NovelToon NovelToon
Istri Gendut Kesayangan

Istri Gendut Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Harem / Ruang Ajaib
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: rozh

Demi bertemu sang ibu, Liya berlari ke portal. Akan tetapi, jiwanya malah berpindah ke dunia hewan. Di sana, dia terkejut mendapati tubuh yang dia tempati sangat gendut berbeda dengan tubuh aslinya. Tabiatnya buruk dan malah mendapatkan empat suami hewan yang ingin membunuhnya karena perjodohan dewa monster. Dengan kematian, maka perceraian bisa terjadi.

"Tidaaaaaaaaak!" Liya menjerit keras, yang dia inginkan bertemu ibunya atau kembali ke dunia asalnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rozh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25. Gelang

"Jantan buruk! Jika kau tidak mau, apa kau kira aku tidak bisa memaksa?" Riris memelintir kedua tangan suaminya. Lalu mengikat angsa jantan yang sudah batuk-batuk itu di pohon.

Dia mengeluarkan pisau perak, mengiris tangan suaminya, lalu menampung darahnya di wadah. "Lebih baik segera kau racik, atau kau akan mati di sini!" ancamnya.

"Riris, sudah 25 tahunan kita hidup bersama, tidak adakah sedikit rasa tertinggal?" Wajahnya sedih sekali.

"Dari awal, aku tak punya rasa padamu, aku hanya menginginkan Duckiz, dan akan menjadikan Feyyi putriku menjadi kesayangan Duckiz, agar memimpin suku angsa kelak dan menyingkirkan putrinya yang gendut itu, kau paham!" Dia berteriak di telinga suami, keras sekali!

"Aku benar-benar jatuh hati pada angsa buruk hati!"

Plak! "Apa kau bilang! Kau bersyukur seharusnya karena kawin denganku!"

"Abyssal, kenapa kau menghukum Arra dan Asoka seperti itu!" Ibunya Abyssal protes. "Kau tahu tidak, paman dan bibimu cemas sekali, apa kau mau membuat keluarga kita kacau?" tanyanya.

"Ibu, mereka berdua melakukan kesalahan besar, pantas dihukum." Abyysal menatap ibunya.

"Mereka sudah dua minggu lebih di kurung, makanan juga buruk, kasihan sekali Arra."

Abyysal menghela nafas. "Arra itu melakukan kesalahan yang hampir menyebabkan kehilangan nyawa orang lain. Gara-gara dia juga, aku gagal naik tingkat kemarin. Ibu jangan membelanya terus. Perihal Paman dan Bibi, biar aku saja yang urus. Lebih baik pikirkan masalah lain, perihal air tawar yang beradu dengan air asin di muara misal? Atau perdagangan pasar air, apakah wilayah kekuatan kita masih aman atau tidak? Bukan mengurus hal lain, ibu terlalu memanjakan Arra dan Asoka, sehingga dua anak itu menganggap wajar perbuatan buruk!" Abyysal berdiri, pergi meninggalkan ibunya.

Ibunya kembali ke tempat Arra di kurung.

"Bibi!" Arra terlihat lemah tak berdaya, wajah pucat dan bibir pecah-pecah. "Bibi, apa kakak mau melepaskan aku dan memberikan keringanan hukuman?" tanya Arra penuh harap.

"Maaf, Sayang." Ibu Abyysal menggeleng.

Arra langsung bermuka datar. "Kalau begitu, untuk apa Bibi kemari!" Berbicara dingin.

"Bibi pasti akan membujuk Abyysal lagi, Arra tenang ya."

Arra tak menyahut dia cemberut dan memilih membelakangi Ibu Abyysal.

"Maaf ya. Nanti bibi kunjungi lagi."

Setelah kepergian Ibu Abyysal. Arra berteriak keras. "Sialan, ini gara-gara si Liya gendut itu!" Menendang dinding tanah tempat dia di kurung.

Di sebelahnya, Asoka juga di kurung, tetapi Gua Arra lebih bagus ketimbang gua Asoka, lebih rendah dan kecil.

