NovelToon NovelToon
Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Wuna.Chanz

Jatuh cinta pada anak tiri seiring nya waktu karena istri selingkuh terus menerus?! padahal... Renzo Draja adalah pria mapan.. bagaimana konflik mereka dan cara Renzo Draja mengatasi nya?

Setelah bercerai dengan istri nya, entah bagaimana caranya Nias Wiliam yaitu mantan istri nya Renzo Draja mendapatkan uang, sedangkan Renzo Draja nyaris menguasai semua bisnis di kota.

Setelah bercerai, Renzo di perintahkan untuk kencan buta dengan para wanita pilihan Ayah Renzo Draja, yaitu Jhonson Draja.

Gaskeun mampir baca novel ku cuyy!

[Karya Official Wulan.Chanz]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wuna.Chanz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Pengakuan Hati

"Ah! om Ayden bisa aja! tapi iya dong, Zelia punya otot yang lebih besar dari om Ayden!", Ucap Zelia dengan geli.

"Ampun deh Baby Zelia", Ucap Ayden dengan memohon tetapi setelah itu tertawa jahil, Zelia tersenyum geli, menurunkan kedua tangan nya, Renzo merasakan cemburu yang timbul, tetapi segera menghapus perasaan itu.

...****************...

Di tengah perjalanan.

"Ren, lo di tanyain mau nikah lagi gak sama Ayah lo?", Tanya Ayden dengan penasaran, membuat Renzo terkejut.

"Gue lupa sama itu! tapi iya Ayah gue nanyain mau nikah lagi atau enggak, tapi itu kayak bukan pertanyaan, kayak perintah", Jawab Renzo dengan muak.

"Nah kan, gue tau pasti Ayah lo nanya itu, terus gimana? lo mau nikah lagi gak?", Tanya Ayden.

"Gue sih mau nya... enggak, muak gue, punya istri cuman ngerepotin doang", Jawab Renzo dengan muak.

"Tapi kan semua cewek gak kayak gitu, ada yang perhatian, peka, terus ada yang kayak Baby Zelia lo sikap nya", Jawab Ayden, membuat Zelia merona.

"Mngh! jangan gitu lah om! Zelia gak sebaik itu!", Jawab Zelia dengan kesal, Ayden tersenyum bingung.

"Lah, Baby Zelia kan emang gitu, kayak barusan, rela terluka demi Daddy Renzo mu", Ucap Ayden, Zelia mengangguk kecil.

"Iya, tapi jangan aku-akuin gitu lah om, Zelia jadi malu", Ucap Zelia, Ayden tertawa kecil, mengangguk, Renzo merangkul bahu Zelia.

"Makasih Baby", Bisik Renzo, Zelia tersenyum, bersandar pada Renzo.

...****************...

Sesampai nya di mansion.

"Gue nginep ya Ren?", Tanya Ayden dengan senyuman.

"Ah mulai lo, jadi rayap makanan di mansion gue", Jawab Renzo dengan mata malas, lalu mereka bertiga turun dari mobil.

"Dan ya, itu tujuan gue", Jawab Ayden dengan seringai jahil, mereka bertiga berjalan masuk ke mansion, Jhonson dan Vione masih di mansion Renzo, menonton televisi, menoleh ke arah mereka bertiga saat mendengar pintu terbuka.

"Gimana, nak?", Tanya Jhonson dengan penasaran.

"Udah di tanda tangani, ini cincin nya juga udah di ambil", Jawab Renzo, Jhonson mengangguk puas mendengar informasi itu, Renzo memanggil Jessy yang berdiri diam, lalu Jessy segera mendekati Renzo.

"Ya Tuan?", Tanya Jessy.

"Kamu boleh langsung pulang aja sekarang, makasih udah nemenin kedua orang tua aku di sini", Ucap Renzo, Jessy tersenyum lalu mengangguk.

"Terima kasih kembali Tuan", Jawab Jessy, lalu berjalan keluar dari mansion, Vione menyipitkan mata.

"Kenapa pipi Zelia merah gitu?", Tanya Vione dengan khawatir, segera berdiri dan menghampiri Zelia.

"Gak papa Bunda..", Ucap Zelia sembari tersenyum, Vione menarik lengan nya dengan lembut.

