NovelToon NovelToon
Sang Pemain

Sang Pemain

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Dunia Masa Depan / Romansa Fantasi
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: SelToon

Bima Arka Pradipta , anak dari keluarga sederhana di pinggiran Manado. Keras kepala, tidak banyak bicara di luar lapangan tapi meledak-ledak di dalam lapangan. Hamstring putus , pensiun umur 34 tahun. Dikenal karena tendangan bebas melengkungnya dan loyalitasnya sama tim. Dari anak kampung yang main bola pakai kaki ayam -> ditolak akademi karena dianggap terlalu emosional -> bangkit setelah cedera parah di musim hujan -> jadi kapten yang mengangkat tim degradasi jadi juara.
"Bukan tentang seberapa keras kau terjatuh, tapi seberapa lama kau tetap berdiri di tengah hujan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SelToon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18 Debut Liga 1 Senior - 10 S 1 Tendangan Bebas & S M Yg Dijual Beneran

18 tahun 1 bulan. Bima resmi naik. Kontrak Senior Persija 3 tahun , gaji Rp 25 juta.

Tapi pada hari yang sama saat kontrak senior ditandatangani , telepon dari Tuminting masuk. Bukan dari Bapak dan paman Stenly.

"Bima! Bapak masuk ke rumah sakit lagi! Kakinya bengkak lagi! Dokter bilang harus segera dioperasi! Biayanya 35 juta!"

Dan telepon kedua dari ketua koperasi

"Bima , maaf. Museum Sinar Mira itu ide yang bagus , tapi kami butuh uang. Ada pembeli dari Bitung yang mau beli Sinar Mira dengan harga Rp 30 juta untuk dijadikan perahu bagang. Kalau tidak , kami tetap lelang di minggu depan."

Dua utang baru , di hari yang sama Bima dapat gaji besar pertama.

Debut Liga 1: Persija vs Persik Kediri di GBK.

Bima duduk di bangku cadangan. Nomor 47. Di menit ke 80 , Persija kalah dengan skor 1-0.

Coach Thomas Doll lihat ke bangku cadangan. Menunjuk Bima.

"Bima! 10 minutes! Free kick if you get!"

Bima masuk. GBK. Bukan PTIK 1.000 orang. Ini 40.000. Jakmania bernyanyi tidak berhenti.

Di menit ke 87 : Persija dapat pelanggaran. Jarak 27 meter. Tengah. Persis seperti gol Pisang di Thailand lawan Malaysia.

Witan mau ambil , Rizky Ridho juga mau ambil. Tapi Witan melihat Bima. Witan tahu cerita 30 meter di PTIK.

Witan kasih bola ke Bima. "Kau , Manado."

Bima taruh bola di atas tanah.

Di GBK , 40.000 orang diam selama 3 detik. Karena mereka lihat anak kecil nomor 47 mau tendang.

Bima mundur 4 langkah. Tidak 5. Karena capek. 10 menit lari di Liga 1 beda dengan U-18.

Wasit tiup peluit.

Bima tendang. Pisang raja jatuh.

Kiper Persik , yang sudah pernah main di Timnas Senior , melompat. Tangannya kena bola. Tapi bola belokannya tajam. Masuk pojok.

GOL. 1-1. GBK meledak.

Bima tidak buka baju. Kartu kuning di Liga 1 mahal , Rp 10 juta denda. Dia ingat.

Dia lari ke bench. Peluk Coach Doll.

Hasil 1-1. Bima jadi Man of the Match versi Jakmania di Instagram , padahal cuma main 10 menit.

Bonus debut : Rp 10 juta dari manajemen.

Total di rekening Bima malam itu : Gaji pertama senior Rp 25 juta + bonus Rp 10 juta \= Rp 35 juta.

Pas untuk operasi Bapak.

Dia langsung transfer semuanya. Rp 35 juta ke Ibu di Tuminting pada jam 11 malam setelah match. Tanpa dipotong sepeserpun.

Dia wa Ibu "Bu , untuk operasi Bapak. Jangan pakai untuk Sinar Mira dulu."