"Axel, apa sudah kau selidiki semua gerak gerik Paman dan Bibi?" tanya Abyysal.

"Sudah Tuan Muda. Mereka menggelapkan banyak barang, memberikan laporan palsu, memanjakan putrinya dengan berbagai macam pernak pernik mahal dari kota," jawab Axel.

"Demi gengsi putrinya, merampas milik suku duyung, benar-benar buruk. Lalu apa lagi?" tanya Abyysal.

"Perihal obat, di beli dari dukun besar di kota, sebagian dari ayahnya Feyyi si suku angsa."

"Baik, selidiki hal lainnya."

"Baik, Tuan Muda."

Sementara di tempat Liya. Dua suaminya sibuk bekerja keras, masakan Liya pun juga sudah tersaji di atas meja.

"Pidi, Bayu, kemarilah, makanan sudah siap!"

Pidi dan Bayu segera cuci badan di sumur, lalu ke meja makan.

Bayu dengan dagu terangkat tinggi, mengeluarkan mangkok dan sendok emasnya. Tersenyum bangga.

'Hehee, benar hanya aku seorang yang punya, Pidi bahkan hanya punya mangkuk dari kayu. Berarti Liya paling suka aku! Tidak apa-apa kemarin tidak diberi ciuman, itu hanya salah paham! Yang penting Liya paling suka aku!' Bayu tersenyum bangga sendiri.

Mengangkat sendok tinggi, pamer. Dengan wajah congkak, seolah berkata, aku punya sendok bagus, kamu tak punya pada Pidi.

Pidi juga tersenyum sendirian, hanya dia seorang yang punya gelang khusus pemberian Liya. Dia memegang seperti memegang harta paling berharga di dunia.

"Gelang baru kamu beli di kota ya? Ketinggalan jaman itu modelnya!" Nilai Bayu.

"Tidak masalah ketinggal jaman modelnya, yang jelas aku paling suka gelang ini!" Pidi mencium gelang dengan ukiran kepala harimau itu.

"Ayo, makan. Tidak boleh berdebat saat makan, kalo brisik aku ambil makanannya!" kata Liya melotot.

"Iya, iya. Makan!" Bayu segera mengisi penuh mangkuknya sampai menggunung dan makan dengan lahap. Pidi juga mengisi piringnya.

Liya tidak ikut makan masakannya, dia hanya makan wortel biru, dia diet sekalian mau menaikkan level kultivasi dengan makanan berkualitas yang bisa membantu menaikkan level.

"Liya, apa wortel itu cukup untuk dimakan?" Pidi menatap Liya yang mengigit wortel.

"Cukup, tenang saja."

Setelah makan dua biji wortel, kepala Liya terasa berat, matanya tertuju pada gelang Pidi. Sebuah kilatan kenangan terlintas di benaknya.

"Ayah, ayah, ada apa dengan harimau itu?" Liya kecil tengah di gendong, melihat ayahnya Pidi kesakitan memegang perut.

Liya menggeleng. Salam ingatan dan semua informasi, ayah Pidi sudah meninggal saat melahirkan Pidi, lalu kenapa ada bayangan ayah Pidi hidup saat menatap gelang yang dipakai Pidi?

"Tuan Duckiz, terimakasih telah menyelamatkan aku, aku berharap kita bisa berkumpul menjadi keluarga kelak." Dia mencabut bulu-bulu putih di bagian perut harimaunya, mejalin, memelintir dan membuatnya menjadi gelang.

'*Jadi, gelang ini, bukan gelang sembarangan yang ada di ruang rak penyimpanan milikku? Tapi kenapa bisa sampai di aku*?" Liya berpikir keras.

"Liya, kamu kenapa?" Pidi bertanya melihat Liya aneh, beberapa kali menepuk kepala dan menggelengkan kepala.

"Ah, aku tidak apa-apa Pidi, telinga aku tadi hanya gatal saja," jawab Liya.

