NovelToon NovelToon
Ratu Mafia Istri Dokter Dingin

Ratu Mafia Istri Dokter Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mafia / Dokter
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Naelong

Siapa sangka, Sindi Permata gadis cantik anak miliarder yang penampilannya selalu anggun dan kelihatan lemah lembut ternyata punya sisi gelap yang bikin bulu kuduk merinding. Sindi adalah Ratu Mafia yang memimpin dunia hitam dengan tangan besi. Nggak ada yang berani macam-macam sama dia.
​Tapi, sehebat-hebatnya Sindi menaklukan dunia luar, dia akhirnya takluk juga pasrah waktu disuruh nikah paksa sama papanya.
​Suaminya adalah Mike Sanjaya, dokter muda jenius yang terkenal dingin, kaku, dan judesnya minta ampun. Masalahnya bukan cuma sifat Mike yang kayak es batu, tapi cowok itu udah punya pacar kesayangan: Putri Adisti, seorang perawat manis yang selama ini jadi ratu di hati Mike, begitu resmi jadi suami-istri, Mike langsung pasang tembok tinggi. Dia terang-terangan nunjukkin kalau pernikahan mereka cuma formalitas dan nggak ada tempat buat Sindi di hatinya. Mike bahkan masih sering nemenin dan merhatiin Putri adisti.
akankah pernikahan mereka bertahan??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naelong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 31 Ratu mafia istri dokter dingin

​Kepanikan langsung melanda ruang perawat lantai tiga. Putri Adisti mendadak jatuh lemas di lantai, kakinya seolah kehilangan seluruh tenaga saat mendengar dirinya diseret oleh pihak kepolisian.

​Mike yang berdiri di sampingnya langsung memasang badan. Tanpa membuang waktu, Mike berlari turun menuju lobi utama tempat dua orang petugas kepolisian berseragam lengkap sedang berdiri tegas menanti.

​"Ada apa ini, Pak?!" tanya Mike dengan nada tinggi dan tegas, menghadang langkah polisi yang hendak membawa Putri.

"Atas dasar apa kalian ingin menangkap perawat saya?!"

​Petugas kepolisian senior di hadapan Mike menunjukkan selembar surat tugas resmi berspesifikasi khusus.

"Kami mendapat laporan dan bukti forensik baru terkait kasus pencurian obat-obatan terlarang dan pemalsuan laporan di rumah sakit ini beberapa waktu lalu, Dokter Mike. Dan semua bukti kuat mengarah kepada perawat Putri Adisti."

​Putri yang berjalan terpaut di belakang Mike langsung menangis histeris. Ia mencengkeram ujung jas Mike erat-erat sambil menggelengkan kepala dengan panik.

​"Mike... sumpah demi Allah aku nggak tahu apa-apa! Aku difitnah! Ini pasti ulah Sindi! Tolong aku, Mike, jangan biarkan mereka bawa aku!" isak Putri merengek ketakutan.

​Melihat air mata Putri dan mendengar sebutan nama Sindi yang tersirat di benaknya, tekad Mike makin bulat.

Meskipun ia tahu ada banyak kejanggalan pada diri Putri, nalurinya sebagai pelindung tidak akan membiarkan kekasihnya diseret ke kantor polisi begitu saja tanpa perlindungan hukum yang jelas.

​"Tunggu, Pak!" ucap Mike tegas, menatap sang perwira polisi tanpa gentar.

"Saya adalah dokter penanggung jawab sekaligus anak dari pemilik rumah sakit ini. Saya bertindak sebagai penjamin penuh untuk perawat Putri. Tolong tunda penangkapan ini sampai saya sendiri yang memeriksa ulang seluruh bukti dan berkas investigasinya secara transparan!"

​Petugas kepolisian itu saling berpandangan sejenak, lalu mengangguk hormat mengingat status Mike sebagai putra sang pemilik yayasan rumah sakit.

​"Baiklah, Dokter Mike. Kami berikan waktu dua hari bagi pihak rumah sakit untuk menyerahkan klarifikasi internal. Tapi jika terbukti ada upaya manipulasi, kami akan datang kembali dengan surat penangkapan paksa," tegas sang perwira sebelum akhirnya berbalik dan melangkah pergi meninggalkan lobi.

​Putri menghela napas panjang penuh kelegaan, langsung memeluk tubuh Mike sambil terus menangis tersedu-sedu.

"Makasih, Mike... Makasih banyak... Kamu bener-bener malaikat penolong aku..."

​Mike hanya mengelus punggung Putri dengan lembut, meski pikirannya kini dipenuhi kecurigaan besar. Di balik kelegaan itu, benaknya terus bertanya-tanya: Siapa sebenarnya yang sengaja mengumpulkan bukti-bukti baru itu untuk menjatuhkan Putri? Apakah benar Sindi pelakunya?

​Malam harinya, suasana di dalam mansion keluarga Sanjaya tampak kontras dengan kekacauan di rumah sakit siang tadi.

