NovelToon NovelToon
Wanita Rahasia Sang Konglomerat

Wanita Rahasia Sang Konglomerat

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: mufli cha

DISARANKAN UNTUK MEMBACA MARRIED WITH STRANGER LEBIH DULU.

Jevian R Hugo.

Seorang konglomerat abad 21 berdarah campuran Italia datang ke negara ini untuk dua tujuan, yang pertama adalah menemukan ibu kandungnya dan yang kedua adalah menemukan wanita yang telah mencuri hatinya tujuh tahun yang lalu.

Seperti sebuah keajaiban, wanita itu datang tepat didepannya di salah satu pertemuan bisnis, sayang statusnya sebagai istri orang lain.

Namun bukan senyum cantiknya yang Jevian terima, karena gadis itu memandangnya layaknya orang yang baru pertama kali bertemu.

Sebagai seorang pria sejati haruskah ia melupakan cinta terlarang di hatinya? atau malah memperjuangkannya meski harus memisahkan sang wanita dengan suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mufli cha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ulang tahun pernikahan

Suara gemericik air terdengar dari kamar mandi, dibarengi suara layar televisi yang menampilkan berita gosip panas dari kalangan selebriti.

Gadis itu mengenakan bathrobe, dan bersantai di ranjang. Tangannya sesekali mengambil cracker sebagai camilan.

Tidak kurang dari sepuluh menit sosok laki-laki yang dari tadi berkubang di kamar mandi keluar dengan muka segar, mengenakan bathrobe hotel yang sama persis.

"Kita pulang besok pagi" Renald masih mengeringkan rambutnya sebelum duduk di salah satu sofa dan mengecek ponsel.

"Bisakah kau memberiku peran utama di film Suspence mariage?" Cindy bertanya dengan penuh harap, menunjuk pada berita produksi film yang digadang-gadang akan merajai box office di masa depan karena potensinya. Bahkan sebelum masa produksi, mereka sudah menarik perhatian publik.

Itu adalah film yang ia incar selama ini, sayangnya proses seleksinya terlalu ketat dan ia ragu bisa lolos hanya dengan mengandalkan kemampuannya sendiri.

Renald melirik sekilas, sutradara film itu terkenal susah di suap, agak mustahil menuruti kemauan Cindy yang satu ini.

"Aku akan mencoba menghubunginya, tapi mungkin akan sedikit sulit" ujarnya kemudian.

Cindy mengamati Renald yang masih sibuk dengan ponselnya, "Apa terjadi sesuatu?" ia bertanya dengan sedikit kesal.

"Tidak ada"

"Kenapa kau sibuk sekali dengan ponselmu?" matanya menatap Renald penuh selidik.

Pria itu mendesah sebelum akhirnya bangkit dan menghampiri ranjang, "Tidak ada, ayo tidur" ujarnya sambil merebahkan diri.

"Biarkan aku lihat, apa yang kau lakukan dari tadi" Cindy masih tidak menyerah, tangannya berusaha meraih ponsel Renald diatas nakas.

"Jangan melewati batas!" pria itu memperingatkan dengan nada serius dan jengkel.

Sejujurnya ia sangat tidak suka jika wanita ini berisik, sikapnya kekanakan dan impulsif.

Menyadari kalau Renald benar-benar marah Cindy hanya bisa menelan ludah, dan duduk dengan patuh lagi.

Ia menekan semua kejengkelan di hatinya, bagaimanapun juga nasib karirnya tergantung pada Renald jadi ia tidak boleh bertindak sembarangan atau pria ini mungkin akan membuangnya.

"Matikan lampunya" ujar pria itu sebelum berbaring membelakanginya.

Cindy mematikan lampu, ikut berbaring namun matanya tidak bisa terpejam. Ia ditakdirkan untuk menjadi manusia dengan rasa penasaran yang tinggi, apalagi jika berkaitan dengan kekasihnya.

