NovelToon NovelToon
Pedang Abu Nirwana

Pedang Abu Nirwana

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Setelah akar spiritual emasnya dirampas secara paksa oleh sepupunya sendiri dan tubuhnya dibuang ke Jurang Abu Api, Lin Xuan—seorang pemuda klan cabang yang sekarat—justru menyatu dengan Tungku Abu Takdir peninggalan zaman purba. Dari abu kehancuran, ia menempuh jalur kultivasi terlarang yang mampu melebur kutukan, meracik pil dari racun mematikan, dan menebas tatanan langit yang korup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: Genderang Upacara Leluhur

DUM! DUM! DUM!

Sembilan kali tabuhan genderang kulit kerbau raksasa menggema dari puncak Kompleks Klan Lin saat matahari terbit, menandai dimulainya Upacara Leluhur Tahunan sekaligus perayaan penyambutan Utusan Sekte Awan Biru.

Halaman depan Aula Utama Klan Lin yang luasnya mencapai ratusan tombak telah dihiasi karpet merah dan panji-panji sutra emas. Seluruh petinggi dari Tiga Klan Besar Kota Awan Merah—termasuk Kepala Klan Zhao, Kepala Klan Su, serta Penguasa Kota—telah duduk di deretan kursi tamu kehormatan. Sementara di sisi timur halaman, ratusan anggota dan tetua dari cabang samping Klan Lin berdiri berbaris dengan suasana hati yang tertekan.

Di panggung tertinggi di depan Aula Leluhur, duduk seorang pria paruh baya berjubah biru langit dengan sulaman pedang perak di dadanya. Aura yang memancar dari tubuh pria itu terasa begitu luas dan menekan bagaikan gunung batu—tanda seorang kultivator yang telah melampaui Alam Pembukaan Meridian dan menginjakkan kaki di Alam Fondasi Roh Lapis Satu!

Dialah Tetua Zhao Wuji, Tetua Luar dari Sekte Awan Biru.

Di samping Tetua Zhao Wuji, berdiri Tetua Agung Lin Zhen dan Lin Tianhao yang hari ini mengenakan jubah putih keemasan paling mewah. Luka di punggung Lin Tianhao akibat tebasan kemarin malam telah ditutupi obat terbaik, dan yang membuat seluruh tamu undangan berdecak kagum adalah pancaran dua lingkaran Qi emas di sekeliling tubuh pemuda itu!

Berkat tiga butir Pil Pembuka Meridian Tanpa Ampas yang ia telan semalam, Lin Tianhao berhasil menembus dua lapisan sekaligus hingga mencapai Alam Pembukaan Meridian Lapis Dua pada usia enam belas tahun!

"Hahaha! Bagus, sangat bagus!" Tetua Zhao Wuji mengangguk puas sambil mengelus janggutnya. "Memiliki Akar Spiritual Emas Lapis Tujuh dan menembus Alam Pembukaan Meridian Lapis Dua di usia enam belas tahun... bahkan di antara murid-murid baru Sekte Awan Biru tahun ini, bakat Tianhao termasuk dalam sepuluh besar! Ayahmu yang bertugas sebagai Diakon di sekte kami pasti akan sangat bangga!"

Para tamu dari klan lain segera berdiri mengangkat cangkir arak mereka untuk memberikan selamat dengan wajah penuh sanjungan.

"Selamat kepada Tetua Agung Lin Zhen! Dengan diterimanya Tuan Muda Tianhao sebagai murid Sekte Awan Biru, Klan Lin tidak diragukan lagi adalah klan nomor satu di Kota Awan Merah!"

Wajah Lin Zhen tampak berseri-seri di luar, meski di dalam hatinya ia terus melirik gelisah ke arah gerbang utama. Kematian Lin Bao di Jembatan Kabut semalam membuatnya telah menyiagakan tiga puluh penjaga elit di sekeliling panggung upacara. Namun dengan kehadiran Tetua Zhao Wuji yang berada di Alam Fondasi Roh di sini, Lin Zhen yakin sepenuhnya bahwa sekalipun Lin Xuan berani menampakkan batang hidungnya hari ini, bocah itu hanya akan mengantar nyawa!

"Terima kasih atas kemurahan hati Tetua Zhao," ucap Lin Zhen sambil membungkuk hormat. "Sekarang, sebelum upacara penyerahan Lencana Sekte dimulai, saya selaku Pejabat Kepala Klan akan meresmikan pengangkatan Tianhao sebagai Pewaris Tunggal Klan Lin!"

Di barisan cabang samping, Tetua Keempat yang dulu dekat dengan mendiang ayah Lin Xuan mengepalkan tangannya dengan wajah marah, namun tak berani bersuara di bawah tekanan aura Tetua Zhao Wuji.

Tetua Zhao Wuji berdiri sambil mengeluarkan sekeping lencana giok biru dari lengan jubahnya.

"Lin Tianhao, majulah untuk menerima Lencana Sekte Awan Biru! Mulai hari ini, siapa pun di Kota Awan Merah yang berani menjadi musuhmu, berarti menjadi musuh Sekte Awan Biru!"

Lin Tianhao melangkah maju dengan dagu terangkat tinggi dan senyum angkuh yang menyapu seluruh halaman.

Namun, tepat ketika tangannya hendak menyentuh lencana giok biru tersebut—

BAAANGGG!

Pintu gerbang besi raksasa di ujung halaman depan Klan Lin tiba-tiba hancur terbelah dua dan terbang melayang sejauh tiga puluh tombak sebelum menghantam lantai batu tepat di bawah tangga panggung utama.

1
Ozzy aljokery
mantappp ..,lanjutkan
Ozzy aljokery
korban pertama dari pedang Abu Hitam
Ozzy aljokery
semoga tidak Hiatus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!