NovelToon NovelToon
Pengangguran Menjadi Ratu Vampir

Pengangguran Menjadi Ratu Vampir

Status: sedang berlangsung
Genre:Vampir / Cinta Seiring Waktu / Transmigrasi ke Dalam Novel / Pembaca Pikiran
Popularitas:26.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Phopo Nira

“Ivory Esmeralda, apakah kau sedang mencoba untuk menguji kesabaranku sekarang? Bukankah sejak awal kau sudah menyetujui semua perjanjiannya?”

“Apa maksudnya Ivory Esmeralda? Namaku jelas-jelas Ivory Asteria, lalu kenapa … Sial, jangan katakan kalau dugaanku benar-benar menjadi kenyataan. Aku memasuki dunia lain?”

“Ingatlah, pernikahan ini hanya akan berlangsung selama 6 bulan lamanya. Jangan berharap aku akan memperlakukanmu sebagai seorang istri karena kau tahu sendiri bahwa aku telah memiliki seorang kekasih yang sangat aku cintai.”

Kalimat yang sama, ekspresi raut wajah dan nada bicara yang sama seperti yang di gambarkan oleh penulis dari novel yang berjudul ‘Kematian Tragis Permaisuri Raja Vampir’ yang Ivory baca sebagian sebelum dia terjatuh dari tangga begitu mendengar kabar tentang kecelakaan kedua orang tuanya.

“Benarkah aku memasuki dunia novel? Pengangguran menjadi Ratu, apakah mungkin? Bahkan Ratu Vampir, bagaimana jadinya nanti?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Hanya Ingin Memastikan

“Tawaranmu saat itu … Untuk membangkitkan kekuatanku! Aku setuju melakukannya, Ragnar!”

Sungguh, Ragnar sangat terkejut begitu mendengarnya, bahkan sorot mata Ivory tidak memancarkan keraguan sedikitpun. Ragnar sempat tertegun untuk beberapa saat, sampai akhirnya dia sadar bahwa situasi pesta sudah tidak kondusif lagi yang mengharuskan dia mengakhiri pesta tersebut lebih cepat dari biasanya.

“Dorian, urus sisanya! Aku dan Ratu akan kembali lebih dulu,” ujar Ragnar sembari menggandeng tangan Ivory untuk mengikutinya.

Pesta pun menjadi sangat kacau akibat kejadian tersebut, meskipun Ragnar menyelesaikannya dengan mudah. Tatapan membunuh dan benci itu masih terus tertuju pada Ivory yang mulai meninggalkan aula pesta. Ya, tatapan benci dan rasa ingin membunuh itu yang berasal dari seorang bangsawan vampire wanita sebelumnya.

Seorang pria berstatus salah satu bangsawan vampire mendekatinya dan berbisik, “Kau gagal menyingkirkannya, bukan? Gara-gara kau semua rencananya menjadi kacau, padahal ini kesempatan terbaik kita untuk melenyapkannya.”

“Setidaknya aku berusaha melakukan sesuatu, tidak seperti dirimu yang hanya diam dengan alasan mencari kesempatan yang tepat,” balas Bangsawan vampire wanita dengan tatapan sinisnya.

Pria itu hanya tersenyum sinis dan kembali berkata, “Kau bisa membunuhnya dengan mudah, kalau kau tidak bertindak ceroboh seperti tadi. Sudah tahu target kita adalah seorang Ratu vampire, tapi kau malah menyerang tepat dihadapan rajanya. Kau sungguh gila!”

Setelah mengatakan itu, Pria itu berjalan pergi begitu saja meninggalkan aula pesta yang sudah di bubarkan. Sementara sang bangsawan vampire wanita hanya berdecak kesal sebelum ikut pergi bersama para bangsawan yang lainnya. Tanpa keduanya sadari Denzel sudah memperhatikan mereka semua yang terlihat mencurigakan masuk ke dalam daftar pengkhianat.

“Waah, memang benar kata orang wanita cantik banyak yang tidak menyukainya. Sepertinya Ratu kita termasuk salah satu wanita cantik itu,” ujar Denzel saat Dorian menghampirinya.

“Kau sudah menemukan?” tanya Dorian.

“Ya … Dan hampir semua perkiraan Yang mulia Raja Ragnar menjadi kenyataan,” jawab Denzel dengan senyuman penuh arti yang terukir di wajah tampan sekaligus cantiknya.