Wanita itu diam lama hingga suara dengkuran halus terdengar, Renald jatuh tertidur tidak lama kemudian.

Cindy menelan ludah, matanya masih fokus pada benda tipis diatas meja, berniat mengeceknya diam-diam.

Tangannya terulur melewati Renald dengan hati-hati, ia menahan nafas saking gugupnya. Menggeser ponsel Renald dengan perlahan.

Beruntung pria itu masih terlelap dalam tidurnya, Cindy menutupi seluruh badan dengan selimut, mencoba membuka kunci ponsel, ia tahu Renald selalu mengunci barang dengan kombinasi angka klasik yang sederhana, 1111.

Voila

Benar-benar terbuka.

Wanita itu bergegas mencari riwayat chat terakhir Renald.

Pria itu rupanya mengirim pesan pada asistennya untuk menyiapkan acara minggu depan.

Pesta ulang tahun pernikahan?

Cindy membaca kata perkata, dadanya sontak bergerumuh, untuk apa menyiapkan ulang tahun pernikahan?

Ia mengenggam ponsel dengan kesal, pria ini bilang mereka akan berpisah begitu proyeknya disetujui namun kenapa ia malah repot-repot membuat acara murahan ini?

Selama bertahun-tahun menjadi simpanan Renald ia tidak pernah bisa memamerkan hubungan mereka, tapi Seira bisa dengan mudahnya berjalan kesana-kemari dan dipuji semua orang.

Betapa ia anggun, betapa ia cantik, betapa keluarganya adalah keluarga terhormat.

Cindy ingin sekali mengungkapkan kebusukan wanita itu, kalau putri walikota yang terhormat itu sebenarnya telah punya anak dari hubungan diluar nikah dengan pria yang tidak jelas asal-usulnya di usia muda.

Jika saja Renald tidak menyuruhnya untuk bungkam ia akan membeberkannya ke semua orang.

Ia yakin, ayah Seira tidak akan bisa mencalonkan diri sebagai calon gubernur berikutnya jika kabar ini tersiar, dan menghancurkan nama baiknya sebagai politisi.

Wanita itu mengembalikan ponsel Renald ke tempat semula, masih dengan hatinya yang marah ia mencoba untuk tertidur namun matanya tidak mau berkompromi sampai menjelang pagi datang.

Renald pulang kembali bersama Cindy esok paginya, ia memang pergi untuk perjalanan bisnis ditemani wanita itu.

Meski Cindy kelihatan pendiam dan kesal sepanjang perjalanan, namun Renald hanya menebak itu semua karena semalam ia tidak memperbolehkannya melihat ponsel.

Pria itu tidak tahu kalau sebenarnya Cindy sudah memeriksa ponselnya diam-diam, ia bahkan membaca chat tentang seluruh rencananya membuat acara pesta ulang tahun pernikahannya dengan Seira minggu depan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Tuan, ada undangan" Martin masuk setelah mengetuk pintu dua kali, Jevian terlihat lebih santai sejak hari liburannya dengan Kai kemarin.

Suasana hatinya sepertinya sedang dalam kondisi bagus karena ia jarang berteriak atau marah tanpa alasan. Pria itu kadang-kadang bicara lembut dan tersenyum sekilas.

Seperti remaja yang jatuh cinta saja, Martin berkomentar sarkastis dalam hati.

"Tolak saja, aku malas pergi ke acara yang tidak penting" pria itu tidak menoleh, dan hanya bicara sekilas sambil terus melihat peningkatan pasar saham.

"Tapi.. Ini" Martin melihat undangan di tangannya sekali lagi.

Menjilat bibirnya yang kering ia akhirnya memberanikan diri, "Ini dari Renald, acara ulang tahun pernikahannya dengan Nona Seira"

Ulang tahun pernikahan?

Kata-kata itu berhasil membuat Jevian mengalihkan pandangannya, pria itu berdiam lama sebelum mengangkat tangan mengisyaratkan Martin untuk memberinya undangan tersebut.

