di ruang tamu sedangkan Dira kembali menemani Gaby di dalam kamarnya.

Dira masih tidak habis pikir kenapa Deon bisa berpikir Ardian di balik semua ini. Jelas jelas Ardian saja tidak ada di sini.

___

Waktu pun terus berlalu, Gaby bangun dari tidurnya. awalnya Gaby pikir yang tidur di sampingnya adalah Raw, tapi ternyata bukan.

Gaby pun bangkit dari atas tempat tidurnya dan hendak pergi keluar kamar untuk mencari Raw.

Dira yang sadar kalau Gaby sudah bangun pun bangkit dari tidurnya dan mengejar Gaby.

Gaby mencari ke seluruh ruangan tapi Gaby tidak menemukan Raw.

"Sayang kamu di mana?."Teriak Gaby.

"Gaby."Panggil Dira.

"Kak, Raw di mana?

Terus semalam Raw pulang jam berapa?."Tanya Gaby pada Dira.

"Kita duduk dulu yuk,

oh iya kamu harya minum susu kan, Kakak bikinin buat kamu ya."Ucap Dira mengalihkan pembicaraan.

"Aku tahu Kakak pasti mau mengalihkan pembicaraankan?.

Kak, jawab dengan jujur di mana Raw?."Tanya Gaby.

"Ok.

Maaf Gaby Ziko dan Dion beserta anak buah mereka tidak bisa menemukan kebenaran Raw saat ini.

Tapi kamu tenang saja, mereka akan terus mencari Raw dan menemukannya."Ucap Dira.

Gaby terkejut dan tidak percaya kalau Raw telah hilang. Gaby tahu ini pasti telah terjadi sesuatu pada Raw. Gaby pun jadi panik dan berpikir yang tidak tidak.

Dira yang melihat itu langsung menenangkan Gaby.

Dira tidak mau kalau sampai Gaby banyak pikiran dan stress, karena itu dapat berpengaruh pada kandungannya.

Namun bagaimana pun Dira mencoba untuk menenangkan Gaby, Gaby tetap tidak bisa tenang. Gaby terus menghubungi Raw meskipun hasilnya sama, Raw tidak bisa di hubungi. Gaby pun bertambah panik karena Gaby terlalu berpikir yang tidak tidak, Gaby menangis sejadi jadinya.

Hal itu tentu saja membuat Dira khawatir akan keadaan Gaby dan kandungannya.

"Gaby kamu nggak boleh terlalu khawatir seperti ini, ini nggak baik buat kamu dan bayi kamu."Ucap Dira.

"Bagaimana aku nggak khawatir Kak, suami aku menghilang tanpa jejak seperti ini. Tentu saja aku khawatir karena aku istrinya."Saut Gaby.

Pada saat itu handphone Gaby berdering, saat Gaby melihatnya, itu nomer yang tidak di kenal.

Gaby pun menjawab panggilan itu.

"Halo."Ucap seseorang dari sebrang telpon.

"Halo, sayang apa kamu bisa menjemput ku di rumah sakit?."Tanya seseorang dari sebrang telpon.

"Raw?."Ucap Gaby.

"Iya sayang ada apa?."Saut orang dari sebrang telpon.

Gaby yang mengetahui itu Raw langsung merasa sedikit tenang. Gaby pun memutuskan untuk menjemput Raw bersama dengan Dira di rumah sakit.

Sebelum berangkat ke rumah sakit Dira memberi kabar pada Deon kalau Raw saat ini di rumah sakit, Dira pun meminta untuk menghentikan pencarian pada Ziko karena Raw sudah baik baik saja.

Sesampainya di rumah sakit, Gaby melihat Raw yang sedang sedang terbaring lemas. Gaby pun sedih saat melihat beberapa luka di tubuh Raw.

"Sayang apa yang terjadi sama kamu, kenapa kamu bisa seperti ini?."Tanya Gaby.

"Jangan menangis, aku baik baik saja."Ucap Raw sambil membelai wajah Gaby.

"Raw, siapa yang melakukan ini padamu?."Tanya Dira.

"Aku tidak tahu."Jawab Raw.

"Tidak tahu?

Tapi kamu melihat dan mengingat wajahnya kan?."Tanya Dira kembali.

"Maaf Kak, aku tidak bisa melihat wajahnya karena saat itu kondisi gelap dan aku di serang secara tiba tiba.

Untung saja ada orang yang menolongku."Jelas Raw.

"Hmm begitu."Saut Dira.

Setelah itu Dira duduk di sofa, lalu memainkan handphonenya.