"Sini Bunda obatin ya nak?", Tanya Vione, Zelia mengangguk.

"Itu.. Renzo bingung jelasin nya gimana", Ucap Renzo dengan gugup.

"Zelia keren! dia buat Nias malu di depan umum sama aksi nya yang wah!", Ucap Ayden dengan berbinar, Renzo menghela nafas.

"Apa yang Ayden bilang benar", Jawab Renzo dengan pasrah, Jhonson tertawa pelan.

"Bagus nak, kamu kayak Bunda kamu, lindungin Renzo", Ucap Jhonson dengan bangga.

"Lindungin sih lindungin Ayah, tapi Renzo bisa jaga diri sendiri", Ucap Renzo.

"Kecuali kayak tadi", Ucap Ayden dengan jahil, Vione mengambil obat salep dari ras nya, lalu mengoles kan nya ke pipi Zelia dengan lembut.

"Jadi nak, kamu mau nikah lagi?", Tanya Jhonson, Renzo terdiam sejenak, lalu menghela nafas.

"Buat sekarang... Renzo belum mau nikah lagi Ayah, maaf", Jawab Renzo dengan gugup.

"Ya, gak papa, walau Ayah harap kamu bakal nikah lagi, tapi untuk soal percintaan, itu hak kamu memilih nikah lagi atau enggak", Jawab Jhonson, Renzo menghela nafas lega.

"Makasih penegertian nya Ayah", Ucap Renzo dengan senyuman.

"Ayden", Panggil Jhonson, membuat Ayden merasakan jantung nya berdebar-debar kencang.

"I-Iya om?", Tanya Ayden dengan takut.

"Kapan kamu nikah?", Tanya Jhonson, Ayden berdehem.

"Aah itu ya om? belum tau sih om, lagian Ayden gak mau nikah dulu", Jawab Ayden dengan gugup, Jhonson tertawa lalu mengangguk paham.

"Nak, bawa anak kamu istirahat nih", Ucap Vione, Renzo segera mendekat, membantu Zelia berdiri.

"Udah lebih baik, Baby?", Tanya Renzo dengan khawatir, Zelia menoleh, tersenyum.

"Iya Daddy", Jawab Zelia, Renzo tersenyum lega, lalu menuntun nya ke arah lift, Ayden segera berlari ikut.

"Ikut!", Bisik Ayden dengan panik, jelas takut dengan Jhonson.

"Takut bener...", Ejek Renzo, Zelia menekan tombol buka pintu lift.

Ting ~

Suara pintu lift terbuka, lalu mereka bertiga masuk ke lift, Renzo menekan tombol lantai tiga.

"Ayah lo serem banget, takut gue waktu dia nanya-nanya kayak gitu", Keluh Ayden, Renzo hanya tertawa mengejek.

...****************...

Sesampai nya di kamar Zelia, Renzo membantu Zelia duduk di atas ranjang, lalu Renzo berlutut di hadapan Zelia, melepaskan sepatu Zelia dengan gerakan lembut.

"Kiw~ kiw~", Ucap Ayden dengan jahil, tetapi Renzo tetap fokus melepaskan sepatu Zelia, setelah selesai, Renzo kembali berdiri.

"Selamat malam Baby", Ucap Renzo, Zelia berbaring, lalu Renzo bantu menyelimuti nya.

"Malam juga Daddy, malam om Ayden", Jawab Zelia, lalu memejamkan mata nya, Renzo membungkuk untuk memberikan ciuman di dahi Zelia, sebelum berdiri kembali, berjalan keluar dari kamar bersama Ayden.

"Den, gue mau bilang sesuatu", Ucap Renzo.

"Wah? apaan?", Tanya Ayden dengan penasaran, Renzo menutup pintu kamar Zelia, lalu berjalan ke lift.

"Sini gue kasih tau", Ajak Renzo, Ayden segera mengikuti Renzo, setelah pintu lift tertutup.

"Kayak nya, ini cuman kayak nya cuman mungkin ya Den? kayak nya... gue cinta Zelia", Ucap Renzo dengan gugup dan penuh dilema, Ayden tercengang.

"LO APA?!", Tanya Ayden dengan tidak percaya.

...-Bersambung-...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!