“Bagus, kalau begitu lanjutkan tugasmu!” ujar Dorian yang kembali pergi untuk menyelesaikan tugas lainnya.

...****************...

Sementara itu, Ragnar membawa Ivory ke kamar mereka untuk melanjutkan pembicaraan terkait perkataan Ivory sebelumnya sekaligus memastikan apa yang Rend katakan. Mungkin ini satu-satunya kesempatan bagi Ragnar untuk menghilangkan keraguan di hatinya. Namun, Ragnar sendiri ragu akan memulai pembicaraan itu dari mana sebab membangkitkan kekuatan sang Ratu vampire adalah kekuatan yang dia coba hindari selama ini. Bukan karena Ragnar beneran seorang gay, tetapi karena dia tidak ingin melakukannya tanpa perasaan diantara keduanya.

“Jika aku membangkitkan kekuatannya, maka aku akan mendapatkan kepastian tentang ramalan yang Rend bicarakan. Terutama, tentang Ivory yang memiliki jantung yang hidup seperti jantung manusi. Namun, di satu sisi aku tidak ingin melakukannya karena alasan itu. Sejak awal, aku hanya ingin melakukannya bersama dengan orang yang benar-benar aku cintai. Bukan karena kewajiban ataupun alasan lain,” batin Ragnar yang kini berada dalam dilema.

Sedangkan di dalam hati otak otak Ivory, dia mengira bahwa Ragnar akan berubah pikiran tentang tawaran untuk membangkitkan kekuatannya. Pasalnya, Ivory dengan jelas mengetahui bahwa Ragnar seorang gay, buktinya dia memiliki Denzel seorang pria manusia dengan paras tampan sekaligus cantik secara bersamaan. Mana mungkin Ragnar akan berani menyentuhnya?

Itulah yang Ivory pikirkan saat melihat sikap diam Ragnar, begitu mereka sudah berada di dalam kamar. Detik mulai berlalu, bahkan menit sudah terlewat cukup lama tapi Ragnar tak kunjung buka suara yang membuat Ivory tidak tahan untuk menunggu lebih lama lagi.

Ivory berdecak kesal sebelum berkata, “Kenapa kau malah terus melamun? Bagaimana dengan tawaranmu yang sebelumnya? Kau tidak berubah pikiran ‘yah? Kau tahu sendiri semakin hari mereka semakin menggila ingin mengambil nyawaku yang hanya satu biji ini,” cecar Ivory meluapkan emosinya yang berhasil membuat Ragnar terkejut dan sadar dari lamunannya.

Ragnar menghela napas cukup panjang, lalu berkata, “Kau yakin siap melakukan itu denganku? Kau sudah membaca sampai habis buku yang aku berikan sebelumnya bukan?”

Ivory mengangguk sebagai jawaban, “Hmm, aku sudah siap untuk melakukannya! Sebab aku tidak ingin menggantungkan nyawaku kepadamu dan juga anak buahnya. Aku ingin bertahan dan melindungi diriku sendiri dengan kekuatan milikku sendiri.”

“Apakah kau tidak percaya dengan perkataanku yang ingin melindungimu?” tanya Ragnar, entah mengapa dia spontan menanyakan hal itu.

“Aku percaya dengan ucapanmu yang ingin melindungiku, tapi tetap saja ada batasan kau bisa melindungiku. Bagaimana pun juga kita tidak mungkin bersama setiap saat dan kita tidak tahu rencana pembunuhan seperti apalagi yang akan mereka lakukan kedepannya,” jelas Ivory yang sudah memikirkan semuanya dengan baik-baik.

“Haaah … Kau benar, ada batas bagiku untuk melindungimu. Namun, apakah kau sudah sangat yakin dengan keputusanmu ini?” Ragnar ingin memastikannya.

“Hmm, aku sudah membulatkan tekad dan keyakinan untuk membangkitkan kekuatan milikku sendiri. Aku siap melakukan itu bersamamu, jadi aku harap kau tidak berubah pikiran!" Ivory menjawabnya dengan mantap dan penuh percaya diri.

“Jika kau merasa tidak enak hati dengan kekasih priamu, aku siap meminta ijin darinya lebih dulu! Setidaknya aku harus memastikan nyawaku tetap aman dengan kekuatan yang aku miliki sendiri,” sambungnya.