Tak lama handphone Dira pun berdering.

"Gaby, Raw aku angkat telepon dulu."Ucap Dira.

"Iya Kak."Saut Gaby dan Raw hanya mengangguk.

"Kamu harus beristirahat dengan baik, aku tahu kamu kuat, tapi untuk sementara waktu kamu tidak perlu bekerja dulu."Ucap Gaby, karena Gaby tahu betul luka seperti ini tidak akan menghalangi dia untuk pergi ke rumah sakit melihat keadaan pasiennya.

"Iya.

Dan mungkin untuk seterusnya."Ucap Raw.

Gaby terkejut saat mendengar hal itu.

"Maksudnya?."Tanya Gaby yang tidak mengerti dengan apa yang di maksud Raw.

"Setelah ini aku akan mengundurkan diri dari rumah sakit. Aku akan mencoba membuka bisnis sendiri.

Kamu tidak keberatan bukan?."Jelas Raw.

"Iya aku sama sekali tidak keberatan kok, kamu yang menjalankannya jadi terserah kamu saja."Ucap Gaby.

Tapi jujur Gaby merasa aneh dengan keputusan Raw. Apa mungkin iya Raw meninggalkan keahliannya dan cita citanya dari kecil.

Namun Gaby berpikir mungkin memang Raw ingin mencoba sesuatu hal yang baru.

Lagi pula apa pun yang di lakukan Raw Gaby akan selalu mendukungnya.

Saat Gaby pergi ke kamar mandi, Dira kembali masuk. Saat itu Raw pun langsung berbicara pada Dira kalau dirinya akan berhenti bekerja di rumah sakit.

"Kak Dira, maaf sebelumnya, tapi sepertinya aku tidak bisa lagi bekerja di rumah sakit Kakak."Ucap Raw.

"Kenapa?."Tanya Dira.

"Aku ingin memulai berbisnis Kak, ya mencoba melakukan hal baru."Jawab Raw.

"Kamu yakin?

Kamu sudah tidak ingin menjadi Dokter lagi?."Tanya Dira.

"Ya aku yakin."Jawab Raw sambil tersenyum.

"Baiklah kalau memang itu keputusan kamu."Ucap Dira.

"Oh iya kata Dokter kamu sudah boleh pulang karena luka kamu tidak terlalu parah."Ucap Dira.

"Baguslah kalau begitu, terimakasih Kak."Ucap Raw sambil tersenyum.

Dira pun tersenyum, namun wajah Dira sangatlah datar. Hal itu di sadari oleh Gaby yang baru saja keluar dari kamar mandi.

"Kenapa wajah Kak Dira seperti itu?." Batin Gaby.

1
Qaisaa Nazarudin
SKAKMATT buat Adrian..Dasar gak kenang budi..Gaby juga katanya CINTA sama Raw,Bulshit...😡😡
Qaisaa Nazarudin
Kalo begitu Berarti Ardian berhutang nyawa sama Raw..
Qaisaa Nazarudin
Nikin tambah penasaran aja,Siapa sih sebenarnya pria ini?? Nukan Ardian kan..
Qaisaa Nazarudin
Semoga kompliknya gak berat2 amat ya..
Qaisaa Nazarudin
masih nyimak..
Nurul Wakhibah
mau kak lanjut sensor 2
Wati_esha
Tq infonya.
Adelia Rahma
lanjutkan kak
Asep Emma
sama gaby aza ka thorr.. karena masalah mereka bukan cuman salah gaby tp rendra juga salah karena gk jjr ma gaby dri awal..
Tatik PutrieRagiel
q berharap ttp dgn Gebi aj kak
Asep Emma
blum ada up date lanjutan ini teh🤔🤔. sedih aku kenapa raw ma gaby jd pisah 😣😣
Ningrum
dipisah gpp kak
Ivana Ngantung
terserah othor yg penting aku timnya rendra-gaby..
Tabita Sari
kisah renda nk ilona
kisah ardian dan gaby
Adelia Rahma
bikin kamar sendiri aja Thor
Jessica
Di gabung aja Ka. tp di buat new Prolog nya aja. biar kliatan siapa aja peran utama nya
Wati_esha
Ikut bagaimana authornya saja, baiknya.
Wati_esha
Dan kaupun seakan marah besar pada Dira juga. Kau arogan, Rendra
Wati_esha
Ilona, andai kau tahu itu adalah anak kembarnya Gaby. 😢😢☺
Wati_esha
Rendra .. tak membuka komunikasi dengan baik, sejak awal pada Gaby.
Dan hal itu sudah diingatkan bukan?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!