NovelToon NovelToon
Peran Pendukung Perempuan Ingin Hidup

Peran Pendukung Perempuan Ingin Hidup

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Hari Kiamat / Transmigrasi / Antagonis
Popularitas:19.5k
Nilai: 5
Nama Author: YukiLuffy

Lana Croft, seorang mahasiswi biasa, tiba-tiba terbangun sebagai tokoh antagonis kaya raya dalam novel zombie apokaliptik yang baru dibacanya. Tak hanya mewarisi kekayaan dan wajah "Campus Goddess" yang mencolok, ia juga mewarisi takdir kematian mengerikan: dilempar ke gerombolan zombie oleh pemeran utama pria.

Karena itu dia membuat rencana menjauhi tokoh dalam novel. Namun, takdir mempermainkannya. Saat kabut virus menyelimuti dunia, Lana justru terjebak satu atap dengan pemeran utama pria.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YukiLuffy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31

Lana berjalan kembali ke vila bersama Kael, masih tertawa geli memikirkan kepanikan para ibu-ibu. Kael menatapnya dengan tatapan yang semakin gelap.

Setibanya di vila, Kael mendorong Lana ke pintu. "Berani menertawakan Komandanmu, ya?" desis Kael, suaranya rendah dan dipenuhi bahaya.

Lana, yang menyadari konsekuensinya, segera memeluk leher Kael. "Aku janji tidak akan mengulangi, Kakak," Lana memohon.

Kael tidak termakan rayuan. Ciuman hukuman itu datang dengan kekuatan yang tak terhindarkan. Malam itu, Lana kembali tenggelam, menjadi perahu kecil yang hanyut di tengah badai hasrat Kael, hingga ia sekali lagi pingsan karena kelelahan.

Keesokan harinya, Lana yang masih lemah dan sakit punggung, digendong Kael ke Markas Komando Militer.

Saat melewati lapangan pelatihan, Lana melihat deretan prajurit membawa beban berat, wajah mereka dipenuhi keringat. Ia melihat Alex dan Mike.

"Dasar bodoh. Kenapa kalian berani mengatai Komandan?" cibir Alex pada Mike.

"Diam! Aku masih merasa Kapten menipuku," bisik Mike.

Lana, yang berada di gendongan Kael, tersenyum geli melihat mereka. Kael melihat ke arah mereka, lalu mengalihkan pandangannya, berjalan lurus ke kantornya.

Kantor Kael luas, dengan ruang istirahat pribadi yang mewah. Kael membaringkan Lana di sana, menyelimutinya, dan mencium keningnya.

"Tidurlah. Aku akan menyelesaikan pekerjaan. Jika kau bosan, kau bisa membaca, tapi jangan pergi. Aku hanya ingin kau ada di sini," perintah Kael, lalu kembali ke mejanya.

Lana tidur hingga menjelang sore. Kael masuk untuk membangunkannya dan menggendongnya ke pangkuannya di kursi kantor saat ia bekerja.

Saat waktu makan siang tiba, Kael dan Lana pergi ke kantin militer. Seketika, hiruk pikuk kantin berhenti.

"Komandan! Nyonya Komandan!" teriak para prajurit dengan suara lantang.

Lana tersipu, melambaikan tangan. Kael mengabaikan sorakan itu dan mengambil makanan untuk mereka.

Saat Kael kembali, Alex, Mike, Ben, dan Sam segera mengepung meja mereka, mata mereka dipenuhi perhatian.

"Nyonya Komandan, apakah bahumu pegal? Aku bisa memijatnya!" tawar Alex.

"Nyonya Komandan, biar aku yang ambilkan air! Aku sangat ingin melayanimu!" seru Mike.

Kael, yang melihat Lana mulai tertawa, mengeraskan rahang. Tatapan dinginnya membuat mereka berempat mundur, menyadari bahwa mereka telah melewati batas.

"Pergi," desis Kael. "Makan. Sekarang."

Setelah mereka bubar, Lana tertawa terbahak-bahak. "Kau terlalu galak, Kakak."

"Aku tidak suka berbagi perhatianmu, bahkan dengan mereka," balas Kael, lalu menyuapi Lana dengan telaten.

Setelah makan siang, Lana kembali ke kantor Kael. Ia tidak mengantuk, jadi ia mengeluarkan novel fantasi romantisnya. Ia membaca deskripsi tentang tubuh pahlawan pria yang sempurna.

Lana melirik Kael. Pria itu, dalam seragam militer yang terawat, tampak sangat abstinen, tetapi Lana tahu kebenarannya. Ia menatap leher Kael yang seksi, garis rahangnya, dan seragam yang menutupi tubuh atletisnya.

