NovelToon NovelToon
Kultivator Yang Menantang Waktu

Kultivator Yang Menantang Waktu

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi Timur / Kelahiran kembali menjadi kuat / Perperangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Psikopat / Tamat
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Terlahir dengan kutukan yang memakan usia, Boqin Tianzun terpaksa menempuh jalan berdarah demi melawan waktu yang kian menipis. Di tengah pengkhianatan keluarga dan dunia yang memuja kekuatan, ia merajut rencana keji untuk merangkak ke puncak tertinggi.

​Bagi sang iblis berbakat, nyawa hanyalah pion catur dan cinta hanyalah teknik manipulasi, kecuali untuk satu jiwa yang tersisa. Di ambang batas kematian, ia bersumpah akan menaklukkan takdir dan menghancurkan siapa pun yang menghalangi langkahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22: Penghapusan Jejak Sang Iblis(Arc 1 End)

​Langkah Boqin Tianzun terhenti. Keheningan fajar yang dingin menyelimuti reruntuhan itu. Ia sempat mengatakan akan membiarkan mereka hidup dalam penderitaan, namun sebuah pemikiran dingin melintas di benaknya: Penderitaan bisa memicu balas dendam, dan balas dendam adalah variabel yang merepotkan.

​Ia berbalik perlahan. Senyum tipis yang tadi menghiasi bibirnya kini lenyap, digantikan oleh ekspresi hampa yang jauh lebih menakutkan.

​"Aku berubah pikiran!" ucap Boqin, suaranya seperti bisikan maut. "Kematian kalian adalah satu-satunya cara untuk memastikan naskah ceritaku tidak akan pernah memiliki sekuel."

​Boqin melangkah mendekati Boqin Ming. Alih-alih menebas leher ayahnya, ia menghujamkan jarinya yang dialiri Qi merah pekat langsung ke titik-titik meridian di bahu dan paha ayahnya.

​KRAK! KRAK!

​"AAAGH!" Boqin Ming menjerit histeris. Ia merasakan energinya bukan hanya hilang, tapi dipaksa berputar terbalik di dalam pembuluh darahnya. Boqin Tianzun menggunakan teknik Penyiksaan Sembilan Kehampaan, membuat setiap saraf di tubuh ayahnya terasa seperti disayat oleh ribuan semut api secara perlahan.

​"Kau ingin aku menjadi senjatamu, kan?" Boqin berbisik tepat di telinga ayahnya yang bersimbah darah. "Sekarang rasakan bagaimana senjata ini membedah setiap inci jiwamu."

​Ia melakukan hal yang sama pada Tetua Agung. Di depan mata Lin Xia yang masih menangis terisak tidak jauh dari sana, Boqin menghancurkan persendian kedua orang tua itu satu per satu dengan ketenangan seorang ahli bedah. Tidak ada kemarahan dalam gerakannya—hanya efisiensi yang murni dan dingin.

​Setelah puas menyiksa kedua pemimpin itu hingga mereka hanya bisa mengerang tanpa suara, Boqin Tianzun berdiri di tengah lapangan luas. Masih ada ratusan murid yang terluka, pelayan yang bersembunyi, dan tetua tingkat rendah yang mencoba melarikan diri.

​Boqin mengangkat kedua tangannya ke langit. Dari tubuhnya, meledaklah aura Inti Qi Level 5 yang dicampur dengan teknik terlarang dari buku yang ia jarah.

​"Hujan Pedang Penumpas Jiwa!"

​Ribuan jarum energi berwarna merah darah terbentuk di udara, menutupi seluruh langit Sekte Giok. Dengan satu gerakan tangan ke bawah, jarum-jarum itu menghujam ke setiap sudut sekte.

​Jleb! Jleb! Jleb!

​Jeritan kematian bergema serentak. Tidak peduli mereka bersalah atau hanya pelayan yang tidak tahu apa-apa, Boqin membantai semuanya. Ia memastikan tidak ada satu nyawa pun yang tersisa untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi malam itu.

​Ia berjalan melewati mayat-mayat yang bergelimpangan, menuju Lin Xia yang masih menatapnya dengan pandangan kosong dan hancur.

​"Boqin... kenapa..." isak Lin Xia pelan.

​Boqin menatapnya tanpa emosi. "Karena di dunia ini, Lin Xia, hanya ada satu orang yang nyata bagiku. Dan orang itu bukan kau."

​Dengan satu ayunan tangan yang sangat cepat, Boqin mengakhiri hidup Lin Xia. Ia tidak membiarkannya menderita, sebuah bentuk kebaikan terakhir bagi wanita yang telah memberinya akses ke kekuasaan.

​Kini, Sekte Giok benar-benar menjadi kuburan massal yang sunyi. Hanya ada suara api yang melalap kayu dan aroma daging terbakar. Boqin Tianzun berdiri di depan ayahnya yang masih bernapas pendek, menatap kehancuran total yang ia ciptakan.

​"Sekarang, tidak ada lagi Boqin dari Sekte Giok." ucapnya.

​Ia melepaskan serangan api Qi yang besar, membakar seluruh Aula Utama beserta Boqin Ming dan Tetua Agung di dalamnya. Ia memastikan segalanya menjadi abu—catatan, tubuh, dan sejarah.

​Boqin berbalik dan melangkah keluar dengan tenang. Jubahnya yang tadi bersih kini penuh dengan percikan darah, namun ia tidak peduli. Ia berjalan kembali menuju tempat Sua Mei menunggu dengan ekspresi yang kembali menjadi lembut dan hangat, seolah-olah ia baru saja menyelesaikan tugas kecil yang tidak berarti.

​"Sudah selesai, Mei," ucapnya saat melihat gadis itu. "Ayo. Jangan pernah menoleh ke belakang."

​Sekte Giok telah dihapus dari peta dunia dalam satu malam oleh tangan seorang pemuda yang dulu mereka sebut sampah.

1
Aldrianto M. Lasut
ini yg bikin cerita gak menarik memanfaat kan wanita yg telah membantu dgn licik..
y@y@
👍🏿🌟👍🏻🌟👍🏿
Zan Apexion
lanjut
༄⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Lanjut Up Thor
Epi Cendrawati
bagus alur ceritaya
Agen One: Wah, terima kasih loh🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
༄⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍
Agen One: /Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Nanik S
lanjutkan
Agen One: siappppp
total 1 replies
Nanik S
Cuuuuuuuuusst
Agen One: 🔥🔥🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
Nanik S
Licik dan kejam
Agen One: 💀💀💀💀💀💀
total 1 replies
Nanik S
God Job
Agen One: 👍👍👍👍👍👍
total 1 replies
y@y@
💥👍🏼🌟👍🏼💥
Agen One: Gassss
total 1 replies
Nanik S
Dendam lama
Nanik S
Kejam dan sadis
Nanik S
Sui Mei... teman satu satunya yang membuatnya bersemangat
Agen One
Manipulatif dan strategi
Nanik S
Shiiiiip
Nanik S
Keren cekali ceritanya Tor
Nanik S
Kata yang halus tapi mematikan
Nanik S
Jangan terlena Boqin
Agen One: gak akan, justru sebaliknya💪
total 1 replies
Nanik S
Song Yi... mau bikin umpan malah termakan umpan 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!