Sebuah undangan dengan amplop merah, tertulis inisal nama Seira dan Renald di depannya, dicetak dengan sangat indah.

Sebagai rekan bisnis paling menguntungkan tentu saja Renald akan mengundangnya kesana, di acara itu Renald bisa memamerkan kesuksesan bisnisnya didepan para kolega dan menaikkan statusnya didepan para pebisnis lain karena sudah berhasil menggaet investor sebesar perusahaan Hugo.

Jevian menyuruh Martin keluar sebelum membuka undangan, hanya ada selembar kertas tebal berisi tempat dan waktu pelaksanaan acara, diukir dengan tinta emas.

Berada di salah satu hotel bintang lima, di acara itu mungkin juga terdapat orangtua dan keluarga besar Seira.

Pria itu mengerutkan alisnya, apakah ia harus datang? Tentu saja.

Tidak ada alasan baginya untuk mengabaikan acara ini, juga ia juga bisa melihat Seira tanpa harus mencari alasan untuk bertemu.

Jevian akan menyapa calon mertuanya di masa depan itu, memberikan mereka kesan yang baik sebagai seorang menantu.

Dari bibirnya yang ranum, seulas senyum muncul dengan jahat. Jevian mulai memikirkan apa hadiah yang akan ia bawa kesana, setidaknya harus menjadi hadiah paling indah untuk wanita itu.

Menyenangkan juga memberi hadiah untuk wanita yang ia cintai tepat pada hari ulang tahun pernikahannya dengan pria lain.

Beberapa menit kemudian Martin kembali dipanggil ke dalam ruangan, ia bergidik mendapati wajah bos nya yang kembali menyeringai.

Kadang-kadang ia merasa kalau pria ini kerasukan roh jahat.

1
Yunika Christina Minggu
Ternyata salah dugaan,bibi yu bukan ibu jevian🤭
Yunika Christina Minggu
💪💪💪💪💪💪
Yunika Christina Minggu
Deg degan💪
Yunika Christina Minggu
Suka bahasanya,ahhhhhh 😍
Yunika Christina Minggu
Thot jgn bnyk org jahat yah🤭
Yunika Christina Minggu
Rsnaldi msh aja mengemis kpx jevian🤣
Yunika Christina Minggu
Sukaaaaaa
Yunika Christina Minggu
Wowwww,mampir kesini krn kangen kai,ehhh ko ada tambahan episode, gassss laj😍
💞DARRA💞💖
laki2 gentle gini kenapa cuma ada didunia novel hiks hiks
💞DARRA💞💖
klo suami sah nya kayak renal lebih baik dukung pembinor
Rahmi Miraie
akhirnya keluarga renaldy tau kebusukanrenaldy yg telah menyianyiakan seira
Siti Aisyah
bagus...saya sangat senang membaca nya...
Zahra Cantik
next thor
Tiara Tiara
mantan oh mantan
Tiara Tiara
btw tq udah update kakak Othor
Tiara Tiara
aq ulang bacanya dari 10 bab terakhir biar inget , udah lama banget hehehehe
Rahmi Miraie
kmu pasti b8sa seira bersama je kamu akn bisa mewujudkan mimpi kmu
Rahmi Miraie
nyesek jd jevian
boleh sesih jev tp jangan berlarut karena hidup terus berjalan dan yg pasti ada seira dan kei yg akan sllu ada untuk kamu
Suci Yati
lanjut thor upnya dan tetap semangat 💪💪💪
Muppin🧚🏻‍♀️: Halo sahabat pembaca ✨
Aku baru merilis cerita terbaru berjudul RUSH WEDDING 💍
Sebuah kisah tentang pernikahan yang datang tiba-tiba, rasa yang tumbuh perlahan, serta luka dan rahasia yang pelan-pelan terbuka.
Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku.
total 1 replies
Eka Ichan
lanjuuttt thorrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!