NovelToon NovelToon
Cahaya Cinta

Cahaya Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Saidah_noor

Dihari ulang tahun pernikahannya yang ke 3 tahun, Cahaya harus terkejut melihat perselingkuhan Fery dengan wanita lain yang masih satu rekan kerja dengan suaminya.
Karena patah hatinya ia mengajak sahabatnya untuk minum dan menginap dihotel, namun sahabatnya tak bisa menemaninya karena adiknya tak ada yang menemani dirumah.
Kejadian tak terduga dihotel ia tak sengaja bertemu pria asing yang dalam keadaan sakit, karena berpikir itu adalah suaminya yang mengejarnya akhirnya ia mengajaknya bermalam dalam keadaan mabuk.
Namun saat pagi menjelang, Cahaya baru sadar bahwa yang tidur bersamanya itu bukanlah suaminya tapi pria yang terkenal berkuasa dan galak dikantornya.
apa yang harus cahaya lakukan?
kabur kah?? atau ...???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saidah_noor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pelaku malam itu.

Perasaan Cahaya tak tenang, kala melihat pintu yang tertutup rapat yang didalam ruangan itu ada dua manusia berlainan jenis. Tak ada suara aneh, tak ada pula suara tawa yang membuatnya kepo akut. Rasa ingin tahunya mendadak muncul dengan level tinggi, karena cemburu yang memenuhi hatinya.

Apalagi gosip tentang mereka berdua yang membuatnya bimbang. Alasannya karena ia pernah diselingkuhi dan alasan keduanya adalah tampang Rayyan yang tampan. Tak hanya Ariana saja, Cinthya dan rekan kerjanya saja banyak yang tertarik pada bujang lapuk itu.

Kalau ia seperti mantan suaminya, bagaimana?

Pikirannya mengingat pada seseorang yang sudah lama bersama Rayyan, ia melirik Lisa yang sedang memeriksa berkas ditangannya.

"Mba, dokter Ariana itu benar tunangannya pak Rayyan?" tanya Cahaya.

"Katanya sih. Mereka udah lama dijodohkan, tapi pak Rayyan beberapa kali nolak, karena ia hanya menganggap dokter Ariana sekedar teman saja," jawab Lisa tanpa menoleh.

"Tapi, kali ini beda." Lisa melirik Cahaya dengan tersenyum.

"Apa bedanya?" tanya Cahaya makin kepo.

"Pak Rayyan terlihat baik pada Dokter Ariana akhir-akhir ini, aku pernah lihat mereka makan malam bersama. Entah mungkin pak Rayyan akhirnya luluh dan jatuh cinta atau memang keluarga Mahen dan Bei akhirnya memaksanya juga, yang penting menurutku mereka memang sempurna," papar Lisa memuji.

Cahaya terdiam dan mengalihkan pandangannya, "Begitu ya."

Disaat Lisa berceloteh menceritakan hubungan Rayyan dengan Ariana, disaat itu pula Cahaya menggenggam ujung blazernya. Ada rasa dibohongi dan kepercayaan yang berkurang dihatinya pada Rayyan.

Rayyan lebih pantas dengan Ariana, dibandingkan dengannya yang yatim piatu dan punya kekurangan fisik. Ariana sangat sempurna dari segi manapun. Ia tak boleh bodoh lagi, rasa sakit bekas Fery saja kadang terngiang ditelinganya.

Bagaimana nanti dengan Rayyan?

"Cahaya, kalau mereka menikah pasti akan digelar mewah. Karena sama-sama keluarga sultan, aku jadi gak sabar menunggu undangannya," ujar Lisa penuh harap.

"Kira-kira mereka akan menikah dihotel atau kapal pesiar, ya? Pokoknya gak sabar banget," celoteh Lisa tersenyum membayangkannya.

Klek

Pintu terbuka menampakkan Ariana dan Rayyan yang keluar bersama. Cahaya hanya diam melihat interaksi keduanya yang akrab, lalu menundukkan kepalanya yang merasa rendah diri.

"Aku pamit, ya!" ucap Ariana dengan senyuman manisnya.

"Hmm, hati-hati dijalan!," sahut Rayyan tersenyum manis juga.

Cahaya melirik Rayyan mendengar kalimat yang rasanya aneh, sejak kapan bos dinginnya menyahut wanita lain?