Ibu balas "Bapak sudah operasi , Bima. Pakai BPJS , gratis. Uang 35 juta Ibu simpan."

Bima bingung. Lalu telepon Paman Stenly lagi.

"Om , jadi Sinar Mira bagaimana ?"

Paman Stenly menangis di telepon. Di GBK , setelah debut , Bima dengar Paman menangis.

"Bima , Sinar Mira sudah dijual tadi pagi. Rp 30 juta. Ke orang Bitung. Ketua koperasi tidak bisa tahan. Karena kau tidak angkat telepon tadi pagi waktu latihan."

Bima duduk di lorong GBK. Jersey nomor 47 masih basah oleh keringat dan air hujan.

Perahu yang sudah jadi museum. Perahu tempat bola jelek disimpan. Perahu tempat janji umur 8 tahun. Perahu yang Bapak bilang "kita punya hati yang kita tambal."

Terjual. Rp 30 juta. Untuk bagang.

Bima tidak marah. Dia cuma lihat ke langit GBK yang tidak ada bintang , sama seperti langit Tuminting pada malam itu.

Dia telepon Bapak yang baru selesai operasi.

"Pak , Sinar Mira sudah dijual."

Bapak yang ada di rumah sakit , dengan kaki yang diperban , menjawab pelan

"Bima , tidak apa. Perahu itu memang harus dijual. Karena tugasnya sudah selesai. Dulu kita butuh perahu untuk cari ikan. Sekarang kita punya anak yang jadi ikan besar di Jakarta. Perahu kecil tidak perlu lagi."

Bapak batuk.

"Tapi Pak , janji di atas perahu yang bocor ?"

Bapak tersenyum di telepon.

"Janji itu tidak ada di perahu , Bima. Janji itu ada di hati. Perahu bisa dijual. Tetapi hati tidak."

Debut Liga 1 : 10 menit , 1 gol , dan 1 perahu yang hilang untuk selamanya.

Bima berjalan keluar GBK. Di luar , 40.000 Jakmania masih nyanyikan namanya. Tapi di kepalanya , hanya ada suara ombak Tuminting.

#####################################

Cukup sampai di sini dulu ya , besok lanjut lagi. Semoga suka , jangan lupa berikan saran , like , dan hadiahnya

Happy reading

1
fabdul
thor kenapa ga update lagi?
fabdul
lanjut thor
fabdul
Sinta melihat kearah Nadia dengan tatapan bingung. "Om Bima, Tante ini siapa? itu enak dibaca nya thor 🥰
Jesselyn Runtuwene: Ok , nanti direvisi
total 1 replies
fabdul
cerita mu seru thor cuman penulisan kurang menarik dan bikin pusing bacanya. tolong perbaiki ya thor ini cuman saran kalo pun tidak diperbaiki tidak apa-apa 🤗
Jesselyn Runtuwene: Oke , nanti dibaca ulang dan direvisi
total 3 replies
fabdul
Thor penulisannya lebih enak jika. Nadia, kamu masih ingat saya? jadi enak bacanya nggak ada spasi pas tanda koma di belakang nama Nadia dan kata Saya
Jesselyn Runtuwene: Ok siap nanti direvisi
total 1 replies
fabdul
thor masukan sedikit ya. aku ga enak bacanya karena kebanyakan koma 🙏
Jesselyn Runtuwene: Bab 3 dan 4 sudah direvisi juga
total 3 replies
fabdul
lanjut
fabdul
😭😭
fabdul
bab masih sudah banyak ya thor, ketinggalan jauh
fabdul
semangat nulis nya
Jesselyn Runtuwene: Siap , makasih kak
total 1 replies
fabdul
thor novel mu ini sudah di kontrak?
fabdul: iya thor
total 2 replies
fabdul
wah semangat Bima
fabdul
lanjut thor
fabdul
lanjut
fabdul
lanjut thor
fabdul
lanjut
fabdul
lanjut thor
fabdul
oh iya kah thor? berarti aku yang naik kapal laut ga diterima sama laut karena sering muntah dalam perjalanan 😭
fabdul: hahahaha 😭
total 2 replies
fabdul
maklum anak Kota baru turun gunung 😭
fabdul
😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!