NovelToon NovelToon
Love Scandal 2

Love Scandal 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Tentara
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Seorang gadis polos kehilangan harta warisannya akibat kelicikan saudara tiri, ia dipaksa menikah dengan seorang pria dari keluarga perwira tinggi, namun pria tersebut pergi di hari pernikahan hingga akhirnya adik pria tersebut yang notabene seorang duda harus menyelamatkan nama besar keluarga dengan menyembunyikan identitas aslinya. Ayah gadis itu pun seorang tentara tapi seolah tak pernah menyayanginya.

Saat tau kabar kabur tentang identitas pria tersebut. Ibu tiri gadis itu menyesal dan iri setengah mati.

Kesakitan yang di alami gadis itu membuatnya trauma hingga sangat waspada dan sulit percaya. Kini pria tersebut harus berjuang sekuat tenaga untuk menembus tembok pertahanan hati istrinya yang selalu berpura-pura di balik tingkah randomnya, padahal ia tidak tau.. siapa pria yang bersamanya saat ini.

SKIP bagi yang tidak tahan dengan KONFLIK.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5. Pergi bersamanya.

Suasana kembali hening, Bang Reigar mengurungkan niatnya untuk kembali menyulut rokok.

Hanya suara angin pendingin ruangan yang samar terdengar dari celah jendela balkon kamar yang sedikit terbuka. Bang Reigar diam terpaku, tubuhnya ikut kaku seolah terhenti mendengar setiap kata yang keluar dari mulut sang istri. Kata yang begitu sederhana, namun menyayat hati hingga menusuk tepat di jantung.

Bang Reigar bersandar pada sofa lalu membuang nafas berat. "Saat kamu sudah terlahir, maka tentukan jalanmu sendiri. Mereka mungkin menolakmu, tapi masih banyak orang yang menginginkanmu."

"Apakah termasuk, Om??"

Bang Reigar tidak menjawab, pria itu hanya sekilas menarik senyum kecut.

-_-_-_-_-_-

Jilly terbangun saat malam nyaris berganti dini hari. Ia terperanjat dan mengedarkan pandangan di seluruh ruangan. Kemudian saat itu, ia melihat Bang Reigar sedang menghubungi seseorang di balkon kamar, terdengar seperti membahas pekerjaan.

Tak lama Bang Reigar masuk ke dalam kamar. "Puas sekali tidurmu. Mau makan apa?" Bang Reigar sudah bisa menebak pasti istrinya itu sudah sangat kelaparan.

"Terserah."

"Sate kambing, ya???" Tanya Bang Reigar menawarkan idenya.

"Iya."

...

Bang Reigar dan Jilly makan dengan lahap. Sesekali Jilly melihat tusukan sate berpotongan besar di tangannya. Sesekali ia melirik dua bungkus sate tersebut.

"Kenapa?? Nggak enak?"

Jilly menggeleng mendengar pertanyaan Bang Reigar.

"Terus????"

"Boleh aku minta satu tusuk lagi?" Tanya Jilly.

"Pertanyaan aneh. Itu di depanmu milikmu semua. Kalau masih kurang ambil punya saya..!!" Kata Bang Reigar santai tapi kemudian ia seakan menyadari sesuatu.

"Kamu...???????"

Jilly mengangguk tenang. "Aku nggak pernah makan sebanyak ini. Hanya satu biji saja untuk ku, kalau mbak di rumah baik, mbak pasti bagi aku lagi. Tapi kalau mbak ketahuan berbagi, besoknya langsung di pecat." Jawab Jilly.

"Sehari-hari, kamu makan apa??" Seketika Bang Reigar kehilangan selera makan.

"Ya sayuran. Lauknya tahu, tempe. Kalau aku buat salah ya nasi sama garam saja. Atau kalau pengen mewah, aku pakai minyak goreng sisa olah ikan asin." Ujar Jilly kembali mengingat masa kelamnya.

'Lalu apa gunanya hidup sebagai putri pewaris perusahaan tambang kalau hidupmu seperti ini?? Kau sama sekali tidak pandai membela diri.'

"Habiskan, saya sudah kenyang." Kata Bang Reigar.

"Aku juga sudah kenyang." Jilly meletakan sendoknya kemudian menyeka bibirnya dengan tissue padahal gadis itu hanya makan dua tusuk sate saja.

"Nanti sampai sana, saya potong dua kambing untuk syukuran pernikahan kita." Kata Bang Reigar.

Jilly pun kaget mendengarnya. "Om menganggap pernikahan kita ini sungguhan??"

"Menurutmu, ijab qabul kemarin apa sekedar kumur-kumur??" Jawab Bang Reigar. "Habiskan nasi dan semua satenya. Kau tau kan, dosa menyiakan makanan."

