Erick Gunawan adalah seorang rektor muda sekaligus dosen tempat dia mengajar di Universitas Pelita Bangsa (UPB). Dulu Erick orangnya ramah dan penyayang. Karena dia pernah dicampakkan oleh orang yang dia kasihi,dia menjadi orang yang dingin dan datar.
Pada suatu ketika,dia ketemu dengan cewek bandel,nakal dan susah diatur di sebuah Club Malam bernama Clarisa atau Cla. Waktu itu Erick berantem dengan Cla gara-gara membela teman mereka masing-masing.
Dari situ Cla membenci Erick. Sedangkan Erick melihat Cla menjadi kagum karena keberaniannya.
Dan mereka bertemu lagi di rumah Alvin (kakak Erick) dan Mela (kakak sepupu Cla).
Mata mereka beradu pandang sehingga membuat Cla membuang mukanya karena kebenciannya terhadap Erick.
Sedangkan Erick tersenyum menyeringai akan rencananya mendapatkan hati Cla.
Kisah Erick akan mendapatkan hati Clarisa yang nantinya akan sering bertemu dengannya.
Akankah Erick dapat menaklukan hati Clarisa atau sebaliknya?
Selamat Membaca ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LC, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kekesalan Cla
Cla sangat kesal dengan Erick. Di kelas masih jam belajar,Erick kirim pesan ke Cla terus menerus.
Erick: “Sayang,aku kangen”.
Cla: “Kak,aku masih ada pelajaran. Nanti aja ya chat nya. Nanti aku kena marah Bu Guru”.
Erick: “Ok dech. Selamat belajar sayang.
😘😘”..
Cla: 😘😘
Erick: “Oh ya sayang,aku lupa. Nanti aku nggak bisa jemput kamu. Karena ada dosen yang tidak masuk jadinya aku yang gantiin dosen tersebut buat mengajar. Nanti aku telepon Kak Alvin suruh Mang Dadang saja ya yang jemput kamu".
Cla: "Ok Kak. Udah ya,aku belajar dulu".
Setelah itu Cla langsung memasukkan handphonenya ke dalam tas. Dia kesal karena tidak bisa ikut teman-temannya ke mall.
.
.
.
Bel berbunyi pertanda pulang. Cla memberitahu Selly kalau dia tidak bisa ikut ke mall karena di jemput sopir Alvin.
Cla keluar kelas terlebih dahulu dan meninggalkan teman-temannya.
Dia berjalan keluar gerbang dan melihat mobil Alvin ada di depan gerbang sekolah. Dia tahu kalau Mang Dadang suka menunggu di luar gerbang sekolah.
Cla mengetuk pintu mobilnya. Mang Dadang kaget dan langsung membuka pintu mobil.
Cla langsung masuk kedalam mobil dan duduk di samping kemudi dengan muka cemberut.
Mang Dadang bingung,biasanya Cla duduk dibelakang. Tetapi kok sekarang malah duduk di depan.
“Non,pindah sja ke belakang. Mamang jadi tidak enak sama Non”,ucap mang Dadang.
“Biarin aja Mang. Cla lagi pengen duduk di depan. Udah mang,kita jalan sekarang”.
“Baiklah non”.
Mobil melaju dengan kecepatan sedang menuju ke kampus. Cla dari tadi yang kelihatan kesal hanya diam saja. Mang Dadang hanya melirik sekilas dan langsung melihat ke depan.
“Non,nanti Mang Dadang tidak bisa antar ke dalam ya. Tadi tuan Alvin pesan habis antar Non Cla Mamang di suruh pulang ke rumah sakit”.
“Nggak apa-apa mang. Biar Cla ke dalam sendiri aja. Kan Cla juga udah tahu ruangan kak Erick”.
Mobil sudah sampai di depan kampus. Cla langsung turun dari mobil. Dan berjalan melalui lift dan menuju ke ruangan Erick.
Sesampai di depan ruangan Erick,Nindy sang sekretaris melihat Cla dengan muka ditekuk.
“Kamu kenapa Cla,kok mukanya ditekuk gitu”,tanya Nindy.
“Nggak apa-apa Mbak. Lagi kesel ama bos mu aja”.
“Jangan suka kesel,ntar mukanya nggak cantik lagi loch”,goda Nindy.
“Mbak bisa aja”,ucap Cla dengan tersenyum.
“Oh ya mbak,Pak Ericknya ada di ruangan tidak?”
“Ada Cla. Dia baru pulang menemui kliennya. Kamu masuk aja ya”.
“Ok mbak. Aku masuk dulu ya”.
Cla membuka pintu ruangan Erick dengan muka ditekuk dang langsung duduk di sofa panjang.
Erick yang masih duduk dikursi kebesarannya melihat Cla dengan gemas.
“Kamu kenapa,sayang?”
“Udah tau masih nanya. Hufftt”...
“Oh...mukanya mau minta di cium ya. Sini aku cium”,Erick langsung berjalan dan duduk di sebelah Cla.
“Cup”... Erick mencium pipi kiri Cla.
Cla yang melihatnya langsung melongo..
Setelah sadar dia pura-pura kesel padahal hatinya berbunga-bunga.
“Kakak ih.. Apa-apaan sih cium Cla terus,katanya dengan muka ditekuk”.
“Kamu kenapa kesal,coba bilang sama Kakak”
“Kakak tuch ngeselin ya. Masak aku ke mall bareng teman-teman aja nggak boleh. Vita aja dibolehin tuch ama Kak Joe,ucap Cla dengan mimik sedih”.
