Nadine Hanifah atmaja gadis cantik,populer dan pintar dan terlahir dari keluarga kaya raya ,tapi takdir tak seindah yang di impikan Nadine semuanya hancur ketika seorang pria mengambil paksa kesuciannya hingga membuatnya hamil,
kesedihan Nadine bertambah ketika ray Aditama kekasih bersedia menerima keadaan Nadine dan rela bertanggung jawab
tapi semua itu kandas ketika dengan terpaksa Nadine harus menikah dengan Al yang tidak lain om dari ray
akankah pernikahan Nadine dan Al yang awalnya hanya sebuah keterpaksaan akan berakhir dengan kebahagiaan
apakah akan tumbuh rasa cinta diantara mereka?
atau Nadine akan kembali kepada cinta pertamanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mis r, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
belajar merelakan
Zaky pun segera meletakan piringnya sedangkan Nadine beranjak dan menghampiri keduanya ,Zaky pun mengikuti adiknya seraya berpamitan" ya udah kakak keluar dulu,kamu siap-siap dulu nanti karena acaranya tiga jam lagi" ucap Zaky langsung di angguki oleh Nadine
Zaky pun segera keluar kamar menuju ke bawah untuk menemui kedua orang tuanya setelah mencari akhirnya Zaky memilih untuk menghampiri mereka
" mah,pa apa semuanya sudah siap? tanya Zaky
" sudah tinggal menunggu adikmu dan kamu" sahut mamahnya sedangkan Rio hanya diam membisu
Zaky pun segera menghampiri papahnya" pa aku perlu bicara SMA papah" ucap Zaky
" ya udah diruang kerja papah aja" sahut Rio dan di angguki oleh Zaky,Rio pun beranjak seraya mulai melangkah ke ruang kerja diikuti Zaky
sedangkan mamah Rani melihat anak dan suaminya menatap kepergian keduanya " apa yang akan papah dan Zaky lakukan" batin mamah
akhirnya mamah Rani memutuskan untuk menemani Nadine mempersiapkan diri,mamah Rani pun melangkah menuju ke kamar Nadine setelah sampai depan kamar Nadine mamah Rani pun segera membuka pintu seketika seketika mamah melihat Nadine sedang dirias MUA,mamah pun segera menghampiri
" sayang kamu cantik banget" puji mamah Rini
Nadine hanya membalas dengan senyuman,dia melihat pantulan cermin dia akui dia cantik tapi semuanya tidak ada artinya apalagi mengingat pernikahan ini terjadi karena keterpaksaan saja
sedangkan diruang kerja Zaky yang masih sesibuk berbicara dengan papahnya" papah bagaimana kedepannya setelah Nadine menikah? tanya zaky
" papah sudah memikirkan semua itu,papah akan mencoba berbicara pada Al agar setelah menikah mereka tinggal disini" ucap papah Rio
" kalau Al menolak bagaimana pa?ucap Zaky
" nanti kita pikirkan lagi tentang masalah ini" sahut papah
sedangkan Zaky masih sibuk dengan pikirannya sendiri" akan seperti apa pernikahan ini? apa pun yang terjadi aku gak akan biarin Nadine selamanya menyandang status nyonya Al" batin Zaky
Zaky pun dikagetkan papah Rio menepuk bahunya" ayo kita siap-siap" ajak papah Rio langsung di angguki oleh Zaky mereka berdua pun melangkah keluar menuju kamar masing- masing
Nadine pun ditemani sang mamah telah siap dengan tampil sangat cantik mengunakan gaun pernikahan berwarna putih dan riasan natural membuat Nadine sangat cantik setelah semua siap kedua mua itu pun berpamitan mamah Rini segera melangkah mendekati Nadine yang masih setia di depan meja rias
" sayang kamu cantik sekali" puji mamah
" tapi semua yang terlihat ini hanya kepalsuan mah" ucap lirih Nadine dengan mata yang mulai berkaca
" jangan bicara seperti itu sayang,mamah yakin suatu saat kamu dan Al akan saling mencintai dan mamah berharap kamu harus belajar merelakan dan melupakan Ray"ucap mamah Rini panjang lebar
Nadine pun hanya terdiam mendengarkan ucapan mamahnya" haruskah aku bahagia?andai saja hari ini Ray yang menjadi suamiku mungkin aku wanita yang paling bahagia,tapi pernikahan hari ini hanya kepalsuan belaka jangankan untuk mencintainya melihat wajahnya saja membuat aku makin membencinya"batin Nadine
mamah Rini pun segera mengajak Nadine untuk segera turun" ayo sayang nanti kita terlambat" ajak mamah Rini
Nadine pun hanya mengangguk mereka pun jalan beriringan keluar kamar menuruni tangga seketika mata Nadine membulat melihat kehadiran Ray di antara papah dan kakaknya seketika badan Nadine lemas dan hampir terjatuh Ray yang melihatnya segera berlari segera menopang tubuh Nadine yang akan terjatuh
"kamu gak apa-apa? tanya Ray Nadine hanya mengangguk,akhirnya Ray menggandeng Nadine mamah Rini pun hanya bisa melihat kejadian itu dengan rasa sedih
mereka pun segera menghampiri papah dan Zaky diikuti mamah Rini dibelakang mereka
" ayo berangkat" ajak papah Rio
mereka pun berjalan menuju halaman rumah menuju mobil,seketika langkah mereka terhenti ketika" mamah boleh aku satu mobil dengan Ray" pinta Nadine
" tapi sayang apa nanti kata orang,kalau kamu satu mobil sama Ray" tanya mamah Rini
" mamah ijinin aja,lagian yang harusnya menikah itu Ray hari ini " jawab Zaky seraya masuk ke dalam mobil disusul papah Rio,sedangkan mamah Rini hanya bisa menarik napas kasar" baiklah mamah ijinin" sahut mamah Rini seraya melangkah menyusul papah Rio
Ray pun dengan sigap membantu Nadine mengatur gaunnya setelah selesai dia segara masuk dan duduk di samping Nadine,akhirnya mobil mereka pun meninggalkan halaman mansion Atmaja menuju tempat pernikahan
masih suka typo
semangat