"Aku akan berusaha melawan badai yang akan menerpaku kapanpun itu. Aku siap menerima serangan badai yang besar sekalipun. Aku tidak takut kepada besarnya badai, aku tidak gentar terhadap ganasnya badai. Aku juga tidak akan menyerah walau badai itu terus menggulungku. Aku akan berusaha berdiri di atas badai itu. Aku akan menghadapi badai itu. Aku akan melawan badai itu. Aku akan menari diatas badai itu pula. Hingga pada akhirnya, badai itu bisa menyatu dengan diriku. Aku adalah badai dan badai adalah aku."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nnot Senssei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Reaksi Aliran Hitam
Sebelumnya, berita kematian kKaisar dan beberapa Kepala Tetua aliran hitam serta kekalahan aliansi yang dikomandoi oleh sekte Lembah Beracun telah menyebar ke seluruh sekte.
Mereka semua nampak tidak percaya, apalagi menurut kabar beredar yang berkontribusi paling besar adalah seorang pemuda yang belum banyak dikenal.
Mereka belum percaya sepenuhnya, bagaimana pun aliansi yang dibentuk oleh sekte Lembah Beracun seharusnya bisa meratakan istana dalam keadaan sekarang ini.
Di sebuah tempat …
Para Kepala Tetua sekte Air Hitam sedang menggelar rapat untuk membahas kabar yang beredar luas tersebut. Sekte Air Hitam adalah salah satu sekte yang sebentar lagi akan menjadi sekte kelas atas.
"Tetua Kay, bagaimana menurutmu dengan kabar yang beredar ini? Apakah bisa dipercaya atau hanya berita bohong?" tanya kepala tetua sekte Air Hitam, Tiong Lan kepada salah satu tetua bernama Kay Pang.
"Menurut mata-mata yang kita kirim, kabar itu memang benar adanya kepala tetua. Sebelumnya aku sedikit ragu akan berita ini, tapi sekarang aku sudah percaya bahwa berita itu memang benar," jawab Kay Pang, salah satu tetua sekte Air Hitam.
"Tapi menurutmu, siapa pemuda yang mempunyai kekuatan mengerikan itu? Aku tidak mengenalnya sama sekali," kata Tiong Lan.
"Menurutku, dia merupakan orang yang baru menginjakkan kaki di dunia pendekar. Jika benar masih muda saja sudah seperti itu, bagaimana jika nanti sudah cukup umur. Pasti namanya akan cepat dikenal dalam dunia persilatan," salah satu tetua bernama Jiang Yunzhe angkat bicara.
"Begitu ya … pantas saja dia belum banyak dikenali. Baiklah, langkah apa yang akan kita ambil menyikapi hal ini?" tanya Tiong Lan.
"Untuk saat ini kita harus lebih waspada dan berhati-hati. Jika pendekar itu berada di pihak aliran hitam, jelas dia masa depan cerah bagi kita aliran hitam, mengingat kekuatannya sangat mengerikan walau usianya masih kurang dari dua puluh tahun. Tapi jika dia berada di pihak aliran putih, maka sudah pasti ini akan menjadi mimpi buruk untuk kita semua," jawab Kay Pang.
"Baiklah kalau begitu, saat ini kita harus lebih waspada dan berhati-hati. Terlebih lagi kita harus mencari tahu siapa pendekar muda itu sebenarnya. Lakukan saja misi kita untuk memperluas kekuasaan dan menghancurkan sekte kecil aliran putih. Asalkan tetap harus menjaga kewaspadaan dan memasang telinga tajam," kata Liong Tan.
"Baik, kami mengerti," jawab tetua lain serempak. Liong Tan langsung meninggalkan ruangan rapat itu dengan pikiran yang kacau, dia masih penasaran siapa pemuda yang diceritakan tadi.
Setelah kejadian penyerangan istana oleh aliansi yang dibentuk sekte Lembah Beracun, banyak sekte-sekte kecil dan menengah menutup diri untuk sementara. Terutama bagi mereka yang mempunyai hubungan dekat dengan aliansi tersebut.
Sekarang, sekte aliran hitam berada dalam sikap kewaspadaan dan kehati-hatian. Mereka khawatir pendekar itu akan menyerang dan menghancurkan sekte mereka, terlebih bagi sekte kecil dan menengah.
Sebab, semua aliran hitam mempunyai tujuan yang hampir sama, yaitu memperluas wilayah, menjadi yang terkuat, dan tentunya ingin merebut Kekaisaran.
Kabar kematian para tetua aliansi sekte Lembah Beracun dan beberapa sekte lainnya menyebar semakin luas, sebagian dari mereka ada yang terlihat cemas dan khawatir. Tapi tidak sedikit juga yang merasa senang, seperti halnya sekte Air Hitam.
Walaupun berada pada jalur yang sama, tapi tidak semua sekte aliran hitam berhubungan dengan baik satu sama lain. Mereka kadang sering berperang dalam hal memperebutkan wilayah ataupun hal lainnya. Tujuan mereka adalah menjadi yang nomor satu di Kekaisaran Wei. Jika sudah menjadi sekte yang berada di puncak, bukan tidak mungkin seluruh Kekaisaran Wei berada dalam kendali mereka.
semoga utk cerita2 lain penulis bisa insaf 🤣🤣🤣
kasian Thor membuat cerita seperti ini 🤣🤣🤣
katanya belajar dan mencontoh Kho Ping Ho,,,, jaaaaauuuuhhh thor