NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI KE ZAMAN KUNO

TRANSMIGRASI KE ZAMAN KUNO

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Reinkarnasi
Popularitas:44.4k
Nilai: 5
Nama Author: Hayu Nissa

Sherly, gadis yang tiba-tiba merasuki seorang tuan putri yang berani dan blak-blakan. tapi sayang, baru pertama kali bertransmigrasi, dia sudah mendapatkan hukuman.
namun Sherly tidak merasa sedih, dia justru menyambut hukuman itu dan mendapatkan sebuah ruang yang penuh dengan bahan makanan atau sembako. sehingga dia tidak perlu susah lagi untuk memikirkan kehidupannya di zaman ini.
lalu bagaimanakah kehidupan Sherly yang merasuki putri dari kekaisaran Orion, yang bernama arela Arilea itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hayu Nissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. ayah ?

sementara di kekaisaran Orion dan beberapa kekaisaran tetangga, mendengar adanya pemberontakan di kekaisaran Asoka langsung membuat mereka mengirim puluhan ribu pasukan untuk membantu mengatasi pemberontakan itu, dan membantu kaisar untuk mengusir para pemberontak-pemberontak.

namun ketika kekaisaran menyimak dan mempertimbangkan jarak ke kaisaran Orion dengan kekaisaran Asoka, membuat kekaisaran Orion hanya mengutus prajurit-prajurit elit yang bisa bergerak dalam diam dan sunyi senyap serta bergerak cepat.

setelah segala sesuatunya dipersiapkan dan melepas kepergian para prajurit-prajurit elit itu, langsung membuat kaisar Orion sedikit bernafas lega. setidaknya ada banyak prajurit elit di kekaisarannya yang telah membagi tugas.

tak hanya prajurit-prajurit elit yang diutus, prajurit-prajurit yang juga tak memiliki tingkatan pada tingkatan prajurit, juga ikut menyusul pergi walaupun harus melalui beberapa hari dalam perjalanan. mereka harus menempuh berpuluh-puluh meter jaraknya, yang akhirnya membawa mereka sampai di kekaisaran Asoka.

"ayah.. mengapa pemberontakan di kekaisaran Asoka sangat lama diketahui..?" tiba-tiba pangeran Felix bertanya. pangeran Felix sendiri harus waspada, dan masalah seperti ini harus dijadikan sebagai sebuah pelajaran.

"ayah juga kurang tahu pangeran. tapi satu hal yang ayah yakini, mengapa pemberontakan ini tidak diketahui oleh siapapun. itu semua karena telah direncanakan sebaik dan serapi mungkin. dan bahkan hanya orang-orang sipil yang mungkin mengetahuinya, dan yang paling bisa menjaga rahasia. sementara kaisarnya sedikit teledor, dan lebih mengutamakan kepentingan rakyatnya ketimbang berhati-hati dalam tahta dan kepemimpinannya." para pangeran yang mendengar itu mengerutkan kening mereka masing-masing.

"ini harus dijadikan sebagai pelajaran untuk kekaisaran kita ayah.." tiba-tiba pangeran Andreas bersuara. pangeran Felix dan pangeran Melvin juga menganggukkan kepala mereka.

" saya juga berpikir seperti itu ayah. sebaiknya, ayah segera selidiki dan untuk berjaga-jaga. mana tahu, tanpa kita ketahui, ada orang yang pelan-pelan dan diam-diam membangun kekuatan di belakang kita, untuk melengserkan kepemimpinan ayahanda." ujar pangeran Felix.

mendengar itu, pikiran semua orang langsung tertuju kepada putri Marisa. setelah mendapatkan satu bukti yang membahayakan putri dan pangeran di kekaisaran ini, hal ini semakin membuat mereka bertambah waspada.

"kalian benar.. ayah harus utus beberapa orang untuk menyelidiki semuanya. kita pikir mungkin kejadian yang menimpa kekaisaran Asoka tidak akan pernah terjadi di kekaisaran kita, namun diam-diam ada orang di belakang kita yang menyusun rencana untuk melakukan pemberontakan." ucap kaisar Ronaldo sambil mengepalkan tangannya.

para pangeran menganggukkan kepala mereka dengan cepat.

"kalau begitu ayah tunggu apa lagi.."

"Acer!! cepat kamu cari tahu dan selidiki apapun, dan informasi sekecil apapun yang ada di sekitar istana. jangan lupa, utus beberapa bawahanmu untuk mengamati Putri Marissa dari jauh, dan laporkan segala bentuk kegiatannya. tak hanya Putri Marissa, awasi juga Putri arela. laporkan setiap kegiatan yang ia lakukan walau sekecil apapun. dan laporkan setiap hal apapun yang mencurigakan dari semua anggota keluarga Kekaisaran." ucap kaisar Ronaldo menurunkan titahnya kepada pengawal kepercayaannya. Kasim di sampingnya juga mengganggu anggukkan kepalanya.

Untung saja orang-orang yang ada di samping kaisar ini adalah orang-orang jujur dan tak berani untuk melakukan makar.

"aku juga tidak boleh tinggal diam ayah.. aku harus menggerakkan pengawal-pengawal kepercayaanku." setelah pangeran Felix mengatakan hal itu, dia pun langsung beranjak pergi dari sana dan meninggalkan ruang kerja sang ayah.

tak hanya pangeran Felix, pangeran Andreas dan Melvin juga ikut meninggalkan ruang kerja tersebut berpamitan kepada ayah mereka.