Bayu sempat menghentikan suapannya sebentar, lali melanjutkan makan lagi.

Liya menatap lama mangkok makanan Bayu, tidak ada apa-apa yang muncul di mangkok itu.

Sementara jika menatap gelang yang di pakai Pidi, akan terus muncul beberapa potongan-potongan kenangan.

"*Hai, Liya!" Harimau kecil belang sebesar kucing remaja menyentuh ekor angsa Liya*.

"*Pergi sana, aku tidak suka sesuatu yang belang seperti kamu!" usir Liya kecil*.

"*Liya, ada apa? Kok gak mau berteman dengan Pidi lagi?" Ayah Liya bertanya*.

"*Aku tidak suka dia, dia tidak punya ayah, ibunya juga sudah membuangnya, kata teman-teman jangan bermain dengannya, kata Kak Feyyi hanya berteman dengan sesama angsa saja, atau dengan klan rubah di gunung, mereka hebat dan kuat, kalau harimau itu lemah, nanti akan di buru yang kuat!" jawab Liya kecil*.

"*Itu tidak benar. Kita boleh berteman dengan semua, asal satu klan. Suku harimau kan satu jalan juga dengan kita," bujuk ayah Liya*.

"*Tidak. Aku tidak mau berteman dengan dia!" Liya kecil menangis. "Aku hanya mau berteman dengan yang putih dan cantik seperti Kak Feyyi*!"

*Melihat Liya kecil menangis, Pidi pun pergi menjauh*.

"Ya ampun, gelang ini menyimpan kenangan! Berarti mereka sudah kenal sejak lama!" Liya bergumam sambil menatap tangan Pidi.

1
Musdalifa Ifa
semangat semangat dan semangat up Thor💪
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
semangat up nya lagi akak, di tunggu
Lestari Ami'ne Zia
🥰🥰🥰uupp yg bnyk thorrr..... pidi sudah suka liya dari kecillll
Shakila🪼
Ceritanya mirip dengan PF Ta-pon judul nya "Istri Gendut Yang Dibenci" disana sudah banyak cm beda nama-nama tokohnya aja semuanya mirip
Lestari Ami'ne Zia
kirain hari ini up😌
Musdalifa Ifa
penasaran lanjutannya 🤔
Lestari Ami'ne Zia
Alhamdulillah up up up💪💪💪💪
sasa adzka
🤣🤣🤣 belum tau aja jiwa liya yg sekarang agak bar bar😂😂😂 ayooo liya program diet🤭
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
jadi gak sabar nunggu perubahan Liya menjadi cantik lagi 😁
Lestari Ami'ne Zia
semoga up LG
Lestari Ami'ne Zia
hahaha.....dasar Loki akal bulusss
Lestari Ami'ne Zia
takoballahu minba wa mingkum thor Alhamdulillah up jg😍😍
Musdalifa Ifa
selamat hari raya idul Fitri juga Thor, mohon maaf lahir dan batin bila ada komentar ku yg menyinggung perasaan atau menyakiti hati author 🙏
Rozh: mohon maaf lahir dan batin 🥰
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
selalu di tunggu kehadiran nya akak
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
Selamat hari raya idul fitri juga ya kak, maafkan lahir dan bathin
Rozh: mohon maaf lahir dan batin 🥰
total 1 replies
Yani
semangat Thorr, lanjut lagi crita nya 🫰🏻🥰🥰
Yani
wah makacih Thorr sdh double upadate 🥰🥰🥰🥰
Yani: sorry typo
total 1 replies
Musdalifa Ifa
Thor kok tidak up" kami nunggu up dari mu jangan lama" yah😔
Rozh: mulai hari ini up ya kak. kmrin sibuk menyambut lebaran🥰
total 1 replies
★Xia★
thor seru banget aduhh semangat ya
★Xia★: sama²
total 2 replies
Lestari Ami'ne Zia
kok g up up
Rozh: nanti kak, kmrin masih sibuk lebaran
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!