Jangan-jangan ...

"Benarkan, Cahaya! Pak Rayyan mulai bersikap hangat pada dokter Ariana," ujar Lisa merasa gemas disaat hati Cahaya merasa kesal, seperti sedang memanas-manasinya.

Rayyan tak sengaja melirik Cahaya, selepas Ariana pergi dan ia hendak masuk kembali. Ada bahagia yang tak bisa ia ungkapkan melihat mereka akan sering bersama, namun ia ingat posisi mereka berdua dikantor. Cukup diluar kantor mereka akrab dan dekat, agar sesuatu tak terjadi.

"Selesaikan pekerjaanmu, jangan bergosip terus! Setelah jam makan siang, kita pergi bertemu klien," ujar Rayyan dengan nada dingin.

"Maksud bapak, saya atau Cahaya?" tanya Lisa.

"Asisten sementara, paham!" jawab Rayyan dengan nada menyentak.

Lisa tersenyum paksa mendengarnya, ia sudah hapal betul sikap pria lajang itu. "Baik, pak!"

"Baik," jawab Cahaya dengan pelan, tapi jelas.

"Bagus lah, ia cukup patuh dan penurut juga," gumam Rayyan dalam hati, selanjutnya pria itu pun pergi.

**

Katanya, orang yang mencintai kita akan bersikap manis hanya pada kita. Namun faktanya tak selalu begitu, terkadang kita akan terkejut melihat ada sosok lain yang membuatnya manis didepan kita.

Apa Rayyan juga begitu?

Begitulah pikiran Cahaya yang mulai bimbang. Wanita itu hanya diam, kala Rayyan berbicara dengan klien pentingnya yang ternyata adalah ayah dari dokter Ariana. Bahkan wanita itu juga ada bersama mereka, ikut mengobrol dan tertawa renyah dengan obrolan mereka.

Sementara Cahaya, mirip nyamuk yang beterbangan disekitar. Memalukan rasanya.

"Rayyan, bagaimana dengan perjodohannya? Om gak bisa nunggu lama lagi, takut anak om kembali ke luar negri," tanya ayahnya Ariana dengan sedikit guyonan.

"Uhuk-uhuk," Cahaya menutup mulutnya mendengar pertanyaan yang tak pernah diperkirakan itu.

Katanya cuma urusan pekerjaan, ternyata masalah perjodohan. Ini namanya penipuan, kalau tahu gini Cahaya menolak untuk ikut pergi saja. Dari pada mendengar dan melihat hal yang merusak panca inderanya.

Rayyan mengambil tisu dan memberikannya pada Cahaya, sikap perhatian itu tak luput dari pandangan ayah dan anak itu. Ariana sudah cerita pada ayahnya, tentang siapa Cahaya, bahkan dokter itu sudah mencari detail biografi Cahaya. Makanya ia menekan terus menerus soal perjodohan dua keluarga tersebut— takut Cahaya merebut Rayyan.

Ayah Ariana mendekatkan kepalanya pada Ariana, "Apa dia, wanita yang bernama Cahaya itu?" tanyanya dengan suara berbisik.

Ariana mengangguk pelan sebagai jawaban tentang pertanyaan ayahnya.

"Kurang ajar!" umpat ayah Ariana dalam hatinya.

"Cahaya, kamu tak akan bisa bersama Rayyan lagi. Karena dia hanya milikku," gumam Ariana dalam hati sambil menatap tajam wanita itu.

Rayyan mengambil minumannya dan memberikannya pada Cahaya, padahal gelas asisten sementaranya masih ada setengah gelas lagi. Hal itu saja membuat Ariana cemburu, tak pernah sekalipun ia mendapatkan perhatian Rayyan seperti yang wanita itu dapatkan.

Tak hanya itu, pria itu juga mengelap sudut bibir Cahaya yang membuat ayah Ariana gelap mata. Ia sampai memalingkan wajahnya, melihat pria yang ia inginkan sebagai menantu itu lebih memperhatikan wanita lain ketimbang putrinya.

"Saya ketoilet dulu!" ucap Cahaya untuk permisi pergi sebentar.

Ia beranjak dari tempat duduknya yang tak jauh dari Rayyan, pria itu hanya tersenyum membiarkannya pergi. Sementara ia menunggu dan kembali berbincang masalah kerja sama dengan group Bei.