“Tidak perlu! Kau hanya perlu ijinku untuk membangkitkan kekuatanmu, jika itu keinginanmu maka bersiaplah! Aku akan menentukan hari yang tepat untuk membangkitkan kekuatanmu,” ujar Ragnar.

“Tapi sebelum itu, bolehkah aku mematikan sesuatu darimu?” Lanjut Ragnar.

Ragnar tiba-tiba mendekat, membuat Ivory spontan mengambil langkah mundur. Namun, siapa sangka Ragnar langsung memeluk pinggangnya, hingga tubuh mereka kini saling menempel satu sama lain yang berhasil membuat Ivory langsung menahan napas. Tidak hanya itu Ragnar menempatkan wajahnya di perpotongan leher Ivory, seolah tengah menghirup aroma tubuhnya secara posesif yang membuat Ivory mulai terangsang.

Deru napas Ragnar yang menyentuh kulit leher Ivory terasa begitu panas. Rasanya begitu menggelitik dan mendebarkan setiap kali bibir Ragnar seakan ingin mengecupnya lembut, meski sebenarnya bibir itu tidak menyentuhnya sama sekali.

“A-aapakah kita akan melakukannya sekarang?” Ucapan Ivory terbata-bata, karena merasa gugup sekaligus malu kali ini pertama kalinya dia akan melakukannya.

“Kenapa? Kau ingin melakukannya sekarang?” tanya Ragnar dengan nada bicara yang begitu menggoda.

“A-aku …”

Melihat ekspresi gugup Ivory yang menggemaskan membuat Ragnar tak kuasa menahan senyumannya dan berkata, “Jangan khawatir! Kita tidak akan melakukannya sekarang. Aku hanya ingin memastikan sesuatu tentangmu yang membuatku terus kepikiran belakangan ini.”

“A-apa yang sebenarnya ingin kau pastikan? Tidak bisakah kau langsung menanyakannya saja? kenapa harus seperti ini?”

Sungguh Ivory tidak mengerti dan penasaran apa yang sebenarnya Ragnar ingin pastikan darinya hingga mengharuskan mereka begitu dekat seperti ini.

Bersambung ….

1
Yulie Cahyu Angraeni
up dunk
Fahmi Ardiansyah
terkejut kan Ragnar tau klu kata rend terbukti benar.
Fahmi Ardiansyah
iya raja mungkin memastikan klu ivori benaran punya jantung apa tidak begitu kan raja
Fahmi Ardiansyah
betul ivory kmu harus bisa melindungi diri kamu sendiri karena gak selamanya raja berada di sisimu.
Fahmi Ardiansyah
waah raja pasti akan senang klu udh mendapatkan lampu hijau dari ivory.siap siap bertempur ya raja.
Fahmi Ardiansyah
Nah gitu dong ivory kan raja sebenarnya gak berbelok.n Denzel itu cuma bikin alasannya aja biar dia gak terganggu.
Fahmi Ardiansyah
Betul Denzel kamu emang thebest.
Fahmi Ardiansyah
😀😀😀😀😀😀
Fahmi Ardiansyah
aduuh kok bisa lengah ya mereka.rupsnya Grover udah masuk di antara mereka.
Anik Yusiana
lanjut kak
Anik Yusiana
kok blm up.semangat thor
olenlmie olen
update thorr...
Fahmi Ardiansyah
iya seorg raja sellu di bikin terkejut tentang ratunya yg sekarang.
Fahmi Ardiansyah
berpikirlah yg positif aja ivory.aku yakin raja LG memikirkan soal arlon yg menyelamatkan Grover yg LG terluka.
Fahmi Ardiansyah
pasti Ragnar mengenal arlon.
Fahmi Ardiansyah
iya pasti punya jantung lah karna sebenarnya di dlm raga ratu vampir sekarang adalah jiwa manusia yg mempunyai jantung
Fahmi Ardiansyah
bagus Denzel buat mereka makin dekat supaya raja gak sellu mengganggumu.
Fahmi Ardiansyah
iya bisa di bilang seperti itu Krn rend udh bilng klu mereka harus berhubungan suami istri agar kekuatannya muncul n bisa menyentuh pedang Asteria itu.
Fahmi Ardiansyah
😆😆😆😆😆😆😆
Fahmi Ardiansyah
iya lebih baik kerjain aja raja vampir itu biar merasa cemburu padamu dgn mendekatkan diri pada rayu ivory..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!