Tangan Lana bergerak lebih cepat daripada pikirannya. Ia menyelinap di bawah kemeja Kael, merasakan otot perut Kael yang keras dan hangat.

Kael membeku. Ia menatap Lana, matanya yang gelap dipenuhi api yang bergejolak.

Lana, tersentak dari fantasinya, mencoba menarik tangannya, tetapi Kael menahannya.

"Kau sudah mulai lagi," desis Kael, suaranya serak. Ia membalikkan meja kerjanya.

Sore itu dihabiskan dalam badai hasrat yang tak terkendali. Dari meja kantor ke sofa, dan kembali ke ruang istirahat, Kael tidak menunjukkan belas kasihan.

"Lana, kau harus tahu apa yang kau lakukan padaku," Kael menggeram, memanggil namanya dengan penuh rasa sakit dan hasrat.

Lana, yang kini menangis di tengah kenikmatan, hanya bisa menjawab dengan rintihan.

Lana terbangun saat senja, tubuhnya sakit, tetapi di dalam pelukan Kael, ia merasa damai.

"Aku benci kamu," Lana menggumam, memukul Kael. "Aku tidak bisa bergerak."

Kael menciumnya. "Aku tahu, Sayang. Aku minta maaf. Tapi kau terlalu enak."

Kael menggendongnya untuk mandi, lalu mengganti pakaiannya.

"Aku akan membawamu ke South Peak Bistro," kata Kael, memakaikan Lana gaun yang mewah. "Kau pantas mendapatkan hidangan gourmet setelah hari yang panjang."

Mereka berkendara dengan tenang ke area perumahan yang kini menampung restoran pribadi kelas atas.

Di jalan dekat restoran, Jax dan timnya, yang baru saja kembali dari misi kecil, melihat sebuah mobil militer mewah berhenti.

Jax melihat pasangan yang turun dari mobil. Sang pria tinggi, berwibawa, dan sangat tampan. Wanita di sampingnya cantik luar biasa, mengenakan gaun yang mewah.

"Lihat itu," gumam Jax, matanya dipenuhi kekaguman. "Komandan Thorne dan pacarnya. Wanita itu adalah yang paling cantik yang pernah kulihat di Enklave."

Finn menyeringai. "Aku dengar Kapten Thorne ada di tengah skandal 'Tante Gede'. Tapi gadis ini jelas bukan Tante Gede."

Jax tertawa. "Pria hebat memang punya wanita hebat. Aku masih bertanya-tanya di mana Tante Gede-ku. Aku rindu selera humornya yang kesal itu."

Lana, yang mendengar pembicaraan itu, membiarkan Kael menariknya masuk. Ia tersenyum geli. Rahasia 'Tante Gede' adalah miliknya.

1
ALEA💚❤
paling suka sama cerita bertema zombie... semangat thor💪
Windy Hapsarini
Thor kau membuat aq sesaat tak bisa bernafas,,, seru bangettt Thor.. makasih Thor ✊✊✊✊🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Yusnani Tungkal
semangat 💪 Thor up nya
Fauzan Fauzi
ya gak seru kalo cewex nya lemah,
Windy Hapsarini
lanjut Thor... ✊✊✊😍😍😍
Jue
🙏 Maaf sekadar komen tolong perbanyakkan part pengembaraan dan misi daripada part ranjang baru seimbang , Selain itu apa kekuatan cahaya Lana tidak perlu batu kristal di kepala zombie untuk naik tingkat dan semakin kuat .
Yusnani Tungkal
ga berasa Thor baca nya🤭
Jue
Aku harap jodoh Lana dan Kael sampai ke penghujung Novel ... 🙏
Dewi hartika
cerita authorr selalu berkembang bagus jangan pantang menyerah lanjuuttt
Windy Hapsarini
Senang dgn cerita yang Thor tulis, bahasa dan alur ceritanya seru dan mudah di pahami.. makasih Thor 😍😍🙏🙏🙏♥️♥️
Kiftia Arka
waktunya santap karya dengan tema zombie 😍
**Maulina**
akhirnya thor, jangan lama" up nya💪💪
Windy Hapsarini
ditunggu Thor lanjutannya 😍😍😍✊✊
aku
ahirnyaaaa 🤧🤧🤧
Miss Marsini
jangan lama2 thor rindu menanti ni 💪💪💪
Mamta Okta Okta
lanjut thor di tunggu up nya jangan lama lama ya💪💪💪
Yusnani Tungkal
semangat 💪 Thor up nya
Dewi hartika
tidak akan lama lagi bertemu mereka lanjuut semangat..
Grey Casanova
kalah sm rilley🤣🤣kocak ni mc cwenya
Grey Casanova
lana prgi ke Seattle hartanya kg di jual2in? aneh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!