​Pintu kamar utama terbuka, memperlihatkan Sindi yang sedang berdiri di depan cermin besar berbingkai emas.

Malam ini, Sindi dijadwalkan mendampingi Mike menghadiri sebuah pesta amal eksklusif para pengusaha papan atas kota.

​Sindi mengenakan gaun malam haute couture berwarna merah delima yang membalut sempurna tubuh rampingnya.

Desain gaun itu begitu elegan dengan belahan tinggi di bagian kaki dan aksen berlian berkilauan di sepanjang kerahnya.

Rambut panjangnya disanggul modern dengan beberapa helaian anak rambut tergerai indah di sisi wajahnya.

​Ketika Sindi melangkah keluar kamar dan menuruni tangga utama, Mike yang sudah menunggu di lantai bawah dengan setelan jas hitam formalnya seketika terpaku di tempat.

​Untuk beberapa detik, napas Mike seolah tertahan di tenggorokan. Sindi tampak begitu luar biasa memukau, memancarkan pesona seorang Ratu sejati yang anggun, berwibawa, dan sanggup meruntuhkan pertahanan siapa pun yang memandangnya.

Jantung Mike sempat berdegup aneh, namun pria itu dengan cepat menepisnya, memasang wajah sedingin es untuk menutupi kekagumannya.

​"Sudah siap?" tanya Sindi datar, menatap Mike sekilas sambil merapikan sarung tangan sutra merahnya.

​Mike berdehem pelan, mengalihkan pandangannya. "Hmm. Ayo berangkat. Jangan bikin malu keluarga di pesta nanti."

​Sindi hanya tersenyum tipis mendengar ucapan sinis suaminya, lalu berjalan mendahului keluar mansion menuju mobil limosin yang sudah menanti.

​Dua puluh menit kemudian, mobil mereka tiba di sebuah ballroom hotel bintang lima tempat pesta amal diselenggarakan.

Lampu kristal raksasa berkilauan menerangi ruangan yang dipenuhi oleh para konglomerat, pejabat tinggi, dan sosialita ternama.

​Begitu Mike dan Sindi melangkah masuk melalui pintu utama, suasana aula yang tadinya ramai seketika mendadak agak mereda.

Seluruh mata para tamu undangan langsung tertuju pada satu titik—pada sosok Sindi Permata.

​Kecantikan Sindi yang begitu sempurna dalam balutan gaun merah delima membuat para pengusaha pria terpesona, sementara para sosialita wanita tampak berbisik-bisik iri memuji keanggunannya.

​"Astaga... siapa wanita itu? Sungguh luar biasa anggun..." bisik seorang pengusaha kaya pada rekannya.

​"Itu Sindi Permata, putri tunggal pemilik Permata Group... Dan pria di sampingnya adalah Dokter Mike Sanjaya," sahut yang lain.

​Mike, yang terbiasa menjadi pusat perhatian karena ketampanannya, malam ini merasa dirinya seolah tersisihkan oleh aura dominan yang dipancarkan istrinya. Namun, Mike sama sekali tidak peduli. Ia berjalan formal di samping Sindi dengan ekspresi kaku.

​Namun, baru beberapa langkah mereka memasuki area jamuan, langkah Mike mendadak terhenti total. Bola matanya membelalak kaget saat melihat sosok yang sangat tidak asing berdiri di dekat meja prasmanan.

​Di sana, mengenakan gaun malam berwarna biru muda yang mencolok, berdiri Putri Adisti bersama seorang kenalan dokter muda rumah sakit yang diundang ke acara tersebut.

Putri rupanya nekad datang ke pesta kaum elit itu demi mencari perhatian Mike, memanfaatkan undangan yang diperoleh rekannya.

​Sindi, yang menyadari keterkejutan suaminya, ikut mengalihkan pandangannya ke arah Putri. Alih-alih marah, merasa cemburu, atau membuat keributan di hadapan para petinggi kota, Sindi justru tersenyum manis. Sama sekali tidak ada rasa emosi di wajahnya.

​"Kenapa berhenti, Mas?" bisik Sindi lembut, menatap Mike dengan senyuman yang menyindir.

"Teman spesialmu ada di sana. Kenapa tidak disapa?"

​Mike menelan ludah, merasa sangat salah tingkah dan kikuk. "Sindi, aku..."

​"Sudahlah, tidak usah gugup begitu," potong Sindi sangat santai.

"Malam ini aku datang ke sini untuk menikmati makanan enak dan bersenang-senang sebagai wanita anggun, bukan untuk melabrak pelakor rendahan. Nikmati saja pestanya, Mas."

​Tanpa mempedulikan Mike yang masih shock, Sindi melangkah anggun meninggalkan suaminya berdiri seorang diri.

Sindi mengambil segelas champagne dari nampan pelayan yang lewat, lalu berjalan menghadap sekumpulan istri menteri dan pengusaha besar, bercengkerama dengan sangat ramah dan berkelas.