^

Ditoilet Cahaya menatap wajahnya dipantulan kaca yang lebar itu, ia menghela nafas dalam mendengar gosip hari ini. Perjodohan terus-menerus dan juga soal Rayyan, ia merasa mulai lelah.

Ia memperbaiki penampilannya, disaat itu juga pintu terbuka dan menampakkan Ariana dipantulan cermin tersebut. Dokter itu mendekati wastafel, mencuci tangannya dengan mata melirik pada Cahaya.

Mereka sejenak saling tatap lewat pantulan kaca itu.

"Tinggalkan Rayyan! Kau tak pantas untuknya, kenapa kau tak rujuk saja dengan suami doktermu itu? Kehadiranmu akan membuat reputasi Rayyan rusak," kata seorang dokter wanita dengan senyum yang penuh remeh.

"Wanita yatim dan miskin sepertimu dan juga disabilitas, tak pantas masuk ke keluarga Mahen. Hanya aku yang cocok untuknya!" lanjut Ariana dengan sombongnya, ia kemudian berbalik badan hendak pergi dari kamar lembab itu.

Cahaya mengepalkan kedua tangannya, itu namanya penghinaan. Ia tak bisa diam jika harus menjadi bahan olok-olokan lagi, sudah cukup baginya untuk diperlakukan hina oleh seorang dokter.

"Aku pikir kamu dokter yang baik," ucap Cahaya menghentikan langkah Ariana.

Dokter itu bahkan hendak menyentuh knop pintu toilet, tapi ia urungkan. Ia membalikkan badannya, kembali menghadap Cahaya. Matanya tajam mendengar kalimat yang keluar dari mulut wanita itu.

"Ternyata kamu dokter munafik, sama saja dengan dokter-dokter yang ku kenal. Para dokter yang hanya bergantung pada gelar, lebih banyak kematian dari pada korban yang tertolong, namun memuji diri sebagai malaikat penolong nyawa manusia. Sungguh ironis!" sambung Cahaya dengan tenang tapi menusuk.

Cahaya melangkah pergi, saat melewati dokter wanita itu ia menyenggolkan bahunya pada bahu Ariana. Rasanya belum puas tapi cukup menyenangkan untuk membalas.

Kedua tangan Ariana mengepal kuat mendengarnya, ia tak terima dengan perkataan wanita itu. Bisa-bisanya ia menghina seorang dokter.

Saat Keluar dari kamar toilet, Cahaya terkejut karena ada Rayyan disana. Pria itu menyandarkan punggungnya pada dinding dekat pintu, seperti tengah menunggu seseorang keluar dari bilik tersebut. Tak lama ayah Ariana muncul dan mendekati mereka.

"Ayo kita kembali ke kantor!" ajak Rayyan meraih tangan Cahaya untuk pergi segera.

Ariana keluar dan melihat ada ayahnya didekat toilet, ia melirik sekitar dan melihat Rayyan pergi dengan menggenggam tangan Cahaya.

Tentu ia makin kesal dibuatnya.

"Papa, aku gak suka dia," ujar Ariana mengadu pada ayahnya.

"Mau rencanakan apa lagi? Andai malam itu kamu bisa tidur dengan Rayyan pasti semuanya tak akan begini," ungkap ayah Ariana merasa putus asa.

"Malam itu obatnya sudah bereaksi, tapi Rayyan masih bisa menahan diri dan kabur. Gongnya, ia malah tidur dengan Cahaya." geram Ariana menceritakan malam yang pernah terjadi itu.

Ayah Ariana cukup terkejut mendengarnya.

"Apa?!" pekik pria tua tersebut.

1
Dew666
💜
Dew666
🪭🪭🪭
Dew666
Lanjuttttttt
Dew666
💟💟💟
vj'z tri
prettttt peduli sama uang nya Aya ajj lu🤧🤧🤧🤧
Dew666
🌹🌹🌹🌹
Dew666
💄💄💄💄
vj'z tri
sialan dangkalan bikin emosi loh ....baru ajj senyam senyum 🤬🤬🤬🤬
falea sezi
🤣🤣 mertua toxic
🌀 SãñõõR 💞
yap ntar ceritanya jadi membingungkan.
partini
saling terhubung suami selingkuh dengan wanita yg pernah di sukai lelaki yg tidur dengan cahaya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!