Kamu kan dengan teman-teman kamu tiap hari ketemu di sekolah. Sedangkan aku jarang ketemu dengan kamu. Ketemu kamu saja hanya bentar. Kangen tahu",ucap Erick dengan cuek.
“Dasar bucin,gumam Cla yang masih didengar Erick”.
“Aku denger loch sayang apa yang kamu katakan”.
Erick memeluk Cla yang saat ini masih kesal.
.
.
.
Vita dan yang lain sudah sampai di mall. Mereka sepakat pergi ke mall k**a k***b***ca. Mereka pergi ke food court buat mencari makan karena perut mereka dari tadi sudah minta diisi.
Setelah menemukan makanan yang mereka mau,mereka mencari tempat duduk. Seperti biasa mereka sambil makan dan bersenda gurau.
“Kasihan Cla nggak bisa bergabung dengan kita-kita”,ucap Vinka dengan sedih.
“Iya nich,kurang 1 orang kita. Kenapa sich Cla nggak minta ijin aja ke Kakaknya. Kan hanya sebentar. Cuma makan doank kok”,lanjut Selly.
Vita hanya tersenyum mendengar keluhan mereka. Mereka tidak tahu kalau Erick itu ternyata sudah bucin sama Cla. 😄😄
Setelah selesai makan,mereka melanjutkan jalan-jalan dengan masuk ke toko baju dan alat make up.
.
.
.
Joe berada di sebuah restoran mewah setelah ia menemui kliennya. Dia menelepon Vita berada di mana dan segera menjemputnya.
Vita yang berada di sebuah mall bersama sahabat-sahabatnya mendengar ada suara telepon dan melihat nama yang ada di layar handphone. Ternyata Joe yang menelepon dan segera mengangkatnya.
Hallo kak... -Vita-
Halli sayang,kamu di mana? -Joe-
Aku masih di mall bareng teman-teman. -Vita-
Mall mana sayang? -Joe-
K**a k***b***ca kak. -Vita-
Kamu udah selesai belanjanya? -Joe-
Kita Cuma keliling aja kak. Sambil nunggu pulang. -Vita-
Ya udah,Kakak jemput sekarang. Kebetulan Kakak tadi habis temuin klien. Ingat kamu jadi sekalian kakak jemput saja. -Joe'
Ok kak. Aku tunggu di lobby utama ya. -Vita-
Ok sayang. Kakak otw ya. -Vita-
Telepon terputus. Vita berpamitan sama teman-temannya.
"Guys...gua pulang dulu ya. Sudah di jemput nich",pamit Vita.
"Ok dech Vit. Hati-hati yal,jawab Selly.
"Bye Vit",jawab mereka berbarengan.
Vita langsung jalan menuju ke lobby utama sambil menunggu mobil Joe datang.
Baru sebentar menunggu,tiba-tiba mobil Joe sampai di depan mall. Vita langsung menuju ke mobil dan membuka pintu mobil.
Vita langsung masuk dan duduk di sebelah kemudi. Joe melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
“Kamu belanja apa hari ini”,tanya Joe.
“Cuma belanja baju ama lipgloss kak”.
“Kamu masih punya uang kan?”.
“Masih Kak. Tadi mama ada kasih”.
“Mulai besok,jangan minta uang lagi ama Mama kamu”.
“Kenapa Kak,kok nggak bole. Kan dengan Mama sendiri bukan dengan orang lain",ucap Vita dengan kesal”.
“Nanti sesampai di kampus Kakak akan kasih kamu ATM. Dan mulai bulan depan Kakak yang akan biayain kamu. Karena saya calon suami kamu,mulai dari sekarang saya akan belajar menjadi suami yang baik buat kamu dan anak-anak kita kelak. Tidak ada penolakan"...
Mata Vita berkaca-kaca karena terharu. Dan mengangguk pelan pertanda setuju.
Joe mencium punggung tangan Vita dan berkata
“I LOVE YOU,MY BELOVE WIFE”.
“I LOVE YOU TOO,MY BELOVED HUSBAND”.
Mereka pun tertawa bersama.
“Oh ya sayang,mau ke kampus atau langsung pulang?”
“Ke kampus aja Kak. Aku yakin Cla lagi di kantor Kak Erick. Aku mau godain Cla yang lagi kesal”. 😀😀
“Kamu ini suka gangguin orang yang lagi kasmaran aja”,ucap Joe sambil tersenyum.
“Nggak apa-apa kak. Sekali-kali gangguin mereka. Kapan lagi bisa bikin Cla tambah kesal”,ucap Vita sambil tertawa.
.
.
Mobil Joe memasuki halaman kampus. Joe memarkirkan mobilnya di dekat kantor kampus.
Mereka berdua turun dari mobil dan berjalan menuju lift. Joe merangkul bahu Vita. Ia tahu ada beberapa pasang mata terutama kaum adam yang melihat Vita seperti orang kelaparan.
Joe memencet tombol lift ke angka 5. Setelah pintu lift terbuka,Joe dan Vita keluar dari lift dan menuju keruangan Joe.
“Sayang,aku keruangan sebentar mau menaruh map. Habis itu kita keruangan Erick ya”,ucap Joe sambil membelai kepala Vita.
“Ok Kak.. Aku tunggu di luar aja ya. Sekalian mau ngintip mereka lagi apa”,jawab Vita sambil tersenyum.
Joe masuk ke ruangannya dan menaruh barangnya ke meja kerja. Setelah itu dia keluar menemui Vita.
Joe dan Vita membuka pintu secara perlahan lalu masuk dan berdiri di dekat pintu. Mereka kaget dan melihat Erick sedang mengecup bibir Cla yang sedang cemberut.
love love love babang❤️❤️❤️😘😘😘😘😘