❌Dilarang promo, bukan areanya ❌
Follow ig author 👉 Yellow_bitz
Mungkin diluar sana tidak tau apa rasanya memang benar "mencintai" atau sekedar "nafsu"......
Ini dialami oleh gadis manis, Silvia Salmanira, ia yang awalnya bahagia dengan pernikahan tantenya, Mira.
Tetapi yang dibahagiakan menjadi bencana, om nya sendiri, Queretta Thomas, melakukan hal bejat yang mungkin akan membekas seumur hidup pada kehidupan Salma.
Akankah ada titik terang dari kelamnya hidup Salma?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yellow_bitz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31: Tertangkapnya Thomas
Note author: maaf jika banyak kekurangan pada cerita, karena author masih pemula 🔰
.
Pov author
Setelah memakan waktu berminggu minggu, Salma dengan baik ingin bekerja sama dengan polisi untuk mempercepat penangkapan Thomas, karena sudah diketahui bahwa Thomas terakhir terlihat di pelabuhan tanjung ingin menuju ke selat utara.
"Jadi, nona juga pernah hamil dengan pelaku? Bagaimana bisa nona tidak mengandung lagi? Apakah nona dan pelaku merencanakan untuk menggugurkan? "
"Tidak pak, memang Tuhan tidak berkehendak saya menjadi ibunya..... Sudah meninggal saat di dalam perut dan sudah beberapa bulan yang lalu.... "
"Nona, pelaku sudah kami ketahui jejaknya terakhir kali, teruslah berdo'a agar dia berhasil kami tangkap"
Salma meneteskan air matanya, ia menganggukan kepalanya dan menjawabnya.
Salma sangat bersyukur akhirnya polisi menemukan jejak keberadaan Thomas, ia berharap polisi dengan cepat menangkap Thomas untuk bisa dijatuhi hukuman yang setimpal dengan apa yang ia dan tante Miranya rasakan.
"Saya permisi untuk pulang ya pak"
"Oh ya silahkan.... "
Salma berjalan keluar, ia merasa lega akhirnya Thomas berhasil ditemukan dan berharap cepat ditangkap dan diadili.
.
Pov Salma
Aku menuju ke rumah sakit, karena aku ingin menjenguk tanteku dirumah sakit.
Kabar baiknya, lusa tanteku dapat pulang kerumah, karena kata dokter lukanya sudah cukup sembuh.
"Tante... "
Aku berlari ke arah tanteku yang sedang duduk di kasur, ia menyambut ku dan aku memeluknya.
"Tante, Salma ada kabar baik, kalau Om Thomas berhasil ditemukan jejaknya..... "
Aku menceritakan semuanya, namun dari ekspresi wajah tante Mira terlihat sedih.
"Syukurlah, tante lega akhirnya polisi menemukan jejaknya, tante ingin dia cepat ditangkap, agar polisi dapat memberikan hukuman yang setimpal untuk nya... "
Aku menganggukan kepalaku, ya mungkin tante Mira juga tidak menyangka harus begini.
"Tante mau ngasih tau sesuatu sama kamu..."
Aku mendengar tante Mira ingin menceritakan sesuatu, membuatku menanggapinya dan menganggukan kepalaku.
.
Pov author
Tim kepolisian mulai bergerak mencari keberadaan Thomas, mereka menyamar menjadi warga dan sekali kali bertanya dengan warga sekitar pelabuhan maupun warga sekitaran pantai.
"Kemarin terakhir terlihat disini pak, tapi dia kayak jadi asisten kapal begitu pak.... "
"Terimakasih infonya pak, bisa tau sekitar jam berapa kapal yang dia naiki ini berlabuh lagi disini? "
Warga tersebut menganggukan kepalanya dan mengajak para tim kepolisian untuk ke kepala awak kapal, sementara kepolisian mengikuti warga tersebut.
Awak kapal yang sedang bersih bersih menghadang kepolisian itu, ia bahkan bertanya.
"Maaf tidak boleh masuk, sebelumnya ada masalah apa ya? "
Polisi tersebut mengeluarkan tanda pengenal, melihat hal itu awak kapal yang sebelumnya terlihat tegas kini sedikit melemah.
"Maafkan saya pak, ada apa sebelumnya ya? Barangkali saya bisa membantu"
"Apakah ada awak kapal seperti di foto ini? "
Awak kapal tersebut melihat foto yang diberikan oleh polisi, kemudian bertanya-tanya.
"Mengapa awak kapal kami yang ini sedang dicari? "
"Dia adalah tersangka yang telah kami cari selama ini, sudah berbulan-bulan yang lalu dia adalah buronan kami, kami mohon jangan ikut menyembunyikan tersangka atau tidak anda juga akan kami tangkap"
"Baik Pak, mari ikuti saya, tolong bersikap normal terlebih dahulu"
Awak kapal tersebut berjalan ke arah Thomas, ia kemudian menyuruh Thomas untuk membersihkan bagian arah masuk kapal.
"Kamu bersihkan sebelah sana lagi, disini menurutku sudah cukup bersih"
"Baiklah"
Thomas berjalan ke arah pintu masuk kapal, kemudian membersihkan dek kapal.
Polisi tersebut mengeluarkan borgol, tetapi sayangnya Thomas menyadarinya dan berlari.
"Berhenti kamu! "
Dor!
Tembakan di tembak ke arah langit, membuat penghuni di kapal tersebut menundukkan kepala dan berjongkok menutup telinga sebagai tanda ketakutan.
"Sialan! "
Dor!
Thomas lolos dari tembakan tersebut, karena ia terjun dari kapal dan berenang menjauhi kapal.
"Panggil bantuan laut! Tandai sebagai penyusup! "
Thomas berenang menjauhi kapal, ia berusaha lari dari kepolisian.
'Aku harus lari, tidak semudah itu aku akan ditangkap! '
"Pak, seperti nya bantuan sedikit lama, bagaimana kalau salah satu dari kita berenang mengejar nya! "
Byur!
Salah satu kepolisian berenang mengejar Thomas, sementara Thomas dengan cepat berenang dengan membenamkan tubuhnya dan menyelam.
"Bantuan dimohon cepat! Pelaku lolos dari kejaran salah satu anggota! "
Thomas yang berenang dan melihat ke arah atas, terlihat perahu yang sedang berlayar di tengah lautan, ia berpikir untuk meminta pertolongan pada nelayan yang ada di perahu tersebut.
'Bagus! Aku bisa lari dengan meminta pertolongan dengan nelayan di perahu itu! '
Thomas berenang menuju ke atas, ia berusaha dan dapat menghirup nafas.
Thomas mendekati perahu tersebut dan grep! Lengannya ditahan, ia terjebak dengan tipuan polisi.
"Dapat! Anda di tangkap! "
Thomas tidak menyangka, ia ternyata dijebak oleh polisi, ia tidak dapat melawan jika di dalam air, akhirnya polisi menarik kedua lengannya dan memborgol tangannya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hayo, siapa yang berpikiran Thomas bisa lari lewat lautan dengan berenang? wkwkwk tertipu awokawokawok.......
Jangan lupa tinggalkan jejak 👣👣
masak sudah diperkosa,si ceweknya anteng² aja gak mau ngelaporin si prianya,
MALAES X NGELANJUTIN BACA NOVEL INI,
gak realita banget