​Mike berdiri terpaku di tempatnya. Hatinya diliputi rasa heran yang teramat sangat. Di satu sisi, ia bersyukur Sindi tidak membuat kehebohan atau mempermalukannya di depan para tamu penting.

Namun di sisi lain, sikap Sindi yang terlampau acuh tak acuh, tenang, dan sama sekali tidak menunjukkan rasa cemburu sedikit pun justru membuat Mike merasa ada sesuatu yang sangat aneh di dalam dada suaminya.

​Dia... benar-benar tidak peduli padaku? batin Mike bertanya-tanya, merasakan secercah rasa kesal yang tak beralasan menusuk hatinya.

​Di seberang ruangan, Putri yang melihat kedatangan Mike langsung tersenyum penuh kemenangan. Ia melangkah genit meninggalkan rekan dokternya, berjalan mendekati Mike dengan tatapan penuh harap.

​"Mike... kamu datang juga..." sapa Putri manja, langsung menyentuh lengan Mike di hadapan puluhan tamu penting.

​Mike yang sedang dilanda kebingungan dan kekesalan pada sikap Sindi hanya bisa terdiam kaku saat Putri menempel erat di sisinya.

​Sementara itu, dari sudut ruangan yang agak remang, Sindi menyesap champagne-nya perlahan. Ia melirik sekilas ke arah Mike dan Putri dari kejauhan, lalu menyunggingkan senyuman maut yang paling mematikan.

​Bersambung....

1
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
makin seruu cerita ny ,,
Muft Smoker: sama2 kak ,,
total 2 replies
Muft Smoker
kalo begini trus cepat atau lambat Mike bakal tau siapa sindii sbnernya ,,
Muft Smoker
wah siapa nih yg cium sindii ,,
bibir ny minta di kepang dua ,, 😒😒😒
Muft Smoker: oooaalaaaa salah sangka saya🤭🤭🤭🤭🤭🫣🫣🫣
total 2 replies
Muft Smoker
aduuuuh ini ulet bulu. ad dmn2 yx ,,
Muft Smoker
eeeh Dy lupa diri kayaknya ,, tu Mike yg nempel kayak bekantan siapa Mike ,, 😒😒😒😒
Muft Smoker
hati2 km putri mungkin saat ini km msh bisa lolos ,, tp nnti gx tau deh ,, 😒😒😒😒
Muft Smoker
nah looo🤭🤭🤭
Naelong: makasi kak sudah mau baca ceritaku😍🙏🙏, sehat sehat slalu
total 1 replies
Naelong
makasi kaka, sudah mampir.🙏
Muft Smoker
ad yg main2 ma sindii ,,
gx Mike gx musuh ny ,, ad aj yg cari gara2 ,,
duuuh sindii ,, segera berantas semua musuh mu ,,
yumi chan: pusing aku thor ..kpn mike sdr karna di bdhi..dn kpn sindi pergi mninglkn mike agr dia sdr..
total 3 replies
YuWie
malah bingung sendiri sama strategi sindi yg katanya mafia..nyingkirin kroco puyri dan ngasih pelajaran mike aja..jalannya muter2 gak jelas.
niaww: mampir cerita aku kak🥰🙏
total 1 replies
Muft Smoker
situ main2 trus ma Sindi sih mike ,, bela trus wanita mu tu ,, kalo udh tau kebenaran ny ,, jgn menyesal km ,,
Muft Smoker
si putrii dg gx tau maluu ny ,, dtg k tempat tinggal mike dn sindii ,, berasa Kya Dy yg jd nyonya ,, pas ke pergok sang nyonya asli ,, lngsung ciut nyali ny🤭🤭🤭😏😏😏
Muft Smoker
wah teka teki ap lgi ini ,,
Muft Smoker
sypa lgii ni ,, ap suruhan si putri tidur lgi????
Muft Smoker: ok kak ,, makin penasaran tiap bab ny kak
total 2 replies
Muft Smoker
km berharap Sindi bakal ke distrak liat km pulang ,, boleh aj berharap tp dlm mimpi aj yx mike ,, kalo di dunia nyata mh jgn deeh ,, tkut nanti makin maluu Krn gx dapet respon ap2 dr Sindi ,, 😏😏😏🤭🤭🤭
Muft Smoker: 🤭🤭🤭😁😁😁😁
total 2 replies
Muft Smoker
anda terus2an mencari masalah mike ,, nanti kalo udh kena batu ny ,, baru tau rasa km ,, greget banget ma mike ,,
Muft Smoker
mulai cari perhatian niih tanpa anda sadari mike ,, /Shy//Shy//Shy//Shy/
Muft Smoker
lanjuuut kak
Renjana
benarkah Mike bakal nepatin janjinya?
Naelong: 🤭🤭🤭.. dan makasi udah mampir kak, semoga suka ceritanya😍. jangan lupa likenya🙏
total 1 replies
Muft Smoker
good Sindi ,, biar laa Dy hadapi semua sndrii ,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!