*******

di posisi Putri Marissa. Putri Marisa hari ini sedang keluar istana, dia ingin berjalan-jalan katanya untuk mencari udara segar. dia pamitnya begitu kepada kaisar Ronaldo.

putri Marisa pergi kesebuah tempat tersembunyi, dan bertemu seseorang yang tidak di kenal di sana.

"salam ayah.."

"kau sudah datang.?"

Ayah..? Mengapa putri Marisa memanggil ayah pada seorang pria paruh baya yang tidak di kenal. apa mungkin Putri Marissa sedang menyembunyikan sesuatu.

"bagaimana kabar ayah sekarang..?" tanyanya.

"mm.. ayah baik-baik saja.. kenapa baru datang hari ini...?" tanya laki-laki paruh baya itu lagi.

"maaf ayah.. aku tidak bisa sembarangan datang, atau sembarangan keluar masuk istana. semenjak mereka menemukan para pembunuh bayaran yang tergeletak mati di samping kediaman pangeran mahkota, setiap gerak-gerik di dalam istana mulai diperhatikan. bahkan keamanan pun juga sangat ketat sekarang." ucap Putri Marissa. laki-laki baru baya itu menyempitkan matanya, seolah-olah Dia adalah seorang pemimpin yang tidak mudah untuk diintimidasi.

"apakah mereka mulai curiga dengan semua ini..?" tanyanya lagi. Putri Marisa yang mendengar penuturan laki-laki yang ia panggil ayah itu langsung menggelengkan kepalanya.

"belum ayah.. bahkan mereka belum tahu siapa dalang dan menyebabkan para pembunuh bayaran itu berada di lingkungan istana. aku sudah mengatur dan membersihkan semuanya ayah.. jadi ayah tidak perlu khawatir.." pria paruh baya itu kembali mengganggu anggukkan kepalanya.

"ingat. rencana ini sudah kita susun, jangan sampai kamu membuat orang curiga terhadapmu. dan kalau memang keamanan di istana sudah diperketat, yakinlah kalau beberapa orang juga mengawasimu. ayah harap, Kamu jangan terlalu sering datang ke tempat ini, karena akan menimbulkan kecurigaan dan bahkan akan menghancurkan rencana kita." tuturnya. Marisa yang mendengar itu mengangguk.

untuk sekarang dia yakin, kalau tidak ada yang berani mengikutinya. dia juga yakin, kalau tidak akan ada orang yang mencurigainya. dan dia akan membuat rencana yang ia susun bersama dengan ayahnya, dan tentu saja mengambinghitamkan Putri arela.

"baiklah kalau begitu ayah.. mendengar ucapan ayah, sepertinya aku harus balik segera. ayah jaga diri di sini baik-baik.. nanti perlahan-lahan kita cari sekutu. tapi di istana, aku masih belum menemukan orang-orang yang bisa diajak bekerja sama ayah. para menteri-menteri itu terlalu setia pada kaisar Ronald dan juga para pangeran." tutur Putri Marisa sedikit mendesah kecewa.

dia belum melakukan pengajakan sebenarnya, dan dia juga sangat ingin mencari sekutu di dalam istana. tapi ketika melihat ke loyalitasan para menteri terhadap kaisar membuatnya sedikit ragu. apalagi dia belum menemukan menteri-menteri yang bekerja di dalam istana yang ada masalahnya.

dia sudah menyelidiki semuanya, palingan yang bermasalah itu hanyalah bawahan para menteri. selebihnya para menteri tak pernah mengambil jalan pintas untuk menjadi kaya.

"mm.. Begitu..? kalau begitu, ini memang cukup sulit. kalau seandainya tidak dapat sekutu dalam istana, kita cari sekutu di luar istana saja." tutur pria paruh baya itu lagi. Marisa yang mendengar itu mengajukan protesnya. Dia sedikit keberatan, karena yang di luar istana tidak memiliki kompeten atau pengalaman apapun sekitar kepemimpinan kekaisaran.

"kita tidak usah cari di luar yah.. aku tidak yakin orang-orang yang kita cari di luar istana ini bisa membantu kita."

"sudahlah.. nanti kita pikirkan lagi. sebaiknya segera tinggalkan tempat ini, dan jangan sering-sering datang kemari." mendengar itu, Marissa pun langsung mengganggu lagi dan menghentikan protesnya.

"baiklah kalau begitu ayah.". setelah itu, Marissa pun langsung meninggalkan tempat tersebut.

1
sahabat pena
baguslah berpetualang mengelilingi dunia🌏🌐 🤣🤣🤣
sahabat pena
Luar biasa
sahabat pena
ya ampun pangeran jd ketagihan numpang makan wkwkwk🤣🤣🤣
sahabat pena
semoga saja yang ditolong itu kaisar atau pangeran dari Kerajaan lain. atau seorang jenderal perang
sahabat pena
oh senang nya di pengasingan tp makanan berlimpa🤣🤣🤣😍
sahabat pena
semoga benar ada ruang dimensi
@Mita🥰
lanjut thor
Sribundanya Gifran
lanjut thor💪💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Maria Lina
bisa gk sih thor double gtu 1 melulu ckk
Narti Narti
lanjut kak👍👍👍👍👍
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
hadir kak
Wahyuningsih
lanjut 💪💪💪💪💪💪💪 thor jgn ampe kendor kolor kli ya🙊🙊🙊
Silla Okta
lanjutkan Thor
Chika Aulia
jangan mau kembali arelia
Sribundanya Gifran
lanjut
@Mita🥰
marissa🤣🤣🤣🤣🤣
Maria Lina
bisa ditambah 2 bab thor tar ku ksh bintang n vote klo author kabulkn hehe
Yumi
😆😆😆😆😆😆😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅🤣🤣🤣🤣🤣
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!