Walaupun masih cemberut, Jilly kembali menghabiskan sisa nasi di piringnya Porsi makannya yang memang kecil kini harus di paksa demi Letnan di hadapannya itu, tapi nampak jelas Jilly begitu menikmati setiap suapannya.

***

Pagi hari, Jilly tergesa mengikuti langkah suaminya menuju counter check in.

"Kenapa harus secepat itu jalannya???" Protes Jilly.

"Saya sudah santai, kenapa kamu lari?" Jawab Bang Reigar

"Aku nggak bisa kejar Om. Kaki Om kan, panjang."

"Ya sudah, kamu jalan dulu kesana..!!" Perintah Bang Reigar. Ia terus memandang sang istri yang sudah berlari cepat jauh darinya, namun langkah tersebut masih bisa juga di kejarnya.

Dengan nafas ngos-ngosan putus sambung, Jilly langsung mengambil kursi duduk di ruang tunggu, betapa kesal dirinya saat tau Bang Reigar sudah berdiri di belakangnya.

"Tunggu di dalam ruang itu, ruang prioritas. Saya antar tiket check in sebentar..!!"

"Om nggak antri??"

"Nggak." Jawab Bang Reigar singkat saja.

...

Sepanjang melewati garbarata, Jilly terus menempel pada Bang Reigar seolah melupakan perjanjian yang di buatnya sendiri, wajah itu nampak gugup meskipun Jilly berusaha untuk tenang.

"Kenapa tempat duduknya beda?" Tanya Jilly yang sama sekali tidak mencerminkan jiwa seorang boss besar.

"Ini first class, supaya kamu bisa tidur nyenyak." Jawab Bang Reigar.

Jilly mengangguk dan mulai paham dengan hal baru yang baru saja di lihatnya.

"Harganya berapa, Om. Bagus banget." Bisik Jilly penasaran.

"Kenapa?? Mau ganti biaya transportasi nya??"

"Bu_kan begitu. Itu kan, tanggungan suami. Aku hanya mau tau saja." Ujar Jilly.

"Enam juta.........."

"Satu orang, paling murah, belum akomodasi lainnya." Sambar Bang Reigar karena Jilly memutus jawabannya.

Jilly menelan ludah dengan kasar. Ia tak sanggup menghitung besarnya biaya yang di keluarkan Bang Reigar untuk melamarnya, itu pun belum termasuk uang mahar pernikahan beberapa hari yang lalu. Ia juga mengingat betapa mewahnya ruang tunggu penerbangan first class dengan segala fasilitasnya.

'Sebenarnya seberapa banyak uangnya??'

.

.

.

.

1
Tanti
suka deh....mba Nara pst suka bikin teka teki...👍👍👍makin tambah penasaran
dyah EkaPratiwi
apa benar anak papa rinto
Tanti
Reina...reina...tobato yoooo
Bang Huda sabar yaaa...
Tanti
weesss no coment bang🤭🤭
Maysuri
bang huda..... 💪💪💪
Maysuri
hhhhhhhhhh
dyah EkaPratiwi
nggak bener ini reina udahlah bang Huda di kasih lampu hijau tu
Ana
Mantap kali Maju bang Huda semoga dapat perempuab yg baik😄

bang rakit semoga kau juga dapa wanita yg sholeha..amin🙏

dosa klo cinta sm istri abang sendiri🙏
Maysuri
🤣🤣
Tanti
sabar Bang....harap dimaklumi🤭🤭
dyah EkaPratiwi
salah mu sendiri bang reigar, ngerjain istri
Tanti
Dirimu Jiiilll TV segede gaban dipsg dikamar....g bs bayangin itu kamarnya segede apa itu mba Nara???blm prnh bertamu di asrama, mskpn rmhq deket asrama🤭🤭😄
Tanti
Bang Reigar: "apa sih yang nggak buat kamu Jill..."/Kiss/
Jilly : ( pipi udah semerah tomat) 🤣🤣🤣🤣🤣
bayangke sambil ngekekkk/Kiss//Kiss/
Tanti
Mantapp Bang Reigarrr...tnyt dy jg seorang sultan🤭
lanjt mba Nara👍👍👍
dyah EkaPratiwi
🤣🤣 love sekebon bang reigar 😍😍
Maysuri
jill ...tenang saja,masalah pasti terselesaikan,percaya deh am suamimu pasti akan aman dan terkendali....semangat💪💪
dyah EkaPratiwi
semangat Jill percaya sama bang reigar
Esti 523
mancap guliccap ka,abang ganteng gentle bgt aq suja aq suka
Tanti
kok kamu sensi banget sih Jill??🤭🤭
kyknya ada tanda-tanda nih dr Jill... ati² ya Bang Reigar🤭🤭🤭
dyah EkaPratiwi
🤣 semangat bang reigar 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!